
—Berjalan, melompat, menari, dan tertawa.
Di dalam hutan yang gelap, seseorang dengan santai berjalan penuh percaya diri.
Dia terus berjalan tanpa ada kekhawatiran di dalam langkah kakinya
Meskipun dia tidak tau ada dimana dirinya sekarang, dia sangat yakin bahwa dia berjalan di jalan yang benar.
... Itu adalah Kesombongan.
Mahkluk itu berpikir dunia ini bergerak sesuai dengan apa yang dia inginkan.
Warna putih seperti cahaya bulan menyinari hutan gelap tersebut.
Namun, itu bukan bulan. Itu adalah seorang pemuda dengan rambut berwarna putih.
Dia adalah seorang iblis dengan nama >Night Rogant<...
Caranya bersenandung dan tersenyum seakan-akan dirinya adalah orang yang paling bahagia di dunia ini.
Di balik topeng kemanusiaannya itu, tersembunyi sifat iblis yang paling menakutkan.
Sebuah ketakutan yang akan menyebarkan teror ke seluruh dunia.
Akan tetapi, tidak cocok dengan bentuk iblis yang menyebarkan ketakutan, saat ini Rogant berjalan sambil menggendong seorang gadis kecil yang polos.
Di belakang punggung Rogant terdapat seorang gadis kecil dengan rambut hitam pendek yang berkilau indah seperti langit malam yang penuh bintang-bintang.
Dia adalah gadis desa yang bernama Meily, yang saat ini tertidur di belakang iblis itu.
Dia tertidur dengan wajah gadis polos pada umumnya. Senyuman gadis itu seolah-olah menggambarkan kepolosan dan kebahagiaan...
Syal merah menutupi wajah Meily untuk memberinya sedikit kehangatan duniawi.
Agar tidak membangunkan Meily, Rogant berjalan dengan sangat hati-hati sambil menggendongnya.
“Yah, aku harap dia segera bangun dan berjalan sendiri.”
Mereka sudah berjalan sangat lama di dalam hutan yang gelap dan berbahaya.
Walaupun begitu, sampai saat ini mereka tidak pernah bertemu dengan binatang iblis sama sekali.
Tentu, semua ini berkat Rogant yang terus membunuh mereka di sepanjang perjalanan.
Sehingga mereka bisa berjalan dengan nyaman dan aman...
Yah, meskipun bau darah yang menyengat tidak membuat Rogant senang sama sekali, tapi apa boleh buat.
Dia juga harus membiasakan dirinya dengan bau-bau busuk itu di sepanjang perjalanan, jika dia hanya orang biasa mungkin dia sudah muntah-muntah dari tadi karena baunya.
“Ngomong-ngomong, Pride-chan. Sekarang kita menuju ke mana?”
Rogant bertanya sambil menatap ke udara di depannya, bukan berarti dia sedang berbicara sama udara.
Dia berbicara kepada seseorang yang berada di kepalanya. Seorang System yang selalu bersama Rogant.
[Saat ini kita sedang pergi ke arah desa selanjutnya. Mungkin di sana anda bisa mendapatkan tempat untuk beristirahat.]
Suara itu terdengar seperti seorang wanita biasa.
“Kau tidak berniat membuatku menghancurkan desa itu, kan?”
[Pemikiran anda terlalu buruk. Tapi, jika anda ingin maka saya akan mendukung.]
“Baguslah, mungkin di sana kita bisa mengajarkan Meily-chan caranya menyebar kebahagiaan.”
Mengatakan itu, Rogant melirik ke arah seorang gadis yang berada di punggungnya.
Bagaimanapun juga, sekarang Meily sudah menjadi rekannya. Tidak, dari pada di sebut rekan, ini lebih seperti pion yang berguna untuknya.
Meskipun Meily masih bisa dibilang anak kecil, dia memiliki kekuatan yang luar biasa melebihi orang dewasa pada umumnya.
Mungkin dia setara dengan 1.000 orang dewasa atau mungkin saja melebihi itu. Jadi, tidak salah lagi kalau Meily itu kuat.
Bukan berarti Rogant lemah sampai dia harus di lindungi oleh seorang anak kecil, malahan kekuatannya itu di luar masuk akal.
Namun, sayangnya Rogant sama sekali tidak memiliki kekuatan fisik atau ofensif yang kuat.
Seperti yang kalian tau, meskipun Rogant memiliki kekuatan untuk menulis ulang takdirnya dan menghindari kematian.
Tetap saja, Rogant tidak memiliki kekuatan hancur yang bisa membunuh lawannya.
Biasanya untuk membunuh lawannya, dia selalu menggunakan Unlimited Skill >Soul Resonance< untuk membagikan damage yang dia terima ke lawannya.
__ADS_1
Dengan itu, dia bisa dengan mudah membunuh lawannya tanpa melakukan hal yang merepotkan.
Akan tetapi, tetap saja ada kemungkinan kekuatannya itu tidak berguna saat melawan musuh yang selevel atau lebih dari dirinya.
Contohnya, seperti sesama pengguna >System Seven Daily< seperti dirinya.
Sesaat yang lalu, Rogant telah melawan salah satu dari mereka yang mengemban dosa Kemalasan.
Rogant benar-benar di buat tidak berkutik dan mati sebanyak ratusan lebih saat melawannya.
Untuk alasan itulah, Rogant memerlukan kekuatan besar yang bisa membunuh lawan yang memiliki kekuatan tidak masuk akal.
Sebelumnya Rogant benar-benar sangat beruntung karena >Lozi Kyarnet< memutuskan untuk pergi meninggalkan Rogant.
Tapi, bagaimana dengan selanjutnya? Apa dia juga akan beruntung seperti yang terjadi sebelumnya?...
“Pada akhirnya, aku tidak bisa memberi serangan sedikitpun kepada pria itu. Ini membuatku sedikit kesal.”
[Bersemangat lah, Master. Bagaimanapun juga, anda baru saja bereinkarnasi beberapa hari ini. Jadi, wajar jika anda masih lemah.]
“Ya yah, aku tau itu aku tau itu. Jadi berhentilah menyebutku lemah, itu membuatku tidak senang.”
Rogant mendengus dengan kesal mendengar balasan dari Pride System yang berperan sebagai pendukungnya.
Memang, Rogant baru saja tiba di dunia ini sebagai pengguna System yang baru. Jadi mau bagaimanapun dia masih pemula.
Untuk bisa bertahan hidup melawan pengguna senior dari >System Seven Daily< lainnya saja sudah termasuk keberuntungan.
Namun, bukan hanya itu yang Rogant dapatkan—
“Setidaknya, aku bisa mengetahui trik dari kekuatan Kemalasan. Selanjutnya, aku hanya tinggal mencari cara untuk membunuhnya.”
—Setelah mengalami kematian berulang kali, Rogant akhirnya mengetahui bagaimana caranya dia bisa mati.
Itu sudah termasuk pencapaian yang luar biasa...
[Master sungguh hebat. Sejujurnya saya bahkan tidak mengetahuinya.]
“Yah, ini hanya spekulasiku saja. Kemungkinan besar kekuatan Kemalasan adalah Menggerakkan dan Menghentikan.”
[Jangan-jangan maksud Master?]
Mendengar itu, membuat Pride System sedikit terkejut. Bagaimanapun—
Agar lebih jelas, mari sedikit aku jelaskan. Di sini maksud Rogant adalah...
... Unlimited Skill milik >Lozi Kyarnet< yang mengemban dosa Kemalasan adalah Menggerakkan dan Menghentikan.
Dengan kekuatan itu dia bisa membunuh Rogant dari di titik butanya, sehingga dia sama sekali tidak menyadari kematiannya.
>Lozi Kyarnet< menggerakkan pasir yang ada di bawahnya dengan kecepatan abnormal dan menghancurkan seluruh tubuh Rogant.
Selain itu, dia juga menghentikan waktu pasir tersebut agar tidak mudah hancur dan menjadi senjata paling mematikan.
Itu adalah trik bagaimana Rogant bisa terbunuh secara tidak terduga.
Namun, di sini ada sesuatu yang membuat Rogant bingung.
“Bagaimana caranya dia menghindari Unlimited Skill milikku >Soul Resonance< dan tetap bisa hidup?”
Benar, walaupun saat itu Rogant telah menggunakan Unlimited Skill >Soul Resonance< untuk berbagi tubuh dan perasaan.
Tetap saja, >Lozi Kyarnet< sama sekali tidak berpengaruh dengan kekuatan Rogant. Seharusnya dia juga mati saat Rogant di hancurkan.
Bukan hanya itu, >Lozi Kyarnet< juga tidak berpengaruh dengan status negatif.
Meskipun Rogant memiliki beberapa pemikiran tentang ini, dia tetap saja masih kekurangan bukti dan informasi.
“Kemungkinan dia menghentikan waktu yang ada pada dirinya sendiri untuk menghalau kekuatanku.”
Jika memang begitu, bisa di katakan >Lozi Kyarnet< tidak terkalahkan.
Apa jadinya jika dia benar-benar menghentikan waktu yang ada di dalam dirinya sendiri?
Maka tubuh yang dia miliki akan awet muda atau bisa dibilang abadi, selain itu dia juga bisa menahan segala jenis kekuatan.
Mau itu kekuatan fisik, sihir, kutukan, dan status negatif. Rogant yakin >Lozi Kyarnet< bisa menahan semuanya tanpa terkena pengaruh atau damage.
Itu adalah jenis kekuatan defensif yang tidak terkalahkan, jika begitu maka tidak ada cara untuk melukainya.
Dia benar-benar akan menjadi lawan yang mengerikan dan menyusahkan.
Namun, bukan itu yang Rogant khawatirkan...
__ADS_1
Kemungkinan besar kekuatan yang >Lozi Kyarnet< pakai adalah Unlimited Skill >Sinner Authority< miliknya.
Jika begitu—
“Tidak mungkin dia bisa menghalau >Soul Resonance< milikku yang sudah aku perkuat dengan >Sinner Authority<.”
—Sudah jelas dia memiliki sesuatu yang lain sampai bisa menghalau hak kekuasaan milik Rogant.
... Tapi, sayangnya itu masih tidak diketahui.
Masih banyak lagi rahasia dari dosa Kemalasan >Lozi Kyarnet< yang belum Rogant ketahui.
Dan yang paling membuatnya tertarik adalah—
“Siapa 'Mereka' yang dikatakan oleh pria itu?”
—Mungkin saja itu rekannya, atau sahabatnya, atau mungkin orang lain.
Rogant benar-benar penasaran dengan hal tersebut. Selain itu, >Lozi Kyarnet< juga sangat marah saat Rogant mengucapkan nama >Pandora<.
Apa maksudnya itu? Pada saat sebelumnya, Rogant berpura-pura tidak mengetahuinya untuk menenangkan amarah >Lozi Kyarnet<.
Sudah jelas >Lozi Kyarnet< pasti memiliki semacam hubungan dengan >Pandora<. Tapi itu hubungan seperti apa?...
Kenapa dia sangat marah saat Rogant menyebut nama >Pandora Apapun itu, pria itu benar-benar sangat misterius...
“Apa kau mengetahui sesuatu tentang hal ini, Pride-chan?”
[Maafkan saya, Master. Tapi, sayangnya saya tidak mengetahui apapun tentang hal ini.]
“Begitu ya...”
Rogant merenungkannya dengan penuh keseriusan. Dia pasti sedang berpikir keras karena ini menyangkut kekasihnya, Pandora.
Melihat Masternya yang kurang bersemangat seperti sebelumnya, Pride System sangat mengkhawatirkannya.
Meskipun dia sendiri masih ragu apakah dia boleh memiliki perasaan seperti itu atau tidak, tapi tetap saja—
[Ngomong-ngomong bagaimana pendapat anda tentang dosa Kemalasan, Master?]
—Dia mencoba untuk mengalihkan perhatian Masternya ke pembicaraan yang santai.
“Eh? Yah, menurutku dia sangat kuat. Selain itu dia juga penuh dengan kegilaan seperti orang sinting.”
[Apa anda berhak untuk mengatakan hal itu?]
“Apa? Apa maksudmu aku juga seperti orang itu?”
[Bukan itu maksud saya, tapi setidaknya anda juga memiliki sedikit masalah dengan kepribadian anda.]
Pride System mencoba mengatakannya selembut mungkin, tapi tetap saja Rogant mengendus dengan kesal.
Melihat itu, Pride System sedikit merasa senang meskipun dirinya tidak tau apakah dia memiliki perasaan tersebut atau tidak.
Lagian selama Masternya bahagia, maka dia tidak terlalu memperdulikan tentang dirinya sendiri.
—Setelah itu, cahaya yang berwarna merah menembus di antara sela-sela pepohonan. Ini menandakan bahwa pagi hari sudah tiba.
Akhirnya malam yang panjang sudah berakhir, di gantikan dengan kehidupan yang baru di hari yang baru...
“Yah, lihatlah. Mataharinya sudah terbit, apa perlu aku membuat sarapan untuk Meily?”
[Itu ide yang bagus. Tapi, apa anda bisa memasak?]
“Umm... Kurasa aku bisa. Yah, beli bahannya aku bisa beli di >Shop System< yang di buat oleh Pandora dan sekarang yang terpenting adalah enaknya membuat apa?”
[Bagaimana dengan nasi omelette dan beberapa salad sayuran? Saya pikir itu sederhana dan mudah.]
Setelah mendapatkan saran yang bagus dari Pride System, Rogant mulai memasaknya menggunakan alat dan bahan yang dia beli dari >Shop System<.
Meskipun aku menyebutnya beli, pada akhirnya di karena >Point Shop< milik Rogant sangat abnormal yang hanya tertulis '>???<'.
Dia bisa membeli segalanya dari >Shop System< tersebut tanpa mengkhawatirkan kekurangan >Point Shop<.
Pada intinya semuanya gratis, dia bisa membeli barang atau apapun dari dunia Rogant sebelumnya sebanyak yang dia inginkan.
“Aku harap hari ini kita bisa memulai hari yang indah dan penuh dengan kebahagiaan.”
...---[★★★★★★]---...
—Kalau begitu, mari kita tutup tirai dalam cerita yang penuh dengan kegilaan dan keanehan ini.
Untuk selanjutnya akan di mulai perjalanan Rogant yang baru dengan konsep yang berbeda lagi.
__ADS_1
Arc kedua dengan judul [Penderitaan Tanpa Nama]. Tolong tetap dukung karyaku ini—