Dokter Genius Milik Putri Konglomerat

Dokter Genius Milik Putri Konglomerat
Bab 19 " Sedikit revisi "


__ADS_3

Setelah perjuangan Celine untuk membuat kondisi kembali pulih bisa menjalankan kehidupannya lagi. Kemudian acara konferensi pers pun dimulai yg dimana disana sdh ada kehadiran dari para pengusaha-pengusaha kaya raya dan juga orang-orang berjas.


" Papa tenang saja aku akan datang dan merebut semua yang sudah jadi hak milikku dan wanita itu dia harus menerima apa yang harusnya terjadi!"


" Celine apa kamu sudah siap dengan semuanya? Apa kamu benar tidak mau aku temenin disana?"


"Tidak usah karena ini masalah ku! Aku tidak mau kamu ikut dalam permasalahan ini biar aku aja yang mengatasinya ya sudah aku akan berangkat sekarang doakan aku semoga berhasil!"


"Pasti! Aku akan doakan kamu, kamu berhati-hatilah!"


"Iya terima kasih dok.


Wanita berpakaian hitam, memakai kerudung hitam dan topi yang menutupi wajahnya. Wanita itu berjalan seorang diri mendekati akan sesuatu, perlahan langkah kakinya mulai mendekati salah satu foto besar mendiang Papanya dan beberapa karangan bunga yang terhias dengan indahnya. Para tamu yang sibuk dengan urusan masing-masing, saling ngobrol kesana kemari hingga lupa pada tamu yang seharusnya mereka hormati.


"Papa akhirnya aku bisa sampai kesini, melihat foto Papa sekarang maafkan Celine jika Celine sudah telat maafkan Celine!"


Baru tersadar adanya wanita berpakaian hitam mendekati foto besar itu, salah satu petugas sekejap langsung mendekatinya. Tak lupa dorongan kasar diperlukannya mengetahui jika tamu ini bukan salah satu tamu undangan yang dihadirkan dalam perayaan konferensi ini.


"Hai siapa anda! Anda tidak masuk dalam tamu undangan ini kenapa anda bisa ada disini apa jangan anda ini mata-mata?"


"Bagaimana anda bisa berkata seperti itu apa anda sungguh-sungguh tidak tau siapa aku?"


Orang-orang yang sekejap kaget tidak main akan hadirnya wanita itu, melihat wanita yang tadinya jadi bahan perbincangan sekaligus wanita dicampakkan yang tak dipedulikan hadirnya dalam perayaan ini, kini fokus semua orang beralih menatapnya takut, cemas seketika merasa rasakan menyadari jika orang yang dikiranya telat ma*i kini dengan santai dan nyata wanita itu tiba-tiba muncul dihadapan banyak orang tanpa tak terkecuali wanita licik itu sendiri.


"Apa! Tidak itu tidak mungkin bukannya dia sudah meninggal tidak ini pasti tidaklah mungkin?"


"Saya tau kalau kalian pasti sudah menganggap kalau saya sudah meninggal, tapi itu semua salah karena aku masih hidup!"

__ADS_1


"Tidak! Ini tidak mungkin kamu udah meninggal ini tidak mungkin!"


"Kenapa anda terlihat sangat ketakutan? Apa anda takut jika rahasia anda akan terbongkar disini apa anda sungguh sangatlah takut!"


"Anda! Anda orang yang sangat aku percayai bahkan anda salah satu keluarga ku yang masih hidup tapi kenapa hanya karena warisan anda tega merencanakan semua ini termasuk merencanakan pembunuhan yang anda atur sebaik mungkin layaknya seperti kasus kecelakaan tak terkecuali membunuh Papa anda sendiri apa segitu teganya anda pada kami?"


" Celine kamu ngomong apa! Aku sungguh-sungguh tidak mengerti! Melihatmu tiba-tiba hadir disini ini sangat mengejutkan ku! Pihak dokter bilang jika anda sudah meninggal dalam operasi itu tapi kenapa sekarang anda tiba-tiba ada disini apa yang terjadi siapa? Siapa orang yang anda maksud?"


"Padahal sudah jelas jika anda terperangkap disini, tapi dengan santainya anda berlagak seolah-olah tidak tau apa yang sebenarnya terjadi? Anda ingin menguasai semua kekayaan ini jadi apa lagi yang ingin anda sembunyikan apa?"


"Sudahlah saudari Celine biarkan kami yang menangani kasus ini. Dan anda atas saudari Monika anda kami tangkap atas kasus pembunuhan terhadap saudara Papa anda sendiri termasuk merencanakan pembunuhan atas saudari Celine jadi menyerah lah karena anda sudah tertangkap! Beberapa bukti sudah kami dapatkan jadi diam-lah paham!"tegas polisi dengan menodongkan pistolnya.


"Aku tidak terima dipermalukan seperti ini lihat aja apa yang akan aku lakukan nanti!"


Berusaha memberontak ketika hendak dibawa polisi namun usahanya tak mungkin membuahkan hasil sadar kekuatan Polisi lebih lah kuat darinya. Dimasukkannya kedalam mobil polisi, Rasyel beserta yang lainnya terlihat sangat lega lantas Rasyel pun menghampiri Celine.


"Melupakan? Melupakan gimana maksud kamu?"tanya Celine tak peka.


"Itu ...maksud aku apa kamu akan melupakan aku sekaligus meninggalkan aku, kan sekarang kamu sudah mendapatkan semuanya kembali?"


"Iya yang kamu katakan memang benar! Aku harus kembali karena sekarang aku sudah punya tugas sendiri yaitu memegang kendali perusahaan yg dulunya di pegang papaku, sedangkan setelah semua wasiat jatuh ketangan ku ini semua sudah jadi tanggung jawab terbesarku!"


"Iya yang kamu katakan memang benar! Apa yang sudah berhasil kamu capai memang sudah saatnya untuk kamu perjuangan, tapi selain itu apa kamu tidak akan pernah lupa akan aku? Apa setelah kamu kembali menjadi Putri konglomerat kamu akan malu ketika harus bertemunya denganku yang jelas-jelas hanya sebatas dokter miskin?"


"Kenapa kamu berkata seperti itu? Jujur sadar akan siapa aku aku rasa hubungan kita tidak harus menjauh, siapa aku atau pun siapa aku, aku tidak perduli itu!"


"Baguslah kalau gitu aku cukup lega, baiklah karena sekarang tugasku sudah selesai untuk membantu kamu tidak ada alasan lagi kan untukku tetap disini? Aku masih ada urusan lain lagi jadi apa kamu mengijinkan ku untuk pergi!"

__ADS_1


"Tunggu! Sebelum kamu pergi apa aku boleh minta satu permintaan?"


"Permintaan? permintaan apa?"


"Apa aku boleh jadi sahabat terbaik kamu? Sahabat yang akan selalu ada disaat temannya sedang butuh teman untuk curhat? Aku mau ketika aku membutuhkan kamu! Kamu selalu ada untukku apa kamu tidak keberatan?"


"Kadang aku bingung sekarang gelar kita sudah jelas-jelas sangatlah berbeda, tapi kenapa kamu masih mau menganggap ku sebagai sahabat kamu, diluar sana masih banyak orang kaya yang pastinya sedang berbondong ingin dekat denganmu tapi kenapa kamu malah memilihku!"


"Astaga kamu itu nyebelin banget sih! Aku hanya bertanya jika kamu tidak keberatan hanya bilang "IYA AKU MAU" bukan malah membalas dengan panjang lebar gini bikin sebel aja!"


"Kamu kesal?"ledek Rasyel dengan memberikan cubitan pada Pipi mungil Celine namun Celine tak merespon dan tetap memanyunkan bibirnya.


"Tidak!"jawabnya dengan judes.


"Sahabat,baiklah iya aku mau jadi sahabat terbaik kamu inikan yang kamu mau!"balasan Rasyel yang spontan menampakkan wajah ceria Celine, mendengar akan balasan itu wajah bahagianya kembali bersinar.


"Serius! Kamu tidak lagi berbohong!"


"Iya aku serius dan aku juga tidak keberatan untuk jadi sahabatmu!


"Ya sudah karena sekarang kita sudah jadi sahabat kita bisa kan tos persahabatan kan?"


"Iya boleh!"


"Apa kamu tau jika kamu memintaku lebih jadi seorang sahabat aku juga akan mengiyakannya tapi aku sadar aku bukanlah pria seberuntung itu bisa mendapatkan hati dari seorang wanita sepertimu!"batin Rasyel yang hanya mampu mengungkapkan perasaanya dalam hati namun hatinya dan tatapannya terus saja memandang wanita cantik dihadapannya itu.


__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2