Dream Online Awal Mula

Dream Online Awal Mula
Episode 23 Arc Dark Eye : Batu Api Part III


__ADS_3

‘’Tenang saja setelah seminggu mereka akan bersujud di hadapan luna meminta bantuannya’’ kata Lara dengan tenang


‘’Haha… benar suhu disana  lebih dari 1000 derajat satu saja dari mereka sampai ke lokasi penambangan’’ kata Michel dengan senyum jahat diwajahnya


‘’Haha… bodoh… bodoh…’’ suara Lara terdengar jelas oleh Ijah dan Mila yang sekarang makin terkejut dibelakang. mereka berdua tidak tau apa pun tentang lokasi tambang di gua, tapi mendengar kata-kta Michel dan Lara mereka sedikit mengerti bahwa untuk mendapatkan batu api lebih sulit dari yang bisa mereka bayangkan.


‘’Apa kita akan kesana besok?’’ Michel bertanya dengan semangat pada Lara


‘’Tentu saja tapi dengan peralatan lengkap dan juga skill penambangan, hohoho… aku akan menambang tepat dihadapan mereka dan melihat bagaimana mereka akan menangis darah karena itu’’


Lara terbahak-bahak sesaat setelah mengatakan itu kemudian Ijah dan Mila menyusul Lara juga tertawa mereka tidak pernah berfikir Lara akan senakal itu menggoda para penambang yang tidak menghormati kuil.


***


Hari itu berlalu dengan cepat berkat dari penjualan batu api, Lara tiba-tiba menjadi kaya dalam semalam. Ia mengumpulkan 15 Gold untuknya sendiri dan jika ia tidak mendonasikan uangnya untuk renovasi Kuil maka  ia pasti sudah memiliki uang lebih dari 50 Gold didalam inventorinya sekarang.


Lara naik ke gunung berdua bersama dengan  Michel, mereka tampak santai berjalan naik ke atas sementara banyak para penambang belerang mengikuti mereka berdua dari belakang tanpa rasa bersalah atau malu sedikit pun. Lara tidak memperdulikan mereka, dia dan ibunya terus bergerak kemudian masuk kedalam gua.


‘’Jadi ini guanya, benar-banar menarik’’ komentar Michel melihat sekitar dengan lampu sihir ke tangannya menerangi sekitar


‘’Bu… ini masih belum seberapa semakin dalam akan semakin menarik’’ kata Lara dengan santai


‘’benarkah?’’ Michel tampak lebih tertarik sekarang


‘’Tentu saja tapi hati-hati ada tikus kecil biasanya muncul entah dari mana’’ kata Lara


‘’Tenang jangan remehkan ibu, gadis muda perawan super cantik ini tidak takut pada tikus apalagi kecoa’’ kata Michel membanggakan dirinya


Lara sangat tau siapa ibunya, tentu saja ia tidak mungkin akan takut pada tikus atau pun kecoak seperti wanita kebanyakan. Tapi, masalahnya adalah tikus kecil itu sama sekali tidak besar.


Walaupun Lara sudah mengatakan sangat detail tentang tambang, gua dan monster didalam gua pada ibunya. Tapi,untuk lebih detail terkait tikus kecil belum ia jelaskan sama sekali. Melihat ibunya yang penuh semangat Lara menutup mulutnya untuk mengatakan lebih lanjut.


‘’Baiklah, ayo lanjut’’ Lara dan Michel melanjutkan perjalananan , saat mereka semakin dalam mereka akhirnya menemukan monster yang Lara sebutkan. Ketika melihat Mischel dan Lara yang datang, dengan cepat monster tikus kecil berlari dan mulai menyerang.


Michel tampak serius sekarang ia melihat bagaimana bentuk tikus kecil itu sebenarnya sangat besar kemudian mualai berbicara setelah monster itu bersiap untuk melompat untuk menerkam ke arahnya.


‘’Tikus kecil, aku akan membuatmu jadi tikus gepeng’’ kata Michel langsung melompat dan menerjang kepala tikus dengan kuat di udara sementara Lara hanya melihat itu sedikit terkejut.


Tikus kecil tersungkur di dekat Lara. Saat ia akan bangun Michel mendaratkan pukulan keras kearah wajahnya dan terakhir menerjang nya dengan keras ke dinding gua. Cara Michel mengalahkan Tikus kecil itu seperti pelajar SMK yang mengalahkan sebuah tong sampah yang ada di pinggir jalan.


Michel tertawa saat berhasil mengalahkan monster itu kemudian berbicara


‘’Haha… Tikus Kecil yang lemah’’ kata Michel menatap Lar dengan tatapan mengejek


‘’Pejantannya lebih kuat dari betina jangan terlalu meremehkan mereka’’ Lara berkomentar untuk membela diri


‘’Selama tidak 100 kali lebih kuat dari tikus ini, aku hanya akan memukulinya seperti sampah’’ kata Michel narsis


‘’ya… ya terserah kata ibu, ku lihat kekuatan ibu sangat kuat berapa indeks STR yang ibu miliki?’’tanya Lara dengan penasaran karena melihat kekuatan Michel yang sedikit abnormal ketika bertarung.


‘’S+, hahaha aku beruntung’’ kata Michel lebih narsis dari sbelumnya


‘’Sialan, bagaimana bisa begitu tinggi’’ Lara tampak tidak puas karena setelah berusaha sangat keras ia hanya berhasil menaikan sedikit indeksnya


Status


Nama: Lara


Ras: manusia


Job: pendeta tingkat 1

__ADS_1


Guild: tidak ada


Kedekatan Element


Cahaya 200


Gelap 200


HP:100%


MP: 100%


Stmina : 100 %


Kelaparan :70


Kehausan: 55


STR:B++


AGI:B


VIT:B++


INT:A-


LUCK:F


Faith : B+


Resitensi


Elemen Gelap 200


Stun 200


Ilusi 200


Buff


Debuff


Kelebihan


v Memiliki Fifik yang kuat dan bisa bertahan dalam berbagai kondisi Iklim Sulit


v memiliki resistensi pada serangan kejutan yang akan membuat efek Stun pada pemain dan berbagai efek Ilusi


v setelah melewati kesulitan dan kesialan ia sering mendapat kejutan tak terduga


Kekurangan


v penampilan yang buruk rupa akan membuat pemain sulit mendapakan kepercayaan dari orang lain


v pemain akan cendrung dijauhi banyak orang karena penampilannya


v keberuntungan pemain yang buruk akan membuat pemain sering kali terlibat masalah


Tinggi : 201 cm


Berat : 102 Kg

__ADS_1


Kondisi kesehatan


-sehat


Melihat Statusnya Lara jadi agak sedih, apalagi ketika ia membandingkan dengan Michel ibunya yang memiliki indeks yang lebih baik bahkan memiliki indeks S dan S+ dari AGI dan STR membuat Lara semakin muram.


Yang paling menyebalkan bagi Lara adalah indeks keberuntungan ibunya yang telah mencapai tingkat A++ sementara dia masih di indeks F.


Sekali lagi hari-hari berganti, Lara dan Michel telah tiba di lokasi persimpangan. Lara memilih jalur kiri seperti sebelumnya dan para penambang belerang yang mengikutinya mengukuti Lara yang tampak bersemangat memakai helm penambang dengan mendorong gerobak penambangan


Skill


Penambangan


Pemula


1 %


Mp - %


v Dapat menggunakan peralatan tambang tingkat pemula


v meningkatkan kecepatan menambang 10 %


v meningkatkan kemungkinan 65 % untuk menambang mineral tingkat Langka


v meningkatkan kemungkinan 5 % untuk menambang mineral 1 tingkat di atas tingkat Langka


v Meningkatkan kemungkinan 1% untuk menambang mineral 2 tingkat di atas tingkat langka


v Meningkatkan kemungkinan 0,1% untuk menambang mineral 3 tingkat di atas


Lara melihat skill barunya yang di beli ketika akan berangkat ke gunung bersama ibunya sebelumnya, saat berjalan sedikit lebih jauh suhu sekitar tiba-tiba mencapai 100 derajat secara drastis.


Michel tidak ingin maju lagi jika tidak Karakternya akan mengalami dehidrasi akibat penurunan stamina yang drastis karena panas yang berlebihan atau bahkan mungkin terpangang oleh panas jika ia nekat untuk mengikuti Lara sampai ke lokasi tambang Batu Api.


Sementara itu para penambang belerang berjalan melewati Michel, mereka  berusaha untuk mengejar Lara dari belakang tapi setelah perjalanan sejauh beberapa puluh meter mereka mundur bahkan tidak sedikit yang  pingsan karena tidak tahan dengan panas yang menyerang mereka.


Lara mendorong gerobaknya dengan suhu yang makin meningkat setiap saat.  beruntung efek topeng mempengaruhi semua peralatan tambangnya jika tidak dengan suhu 1500 derajat pasti akan membuat  semua alat tambangnya mencair. .


Lara mengenakan pakaian apapun kecuali celana kecil yang di berikan sistem untuk menutupi bagian vitalnya. Lara mengayunkan beliungnya sambil bernyanyi dan mulai proses menambang. Suara benturan alat tambang Lara terdengar oleh para penambang belerang yang mengikutinya sebelumnya.


Para penambang belerang tampak akan muntah darah ketika mereka hanya bisa mendengar dan melihat Lara menambang di depan mereka sementara mereka hanya memperhatikan dan mendengarkan Lara menambang sambil bernyanyi dengan suaranya yang mengganggu.


‘’Nenek moyangku seorang penambang… ‘’ suara Lara terdengar sangat keras, sementara Michel terbahak-bahak berguling-guling di tanah sambil menahan perutnya yang mulai terasa sakit melihat dan mendengar nyanyian Lara yang sangat terang-terangan mengejek para penambang Belerang yang menuntitnya.


Beberapa jam berlalu suara beliung akhirnya berhenti digantikan dengan suara roda berat yang semakin dekat serta suara siulan Lara yang juga semakin keras dan penuh dengan nada ejekan.


Para penambang belerang terperangah melihat Lara bahkan menumpuk penuh gerobak bahkan melewati batas yang di anjurkan sehingga membentuk bukit kecil di gerobaknya.


Melihat Lara yang dengan sengaja mengejek mereka dengan serentak mereka menyumpahi Lara mati tertimbun batu api atau tesedak saat makan hasil penjualan Batu api.


‘’Haha… biar ibu yang membawanya’’ Michel melihat Lara dan berusaha untuk membantu


‘’Tidak, aku ingin berlatih meningkatkan indeksku. ibu jangan menggangu cukup bantu aku mengambil mineral yang tercecer saat gerobaknya terguncang’’ kata Lara dengan keras supaya bisa di dengar semua orang.


‘’Haha…aku mengerti’’ Michel mengedipkan matanya sambil tertawa


Lara memang ingin mengerjai para penambang belerang Platos sepanjang perjalanan Lara sengaja sedikit menggoyangkan gerobaknya dan membuat mineral jatuhkan beberapa kali dan disisi lain Michel pura-pura tidak melihatnya kemudian ketika para penambang belerang ingin memungut Michel memergoki mereka dan mengambil kembali Mineral.


Pertama-tama para penambang tertipu, tapi setelah begitu sering mereka jadi kebal terhadap itu, namun Lara tetap melakukannya bahkan semakin sering ketika sudah berada di luar gua. Lara langsung pergi ke pengepul ia mendapat lebih dari 800 Gold yang menjadikannya super kaya didesa Platos sekarang.

__ADS_1


__ADS_2