
Sebuah sinar menyilaukan menerpa tubuh Bonbon, ketika cahaya membalut seluruh tubuhnya. Bonbon terlihat tidak memiliki tanda-tanda perlawanan atau penolakan, ia terlihat sangat pasrah dan menerima itu dengan tangan terbuka. Walaupun begitu, Lara masih sangat gugup dan panik, ia benar-benar menginginkan kuda poni itu menjadi Guardian miliknya.
Ia berharap bahwa dengan keberadaan Bonbon, bisa jadi jimat keberuntungannya yang akan menghindarkannya dari masalah. Selain itu BonBon memiliki kriteria yang benar-benar lara impikan sebagai salah satu guardian nya. Seketika Bonbon bergabung menjadi cahaya dan kemudian langsung masuk ke tubuh Lara.
‘’apa itu’’ Michel bertanya
‘’hahaha… aku sayang ibu hahaha’’ lara mencium pipi Michel dan tertawa terbahak bahak
‘’oi..oi apa itu tadi’’ Michel berusaha melepaskan diri dari pelukan anaknya.
‘’itu adalah kontrak Guardian, aku bisa mengontrak 3 Guardian untuk jadi tameng ku dan kuda poni yang ibu beli adalah sumber keberuntungan terbesarku dimasa depan haha...’’ Lara sangat senang dan hampir menari seperti monyet besar
‘’Guardian?.. bagaimana itu aku tidak mengerti’’ eli bertanya
‘’kau tau Tamer kan?, prinsipnya hampir sama. Tapi, Tamer akan kehilangan pelindungnya jika itu mati sementara aku tidak’’ jelas lara smeringah
‘’woah… bagus kita bisa memanfaatkan itu’’ Eli sangat kagum dengan hal itu
Lara ingin mencoba mencoba untuk mengeluarkan Guardian nya untuk pertama kali. Lara menyebutkan nama BonBon dan segera keluar cahaya keluar dari tubuhnya. Secara ajaib Bonbon muncul di hadapan semua orang, tapi kali ini ia terlihat seperti kuda poni lagi.
Lara mengucek-ngucek matanya dengan seakan tidak percaya apa yang ia lihat. Michel terbelalak melihat seorang wanita kecil berdiri depannya hampir telanjang dengan hanya berbalut pakaian bikini tipis hampir tembus pandang. Ryuta yang tenang langsung terpana, memegang hidung miliknya seakan hidungnya mengeluarkan darah. Rin tersadar melompat menutup pandangan Ryuta dengan tubuhnya. Tapi, Ryuta yang tidak ingin kehilangan pemandangan itu segera menggerakkan kepalanya untuk mengintip.
‘’Tuan.. ’’ bon-bon berkata seperti anak manja pada Lara
‘’emmm…’’ Lara hanya mengangguk setuju
‘’nona kecil, pakai pakaianmu dulu’’ Michel melempar pakaian padanya untuk BonBon pakai
Karena BonBon tidak mengerti dan mengabaikan pakaian yang datang, Michel yang mengerti apa yang terjadi langung menariknya ke dalam kandang dan memakaikan pakaiannya. ketika ia keluar ia benar-benar terlihat sangat cantik pakaiannya di dominasi Pink tubuh.
Bonbon terlihat seperti anak remaja yang polos dan cantik, ia benar-benar menarik perhatian orang-orang namun hanya satu bagian dari dirinya yang tidak berubah yakni telinganya. ia masih memiliki telinga kudanya tapi itu tidak menghalangi penampilannya yang imut dan menggemaskan.
‘’Tuan..’’ BonBon menyambut Lara
‘’jangan sungkan, panggil saja aku Lara, jangan membebani dirimu bersikaplah seperti yang kau inginkan’’ kata lara
‘’terima kasih tuan’’ Bonbon tersenyum, senyumnya membuat Ryuta terdiam dan terlena olehnya. Disisi lain lara yang ingin mengatakan sesuatu tetap diam
‘’ingat itu kuda’’ kata rin di belakang
‘’sialan kau menggangu khayalanku’’ wajah Ryuta menjadi masam kemudian mengutuk Rin
Lara membeli kuda baru serta sadel yang sesuai untuk ia gunakan. karena ia memiliki Guardian sekarang lara mencoba membeli skill di toko untuk Bonbon gunakan. karena Bonbon memiliki element Chaos, maka ia bisa menggunakan setiap element yang ada. Jadi, Lara tidak begitu kesulitan untuk membeli skill yang menurutnya berguna. selain itu BonBon juga bisa merubah element skillnya sesuka hatinya.
jadi, lara sama sekali tidak perlu khawatir apakah element cocok atau tidak. Lara sendiri ingin membuat BonBon menjadi penyihir. Lara membeli suatu skill yang ada di toko dan kemudian membiarkan BonBon mempelajarinya. karena bakat BonBon sangat bagus sebagai penyihir ia dapat dengan cepat mengerti dan mempelajarinya.
__ADS_1
Fire Ball
Pemula
*** 1 %***
Mp 2 %
v dapat membuat api menjadi bola seperti meriam ketika di lepaskan
v Ada efek ledakan saat mengenai objek
v ada kemungkinan 30 % menyebabkan efek kebakaran pada target
Catatan
v Karena pengguna adalah pengguna element chaos pengguna bisa menganti element yang tertera ke element yang di inginkan pengguna dan efeknya akan di sesuaikan dengan element yang di konversikan
** ---------------------------------------**
Water Bullet
Pemula
*** 1 %***
Mp 2 %
v Dapat membuat air seperti peluru ke target
catatan
v Karena pengguna adalah pengguna element chaos pengguna bisa menganti element yang tertera ke element yang di inginkan pengguna dan efeknya akan di sesuaikan dengan element yang di konversikan
** ---------------------------------------**
Wind Smash
pemula
1 %
Mp 3%
CD 20 Detik
__ADS_1
v Membuat serangan memukul dengan menggunakan element Angin
v Dapat membuat terget terkena efek Back ketiak terkena
catatan
v Karena pengguna adalah pengguna element chaos pengguna bisa menganti element yang tertera ke element yang di inginkan pengguna dan efeknya akan di sesuaikan dengan element yang di konversikan
** ---------------------------------------**
Heal
pemula
1 %
Mp 2%/1% Hp
CD 2 menit
v Menyembuhkan luka dan menaikan hp target sesuai dengan MP yang di korbankan perlahan selama 60 detik
v Ada kemungkinan 30% untuk menyembuhkan 10% hp secara instan selain kondisi no 1
Mencari skill saat ini sangat sulit karena semakin banyaknya pemain baru yang berdatangan. disisi lain stok Skill yang dijual jumlahnya sangat terbatas yang membuatnya semakin langka dan semakin berharga. Untuk membuat buku skill tidak mudah, di butuhkan seorang ahli Runer tingkat tinggi untuk membuat sebuah skill dan yang perlu di ketahui bahwa jumlah Runer tidak sampai satu persen NPC penyihir yang ada.
Lara belum mengerti bagaimana proses membuat sebuah skill, tapi Lara paham dengan proses pembentukan sihir dan pola-pola sihir. Bahkan Lara sendiri juga mulai sedikit paham dengan bahasa sihir yang digunakan untuk membuat mantra. Selesai dengan membeli skill untuk BonBon, Lara menyusul Eli dan lainnya yang lebih dulu keluar pergi keluar kota Morgana. Setelah berkumpul Lara dan lainnya langsung memacu kuda dengan cepat mereka bisa menuju medan perang.
Setelah 3 hari mereka sampai di tembok perbatasan Philotas dan Alexandria. disinilah pertahanan terakhir Alexandria menahan Para Mata Gelap yang menyerbu. Setiap hari pertempuran terus terjadi disini. Jika orang orang melihat dari atas tembok yang tingginya hampir 100 Meter itu akan melihat mayat-mayat Mata Gelap serta sisa-sisa Armor bekas Prajurit yang berserakan layaknya ladang mayat.
Lara dan lainnya melihat tembok besar tinggi menjulang di depan mereka. Kemudian tanpa ragu maju ke depan pintu ke pintu besar yang telah terbuka lebar. setelah pasukan utama maju, sekarang pasukan mata gelap sudah kehilangan taringnya mereka tertahan dan terus mengalami kekalahan setiap hari dan akhirnya pertarungan di tembok pertahanan semakin jarang. Disisi lain kekaisaran lain sudah mulai masuk ke Alexandria yang membuat Mata gelap semakin sulit.
Lara dan lainnya baru sampai di lokasi perang setelah 2 hari sejak dari tembok pertahanan, tampak membuat kamp-kamp besar di dataran rumput yang mulai mengering karena perubahan musim dan akibat pertempuran. Lara dan lainnya tidak berhenti untuk bergabung dengan Camp Prajurit seperti yang dilakukan banyak Pemain, mereka maju lebih jauh untuk bertempur. Padang rumput yang tenang tiba-tiba berubah dengan auman para serigala mata gelap
‘’musuh sudah dekat… bersiap’’ eli memberi perintah dan mengacungkan senjatanya ke langit dan seketika status semua orang meningkat cukup drastis setelah cahaya keluar dari tongkat milik Eli. Menyadari itu Lara sedikit mengagumi keberuntungan Eli untuk bisa mendapatkan skill-skil support kuat.
Lara mengeluarkan senjatanya yang merupakan sebuah buku dan memanggil BonBon untuk bertempur serta menghidupkan layar hologram untuk melihat setiap status semua orang. Lara harus mengakui Eli memang memiliki team yang kuat, tidak hanya status mereka yang sangat kuat tapi juga skill-skill mereka juga terlihat sangat mumpuni.
‘’kita akan ke dataran agak tinggi itu akan mengamankan posisi kita’’ kata lara melihat bukit kecil di dekat
‘’aku setuju kita akan ke sana’’ Eli menyetujui saran Lara
Lara dan lainnya melepaskan kuda mereka di atas bukit yang agak terjal dan ketika mereka berada di sana tepat di bawah bukit banjir monster sudah terlihat naik ke atas. Eli menggunakan skillnya lagi Lara tidak tau skill apa itu, tapi itu dapat menguatkan STR miliknya dan juga pertahanan Fisiknya sekaligus.
Dari apa yang lara lihat pada layar Hologram, Eli benar-benar memiliki banyak skill yang kuat. ia fokus pada skill tipe support dan karena sekarang ia adalah seorang Priest ia efektifitasnya akan naik beberapa tingkat dari sebelumnya. Lara memerintahkan Bonbon untuk menabung skill Heal di slot skill untuk digunakan saat perlukan . Lara sendiri sudah menarik tali busur panah cahaya miliknya.
__ADS_1
Kali ini panah Lara terlihat berbeda. Tidak seperti dulu, Panah Cahaya miliknya sekarang benar-benar eksotis dengan corak warna warni seperti pelangi di beberapa titik yang merupakan tanda dari Element Chaos.