
Suara ketukan pintu terdengar sangat keras, lantas pintu itu pun terbuka dan menunjukkan akan seseorang yang tak lain ialah Bibik asisten rumah tangganya sendiri, melihat laki-laki berseragam rapi yang sudah siaga didepan pintu, ia lantas bertanya.
"Maaf anda siapa ini? Ada urusan apa anda datang kesini?"
"Saya dokter Rasyel teman dari nyonya Celine bik, maaf apa nyonya Celine ada dirumah sekarang?"
"Maaf tapi nyonya tidak ada dirumah, beliau baru saja pergi!"
"Pergi? Maaf kalau saya boleh tau dia pergi kemana sekarang?"
"Maaf saya sendiri tidak ngerti kemana nyonya pergi, maaf saya lagi sibuk jadi tidak bisa lama-lama.
"Ya udah makasih Bik!"
"Iya sama-sama permisi!"Lantas asisten rumah tangga itu pun bergegas menutup pintunya.
"Kenapa waktunya bisa tidak tepat seperti ini? Kemanakah kamu pergi, baiklah nanti sore aku balik lagi aja!"
"Siapa laki-laki tadi kelihatannya dia sangat peduli dengan Celine?" Melihat Bibik seperti kebingungan seseorang yang tak lain Celine ia lantas bertanya.
"Kenapa bik siapa tadi yang bertamu?"
"Itu nyonya itu tadi orang yang salah alamat!"
"Oh ya sudahlah!"
"Untung aja dia tidak curiga kalau tadi itu orang kepercayaannya yang datang!"batinnya.
Sore harinya Celine yang lagi bete dirumah akhirnya dia pun meminta pak supir untuk mengantarkannya. jalan-jalan.
"Bik saya mau pergi bibik jaga rumah ya hari ini!"
"Baik nyonya!"
"Ayo pak kita berangkat!"
"Baik mari non!"
__ADS_1
Celine dan supir pun berangkat, sedangkan Rasyel yang juga mau kerumah Celine dirinya tak sengaja berpapasan dengan mobil yang dinaiki Celine akan tetapi ia tidak mengetahuinya. Sesampainya dikediaman besar Rasyel terlebih dulu mengetuk pintunya, tak lama lama juga seseorang dari dalam pun membukanya.
"Permisi maaf bik ini saya laki-laki yang tadi malam apa Nyonya Celine sekarang ada dirumah?"
"Maaf tuan tapi tuan kayaknya sudah terlambat baru aja nyonya pergi lagi!"
"Apa pergi?"
"Iya tuan!"
"Apa jangan-jangan mobil hitam yang tadi itu? Ahh sial lagi lagi aku tidak berhasil menemuinya, ya sudah bik saya permisi dulu!"
"Iya silahkan tuan! Siapa sebenarnya laki-laki itu kelihatannya dia sangat ingin sekali menemui Celine apa yang ingin dia bicarakan?"batinnya dengan rasa penasarannya.
Setelah Rasyel yang lagi lagi gagal untuk menemui Celine. Akhirnya dia pun memutuskan untuk pergi, sedangkan Celine yang berada didalam mobil bersama sang supir tiba-tiba saja dia merasakan sakit.
Melihat bahkan mendengar secara langsung, Celine meringis kesakitan sang supir pun seketika menghentikan laju mobilnya dan berkata.
"Nyonya-nyonya kenapa apa nyonya baik- saja? Apa kita perlu pergi ke dokter sekarang?"
"Apa nyonya serius nyonya tidak kenapa-kenapa tadi nyonya kesakitan gitu
"Iya saya tidak bohong saya tidak kenapa-kenapa kok ya sudah ayo pak jalan sekarang.
"Baiklah!"
Kembali melajukan laju kendaraannya, handphone supir tiba-tiba bergetar, berdering secara terus menerus tapi supir sendiri ragu untuk mengangkatnya berselimut rasa tidak enak. Sedangkan Celine yang melihat supirnya tak kunjung mengangkatnya ia lantas bertanya.
"Siapa pak?"
"Ini nyonya istriku menelfon?"
"Ya sudah kenapa bapak diam aja ayo angkatlah siapa tau itu ada hal penting yang ingin dikatakan Istri bapak?"
"Baik nyonya terima kasih
"Iya sama-sama Pak!"
__ADS_1
Mendapat ijin untuk mengangkat teleponnya, ia lalu menyambungkannya setelah tersambung ia mendengar suara istrinya yang lagi menangis sesenggukan, reflek suami yang mulai panik ia langsung memperhatikan laju kendaraannya kembali.
"Buk? Kamu kenapa? Kenapa ibu menangis apa yang terjadi buk?"
"Pak putri kita? Putri kita baru saja mengalami kecelakaan dan sekarang dia ada di UGD dia kritis pak!'
"Apa buk, ya sudah ibu tenang aja bapak akan segera kesana sekarang.
Karena melihat supir yang menangis dan kelihatan sangat cemas Celine pun ikut panik.
"Pak ada apa? Kenapa bapak nangis apa yang terjadi?"
"Itu nyonya putri saya baru saja mengalami kecelakaan dan sekarang dia kritis jadi maaf saya harus segera pergi kesana sekarang, nyonya tidak akan marah kan kalau nyonya harus menyetir sendiri?"
"Iya udah pak gak papa, saya bisa kok nyetir sendiri mendingan sekarang kita cepat pergi ke rumah sakit saya juga mau melihat keadaan putri bapak
"Terima kasih nyonya, terima kasih!"
Tak membutuhkan waktu lama mereka akhirnya telah sampai di salah satu Rumah sakit dimana Putri Supir telah dirawat. Mendapatkan info dimana ruangan rawatnya memudahkan Celine dan supir sampai disana, melihat istri supir menangis tersedu-sedu mereka lantas menghampirinya.
"Buk gimana keadaan putri kita?"
"Aku juga tidak tau pak, dokter masih memeriksanya?" Lantas pria berjas putih itu pun keluar dari ruangan setelah melakukan pertolongan pertamanya.
"Gimana Dok keadaan putri saya apa dia baik-baik saja? Tidak ada luka yang serius kan yang dialami Putri saya ini?"
"Maaf kami terpaksa harus menyampaikan ini. Akibat benturan keras yang Putri anda alami telah terjadi pembekuan darah cukup parah. Masalah ini jika tidak segera ditangani dengan segera akan berakibat sangat fatal, jadi pertolongan utama kita harus melakukan operasi karena dengan cara itu cara yang tepat untuk menyelematkan Putri anda!"
"Kalau boleh tau untuk biaya operasi berapa banyak dana yang harus saya bayarkan, kamu hanya orang-orang tidak mampu bahkan untuk makan kita kesusahan Dok, jadi mana mungkin kita akan mendapatkan uang sebanyak itu?"
"Ini cukup sulit, dana untuk operasi awal berkisaran 100 juta bahkan itu hanya pengobatan awal tidak termasuk biaya pengobatan lainnya Pak?"
SEKALIAN IJIN PROMO KARYA TEMANKU YA 🥰🥰
Bersambung
__ADS_1