
Ruangan yang terlihat redup hanya ada beberapa penerangan pada tindakan operasi yang telah dilakukannya. Rasyel sendiri yang memimpin operasi ini, wajah cemas sekaligus bersalah dan paniknya berpadu jadi satu, melihat seseorang yang sangat ia cintai hanya mampu terbujur tidak keberdayaannya dirinya sesekali menitihkan air matanya.
Namun dengan usaha dan sekuat hatinya dirinya hanya fokus menjalankan tugasnya untuk memimpin tindakan operasi ini sampai selesai dan berhasil tanpa adanya halangan.
Memberikan cairan putih berupa alcohol untuk membersihkan luka itu agar tidak ada kendala gejala infeksi, mulai membersihkan dan mencari sisa akan adanya kayu yang mungkin rapuh yang masih ada didalam luka tusukan tersebut. Setelah tindakan dilakukan hampir beberapa jam lamanya untungnya tidak ada sisa-sisa kayu rapuh itu, mulai bersihkan sisa percikan darah berlalu ia menjahitnya tak lupa ia juga memberikan cairan akan penangkal dari gejala infeksi agar tidak menyebar.
Melihat kondisinya tidak menunjukkan akan tanda-tanda dirinya memutuskan untuk meminta alih Dokter penyakit dalam untuk memeriksa kondisi Celine lebih lanjut. Dirinya keluar dari ruang operasi menunggu akan hasil dari pemeriksaan lanjutan mengenai kerusakan pada ginjal Celine. Rasa cemasnya tak kunjung mereda, bolak-balik ia menunggu akan keputusan Dokter penyakit dalam itu tak lama Dokter itu pun keluar, Rasyel yang sigap ia langsung menghampirinya.
"Gimana Dok dengan kondisi kekasih saya dia masih hidup kan? Kerusakan ginjal yang ia alami apa yang terjadi selanjutnya?"
"Kekasih anda sampai saat ini dia masih hidup, hanya saja ...
"Hanya saja apa Dok cepat kasih tau saya apa yang terjadi?"
"Kekasih anda mengalami koma, bukan soal tusukan yang ia alami, Dokter sendiri yang menanganinya jadi pastinya sudah paham dan saya tidak bisa menjelaskannya lagi. Namun untuk penyakit gagal ginjal yang dialaminya maaf! Pihak Rumah sakit sudah tidak bisa menanganinya lagi, berbagai upaya cara sudah kita lakukan mulai dari kemoterapi sampai berbagai jenis penangangan yang lain tapi kalian lihat semuanya gak ada hasil jadi kami putuskan untuk berhenti kami sudah tidak sanggup."
"Berapa biaya agar kekasihku masih mampu bertahan dari masa komanya? Mungkin dengan bantuan alat-alat ini saya tidak perduli berapa pun biayanya asalkan ia bisa bertahan biar pun hanya dalam kondisi koma karena aku yakin Tuhan mendengar akan doaku jadi aku putuskan untuk tetap bertahan tanpa menyabut alat-alat ini karena aku sangat yakin dia pasti akan bertahan demi aku, aku sangat yakin!"
"Kemungkinan sangatlah tipis baginya untuk bertahan hidup, apalagi melihat penjalaran yang semakin cepat membuat saya sangatlah yakin jika tidak akan lama kekasih anda akan kembali pada sang pencipta jadi sebagai seorang Dokter saya hanya mampu menyemangati anda bersemangat lah, jika anda sudah memutuskannya untuk tetap bertahan dengan alat-alat ini saya bisa apa itu sudah jadi keputusan anda tapi berhasil atau tidak itu kehendak dari Tuhan jadi bersabarlah. Namun untuk langkah yang pertama kita perlu melakukan pencangkokan ginjal! Memang yang dibutuhkan pasien dua ginjal sekaligus, namun jika salah satunya mendapatkan pencangkokan cara itu tidak masalah setidaknya ini akan memberikan efek pada penjalaran nantinya?"
"Jika manusia hidup dalam satu ginjal apa dia masih mampu bertahan setidaknya hanya satu ginjal yang ia punya?"
"Manusia memiliki satu dua ginjal sebelah kanan dan kiri, jika salah satunya kita ambil itu tidak masalah Seseorang itu akan mampu menjalankan kehidupannya kembali hanya saja?"
"Hanya saja apa Dok?"
"Seseorang itu tidak akan kembali sehat untuk sedia kala, memang diawalnya sekiranya 1 sampai 5 tahun kedepannya ia masih sanggup untuk bertahan namun untuk tahun selanjutnya aku tidak bisa pastikan apa dia mampu?"
"Nyawa seseorang kita tidak ada yang tau, kematian pada dasarnya akan semua orang alami tak termasuk duriku, ini sudah jadi keputusanku aku minta kita lakukan lakukan pencangkokan ginjalku hari ini juga, tidak masalah apa yang akan terjadi pada tahun-tahun nanti tapi aku sudah bersedia menerima resikonya entah jika aku harus sakit-sakitan, jadi saya mohon cepat lakukanlah!"
"Apa Dokter Rasyel sungguh-sungguh ingin melakukan ini semua?"
"Iya saya benar-benar akan melakukannya jadi saya mohon!"
"Baiklah jika itu keputusan yang sudah anda ambil saya bisa apa, besok kita akan melakukan tindakan itu karena hari ini Dokter tidak boleh mengonsumsi apa-apa sampai esok!"
"Baik Dok, itu tidak masalah!"
__ADS_1
"Ya sudah saya permisi dulu!"
"Baik Dok!"
"Tuhan tidak akan pernah tidur, jika Tuhan memang ingin mengambil nyawanya saya yakin Tuhan pasti sudah terlebih dulu mengambilnya dari dulu, saat ini aku sangat yakin jika dia pasti akan bertahan demi aku, aku sangat yakin!"
Menghampiri seseorang yang terbaring lemas dengan berbagai alat yang tertempel pada tubuh seseorang itu, Rasyel yang mulai menghampirinya ia menggenggam tangannya mencium pergelangan tangan seseorang itu.
Menggenggam tangan Celine dengan sangat erat, mencium telapak tangannya Rasyel membelai pucuk rambut Celine berbarengan dengan air matanya yang mulai berjatuhan.
"Maafkan aku! Maafkan aku sebagai kekasih aku tidak mampu untuk menolongmu, kali ini aku janji aku sendiri yang akan melindungimu aku janji!"
Mengeluarkan ponsel dalam sakunya, dirinya mulai menghubungkan sambungan teleponnya.
📞" Rasyel ada apa denganmu kenapa kamu tiba-tiba menghubungi Mama? Kamu ada masalah sayang?"
📞" Ma, Rasyel sangat butuh pendapat Mama, Rasyel hari ini ada di Rumah sakit Citra Medika Mama bisakah kesini sekarang?"
📞" Sayang ada apa? Kamu tidak lagi sakit kan? Kamu baik-baik saja kan?"
📞" Baiklah Mama akan kesana kamu tunggulah Mama!"
📞" Baik Ma sekali lagi terima kasih!"
📞" Iya sayang!"
"
"
"
"Rasyel ini siapa kenapa kamu mengenalkan dengan Mama?"
"Dia Celine, dia wanita yang sangat aku cintai, sekarang ini dia mengidap gagal ginjal akibat ulah seseorang yang ingin menjatuhkannya, dia dinyatakan koma dan Rasyel tidak bisa menjelaskan secara detail. Rasyel sengaja menyuruh Mama kesini karena Rasyel ingin meminta tolong sama Mama untuk merestui hubungan kami menjadikan sepasang suami-istri yang sama-sama saling mencintai. Rasyel tidak pernah meminta apapun dan hanya ini permintaan Rasyel, Rasyel mohon Ma?"
"Tadi kamu bilang dia bernama Celine? Dia bukankah Putri konglomerat yang selama ini telah diberitakan telah dibuat koma diruang rahasia itu kan?"
__ADS_1
"Iya Ma dia memang Putri konglomerat, kami sama-sama saling mencintai, dia belum bersedia menikah denganku karena dia ingin jika penyakitnya sembuh dia baru mau aku jadikan sebagai Istriku tapi disini Mama juga melihat kondisinya seperti apa? Aku ingin menunjukkan rasa cinta dan ketulusan ini Padanya aku tidak tau apa dia masih mampu untuk bertahan tapi hanya ini cara yang Rasyel bisa lakukan untuk menunjukkan rasa cinta ini jadi Rasyel mohon! Rasyel mohon ijinkan Rasyel untuk mendapatkan restu dari Mama, Rasyel Mohon!"
"Sayang Mama tidak melarang kamu ingin dengan siapa akan membina sebuah hubungan rumah tangga? Tapi disini Mama kasih tau gelar kita sangatlah berbeda? Kamu hanya Dokter muda yang selama ini beruntung mendapatkan beasiswa untuk menggapai mimpi kamu? Sedangkan dia Putri konglomerat yang hartanya kamu sendiri juga tau apa resiko terbesarnya jika kalian bersama. Mama tau kamu anak baik yang mencintainya dengan tulus tapi harusnya kamu juga mengerti dan paham dengan menikah dengannya yang ada nasib kamu yang akan menjadi cibiran buat orang-orang, orang hanya mampu melihat satu sisi mereka pasti berpendapat kamu menikah dengannya karena ingin menguasai kekayannya apa kamu mau semua itu terjadi apa kamu mau?"
"Rasyel sudah menerima resiko terbesar apa yang akan terjadi pada Rasyel nanti? Penyesalan memang pada dasarnya akan datang di akhir-akhir rapi jangan buat Rasyel mengalami penyesalan terbesar karena telah menyia-nyiakan Celine dimasa akhir hidupnya. Rasyel tidak tau apa dia masih mampu untuk bertahan jadi Rasyel mohon! Rasyel mohon tolong restui kami Rasyel mohon!"
"Mama tidak bisa melarang kamu, lelaki memang harus mencoba sebelum kalah dengan peperanganya Mama ijinkan dan merestui hubungan kalian, Mama merestui kalian.
"Terima kasih Ma! Terima kasih!"
"
"
"
Ruangan yang terlihat sedikit redup dengan adanya sinaran cahaya dari beberapa lampu yang menyala tepat diatas berlangsungnya operasi yang dilaksanakan pada hari ini.
Beberapa Dokter yang menggunakan seragam hijau pun terlihat sangat sibuk, dan tidak bisa diganggu membuat suasana terlihat mencekam dan sedikit tegang.
Dan kemudian setelah operasinya selesai, Brangkar yang digunakan Rasyel mau pun Celine berbaring pun akhirnya dipindahkan keruangan IGD untuk mendapat penanganan selanjutnya.
"Anda masih butuh waktu untuk beristirahat jadi beristirahatlah! Ingat jangan banyak memaksakan pekerjaan anda setelah anda memutuskan untuk memberikan satu ginjal kanan pada kekasih anda?"
"Baik Dok saya akan patuhi perintah Dokter, sekali lagi terima kasih!"
"Iya sama-sama Dok ya sudah saya permisi dulu!"
"Baik Dok!"
"Sekarang aku merasa cukup lega aku akhirnya mampu memberikan ginjalku padamu? Kamu berhak untuk bahagia atas apa yang orang-orang lakukan padamu, kamu berhak untuk bahagia?"
SEKALIAN IJIN PROMO KARYA TEMANKU YA 👇👇
BERSAMBUNG.
__ADS_1