
Younga yang telah sampai di lobby bawah dan berdiri di depan pintu utama kantornya menunggu sang istri datang. Tak selang berapa lama datang mobil sedan mewah dan berhenti tepat di samping younga. Pak Hans yang hendak turun segera turun untuk membukakan pintu tuannya namun di tolak karena Younga terlebih dahulu masuk.
Dari balik lobby depan sepasang mata yang menyaksikan Younga hanya bisa mengepalkan tangan karena kesal. Austine yang terlihat marah langsung pergi begitu saja.
Younga dan Arina yang sudah di dalam perjalanan menuju arah pulang, namun Arina meminta berhenti ketika melihat tukang sate yang terletak di ruko arah mansion. Entahlah Arina ketika kehamilannya ingin menginjak usia 4 bulan ini jadi gemar makan. Bahkan apa saja yang ia inginkan harus di penuhi. Beberapa hari lalu ia meminta ketoprak dipukul 12 malam dan dengan terpaksa menuruti keinginan istrinya.
"Wah satee, sate ayam enak kayaknya mas pake bumbu kacang," sambil melihat menu sate yang tersedia di dinding.
"Kamu mau makan sate ayam sayang?" sambil membeli pucuk kepala istrinya.
"Iya, kamu mau pesen yang lain?"
"Enggak kamu aja, nanti kita barengan." tutur Younga.
Setalah pesanan mereka jadi Younga yng telah membayar langsung pergi meningalkan kedai sate tersebut. Younga yang memperhatikan istrinya sedari tadi, yang berpenampilan rapi.
"Kamu hari ini dari mana aja sayang,"
"Ke Mall," yang masih sibuk dengan ponsel nya.
"Yakin...," dengan tatapan yang mengintimidasi.
Sambil tersenyum Arina melepas dasi suaminya, "Tadi aku ketemu orang, perempuan kok," dia mengambil posisinya kembali menghadap Younga. Dan mulai bercerita "Jadi semalem kan aku gak bisa tidur, terus aku keluar duduk di teras kamar kita kiranya ada kaliya 10 menit aku masuk. Pas masuk dan mau tidur aku denger suara ponsel kamu bunyi awalnya gak mau tau kirain orang penting atau Roy. Tapi kok dua kali berturut ya aku liat notifications nya. Terus ku baca pesan dia, Masak pake panggil kamu sayang kan ngeselin banget. Terus tanpa aku bales dan gak bilang sama kamu, aku download foto dia aku hapus nomor ama pesannya. Jadi tadi siang aku nyamperin dia ya udah kita ketemu. Awalnya dia mau ngomel, ya aku balik ngomel dong. Wajar bilang ada Dia itu suamiku karna aku istrimu. Dia diem, pas aku nunjukin bukti, ku tinggal pergi lah dia, pas mau pergi dia bilang, gak mau dengerin kisah ku sama Younga dulu. Aku bilang aja ke dia gak mau itu masalalu punya dia dan masa depan dia punya ku, tanpa ngomong lagi ku tinggal pergi." Arina yang bercerita tanpa memberi celah sediki pun.
Younga yang menyimak hanya melihat dan memandangi wajah istrinya sambil mengelus kepala, dengan kilas ia mencium bibir istrinya. " Istriku rupanya cemburu, "
" Siapa yang cemburu, nanti klo ada wanita lain kamu kepincut nah aku gak mau jadi janda muda," sambil memukul dada suaminya.
__ADS_1
Percakapan mereka ini di dengar jelas oleh pak Hans namun kedua pasangan suami istri ini tak perduli akan orang yang ada di depannya. Younga yang masih tetap setia membelai perut dan rambut istrinya dengan perhatian sayang.
"Lain kali klo mau pergi bilang ya, meskipun kamu mau ketemu mantan, tapi percayalah meskipun aku membaca dan kamu tidak membaca pesan dari wanita lain aku tidak akan menemui mereka," tegas Younga.
Tak terasa mereka telah sampai di mansion pak Hans yang membukakan pintu mobil untuk nyonya dan tuannya langsung di sambut oleh Mila. Dengan segera mereka masuk untuk membereskan diri dan makan malam.
Carl's bar
Di sebuah bar Austine yang merasa prustasi karena Younga yang tak lagi meliriknya, membuat ia memiliki ide gila sambil menyesap alkohol yang di hadapannya ia terus berfikir untuk kembali dengan Younga.
Austine yang semakin larut dalam dunia malamnya dan ia sudah sangat mabuk dan semakin menjadi bahkan ketika ada pria yang mendekati pun dia seolah menjadi senang.
Di sisi lain Laura yang sedang sibuk mencari tau siapa Arina membuat ia sibuk dengan layar ponsel miliknya dan ia pun mencari dengan detail. Di sela pencarianya dia mendadak berhenti dan merubah posisi duduknya. Lura yang membaca artikel prihal Arina seketika hanya bisa menelan salivanya mantap-mantap.
"Kenapa aku tidak yakin dengan tujuan ku kali ini" batin Laura sambil menatap layar ponselnya. Ia sambil mengigat betapa Younga tidak melihat dia sama sekali bahkan semua yang ditanyakan akan di alihkan oleh asistennya.
Tak berapa lama Alita mengangkat "Hallo kenapa Raa," Alita menjawab di balik sambungan telfon.
"Elu pernah ketemu atau tatap muka sama istrinya pak Younga?"
"Belum selama gw nyusup di sana belum ketemu cuma dari jauh aja gw liat, kenapa emang?"
"Sepertinya dia bukan orang yang mudah di remehkan."
"Masak lu gak bisa. Bisa pasti!" Alita memberi keyakinan kepada Laura.
Setalah dua wanita ini saling berbicara di telfon baik Alita maupun Laura berfikir bahwa ada jalan untuk membuat Younga kembali separti dulu.
__ADS_1
Pukul 04:00 waktu Canada
Seorang dokter sedang sibuk memeriksa keadaan pasien yang baru saja sadar dari koma bahkan pria ini telah di nyatakan baik-baik saja pasca koma.
Beberapa hari kemudian Simon sudah di izinkan pulang karna proses pemulihan yang cepat dan meskipun luka di kepala masih sesekali sakit itu tidak menyurutkan dendam dia kepada Austine.
Setalah kepulangannya dari rumah sakit Simon mengumpulkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Austine. Bahkan di negara asal Austine dia bahkan bersumpah akan menghancurkan Austine dengan tangannya sendiri.
"Search and find the woman, look for as much detail as possible we will repay any actions that make me like this." seru Simon kepada anak buahnya.
"Even in his though country."
"yes boss," dan semua orang yang di hadapan Simon mulai bergerak bubar.
Simon yang tak hanya di buat koma tapi karirnya pun terancam hilang karena video syur miliknya telah tersebar luasdi jagad Internet. Bahkan tak sedikit fansnya mundur menjadi fans lantaran di cap sebagai pria penjahat wanita. Bahkan banyak media yang mengclaim jika Simon merupakan hipersexs.
Berita yang tersebar membuat dia semakin marah kepada Austine karena Austine memiliki rekaman video tersebut. Karir yang ia bangun akan hancur apabila tak segera di tangani. Meskipun di bantah oleh manager dan agensi namun masyarakat luas tetap menganggap Simon adalah penjahat sexsual.
"Austine," Simon berteriak sambil melempar benda pipih yang di tangannya.
...----------------...
Note
...Kecanduan seks atau hipersexs juga disebut sebagai perilaku seksual kompulsif. Bila sudah tergolong dalam kondisi ini, tentunya akan merugikan kesehatan, baik secara mental maupun fisik....
...Dalam tahap kecanduan, seks jadi tidak ada bedanya dengan rokok ataupun narkoba yang bisa memberi efek sakau bagi seseorang, ketika tidak melakukannya dalam beberapa saat....
__ADS_1