
Berjalan tak tentu arah setiap lirik matanya memandang sekeliling poster yang terdapat foto dirinya bersama dengan Celine waktu ijab kabul kemaren, dirinya lantas mulai membuang satu persatu poster kecil itu yang mulai merusak pandangan semua orang, bertulisan " SI PEMBOHONG CINTA " yang semakin memancarkan akan emosinya, kedatangan salah seorang Pria bersama dengan wanita telah mengalihkan pandangannya dari kedua orang itu.
"Hey berkumpul lah! Aku sini kumpul!"ucap seorang pria itu, lantas orang-orang yang mendengarkannya terhenti dari langkah mereka masing-masing.
"Apa maksud anda?"tanya Rasyel dengan tatapan memanasnya.
"Anda Dokter Rasyel yang selama ini ada di pemberitaan yang sedang viral itu kan?"
"Iya benar dengan saya, kenapa? Apa anda ada masalah dengan saya?"
"Wah jadi ini tampang dari Dokter muda yang telah berhasil menikahi Putri konglomerat itu? Lumayan tampan tapi sayang ketampananmu terbilang rendahan karena telah beraninya menipunya!"
"Apa maksud anda? Jika anda ada masalah katakan saja padaku kenapa? Apa permasalahannya!"
"Sudahlah Dok! Bilang saja anda memikat Putri konglomerat itu hanya dengan modal ketampanan anda kan? Aslinya Putri itu sama sekali tidak pernah tertarik kan dengan anda?"
"Anda tau apa? Apa anda punya bukti untuk membenarkan ucapan anda jika itu semua benar?"
"Gini! Putri konglomerat itu memang aku akui sangatlah cantik, tapi mendengar kondisinya sekarang yang sekarat dan mungkin tidak akan lama juga akan mati apa mungkin anda benar-benar ingin menikahinya jika anda tau sendiri Wanita konglomerat yang sekarang sudah menjadi istrimu itu akan segera mati apa mungkin anda akan bersedia menerima wanita penyakitan itu?"
"Jaga bicara anda! Anda bukanlah Tuhan jadi jangan sembarangan anda berkata seolah-olah Anda tau nasib yang dialami Istriku! Dia memang wanita yang sangat aku cintai tak perduli seberapa banyak tanggapan orang-orang mengenai diriku, aku tidak perduli karena aku yakin cintaku untukmu'sangatlah tulus tanpa adanya imbal-imbal kekayaan yang ingin aku kuasai jadi jaga bicara anda paham!"
"HM ...biarpun anda bersikeras bilang jika anda sama sekali tidak pernah berfikir untuk menguasai kekayaan itu apa itu masuk akal? Bukankah nasib istri anda itu ada ditangan anda sendiri? Atau mungkin nasibnya yang penyakitan dan mungkin tidak berapa lama wanita itu akan m4ti apa jangan-jangan anda sendirilah yang membuat kondisinya jadi seperti ini? Seperti banyaknya kasus anda sengaja membuatmu begini jika nanti ia m4ti anda akan dengan mudah menguasai kekayaan itu?"
__ADS_1
Terasa tak tahan lagi dengan ucapan pria itu yang terus-menerus memancingnya, genggaman tangannya hampir ia layangkan mengarah tepat pada wajah seseorang itu, namun dengan sigap dan menahan amarahnya ia berhasil mengendalikan amarahnya itu.
"Ingat Rasyel kamu harus tahan! Kamu harus tahan jangan sampai kamu termakan perkataannya, janganlah termakan omongannya ingat ini hanyalah cara untuk membuat amarahmu memuncak! Kamu harus tahan! Kamu harus tahan!"
"Kenapa anda diam? Apa anda sedang berusaha ingin mencari alasan agar terbebas dari pemberitaan ini?"
Memberikan tatapan tajamnya kearah pria yang mencoba memancing emosinya, dirinya mengingat sesuatu seperti pernah bertemu dengan pria ini namun ia lupa dimana, namun tak berselang lama bayang-bayang ingatannya muncul disaat pria ini yang masuk kesalah satu hotel didampingi dengan satu wanita berpenampilan seksi.
"Tunggu! Kita sepertinya pernah bertemu? Atau bisa dibilang aku seperti pernah melihat anda tapi aku lupa? Oh iya anda pria yang kemaren sekiranya hari Jum'at kemaren yang mendatangi salah satu hotel kan? Aku ingat anda dalang bersama seorang wanita lalu Wanita disebelah anda siapa aku ingat betul dia bukanlah wanita itu!""
"Apa maksud anda? Anda ingin menuduh ku?"
"Tunggu tadi Dokter bilang apa? Dokter melihat pria ini datang kehotel bersama seorang wanita apa itu benar?"
"Saya kekasih dari pria ini, tapi yang Dokter katakan memanglah benar jika bukan saya wanita yang bersama dengan kekasih saya waktu di hotel kamu bisa jelaskan apa maksud dari ucapan dokter ini sayang?"
"Janganlah percaya dengan semua tipuan laki-laki ini, dia sama sekali tidak kamu kenal! Dia mencoba menfitnahku karena dia hanya ingin menghindar dari permasalahan ini janganlah percaya!"
"Jika hanya satu orang yang bilang aku masih tidak percaya dengan ucapan seseorang itu, namun ini sudah ketiga kalinya seseorang berkata seperti ini padaku? Jum'at kemaren kamu bilang kamu ada tugas dadakan jadi tidak bisa datang atau pun jalan-jalan, tapi salah satu temanku tak sengaja mempergokimu jika kamu pergi ke salah satu hotel bersama dengan seseorang wanita apa mungkin tiga seseorang yang kebetulan bilang ketiganya dalam pembahasan yang sama?"
"Jadi kamu percaya dengan ucapan ketiga seseorang pembohong itu?"tanya pria itu pada sang kekasih.
"Memang seharusnya dia percaya sama semua perkataan orang-orang, melihat tampangmu bahkan lagak anda yang seolah-olah sedang ketakutan bukankah ini sudah jadi bukti jelas jika apa yang aku katakan memang sungguhlah benar?"
__ADS_1
"Aku sungguh-sungguh tidak percaya kamu akan tega mengkhianati ku seperti ini? Aku sudah bodoh karena dengan gampangnya percaya akan semua perkataan bohongmu jadi aku minta sekarang kamu pergi!"
"Aku mohon ijinkan aku untuk menjelaskan semuanya ini salah faham! Ini salah faham!"
"Aku bilang pergi!"ucapan wanita itu tanpa memandang kearah kekasihnya, merasa dipermainkan lantas seseorang itu pun pergi dengan wajah malunya.
"Aku tau ini tidaklah seharusnya untuk anda ketahui, tapi dengan berdiam diri itu sama aja aku berdosa karena membiarkan orang berzina, maaf jika kali ini aku sudah membuatmu kecewa lantaran mengetahui kebohongan dari kekasihmu itu?"
"Anda tidaklah salah! Aku malah bersyukur anda bersedia dan dengan baik hati mau membongkar semuanya, biarpun hubunganku dengan kekasihku haruslah kandas aku tidak menyesal! Dia pria egois yang hanya memikirkan dirinya sendiri, dia pantas untuk mendapatkan semuanya dia sangatlah pantas!"
"Baguslah jika anda sudah sadar dan tidak menyesal akan semuanya ya sudah aku cabut dulu!"
"Anda orang baik dan aku sangat yakin jika hubungan anda dengan Istri anda akan selalu dapat perlindungan pada Tuhan yang maha esa, tetap semangat dan tunjukkan pada semua orang jika anda bukanlah pria yang sering dibicarakan orang-orang tunjukkanlah!"
"Sekali lagi terima kasih atas dukungannya ya sudah aku cabut dulu!"
"Baiklah sekali lagi terima kasih!"
"Sama-sama, ya sudah aku cabut dulu!"
"Baiklah!"
BERSAMBUNG.
__ADS_1