Dokter Genius Milik Putri Konglomerat

Dokter Genius Milik Putri Konglomerat
Bab 11 " Kembali Koma "


__ADS_3

Akhirnya para dokter pun keluar.Dan tinggal Celine bersama dengan wanita berada dalam ruangan rahasia ini, menghampirinya membelai wajah cantik wanita itu pun berkata


"Sungguh malang sekali nasib kamu Adikku? Kamu cuma bisa terbaring di disini tanpa adanya seseorang yang akan menyelamatkanmu!"


"Suara ini? Ini suara wanita licik itu apa yang akan dilakukan dengan wanita licik ini terhadapku? Apa yang harus aku lakukan sekarang?"batin Celine yang merasa sangat cemas.


"Apa kamu masih ingat sama apa yang telah aku lakukan terhadapmu? Pastinya sampai sekarang kamu tidak akan bisa melupakan semua masa lalu itu kan? Kejahatan yang sudah aku lakukan terhadap kamu. Apa kamu tau? Kamu dan juga Papa kamu kalian berdua sama-sama bodoh mudah gampang untuk di bohongi. Setelah rencanaku berhasil menghabisi Papa kamu itu sudah membuatku sangat lega. Dan sekarang giliran aku yang akan menghabisi kamu karena aku mau semua kekayaan kamu yang sudah jatuh ketangan kamu harus jatuh ketangan ku dan kamu tinggal nunggu hari itu tiba sayang!"


Mendengar ucapan keji yang barusan diucapkan wanita licik itu. Kedua mata Celine seketika terbuka dengan lebarnya, Monika yang terkejut tidak main melihat kesadaran Celine, wajah paniknya tidak bisa ia hindari lagi.


"Jadi kamu orang yang sudah membunuh Papaku?"


"Apa! Kamu? Kamu sudah sadar! Tidak ini tidak mungkin terjadi?"

__ADS_1


Mengakui sendiri perbuatan keji yang barusan dilakukan wanita itu, tangan Celine seketika ingin menamparnya tapi apa daya tenaga yang dimilikinya tak memungkin bagi Celine untuk memberikan tamparan tersebut. Bahkan mencoba menggerakkan tangan kanannya tidak ada tenaga sekali pun yang membangkitkan


" Celine ... Celine kamu tuh lemah, bahkan untuk menggerakkan tangan kamu aja kamu tidak mampu jadi dengan cara apa kamu ingin melawanku? Dan dengan cara apa anda mampu menyelematkan diri anda dari jeratan ku, tapi sudahlah kelihatan anda memang sudah ditakdirkan menjadi putri tidur jadi biarkan aku membantu anda dan dengan cairan inilah anda akan menjadi tidur kembali selamat!"


"Dasar Wanita jahat aku pastikan orang sepertimu akan mendekam didalam penjara setelah apa yang kamu lakukan kepadaku dan juga Papaku!"


PLAK...


"Ini adalah balasan atas apa yang telah Mama kamu lakukan padaku, biarpun aku tidak bisa menyentuhnya tapi aku bisa menyentuhmu sayang. Dan dipikir-pikir malang sekali nasibmu ini, walaupun kamu sudah tersadar, tapi nyatanya kamu itu masih sangatlah lemah untuk mengangkat tangan kamu sendiri aja kamu tidak sanggup, jadi untuk apa aku harus takut. Biar pun kamu sudah tahu rahasiaku ini pada akhirnya kamu juga gak akan bisa memberitahu kesiapa-kesiapa,


Langkah wanita itu perlahan mulai menghampirinya, mengeluarkan cairan yang biasanya digunakan untuk menyuntikkannya beserta jarum. Pandangan Celine tak bisa ia hindari lagi, rasa takut sekaligus cemas seketika menyerangnya berusaha ia berteriak tapi sadar jika ruangan ini kedap suara biarpun ia berteriak sekeras mungkin usahanya tidak akan berbuah hasil.


"Gadis cantik kamu pastinya masih ingat kan dengan cairan ini? Sepertinya kamu sudah tidak sabar ingin merasakan efek dari cairan ini?"

__ADS_1


"Tidak! Aku mohon jangan lakukan itu aku mohon! Jangan lakukan itu!"


"Kenapa? Kenapa kamu kayaknya kelihatan sangat takut ketika berhadapan dengan benda ini? Oh iya kamu pastinya takut kan kalau kamu akan mengalami koma seperti biasanya? Kasihan tapi kayaknya kamu akan kembali mengalami hal mengerikan itu bahkan mungkin kali ini tidak ada seorang pun yang akan menolong mu jadi selamat tidur nyenyak sayang selamat tidur!"


"Jangan aku mohon jangan lakukan itu, aku mohon jangan!"


Wanita itu perlahan-lahan mulai penyuntikkan cairan itu ke infus Celine. Celine yang berusaha berteriak, namun teriakannya tidak akan mampu terdengar dari luar sadar jika ruangan ini kedap suara tak memungkinkan bagi orang luar ruangan ini untuk mendengarkannya, perlahan suaranya mulai mengecil tak berlangsung lama pejam'an matanya mulai tertutup.


Sesaat Celine berhenti berkata, Wanita itu pun mengeluarkan cairan itu yang kedua kalinya, menyuntikkan pada lengan tangan Celine. Sesaat cairan itu sudah mulai bereaksi didalam tubuh Celine memejamkan kedua matanya. Bahkan mulut yang tadinya terucap, kini dalam hitungan detik mulut Celine pun terbungkam.


"Jangan tolong ...tolong ...."


"Kamu tidak akan pernah bisa melawan aku anak manis tidak akan pernah bisa!"

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2