
Perlahan semua Aliansi masuk melalui gerbang sihir, kemudian menuruni bukit tinggi dengan membentuk formasi siaga perang. Semua pasukan Aliansi terlihat gugup sekarang, suasana gelap menyeramkan serta Mata di langit yang seperti matahari membuat siapapun merasakan sedikit cemas dan gugup. Selain itu setiap orang sadar setelah masuk ke sarang Mata Gelap maka pertarungan akan semakin berat dan semakin berbahaya.
Disisi lain walaupun para player sendiri bisa dikatakan abadi, mereka juga terlihat gugup beberapa bahkan lebih gugup dari pada NPC. Mata di langit mengawasi setiap gerakan di bumi, mata itu tampak sedikit menyipit sesaat ketika melihat barisan belakang Aliansi yang merupakan barisan kekuatan terkuat Benua.
Konvoi besar pasukan aliansi membuat tanah bergetar, derak suara gerakan langkah pasukan membuat setiap yang melihat merasa gugup dan takut. Setelah beberapa kilo pasukan bergerak tiba-tiba dari depan terdengar suara lolongan serigala. Sesaat setelah suara lolongan terjadi orang-orang merasakan getaran kuat di tanah serta suara hentakan kaki serentak layaknya pasukan.
Menemukan itu pasukan Aliansi berhenti membetuk formasi siap berperang. Perlahan dari depan terlihat pasukan Warewolf mata gelap berjalan layaknya tentara perang dengan armor lengkap serta senjata besar-besar dan menakutkan. Melihat itu Lara mengerti apa yang dihadapan mereka sekarang adalah pasukan Mata Gelap yang sebenarnya.
‘’Gwuahhhhhhhhh!!!!’’ pasukan Mata Gelap mulai bergerak maju
‘’Maju!!!’’ salah satu panglima pasukan terdepan berteriak dan pasukan di belakangnya mulai bergerak secara teratur. Melihat itu semua orang menjadi sangat gugup. Lara dan kelompoknya bergabung bersama dengan para pasukan dari Guild Petualang. Posisi mereka persis di belakang para pasukan yang sekarang maju untuk bertempur. Dari belakang para archer mulai menembak ke langit menghujani para pasukan mata gelap yang maju. Pasukan Mata gelap tidak mau kalah dari belakang para Warewolf melemparkan batu-batu raksasa ke arah pasukan aliansi.
Setelah benturan pasukan pertama terjadi terjadi, dari belakang pasukan Mata Gelap datang gerombolan besar Warewolf yang menggunakan sayap menyerang ke arah pasukan aliansi. Menemukan itu pasukan aliansi segera bereaksi dari belakang terlihat para Griffin Elf Pohon naik ke langit dan maju ke depan untuk bertempur melawan para monster Warewolf Terbang.
Pasukan dari Guild mendapat perintah untuk maju. Lara dan lainya juga segera bergerak ke depan dengan mengikuti aba-aba yang di berikan. Lara menembakan anak panahnya ke arah para monster tanpa henti di bantu oleh BonBon. Michel Ryuta dan Rin bekerja sama untuk mengalahkan monster WareWolf dengan kapak besar dan tameng serta pakaian lengkap.
‘’Rin,.. jangan terlalu jauh dari ku’’ kata Michel sambil mengacungkan tinjunya ke arah wajah Warewolf dan tepat mengenainya dengan telak. Monster yang menerima serangan terpukul dan mundur beberapa langkah kebelakang dan terlihat agak pusing. Lara menembakan panah Petir ke tubuh monster dan segera efek paralize bereaksi dan membuat para Warewolf tampak kejang-kejang sesaat dan kemudian dari belakang BonBon melepaskan FireBall untuk mengakhirinya.
‘’Satu lagi tumbang’’ kata Michel dan kemudian langsung menghindari serangan yang datang ke arahnya. Ryuta maju ke depan dan langung mengacungkan tamengnya untuk menahan serangan lain yang datang. Rin yang sudah bergerak mengitari Monster yang datang langsung melompat dan kemudian melemparkan suriken ke arah bagian tubuh yang tidak tertutup Armor. Ketika ia bergerak untuk menghindari serangan yang datang dari belakang dari atas tiba-tiba satu dari Griffin jatuh tepat didepannya.
‘’Incar mata ketiganya’’ Lara berteriak pada Michel Rin dan Ryuta yang bertempur paling depan.
‘’Ryuta, hati-hati sebuah batu besar mengarah ke arahmu’’ Eli memperingatkan Ryuta yang tampak tidak menyadari sebuah serangan datang
Pertarungan terus berlanjut entah berapa lama, Fisik semua orang mulai perlahan terkuras setelah cukup lama bertarung disisi lain Pasukan Mata Gelap mulai banyak berkurang pasukan aliansi dengan cepat menekan para Mata Gelap. Ada jutaan player sekarang bergabung di dalam peperangan. Stelah beberapa Lama Lara dan lainnya sudah tidak tau lagi berapa Monster yang telah mereka bunuh dan berapa orang pula yang telah gugur dalam perang.
‘’kita mundur lebih jauh pasukan terdesak kita harus menyesuaikan barisan, Ibu jangan terlalu ke depan, Ryuta, Rin mundur perlahan’’ kata lara memberi instruksi setelah melihat perubahan situasi sesaat setelah pasukan Mata Gelap menerima bala bantuan tambahan
‘’aku tau’’ Michel membalas
Mereka mundur perlahan, lara mengikuti pasukan yang juga mundur bertahap. dari belakang Kaveleri Knight Berkuda Elite datang menyerbu mendobrak para werewolf yang datang mendekat pertarungan berubah terbalik para warewolf mundur perlahan mereka terdesak dengan formasi mereka yang berantakan. Ketika lara melihat ke langit sebuah meteor ukuran raksasa jatuh menimpa barisan belakang pasukan Mata Gelap yang baru saja datang. Ketika meteor jatuh segera awan jamur terbentuk di langit.
Meteor itu membunuh ratusan ribu Pasukan Mata Gelap yang datang dan tidak berhenti di situ disisi lain topan listrik raksasa menyapu para Warewoft. Serangan serangan sihir dari barisan belakang membuat lebih dari 3/4 pasukan yang datang musnah seketika. Dengan jatuhnya pasukan belakang Pasukan Mata Gelap kembali terdesak. Namun, perang belum berakhir di belakang para warewolf terlihat barisan para raksasa dengan palu besar di tangan serta taring yang tajam.
Penampilan mereka tidak lagi seperti serigala yang mejadi ciri khas Mata Gelap tapi terlihat seperti gajah dengan hanya memiliki satu mata layaknya seekor Cyclops. Lara dan lainnya tidak berusaha mundur, mereka tetap mengikuti perintah komandan pasukan. Sementara itu di sekitar mereka sudah banyak player yang mundur ke belakang.
Ketika itu terjadi kelompok Lara segera di kepung banyak monster Warewolf. lara meminta BonBon mengeluarkan Smash air dan dia sediri melemparkan anak panah petir menyetrum mereka. Bonbon kemudian ia melempar skill peluru es yang membuat para Warewolf yang bertahan hidup menjadi kaku dan lambat.
Dihujani petir dan ditambah dengan penghantar listrik di tubuh mereka. Para werewolf benar-benar tidak berdaya, mereka tumbang satu persatu dengan serangan kombinasi Lara dan Bonbon tersebut. Di tempat lain Michel menerjang kepala Warewolf dengan kuat membuat monster terbang dan jatuh ke tanah dengan keras.
Ryuta yang di dekatnya merasa ngeri, ia tidak ingin pernah membuat masalah dengan Michel dalam hidupnya setelah melihat adegan itu. Dalam pikiran Ryuta, penampilan Michel sekarang layaknya seperti singa betina yang ganas menerkam setiap mangsa dengan kejam.
‘’Gajah Mata Gelap datang, kita mundur’’ lara berbicara dengan keras mengingatkan semua orang
‘’eli buat gunakan Mass Heal sekarang’’ Lanjut Lara
‘’baik’’ eli segera menggunakan skillnya dan degan perlahan HP semua orang terisi. Lara menarik energi chaos dari mayat Monster Mata Gelap dan ketika itu di lakukan mayat-mayat menjadi kering lalu menghilang ke kekosongan seperti sudah dikuliti.
Nama: Lara (Tier 1)
Ras: manusia
__ADS_1
Job: Pendeta tingkat 4
Guild: tidak ada
Kedekatan Element
Chaos 1000
HP:95% (+10%)
MP: 40% (+10%)
Chaos: 5400 point
Stamina : 65 % (+20%
Kelaparan :65
Kehausan: 50
STR:B+ (+25 %)
AGI:B++ (+25 %)
VIT:B+ (+25 %)
INT:B++ (+25 %)
Faith : S (+30%)
Chaos : SSS
Resistensi
Chaos 1000
Stun 400
Ilusi 400
Buff
-
v Magic Up
v STR Up
v Maks Hp Up
v Maks Mp Up
__ADS_1
v AGI Up
v Int Up
v Def Up
v Def magic Up
v Stamina Up
v Faith Up
v HP Up
v MP UP
Debuff
*** -***
Kelebihan
v Memiliki Fisik yang kuat dan bisa bertahan dalam berbagai kondisi Iklim Sulit
v memiliki resistensi pada serangan kejutan yang akan membuat efek Stun pada pemain dan berbagai efek Ilusi
v setelah melewati kesulitan dan kesialan ia sering mendapat kejutan tak terduga
v Memiliki Element Chaos dalam tubuh dengan tingkat kemurnian tinggi yang membuatnya memiliki ketahanan yang kuat pada sihir tipe Element kecuali element Divine
Kekurangan
v penampilan yang buruk rupa akan membuat pemain sulit mendapatkan kepercayaan dari orang lain
v pemain akan cendrung dijauhi banyak orang karena penampilannya
v keberuntungan pemain yang buruk akan membuat pemain sering kali terlibat masalah
Tinggi : 201 cm
Berat : 95 Kg
Kondisi kesehatan
v Sehat
Lara mengunakan Chaos pada skillnya dan ini pertama kali menggunakan energi chaos sejak pertama mendapatkannya. 100 Energi Chaos hilang dalam sekejab, kemudian Busur sihirnya segera berubah menjadi warna-warni seperti pelangi. Setelah menerapkan enegi Chaos pada busurnya lara segera menerapkan 1000 energi Caos lain ke anak panah sihirnya. seketika anak panah itu menjadi terang dengan warna pelangi serta mengeluarkan aura yang mengerikan. Lara melepaskan serangannya pada raksasa yang datang.
Monster raksasa melihat anak panah terang datang ke arahnya dengan aura mengerikan langsung mencoba menghindar, tapi ketika ia akan menghindar cahaya kilat datang dari anak panah lalu ‘’BOOM’’ ledakan terjadi membuat awan hitam jamur kecil.
Segera beberapa Raksasa yang terkena dampak segera jatuh dan mati. Lara tidak ingin menyianyiakan sumber energi yang ada, ia menarik energi chaos dari mayat-mayat monster di sekitar dan dari itu Lara menerima 50an chaos. Lara yang tahu sulitnya mendapatkan energi chaos sehingga ia tidak bisa menggunakan energi secara bebas.
__ADS_1