Dream Online Awal Mula

Dream Online Awal Mula
Episode 39 Arc Dark Eye:Pertarungan Pertama Melawan Monster Mata Gelap Part II


__ADS_3

‘’Sekarang’’ kata Lara dalam hati. Bersamaan dengan itu ia melepaskan 3 anak panah sekaligus ke arah langit. menemukan dirinya di targetkan, Monster Mata Gelap Terbang segera bermanuver untuk menghindari anak panah yang datang, kemudian berbalik menyerang ke arah Lara.


Lara yang sudah sadar dirinya diserang balik langsung menunduk untuk menghindari serangan yang datang. Dalam posisi tersebut, Lara menarik kembali menarik tali busurnya menembak dengan cepat ke arah target yang baru saja terbang melewatinya.


‘’Pendeta, ada banyak yang datang’’ Giezmen berbicara melihat gerombolan Serigala Mata Gelap datang dari kejauhan.


‘’Aku tau, berikan aku 5 detik untuk menjatuhkan yang satu ini’’ lara berbicara dengan serius


Lara yang menemukan Monster Mata Gelap Terbang yang telah berbalik arah berniat menyerang dirinya seperti sebelumnya. Ia segera menarik tali busurnya dengan kekuatan penuh. saat ini Lara menggunakan 4 anak panah cahaya untuk menyerang.


Disisi lain Mata Gelap yang menyerang mengunakan cakar dan taringnya menerkam ke arah lara. Menemukan timing yang ia inginkan, Lara segera melepaskan anak panah cahayanya.


Mata gelap yang seperti telah mengetahui pikiran Lara, segera berputar seperti gangsing di udara untuk menghindari setiap anak panah sihir yang datang ke arahnya dan hal itu membuat lara terpojok. Tapi, Lara sudah bersiap dengan kemungkinan yang terjadi sekarang. Ketika monster itu akan mengenainya, Lara melompat kesamping menghindari terkaman dan memegang sayap Mata Gelap lalu berputar-putar sebentar di udara.


Ketika Mata gelap berusaha naik ke atas untuk mengindari gundukan batu didepan, Lara yang sudah naik ke punggung Monster Mata Gelap itu, ia menahan leher mata gelap dan mencekiknya serta menahan kedua sayapnya dengan menggunakan kedua kakinya. Karena tindakan Lara tersebut, Monster Mata Gelap Terbang yang wajahnya seperti anjing Bull itu kehilangan momentum dan menabrak gundukan batu besar dengan keras. Sementara itu, Lara sudah melompat salto kebelakang dengan untuk menghindari tubrukan.


‘’Mati kau tukang baca pikiran’’ pikiran Lara menjerit sambil melepaskan 4 anak panah cahaya besar yang kemudian anak-anak panah itu menusuk tubuh Mata Gelap dengan kejam.


‘’Guahhhhhh’’ monster Mata Gelap Terbang itu berteriak kesakitan dan tubuhnya yang sudah terluka berat akibat tubrukan serta tembakan Lara akhirnya jatuh ke tanah dan mati. Jose yang melihat lara paling dekat selama proses benar-benar terkejut, ia telah melihat Lara sengaja berlari ke arah dekat gundukan batu besar dan memancing monster menyerangnya dengan memberi sedikit celah untuk monster menyerangnya kemudian setelah itu membunuhnya.


‘’Segera bentuk formasi bertahan, aku, jose dan Mismis akan berdiri di belakang melakukan bantuan. sisanya maju untuk menahan serangan yang datang’’ terang lara sederhana


Lara melepaskan anak panahnya ke arah segerombolan serigala Mata Gelap yang berlari kencang kearah mereka. Lara memperhatikan setiap mata ketiga di dahi Serigala Mata Gelap dan segera menemukan satu keanehan. Sebelumnya saat melawan Mata Gelap Terbang, Lara melihat mata ketiga yang berada di dahi mereka bergerak dan berkedip. Tapi, sekarang tidak sama sekali, mata itu hanya menatap kosong ke depan, tidak bergerak dan berkedip sama sekali layaknya hanya sebuah hiasan agar mereka terlihat galak saat berjalan dan bertarung.


Setelah beberapa saat, di tengah gerombolan Lara menemukan mata ketiga milik salah satu Serigala Mata Gelap tiba-tiba berkedip dan bergerak yang kemudian disusul dengan dua Serigala Mata Gelap lainnya pada waktu yang hampir bersamaan. Ketika mata ketiga mereka aktif, Lara menemukan bahwa ketiga serigala mata gelap itu langsung berpisah dari kelompok, bertindak secara mandiri dan tidak terikat dengan yang lainnya.


‘’Aku mengerti ‘’ gumam lara dan kemudian menembak beruntun ke arah gerombolan serigala yang datang kearahnya. di saat yang sama tiga serigala Mata gelap yang mata ketiganya aktif mengarahkan pandanganya pada Lara. Ketika ini terjadi, Lara segera mengerti. Para Serigala Mata Gelap dan Mata Gelap Terbang sebelumnya menjadi cerdas karena mata ketiga mereka aktif atau mungkin mata ketiga itulah yang sebenarnya mengendalikan para Serigala Mata Gelap. Lara tidak tahu yang mana yang benar. Lara tidak ingin memikirkan itu sekarang dan segera menandai tiga serigala yang mata ketiganya aktif.

__ADS_1


‘’Kalian bertiga hadapi monster yang telah aku tandai, biarkan yang lainnya kami bertiga yang menghadapinya’’ Perintah Lara pada Giezmen, Lick dan Herman


‘’Tunggu sebentar, aku sedang sibuk disini’’ Giezmen melihat tanda yang di buat Lara dan berusaha secepat mungkin menyingkirkan Serigala yang menghalanginya untuk bergerak.


Lara mengarahkan panahnya ke setiap monster yang datang mendekat, ia menggunakan kuda untuk berlari dari kejaran para Serigala Mata Gelap . Jika lara menggunakan kakinya ia tidak akan bisa melawan kecepatan lari para Serigala Mata Gelap. Walaupun indeks kuda hanya B dan Indeks Lara S++ pada dasarnya indeks bukanlah segala-galanya. Disisi lain Mismis dan jose berpisah dari Lara, mereka berdua menjauh dari kepungan Serigala Mata Gelap yang lebih fokus untuk menyerang Lara dari pada mereka.


Lara melihat Gizemen bertarung, ia megkui Giezmen memang cukup kuat. ia berhasil menahan salah satu serigala yang mata ketiga aktif sendiri. Disisi lain Herman dan Lick harus di bantu oleh jose dan Mismis untuk bertahan dari Serigala Mata Gelap. Lara memanah salah satu serigala yang matanya aktif. Hasilnya seperti saat ia bertarung melawan Monster Mata Gelap Terbang sebelumnya, serangannya sudah dibaca dan Serigala Mata Gelap melompat untuk menghindari serangan Lara.


Disisi Lain Giezmen yang mulai kelelahan akhirnya terpojok, ia lengah di terkam oleh Serigala Mata Gelap kemudian terjatuh. Giezmen menahan gigitan serigala dengan menggunakan tombaknya. Lara yang melihat yang terjadi, tidak membiarkan Serigala Mata Gelap berhasil melakukan yang ia inginkan.


Lara melompat dari muda sambil menembak Serigala yang sekarang bergulat dengan Giezmen. “push” panah lara di lepaskan dan hasilnya seperti sebelumnya, Serigala Mata Gelap yang ia targetkan menghindari serangannya. Anak panah cahaya terus meluncur dan tertancap di tanah tipis di samping leher Giezmen.


Menemukan hal itu Giezmen menelan ludahnya. Jika saja Lara menembak beberapa senti lebih dalam, anak panah cahaya itu pasti akan tepat mengenai lehernya dan itu berarti kematian instan untuknya. Ketika serigala melompat menghindari serangan yang datang, lara yang masih di udara sekali lagi menembak dengan cepat.


‘’Teman jangan bilang kau punya sayap dan bermanuver seperti temanmu sebelumnya’’ kata Lara meledek Serigala Mata gelap yang telah masuk ke dalam perangkapnya.


‘’Tidak perlu melukai berat mereka, cukup lukai saja mata ketiganya maka Mata gelap akan mati dengan mudah’’ kata Lara dengan suara keras agar di dengar semua orang.


‘’Aku mengerti’’ Herman melemparkan paku-paku ke arah wajah serigala. Ketika paku itu mengenai mata dan melukainya serigala tiba-tiba mati secara ajaib. Mismis yang seorang Claric juga memiliki panah seperti lara melepaskan anak panah cahayanya.


Anak panahnya di hindari oleh Serigala Mata Gelap dengan sangat mudah. Lick yang menemukan celah menyerang terbuka di depan matanya, tidak ragu untuk melepaskan serangannya. Ia mengayunkan gada miliknya dan langsung mengenai mata ketiga Serigala Mata gelap dengan telak


‘’Bagus, terus lakukan seperti itu’’ Lara yang masih bertarung memuji kinerja kelompok Geizmen yang menurutnya cukup memuaskan.


‘’Haha.. kita panen besar’’ Lick tertawa puas


‘’Ayo… ayo, aku belum berkeringat disini’’ Giezmen sesumbar padahal suara nafasnya sudah terdengar sangat jelas.

__ADS_1


Lara adalah ahli strategi kelompok saat ini sekarang, ini adalah posisi yang di inginkan strategis dan dibutuhkan oleh Lara. Sebagai ahli Strategi ia hanya mengatur serangan sambil ikut membantu sesekali. Posisi ahli strategi kelompok tidak mudah sepeti kelihatannya, dibutuhkan orang memiliki kemapuan pengamatan dan pengalaman yang luas untuk menjadi seorang ahli strategi pertempuran.


Tidak banyak orang yang pandai dalam hal strategi pertempuran walaupun mereka sudah berpengalaman. Tapi, bagi Lara berbeda, strategi adalah makanannya sehari-hari di masa lalu. Melakukan strategi party kecil seperti sekarang tidak lah sebuah tantangan baginya.


Lara melepaskan Acceleration pada Lick. Hal ini di lakukan karena lick memang agak lambat dalam melakukan gerakan dengan armornya yang berat dan dengan meningkatkan kecepatan geraknya setidaknya akan mengurangi beban bagi Lick saat bertempur. lara berpikir ia harus membeli banyak skill suport setelah ini.


Disisi lain menemukan Giezmen HPnya mulai berkurang cepat, Lara segera melepaskan skill Heal untuknya dengan mengorbankan MPnya sebesar 15 % yang akan mengisi hp milik Giezmen sebanyak 30%. Lara juga melepaskan skill Power Up pada Giezmen yang merupakan seorang warior penyerang.


‘’Mismis mundur sekarang, MPmu tinggal 10 % aku akan menggantikan posisimu sementara, segera isi kembali MPmu’’ perintah lara setelah melihat status semua orang yang ada dalam layar hologram di depannya sekarang.


Ini adalah kelebihan dari seorang ahli strategi yang di tunjuk dalam party meraka akan bisa mendapat sebuah fitur tambahan yakni dapat melihat status dan kondisi anggota party secara keseluruhan termasuk skill mereka miliki. Tentu saja selama skill atau status pemain tidak di blok untuk tidak dapat dilihat pemain lain.


Lara mengecek indeks Giezmen dia memang seorang penyerang yang hebat kekuatannya berada di tingkat S besama dengan AGI miliknya yang juga berada di tingkat Indeks S.


Giezmen hanya sedikit lemah di INT dan VIT. Sementara itu Lick memiliki indeks S pada VIT dan A++ pada INT. Menurut lara yang paling baik dalam kelompok ini adalah Giezmen dan yang kedua adalah Herman. indeks Giezmen secara keseluruhan di katakan lumayan bagus, skill-skill miliknya pun banyak yang bagus. Herman hanya sedikit dibawah Giezmen jika keduanya bertarung satu lawan satu, Lara tidak yakin siapa yang akan menang.


‘’Lick bantu Giezmen tarik beberapa ke arahmu’’ kata lara melihat keadaan di depannya dan ketika ia berhenti lara melihat satu lagi serigala yang matanya aktif


‘’Jose aku telah menandai targetmu, bunuh dia secepat mungkin, aku juga akan membantumu’’ Lara menarik anak panahnya dan kemudian melepaskannya.  Jose memperhatikan targetnya yang menghindari panah lara dengan mudah dengan cara melompat.


‘’Haha… bodoh, matilah’’ kata Jose yang melempar Fire Bulet ke arah monster


‘’Bagus... Jose, Mismis ikuti aku ‘’ perintah lara


Lara sengaja pindah ke daerah yang lebih tinggi, kemudian memerintahkan untuk herman dan lain untuk perlahan mundur mengikutinya. Pertarungan berlangsung satu jam dengan telah mengetahui kelemahan para Mata Gelap dan dengan  menggunakan keuntungan geografis, kelompok Lara memenangkan pertarungan dengan mudah. Setelah pertarungan itu, lara menemukan Giezmen dan lainnya kelelahan. Nafas mereka sedikit tersengal-sengal beberapa kali. Menemukan itu Lara segera membuat berbicara


‘’Kita tidak punya waktu, manfaat waktu di kuda untuk mengisi stamina. Aku akan sedikit mengurangi kecepatan’’ kata lara dengan jelas dan mengurai kecepatannya.

__ADS_1


Tiga hari berlalu dengan banyak pertarungan terjadi selama perjalanan, mereka sudah sampai pada tujuan mereka dan sekarang mereka hanya menunggu kelompok  Monca tiba di lokasi. Menurut perkiraan dan berita dari Giezmen, Monca akan tiba saat sore. Lara melihat jembatan yang ternyata kini sudah runtuh akibat serangan para Mata Gelap. Kuda tidak lagi bisa di gunakan setelah ini dan mereka harus berjalan kaki menuju ke Gunung Platos.


__ADS_2