Dinikahi Om Duda

Dinikahi Om Duda
Bab 65


__ADS_3

Farez menggeliat geli, dan langsung bersembunyi di balik tubuh Lizi. Sedangkan pria yang dipanggil Mince, sempat malu dan menutupi wajah.


"Ya ampun, eyke salah bok!" ucap Mince sambil menepuk pundak Lizi.


"Sapose tuh?" tanyanya mencoba mengintip Farez yang bersembunyi di belakang Lizi. Sedangkan Farez yang di tatap semakin menyembunyikan wajahnya.


Baginya, makhluk setengah tuna dan salmon adalah makhluk yang paling mengerikan daripada makhluk astral.


"Dia suami gue!" jawab Lizi memperkenalkan Farez yang masih menarik narik baju bagian belakang untuk menutupi wajahnya.


Mince yang mendengar itu langsung kaget hingga mulutnya menganga. Antara terkejut dan kaget, lantaran Lizi si pengagum berondong justru menikah dengan pria dewasa.


"Seriusan bok? Lu udah nikah? Kapan?" cerca Mince menatap Lizi yang terlihat santai.


"Seminggu lalu."


"Apose?! Terus lu nikah gak undang gue?" Mince seakan tak terima akan perbuatan nestapa dari Lizi, teman masa susah dulu.


"Apaan, gue aja nikah dadakan!" ketus Lizi sambil mengoyangkan pundaknya lantaran Farez terus menarik bajunya.


"Duh, Ayank! Bisa normal gak sih!" keluhnya menoleh ke belakang, menatap Farez masih menutupi wajahnya


"Aku normal, temenmu yang engak!" jawab Farez lirih, yang akhirnya membuat Lizi menepis tangan Farez lalu menariknya.

__ADS_1


"Udah lah! Dia gak bakal gigit kok," jelas Lizi menatap suaminya.


Mendengar itu, Farez mencoba menoleh, menatap Mince sedang berdiri bersedekap tangan. Sialnya, perkataan Lizi hanya bualan belaka. Begitu ia menoleh, Mince justru menunjukkan kedua gigi taringnya sambil meraung.


"Aarrrggh!"


Mampus! Manusia setengah tuna sialan!


Farez kembali menarik tangan Lizi, takut jika manusia jadi-jadian itu mendekatinya. Apa lagi sampai bertegur sapa dengan kedua pipinya sekali lagi.


"Sudah cukup!" Nada Lizi meninggi sambil merentangkan kedua tangannya di antara dua orang pria itu. Eh, salah, yang satu lagi jantan dan satu lagi unknown.


"Aku capek, mau duduk!" tegas Lizi menatap mereka berdua bergantian, lalu berlalu pergi dan duduk di sofa.


"Terus, lo ini mau ngapain ke sini? Kangen sama gue?" goda Mince dengan manik mata yang tertuju pada Farez.


Lizi yang mengetahui arah pandangan Mince, langsung mengambil bantal kecil di sampingnya. Lalu dengan cepat melemparnya ke arah Mince.


"Matanya ke sini, Bebs!" ketus Lizi sedikit kesal. "Gue lagi cari gaun buat resepsi. Ada kan?"


"Oh itu … ada dong," jawabnya sambil menyibak rambut gaib miliknya ke belakang.


"Sini eyke kasih liat koleksi terbaru," ajak Mince yang berdiri lalu melambaikan tangan pada Lizi.

__ADS_1


Lizi pun berdiri, hendak mengikuti Mince. Namun sebelum itu, dia berpesan pada Farez untuk tetap duduk disana agar nantinya tidak hilang. Farez pun mengangguk dengan patuh saat melihat dua pegawai yang normal berdiri di depan meja.



"Lu mau konsep kayak gimana, Zheyank?" tanya Mince pada Lizi saat berjalan menuju tempat koleksi baju model terbarunya.


"Sederhana aja. Karna gue pengen bikin konsep outdoor, jadi gak perlu panjang menjuntai gitu," jelas Lizi.


Mince langsung mengangguk, seakan mengerti keinginan dari temannya itu. Ia menarik mengambil satu baju, menunjukkannya pada Lizi dan bertanya tentang pendapatnya.


Namun, Lizi justru menggeleng kepala. Baju yang ditunjukkan Mince terlalu banyak payet, dan Lizi tidak menyukai itu. Akhirnya, Mince kembali berburu, menunjukkan beberapa model terbaru mereka, hingga ….


"Nah, ini!" ucap Lizi saat Mince menunjukkan baju ke 12 koleksi mereka. "Gue coba ini dulu deh, cariin setelan jas yang cocok juga ya."


Lizi dibantu asisten perempuan Mince, pergi ke ruang ganti yang berada di depan sofa, untuk mencoba baju. Sedangkan Mince pergi mengambil setelan jas yang cocok untuk Farez.


Sekitar sepuluh menit setelah mereka masuk. Lizi pun keluar dengan memakai gaun pengantin berwarna putih bersih, yang dipilihnya tadi, dan langsung membuat Farez menganga takjub melihat istrinya.



Udah acak-acak, tp gak nemu dia pake baju nikah. Alhasil, bayangin sendiri aja lah ya 🤣🤣


Sudah 2 bab nih, sajennye ditunggu 💋

__ADS_1


Jangan lupa Like juga


__ADS_2