Dream Online Awal Mula

Dream Online Awal Mula
Episode 8 Gadis perawan super cantik


__ADS_3

Lara melihat ibunya agak terkejut sesaat, seperti sadar ia telah lupa akan tugasnya membuat sarapan. Lara tidak masalah dengan hal yang di khawatirkan ibunya dan ia tahu ibunya sangat baik. Kali ini Lara akan sedikit membuat ibunya senang dengan menggantikannya membuat sarapan.


‘’Aku sudah membuat makanan untuk ibu, makanlah, ibu pasti lapar’’ kata Lara dengan santai


‘’Kau memasak semua ini untuk ibu?’’ Michel agak terkejut ketika ia melihat piring di bawah tudung penuh dengan makanan yang seperti lukisan yang sangat indah yang membuat Michel sempat berpikir tidak ingin memakannya.


Sejak ia terbangun dari komanya tidak pernah sekalipun melakukan hal ini padanya. ia berpikir anaknya tidak bisa memasak dan hanya mengandalkan pelayannya saja. tapi baru ia sadari sekarang, ternyata anaknya sangat pandai dalam memasak, ia bahkan sesaat berpikir bahwa anaknya juga bisa melakukan hal yang lain seperti membuat lemari, membetulkan genteng, memperbaiki mesin dan sebagainya.


Michel sangat senang saat ia bisa memasak untuk anaknya. ini adalah cara dia untuk menebus kesalahannya di masa lalu yang tidak pernah bisa ia lakukan, bahkan ia terus bermimpi tentang itu saat koma.


‘’Tenanglah makanannya tidak beracun’’ lara bercanda karena melihat ibunya hanya menatap makanan di meja tanpa bergerak sedikitpun


‘’Haha… baiklah.. aku percaya padamu, ibu akan makan sekarang’’ kata Michel duduk, mengambil piring dan kemudian mengambil nasi gulung serta sandwish yang ada di piring saji, ia juga tidak lupa untuk mengambil salad di mangkok besar yang ada di tengah.


Michel sudah memenuhi piringnya dengan semua hidangan di meja sehingga membentuk gunung kecil. Saat Michel mencicipi ia secara diam-diam melihat wajah anaknya.


Terlihat sedikit berair dimatanya saat melirik anaknya yang sedang menonton . Lara menemukan itu dan mengerti apa yang dirasakan ibunya.


‘’Apa rasanya seburuk itu sehingga mata ibu sampai berair begitu?’’ tanya Lara dengan nada becanda.


‘’Bodoh.. rasanya sangat enak membuat ibu mengingat adegan yang menyedihkan difilm kemarin’’ Michel mengarang cerita untuk menyembunyikan alasannya.


‘’Oh… syukurlah kalau begitu, sebelumnya aku tidak sempat mencicipinya saat memasak’’ Lara menghela nafas dan kembali menonton tv. Kemudian melanjutkan kata-katanya dengan matanya fokus menonton acara di televisi.

__ADS_1


‘’Kemungkinan besok kartu VVIP dari Sri Ayu Corp akan datang, orang di sana cukup baik dan ramah. Aku masih ingat ibu dulu Sangat sering ke sana jadi aku pikir ibu pasti akan suka jika dapat kartu VVIP ’’ kata lara sambil menekan remote televisi di tangannya.


‘’Jadi sekarang mereka punya kartu member. benar juga, kulitku mulai keriput sekarang, aku harus ke salon lebih sering’’ Michel memperlihatkan tangannya yang tanpa cacat, mulus dan bersih.


‘’Akhirnya ada yang merasa dirinya sudah tua’’ canda Lara memotong kata ibunya.


‘’Siapa yang kau sebut tua, aku masih muda baru juga lima puluh satu tahun’’ kata Michel membanggakan tubuhnya yang cantik berdiri membusungkan dadanya kemudian menunjukan bokongnya.


‘’Yeah.. yeah kau gadis muda Lima puluh satu tahun’’ Lara menggoda ibunya.


‘’Diam!!.. bicara lagi aku robek mulutmu’’ Michel sadar ia telah diejek oleh kata-kata anaknya dengan sengaja menekankan nadanya ketika mengatakan umurnya yang sebenarnya.


‘’Hahaha… baiklah.. baiklah gadis perawan yang super cantik’’ Lara mengatakan dengan nada becanda.


‘’Maaf aku sudah menikah’’ kata Lara menunjukan jari manisnya seperti pria baik-baik yang digoda seorang ******* di dalam sebuah bar. Michel mengetahui maksud anaknya dengan mudah dan kemudian melanjutkan aktingnya.


‘’Aku cukup murah hanya 200 dolar perjam’’ kata Michel meniru apa yang dilakukan wanita panggilan di pinggir jalan dengan menaikan pantatnya ke arah lara


‘’Hahaha… maaf tapi istriku sudah menunggu di rumah’’ lara melanjutkan


‘’Cih.. bilang saja tidak punya uang berlagak suci segala’’ kata ibunya dengan ekspresi yang membuat lara tertawa karena benar-benar mirip dengan wanita penggoda di gang-gang yang Lara sering jumpai ketika sedang berjalan keluar.


Michel tertawa keras juga ia bahkan hampir tersedak saat meminum jusnya. Michel tau Lara bukan anak kecil lagi sehingga candaan seperti itu sudah bisa dianggap normal untuknya.

__ADS_1


‘’Ibu sangat cocok menjadi bintang iklan bagaimana jika aku menelpon Megavaganza tv untuk membuat ibu sebagai bintang Iklan, aku yakin pasti akan sukses besar’’ kata Lara sambil tertawa


‘’Jadi bintang iklan?.. maaf saja gadis perawan super cantik ini tidak tertarik jadi simpanan om-om gemes yang suka menyimpan artis cantik dibelakang istrinya’’ sekali lagi kata-kata itu membuat Lara tertawa, ibunya sudah hidup sebagai mafia dari ia lahir, jadi ia bukan wanita lemah dan naif. ia tau dunia di balik kemegahan para artis-artis yang ia toton setiap hari di TV.


Setelah selesai bercanda dengan ibunya dan masih merasakan suntuk, Lara memutuskan untuk berjalan-jalan keluar. Lara memakai jaket hitamnya yang lusuh penuh dengan jahitan sehingga ia terlihat seperti pengemis serta memakai pakaian rombeng yang sudah jelas tidak layak pakai.


Lara bejalan di antara gang-gang yang yang sepi dan gelap. Ia pun menemukan banyak yang terjadi di seperjalanannya seperti pertengkaran geng dan kelakukan tidak senonoh para ******* jalanan dengan pria yang menyewa jasa mereka.


Lara keluar dari gang ia melihat dunia yang gemerlap penuh dengan cahaya dan kendaraan melayang melaju sangat cepat di atas kepalanya.


Kendaraan-kendaraan itu ada dalam sebuah tabung raksasa melewati gedung-gedung besar serta orang orang berjalan di bawahnya. Lara tidak mengangkat wajahnya untuk melihatnya. ia berjalan diantara kerumunan orang-orang untuk menuju suatu tempat yang ia sendiri tidak tau.


Lara terakhir keluar rumah saat makan malam bersama Brenda namun ketika Brenda melihat rupanya. Brenda terkejut kemudian mengatakan kata-kata manis padanya untuk membuat lara tergoda. Namun lara bisa melihat bahwa Brenda hanya ingin memanfaatkannya dan memutuskan untuk tidak lagi bertemu dengannya.


Sejak kejadian itu Michel menghapus akun anaknya di Kontak Jodoh dan menyerahkan pada anaknya dalam memilih pasangan. Saat makan malam Michel melihat sendiri siapa Brenda dan ia benci melihat tatapan Brenda pada anaknya jika itu di masa lalu ia akan mendatangi rumahnya dan membunuh semua keluarganya.


Saat Lara sedang berjalan ia melihat seorang wanita yang berjalan kearahnya, wanita itu terlihat mengenali dirinya. Wanita itu menyingkir dari jalan mempersilahkan dirinya dan menundukkan kepalanya sangat dalam namun Lara hanya melewati kemudian berbicara dengan nada sedingin Es


‘’Jangan lakukan ini lagi atau aku akan membunuhmu’’ kata Lara membuat wanita itu langsung sigap menegakan kepalanya dan bejalan seperti tidak ada yang terjadi namun wajah pucat seperti mayat tidak berani untuk melihat kebelakang.


Dulu Lara tidak akan segan-segan membunuh jika ia tidak suka. Dan inilah yang membuat wanita itu sangat ketakutan ketika Lara mengatakan akan membunuhnya jika ia mengulangi lagi kesalahannya barusan.


Tanpa wanita itu tau sekarang Lara sudah sedikit berubah, Lara hanya memberinya peringatan dan untuk melakukan lebih jauh Lara masih harus memikirkannya lagi.

__ADS_1


__ADS_2