
Lara menarik panahnya, kali ini ia menggunakan element ruang dan menembak ke Werewolf. Anak panahnya mengenai kepala target dan belum berhenti sampai disitu. Anak panah miliknya terlihat menembus apapun yang ia lewati dan akhirnya menghilang saat melewati batas wilayah sihir Lara.
Lara senang karena akhirnya ia bisa menggunakan element ruang dengan baik setelah banyak percobaan. Lara pikir di awal ia bisa menggunakan setiap element dengan mudah, tapi ternyata untuk menguasai element dibutuhkan beberapa pengetahuan di dalamnya. Lara sudah mencoba beberapa kali dalam latihan dan baru kali ini ia berhasil menggunakan Element Ruang dengan mulus.
‘’Bon.. hujan magma’’ Lara segera sadar dan kemudian memberikan perintah
‘’baik tuan’’ Bonbon mengeluarkan skill di slotnya dan melepaskan ke udara kali ini sebuah bola magma besar dan lara menambak bola magma dan memecahkannya membuat hujan magma yang membunuh banyak monster Mata Gelap di bawahnya. lara menyerap energi chaos dari sisa-sia mayat yang mati.
Pertarungan besar seperti ini sebenarnya sangat menguntungkan bagi Lara, karena ia bisa mendapat energi chaos dengan cepat. Lara melihat status Bonbon dan menemukan ia memiliki lebih dari 4000 chaos besama dirinya. Melihat itu lara ingin melakukan eksperimen lagi.
‘’Bon bola api super dan tanamkan 2000 chaos ke dalamnya’’ perintah lara melalui telepati
‘’Baik tuan’’ Bonbon sekali lagi melepaskan skill di slotnya yang tersisa dan segera menerapkan 2000 poin energi chaos ke dalamnya lara melihat efeknya bola api itu. perlahan terlihat sangat mengerikan dan ketikan di lepaskan kekuatannya membuat ia sendiri terbelalak. Awan lebih besar terbentuk di udara, ledakkan memusnahkan banyak monster mata gelap yang berada di sekitar. Lara yang melihat mayat-mayat Werewolf Mata Gelap tidak membiarkan energi yang tersisa sia-sia. ia menyerap energi chaos dari mayat-mayat dan terus mengawasi perkembangan statusnya sendiri serta orang-orang dalam kelompoknya.
‘’Apa itu bisa gunakan sering-sering’’ Eli tampak tertarik pada skill yang Lara gunakan
__ADS_1
‘’Tidak… itu membutuhkan energi chaos 2000 untuk membentuknya butuh ribuan monster seperti Werewolf Mata Gelap untuk mengumpulkan sebanyak itu.’’ Lara mengungkapkan dengan jujur
‘’begitu… kalau begitu tetap tahan itu simpan untuk hal-hal lebih penting’’
‘’aku tau.. itu hanya ujicoba’’ jelas Lara dengan santai
‘’Gajah sudah tiba’’ teriak Ryuta
‘’Tetap pada posisi pasukan akan bergerak sekarang, ibu tahan gajah itu sebentar’’ lara berbicara. Michel yang mendengar perintah langung mengacuhkan lawannya dan berlari melompat mengacungkan tinjunya ke arah wajah Gajah Mata Gelap. Lara sendiri dari belakang membantu Michel dengan memberondong Gajah dengan serangan anak panah. Ryuta disisi lain tidak bisa membantu Michel, ia tampak kerepotan menahan para Werewolf yang mulai mengapung mereka.
Lara meminta Rin untuk membantu Ryuta sementara waktu dan ia sendiri serta bon-bon kan mengatasi gajah Raksasa bersama dengan michel. Baru lara akan menembakan anak panahnya sebuah kapak terbang melayang ke arahnya. Lara terkejut sesaat melihat bayangan hitam datang dari samping menargetkan Eli.
Kapten Werewolf Mata Gelap kembali menyerang ke arah Lara dan Eli dengan menggunakan skill. Menemukan itu Lara segera berdiri dan mengaktifkan efek skill Sheild di senjatanya kemudian menerapkan 100 Energi Chaos ke dalamnya. Lara tidak yakin bahwa ia akan bisa menahan serangan yang datang dengan skill biasa karena itu ia menambahkan enegi Chaos kedalamnya untuk memastikan keamanan.
‘’Bonbon, Smash Element tanah’’ perintah Lara lewat telepati dan segera menerima perintah itu Bon-bon segera membaca mantra skill yang di perintahkan. Sekarang pikiran Lara terkonsentrasi, matanya sangat serius sekarang. Lara tau sekarang jika ia salah langkah bukan hanya dia yang akan mati, tapi semua orang THE FAMILY akan ikut bersama dirinya. Lara melepaskan 2 anak panahnya menyerang ke arah kepala Kapten Werewolf Mata Gelap yang ingin menyerang lagi setelah dua serangan gagal. Karena melihat serangan itu Kapten Werewolf Mata Gelap terpaksa menghindar dan menghentikan serangnya disisi lain Bon-bon sudah melepaskan Smash untuk memukul mundur lawan.
__ADS_1
Eli yang baru sadar segera bangkit dan berlari dari lokasi ia tahu sekarang ia menjadi beban bagi Lara dan harus menyingkir. Lara melihat Eli menyingkir, matanya tetap tenang mengawasi setiap gerakan sekitarnya. jangkauan pengelihatannya meningkat sangat tajam hingga gerakan tanah yang bergoyang akibat langkah berat Kapten Werewolf Mata Gelap dapat terlihat sangat jelas dimatanya.
Lara mendengar dengan jelas Alarm peringatan sistem di kepalanya, tapi ia tidak peduli dengan itu. Ia berbalik menargetkan musuh yang di hadapi Rin dan Ryuta dan menambakan 3 anak panah sekaligus. Ketiga anak panah itu tepat mengenai kepala ketiga Monster Werewolf Mata Gelap dengan telak.
Kemudian merasakan serangan yang datang dari belakang lara segera menghindar. Kapten Werewolf Mata Gelap sesaat terkejut karena saat ini Lara seperti telah menumbuhkan mata di punggungnya sehingga bisa menghindari serangannya dengan sangat mudah. Dan bukan itu saja, Lara juga menembakan panah pelangi kearahnya dengan jarak dekat tepat di bawah selangkangannya. Dari mata ketiganya, ia melihat lara akan meledakkannya saat ia akan mengelak.
Menemukan itu Werewolf kapten langsung melompat dua kali ke arah kapak besar yang tertancap di tanah. Saat melompat menghindari serangan, ia melihat Lara tampak tersenyum. Lara sama sekali tidak melepaskan serangannya dan sekarang ketika ia berhasil menggapai kapaknya sebuah serangan datang dari samping. Bonbon melepaskan skill Fire Bullet ke Kapten Werewolf Mata Gelap itu. Sang kapten werewolf sudah membaca arah serangan Bonbon dan menghindarinya dengan mudah.
Lara melepaskan panahnya dan sekarang Kapten Werewolf Mata Gelap tidak punya waktu untuk menghindar lagi. ia memaksakan kapaknya untuk menangkis serangan yang datang. ‘’Boom’’ anak panah di ledakan tepat ketika anak panah mengenai kapak milinya. Kapten Warewolf Mata Gelap sedikit terpental sesaat setelah menerima serangan, ia adalah monster tingkat Tier 1 kelas elite.
Menerima serangan dari manusia yang lemah akan menjadi aib baginya. Hal itu membuat ia benar-benar ingin membunuh Lara untuk menghapus rasa malunya. Ia bangkit dari posisinya dan kemudian menemukan targetnya sudah berdiri tepat di depannya dengan menodong kan panah cahaya ke arahnya dengan jarak hampir nol.
Ia tau ia tidak bisa menghindar, karena itu ia mengayunkan kapaknya untuk menyingkirkan lawan. Disisi lain Lara yang sudah membaca itu, ia segera menghindar dengan cara menunduk dan kemudian melepaskan serangannya ke arah paha Kapten Warewolf Mata Gelap. ketika anak panah mengenai tubuh segera Kapten Warewolf tubuhnya mengejang. Dan ketika Kapten Warewolf Mata Gelap dalam keadaan kejang-kejang lara segera bertindak. ia tiba-tiba maju dan melancarkan serangan cepat untuk mengakhiri pertarungan.
‘’Checkmate’’ gumam lara dengan tenang
__ADS_1
Eli melihat jelas sekarang jari telunjuk lara sudah menembak mata ketiga Kapten Warewolf Mata Gelap dengan telak dan itu akan menjadi akhir dari pertarungan yang hanya berjalan kurang dari 5 detik. Lara sudah sangat pengalaman, kemampuan tempurnya bukan sesuatu yang bisa di anggap remeh siapapun.
Ketika menemukan itu Michel segera menjadi lebih serius, ia tidak mau kalah dengan anaknya. Michel mengambil kuda-kuda lalu bergerak seperti kilat melompat ke udara. Sambil menghindari serangan yang datang, tinju Michel mengepal dan kemudian sebuah tinju seperti kilat di lepasnya ke arah wajah yang membuat lawannya kehilangan keseimbangan. Michel yang sudah mendarat di tanah segera menendang kaki besar Raksasa Gajah Mata gelap dan membuatnya terjengkang ke belakang. Michel melompat ke atas kepalanya sambil memukul keras ke arah mata ketiga Raksasa Gajah Mata Gelap.