Dibalik Diamnya Seorang Istri

Dibalik Diamnya Seorang Istri
Part 28


__ADS_3

Melihat Rayyan main di sosor saja oleh wanita yang paling menyebalkan di matanya, Zhia langsung saja mengepalkan tamgannya geram. Karna sadar dengan tatapan mmbunuh Zhia kepada Enjel, Kinan langsung sadar jika adiknya itu sedang marah besar.


"Enjel! Jaga sikapmu di depan istriku" bentak Rayyan sambil mendorong kasar tubuh Enjel.


Karna melihat Enjel hampir terjatuh karna dorongan Rayyan, Kinan yang berada di belakangnya langsung saja sigap menangkapnya. Melihat Kinan yang menolong Enjel, Zhia langsung saja menatap Kinan dengan geram sehingga membuat Kinan langsung saja melepaskan Enjel dan membiarkannya terjatu je lantai.


"Aw! Kenapa kau biarkan aku terjatuh Kinan?" bentak Enjel kesal sambil mengusap bokongnya yang telah mencium lantai.


"Maaf! Tapi aku tidak mau di amuk adik kesayanganku" ucap Kinan tanpa dosa.


Mendengar ucapan Kinan, Enjel menatap Zhia yang tersenyum kecil ketika melihatnya terjatuh. Enjel langsung mencoba berdiri tanpa meminta bantuan dari siapapun sambil menatap Zhia dengan geram.


"Kenapa, ya? Asal betemu denganku hidupku menjadi sial" ucap Enjel menatap tajam Zhia.


"Kesialanmu bukan salahku. Tapi, karna dirimu sendiri" ucap Zhia tersenyum sinis.


Mendengar ucapan Zhia, Enjel langsung saja terdiam tak berkutik. Dia menatap penampilan Zhia yang mengenakan gaun yang di perebutkannya dengan Zhia di mall haritu.


"Enjel kau belum mengenal adik kesayanganku ini'kan? Kenalkan dia Zhia adikku" ucap Kinan mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Hai! Aku Zhia" ucap Zhia tersenyum ramah.

__ADS_1


"Aku Enjel. Teman kampus sekaligus mantan terindah sekaligus cinta pertama suamimu" ucap Enjel dengan bangga.


"Mantan terindah? Memangnya ada ya mantan terindah? Perasaan jika kamu terindah tidak mungkin jadi mantan. Pasti kamu sekarang yang berada di posisiku" ucap Zhia tersenyum manis.


"A... Aku memang hanya mantan Rayyan. Tapi, aku tau dia masih mencintaiku. Ia'kan Ray" ucap Enjel penuh percaya diri lalu mengandeng tangan Rayyan.


"Maaf! Kamu memang cinta pertamaku. Tapi, istrikulah cinta terakhirku" ucap Rayyan tersenyum manis sambil merangkul Zhia dengan mesra.


"Ok! Aku tau jika aku dulu salah karna, meninggalkanmu di saat kamu terpuruk. Tapi aku telah menyadari kesalahanku, Ray. Aku mohon maafkan aku" ucap Enjel dengan penuh permohonan.


"Sebelum kau meminta maaf aku telah memaafkanmu. Tapi, maaf aku sudah bahagia dengan istriku." ucap Rayyan tegas.


"Sayang, katanya kamu lapar. Ayo kita makan di sana" ucap Rayyan tanpa memperdulikan Enjel.


Rayyan langsung melangkahkan kakinya mengikuti langkah kaki Zhia. Kinan dan Rissa yang melihat Zhia san Rayyan telah pergi, mereka pun memilih untuk mengikuti Kinan. Enjel yang di tinggalka seorang diri langsung saja merasa sangat geram. Dia menatap kepergian Zhia dengan sinis sambil mengepalkan tangannya geram.


"Kamu tunggu dk sini ya. Biar aku yang mengambil mie ayamnya" Zhia banyaf.


"Baiklah, biarin aku yang akan membawanya kepadamu" ucap Rayyan langsung saja menduduk kan Zhia.


"Ok! Aku mau kakak banyakin kecap sama , sama ayamnya" ucap Zhia dengan semangat.

__ADS_1


"Baik, Tuan putri. Kamu jangan kemana mana ya. kamu duduk santai di sini ya." ucap Rayyan mencoba mengambil mue ayam untuk Zhia.


Rayyan cukup lama mengantri karna banyak orang yang juga ingin menikmati mie ayam itu. Zhia melihat semua teman teman Rayyan seprti mengangumi Rayyan. Zhia memang tidak tau tentang masa lalu Rayyan. Tapi, melihat sikap para teman temannya yang terus mengucapka selamat atas kesuksesannya Zhia sadar jika Rayyan memiki masa lalu yang kelam.


Karna bosan menunggu Zhia memilih untuk memainkan ponselnya sambil menunggu kedatangan Rayyan. Hingga akhirnya perhatian Zhia teralihkan kepada seorang wanita yang menghampirinya.


"Hai! Kamu Zhia ya? Model terkenal itu" ucap Tika mendekati Zhia.


"Hai juga! Ia saya Zhia. Kalau boleh tau nama kamu siapa?" ucap Zhia ramah.


"Saya Tika teman Rayyan. Aku tidak menyangka jika Rayyan bisa sukses dan memiliki istri cantik seperti dirimu"


"Kamu ini ada ada saja. Memangnya dulu Rayyan itu seperti?" ucap Zhia penasaran dengan masa lalu Rayyan.


"Rayyan itu adalah pria idola kampus kami. Selain tampan dia juga pintar bahkan mendapatkan beasiswa di universitas kami. Tidak heran jika dia bisa sesukses ini setelah kejadian itu" ucap Tika mengingat masa lalu Rayyan.


"Kejadian apa?" ucap Zhia semakin peansaran.


"Sayang, ini mie ayam pesanannya" ucap Rayyan langsung meletakkan mie ayam yang ada di tangannya ke meja Zhia.


"Terima kasih, sayang" ucap Zhia terseyum manis.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2