Dokter Genius Milik Putri Konglomerat

Dokter Genius Milik Putri Konglomerat
Bab 8 " Akankah akan selamat "


__ADS_3

Mengeluarkan ponsel dalam sakunya, menghubungi salah satu nomor yang tertera.


"Aku ada tugas untuk kalian untuk mengerjai kendaraan berplat ***"" terserah apa yang ingin kalian lakukan yang pasti aku ingin seseorang didalamnya tidak bisa selamat apa anda paham!"


"Tenang nyonya, nyonya tingal menunggu hasil akhirnya kapan sih kita pernah bikin nyonya kecewa?"


"Baguslah cepat lakukan perintahku!"


"Baik nyonya!"


"Maaf Pa, jika Putri kesayangan Papa ini akan tega mengerjai Papa angkatnya seperti ini? Ini semua bukan kemauan ku tapi Papa sendirilah yang mendorong Monika untuk melakukannya jadi jangan salahkan aku jika Monika tega sama Papa jangan salahkan Monika!"


Kendaraan saling berlalu lalang, dalam mobil yang ditumpangi pria berjas bersama sang supir nampak biasa tidak menunjukkan akan wajah panik dari keduanya. Sang supir yang fokus pada laju kendaraannya sedangkan si pria yang diselimuti lamunannya membuat suasana terlihat hening.


Hingga kemudian pandangan sang supir melirik kearah spion mobil depan, melihat ada mobil hitam yang sedari tadi telah membuntutinya.


"Tuan!"ucapnya yang sekejap membuyarkan lamunan si pria.

__ADS_1


"Iya pak!"


"Saya rasa mobil hitam itu sedari tadi membuntuti kita apa tuan kenal dengan pemilik mobil itu?"


"Saya tidak mengenalnya, saya rasa seseorang itu berniat jahat pada kami jadi tetap waspada dan jangan hilang kendali fokuslah!"


"Baik tuan!"


Menjalankan laju kendaraannya dengan kecepatan cukup tinggi. Berusaha ia menghindari setiap kejaran dan taktik dari pria berjas hitam itu, mobil itu terus saja mengejarnya hingga tidak dapat cela baginya untuk menantang gerak-gerik dari setiap pelaku.


Pandangannya dikejutkan dengan hadirnya mobil truk yang langsung seketika melaju kencang kearah berlawanannya. Dirinya yang tak mampu menghindar, akan hantaman keras yang akan terjadi selanjutnya.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang? Pria itu sangatlah lihat dalam mengendara. Apa mungkin hari ini aku akan mati ditangannya?"


Ucapnya yang merasa cemas. Laju kendaraan yang tidak fokus ia lakukan bersamaan dengan mobil penjahat itu yang mulai mempersempit posisi mobil Papanya Celine.


Siapa sangka hantaman keras ia dapatkan setelah adanya truk yang seketika datang dari arah berlawanan, menghantam mobil yang ditumpangi Papanya Celine akhirny kehilangan keseimbangan saling adu banteng terhadap tiga mobil dihadapannya.

__ADS_1


Belum sanggup ia mengatakan kata-kata barusan hantaman keras ia dapatkan setelah adanya mobil hitam tadi yang menghantam mobilnya dari arah kanan yang mengakibatkan mobil yang ditumpangi mengalami guncangan hebat


Dan disituasi lain ia sendiri yang terluka parah akibat hantaman besar tersebut. Keduanya tidak sadarkan diri setelah hantaman keras bahkan pecahan kaca yang mungkin sudah mengenai tubuh keduanya.


Dilain tempat, wanita cantik yang tak lain Celine ia hanya mampu meratapi nasibnya ketika sekelilingnya tidak ada seseorang yang mendampinginya. Suasana yang sangatlah sepi lan sunyi menambah akan kesepian yang ia rasakan dalam hatinya, sesaat terlintas akan bayang-bayang Papanya yang mulai muncul, mengingat akan sosok Papanya yang akhirnya mulai membangkitkan rasa kangennya pada seseorang yang sudah jadi Pria idaman dalam kehidupannya selama ini.


"Dimana keadaan papa sekarang. Kenapa giliran aku sudah pulih kenapa papa tidak pernah menjenguk ku! Apa Papa benar-benar sudah tidak perduli dengan ku lagi, tapi ngomong-ngomong dimana dokter Rasyel kenapa dia dari tadi tidak nongol batang hidungnya sebenarnya apa yang terjadi di rumah sakit ini knp para dokter juga tidak ada yang kesini tidak kaya biasanya?"


Suara riuh terdengar sangat menggelegar hingga terdengar banyak orang. Kecelakaan parah yang dialaminya mengakibatkan keduanya terluka cukup parah, orang-orang yang melihat kejadian ini segera mereka memangil ambulan. Dan tak berapa lama ambulance telah sampai di rumah sakit Citra Medika yang lokasinya tak jauh dari lokasi kejadian, berteriak meminta pertolongan lantas keduanya dimasukkan keruangan unit gawat darurat.


"Astaga apa yang terjadi dengan beliau?"


"Beliau baru saja mengalami kecelakaan!"


"Baiklah cepat masukkan, Suster siapkan semuanya kita akan melakukan pertolongan pertama!"


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2