
THE FAMILY adalah Team yang belum terlalu lama di bentuk di Dream dan belum mendapat sponsor dari pihak manapun mereka bukannya tidak dapat mencari hanya saja untuk mencari sponsor yang sesuai sangat sulit.
Para sponsor biasanya akan memberikan investasi kecil. Namun, meminta perlakuan spesial seperti ingin hanya ada logo perusahaan mereka sendiri dalam kostum Team bahkan tidak jarang meminta untuk mengganti kapten team dengan orang yang mereka tunjuk.
Sudah banyak calon Sponsor yang Eli temui. Namun, mereka semua menginginkan tempat utama dengan investasi yang bahkan tidak sampai 30 Juta dolar dengan kontrak 4 sampai 5 tahun.
Jika THE FAMILY hanya sebuah Guild kecil atau sedang. Maka, Eli akan menerima itu dengan tangan terbuka, sekalipun itu belumlah sesuai dengan harga yang seharusnya. Tapi, ini adalah sebuah Team yang memiliki kekuatan pemasaran terbaik dalam permainan Dream Online saat ini.
Disisi lain untuk memasang sebuah logo kecil di kostum E-sport saja akan memakan biaya 10 juta dolar setahun.Yang perlu diingat adalah bahwa Esport sendiri adalah game yang penontonnya terkecil dari 3 game yang bisa dimainkan dalam VRMMORPG.
Jika membandingkan jumlah penonton Dream Online dengan E-sport perbandingannya hampir 500:1 dan itu terus bergerak naik sejak game di luncurkan. Dengan kekuatan jumlah penonton yang lebih tinggi. Maka, biaya pemasangan iklan seharusnya akan lebih tinggi pula.
Mengirimkan kontrak 30 atau pun 50 juta dengan jangka waktu 4 sampai 5 tahun serta ingin di tempatkan di tempat paling utama dalam list sponsor adalah sebuah penghinaan bagi sebuah Team.
Walaupun Team THE FAMILY bukanlah Team yang berada di List Top 100 Global, nama mereka sudah banyak dikenal orang-orang terutama saat 5 tahun sebelum Game Alheim Online di putuskan berakhir. Dengan memperhitungkan hal hal tersebut Eli yakin tarif yang seharusnya sebuah Team seperti miliknya dapatkan minimal 100Jt per tahun.
Kali ini teamnya mendapat 10x dari tarif minimal yang ia telah patok sebagai harga dasar. Eli dan saudara-saudaranya sangat gembira dengan begitu besar uang di investasikan pada Team mereka dan bukan hanya itu saja, Sri Ayu Corb bahkan tidak menuntut banyak pada mereka di tambah lagi mereka juga akan diberikan bonus jika mereka meraih posisi tertentu dalam Turnamen atau Olimpiade.
‘’Hahaha… mulai sekarang kita tidak akan kelaparan’’ Ryuta berteriak dengan gembira
‘’Benar, kita bisa membeli banyak hal dengan uang itu’’ kata Rin bersemangat
‘’Tidak, kita tidak bisa membuang-buang uang yang kita dapatkan sekarang. kita harus berhemat, saat ini Sri Ayu Corp memberi kita banyak kepercayaan. Tapi tidak kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Kalian harus ingat apa yang terjadi pada kita sebelumnya.
‘’Benar, kita tidak bisa membuang uang seperti dulu’’ kata Ryuta disisi lain Rin mengangguk setuju dengan pendapat Eli
‘’Untuk mempertahankan mangkuk nasi kita dalam turnamen waktu dekat kita harus dapat posisi bagus’’ Eli berbicara serius
‘’Kakak aku yakin dengan bibi Michel kita pas menang lihat bagaimana ia bergerak sebelumnya wush seperti kilat menghilang di hadapan kita’’ Rin berbicara dengan gembira
‘’Kita tidak bisa meremehkan lawan, pengalaman kita mengajarkan itu kita tidak bisa hanya mengandalkan orang lain apa lagi orang itu sangat terikat dengan Sponsor utama kita’’ terang Eli
__ADS_1
‘’Bagaimana dengan tuan CEO?’’ tanya Ryuta
‘’Walaupun dia sangat kuat dia hanya seorang pendeta. kemampuan tempurnya jauh lebih rendah dari seorang Cleric sepertiku. Mengingat siapa dia kemungkinan tuan Lara hanya bersenang-senang dalam game dan tidak berniat untuk bermain serius’’ Eli mengutarakan pendapatnya
‘’Benar, dia mungkin bosan dan memutuskan bermain. Tapi, karena ia masuk dalam team kita, ia masih bisa masuk dalam bangku cadangan. Bagaimana pun ia adalah sponsor utama team ini, kita harus di berikan tempat khusus untuknya’’ kata Rin dengan tenang
‘’Benar, dia harus di beri kursi dalam pertandingan untuk bersenang-senang. Saat melawan team lemah kita akan biarkan tuan CEO maju untuk bersenang-senang’’ Ryuta berbicara juga
‘’Ide bagus’’ kata Eli menyepakati ide kedua saudaranya
Dalam pikiran Mereka, Lara memang lah sangat kuat di dunia nyata. Namun, pada dasarnya dunia nyata berbeda dengan game. walaupun Lara memiliki indeks yang bagus, kenyataannya pekerjaannya sebagai pendeta bukanlah pekerjaan yang bisa dianggap sebagai Job kelas pertempuran dan lebih di masukan ke pekerjaan gaya hidup atau pekerjaan kelas produksi.
walaupun indeksnya sangat baik, ia masih tidak bisa bersaing dengan baik melawan Job kelas pertempuran. sekalipun ia juga bisa menggunakan skill pertempuran ia masih jauh dari cukup menyaingi kekuatan skill Job kelas Pertempuran.
Disisi lain, mereka juga berpikir bahwa jika mereka tidak membuat Lara ikut dalam pertandingan pasti akan menimbulkan ketidaksenangan bagi Lara yang merupakan sponsor utama mereka. Jika itu terjadi kemungkinan besar mereka akan kehilangan 1 Miliar mereka. Bagi Eli dan lainnya daripada kehilangan posisi dalam Turnamen mereka akan lebih sakit jika mereka kehilangan sponsor mereka apalagi Lara bukanlah sponsor biasa.
Lara disisi lain tidak peduli dengan hal-hal macam pertandingan Team, Guild atau semacamnya. Bagi Lara sekarang adalah bagaimana cara menyelesaikan masalah di Philotas terkait meletusnya monster Mata Gelap di tambang Batu api di desa Platos dan lainnya adalah cepat-cepat menemukan obat untuk Igaram.
Igaram pada dasarnya memiliki energi kehidupan yang kuat sehingga bisa saja hidup sampai beribu-ribu tahun tanpa masalah. Namun, ketika ia melawan Anggelia sebelum ia perlahan kehilangan energi kehidupannya dalam tubuhnya yang menyebabkan umurnya tergerus semakin cepat setiap hari.
Lara tidak mengerti mengapa Anggelia melakukan hal sekejam itu untuk Igaram bahkan meninggalkannya dalam keadaan hampir mati saat selesai pertempuran. Jika Igaram tidak menyiapkan sebuah item untuk mencegah kemungkinan terburuk terjadi ia bahkan tidak akan selamat setelah pertempuran.
Lara bisa mengerti pilihan Anggelia. Tapi, untuk apa yang ia lakukan pada orang yang telah mElindungi nyawanya di banyak kesempatan dengan begitu kejam Lara hanya bisa membencinya. Mengingat hal itu Lara tanpa sengaja melihat liontin yang di berikan oleh Igaram padanya untuk Anggelia yang berada di atas meja.
Lara membaca buku-buku pengobatan yang ia bEli dari toko serba serbi Desa Mor ada ada banyak tanaman obat, pill dan Potion yang ia kenali dalam karena sebelum Lara sudah membaca berbagai macam buku-buku pengobatan yang ia dapatkan ketika di Kota Duran dan Desa Platos. Lara sudah merancang berbagai formula dalam pikiran yang kemudian di tuliskan ke dalam catatan penElitiannya di atas meja.
Lara berharap ia bisa menemukan sebuah skill produksi Alkemist segera untuk mencoba setiap kemungkinan yang ia tulis dan pikirkan. Lara mengerti bagaimana pun teori tidak berarti banyak jika tidak bisa di terapkan dan di coba langsung.
‘’Pendeta seseorang ingin menemui anda’’ suara Ijah terdengar dari luar
‘’Biarkan dia masuk’’ Lara berbicara sambil mengambil buku lain di atas mejanya serta menutup buku-buku penElitiannya.
__ADS_1
Lara tidak langsung melihat siapa yang masuk. Tapi, ia tau orang itu adalah seorang player yang bertahan di tembok bersama dengan warga-warga Desa Mor.
‘’Pendeta kau suka membaca.. kebetulan aku juga suka membaca’’ kata pria dengan rambut mohawk merah dan mata yang tajam serta tubuh berotot yang sepertinya memiliki beberapa kemampuan.
‘’Aku tidak bicara dengan orang yang aku tidak tau namanya dan asal usulnya. Penampilanmu memang cukup tidak menyenangkan. Tapi, seperti kata pepatah jangan melihat buku dari sampulnya’’ terang Lara mElirik sedikit kemudian melanjutkan pekerjaannya
‘’Haha… aku suka gaya bicaramu Pendeta, aku Griezmen seorang Warior Penyerang dari Guild Monca-Monca. Kami sudah menyElidiki sedikit tentangmu dan berniat merekrutmu masuk ke dalam Guild kami. Aku sendiri adalah seorang Kapten bisa dibilang pangkat milikku cukup tinggi dalam Guild, aku bisa menjamin kau bisa masuk team Elite Guild kami jika kau mau bergabung dengan kami’’ kata pria yang mengaku bernama Giezmen itu dengan nada bangga.
‘’Kalau begitu, pendeta ini harus minta maaf pada anda. sebagai seorang pendeta saya tidak boleh terlibat dalam politik diluar Gereja’’ terang Lara dengan santai
‘’Pendeta jangan terburu-buru menolak , kami tau anda mencintai desa ini kalau pendeta mau bergabung dengan kami. aku akan memberitahukan pada atasan saya untuk membantu desa ini. Kebetulan atasan saya ada di Duran saat ini, kemungkinan ia akan membantu anda sangat tinggi’’ terang Giezmen dengan penuh percaya diri
‘’Pendeta pasti tau bahwa kekuatan Guild 100 orang sebanding dengan 1000 pemain bisa dan kebetulan kami memiliki 500 orang di Duran yang berarti 5000 kekuatan. Dengan kekuatan itu aku yakin desa ini akan lebih bisa bertahan saat serangan tiba’’terang Geizmen dan berniat melanjutkan
Tapi, ketika ia tiba-tiba sadar lawan bicaranya tidak meliriknya sama sekali apalagi untuk tertarik dengan tawarannya. Disaat yang sama Giezmen menemukan bahwa ia lebih di anggap seperti lalat pengganggu yang berdengung di tElinga lawan bicaranya. Mengetahui hal itu wajah Giezmen perlahan memerah karena marah. Kemudian setelah ia berada di puncak akan meledak ia mendengar Lara berbicara
‘’Disini ada sekitar 2000 pemain yang masih tetap tinggal. Perjalanan dari Duran membutuhkan 4 samapi 5 hari untuk sampai kesini itu pun jika di lakukan dengan berkuda sendirian. kalian ada 500 orang yang berarti sebuah konfoi besar Guild.’’ Lara mulai berbicara
‘’Aku tidak ada keyakinan sebuah Guild akan bisa menyewa kereta untuk 500 orang dalam krisis seperti sekarang, kecuali jika kalian merampok sebuah peternakan kuda. Tapi, rasanya tidak mungkin akan mendapatkan kuda atau kereta sebanyak itu di Duran apalagi untuk saat ini’’ jelas Lara dengan tenang kemudian melanjutkan
‘’Aku pikir atasanmu akan tiba ke sini dalam waktu 10 minggu paling cepat. Setiap orang minimal memakan 3 Roti dan 2 Liter air sehari untuk bertahan hidup dalam perjalanan yang berarti kalian membutuhkan 1500 Roti dan 1000 Liter air yang aku tau harga roti sekarang sudah mencapai 1 silver per buah di Duran yang berarti Guild kalian butuh minimal 15 Gold untuk membEli roti dan waktu sehari’’
‘’Jangan bilang kau tidak tak tau harga air di Duran sekarang. satu liter air sekarang sudah mencapai 10 silver di Duran yang berarti 20000 silver atau 200 Gold untuk air dalam waktu sehari perjalanan jika di kalikan satu minggu maka itu 1400-1600 Gold’’ Terang Lara dengan sangat lancar seperti burung berkicau membuat Giezmen tertegun sekaligus bingung. Ia tidak tau apa yang di katakan Lara benar atau salah. Tapi, mendengarkannya saja ia yakin itu adalah sebuah kebenaran yang ia tidak ketahui.
Lara sudah melihat bahwa Mata gelap sengaja meracuni air dari hulu sungai Mor yang berarti mereka saat ini sudah sampai di Kota Cimir dan menghancurkannya. Kota Cimir berada di arah utara Desa Mor di batasi oleh Hutan Mor yang terkenal ganas. Lara membuat perhitungan butuh setidaknya 3-4 hari untuk air beracun sampai ke Duran. Dan sekarang sudah 3 hari berlalu sejak sungai dan sumur di Duran terinfeksi.
Dengan jumlah penduduk yang besar Duran akan cepat kehilangan sumber air bersih mereka sehingga sangat wajar jika sekarang Duran mengalami Krisis. Disisi lain Alexandria sendiri belum memberikan reaksi apapun terkait krisi di Duran dan mungkin tidak akan peduli dengan itu juga.
Lara sudah waspada akan terjadi hal semacam ini sejak ia melihat pergerakan dari para Mata gelap yang menurutnya aneh sejak pertama kali muncul. Lara membuat rencana dengan segera menabung ribuan ton air dalam waktu singkat. Ribuan Ton air ini di simpan bersama dengan pasokan makanan lumbung desa dan sekarang sudah di angkut ke dalam tembok.
Dengan jumlah penduduk yang ada beserta dengan jumlah Player yang ada Lara yakin selama banjir monster tidak menyerang dengan kelompok besar, Desa Mor akan bertahan selama bencana dengan catatan mereka bisa memanajemen persediaan dengan benar. Lara tau Giezmen tidak bisa membalas dan ia tau kemampuan analisis kapten itu masih jauh dibawah dirinya.
__ADS_1