Dream Online Awal Mula

Dream Online Awal Mula
Episode 7 Jesica Milan


__ADS_3

‘’Ah… maaf..maaf tuan saya mohon maaf. saya Jesica Milan, saya adalah CEO Sri ayu Corp yang menyewa salah satu properti tuan. sekarang saya menelpon tuan untuk minta keringanan ’’ kata wanita itu dengan terbata-bata


‘’Dimana orang tua gemuk Milan itu’’ kata lara berbicara membalas dengan tenang


‘’Ayah.., maaf tuan maksud saya, CEO belum lama ini telah meninggal dunia dan saya adalah CEO Sri Ayu Corp yang sekarang’’ kata wanita itu lemah di awal kemudian berbicara dengan berbicara dengan cepat dan terasa sedikit di paksakan.


Lara sedikit terdiam sesaat kemudian matanya yang terpejam sesaat ketika wanita itu selesai berbicara terbuka dengan perlahan.


Lara mengerti apa yang dirasakan Jesica, sangat jelas masih ada sisa kesedihan pada wanita atas kematian ayahnya. Jika sekarang adalah dirinya yang dulu, Lara tidak memberikan keringanan bahkan jika seluruh keturunan mereka meninggal sekalipun.Tapi sekarang ia sudah bukan dirinya yang dulu lagi.


‘’laporan yang perusahaan mu  sekarang ada di tanganku. aku senang kau meneleponku sendiri yang menandakan kau orang yang bermoral’’ Lara memulai kata katanya dengan perlahan


‘’Aku tahu perusahaan mu telah bekerja sama dengan kami cukup lama dan selalu membayar tepat waktu’’


‘’Karena itu aku akan memberikan perusahaan mu satu kesempatan. Aku akan membebaskan sewa properti sampai perusahaan mu kembali stabil. Namun, semua biaya pemeliharaan dan pajak akan sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan mu’’ Kata lara tanpa berfikir ia sudah biasa dengan pembicaraan macam ini


‘’Satu hal yang harus kau ingat aku tidak suka orang membohongiku dan jika kalian berniat menipuku jangan salahkan aku bertindak kejam’’ lanjut lara memberi peringatan


Suara hening sesaat wanita itu tidak berbicara apapun. Lara mendengar isak tangis dari wanita muda itu dengan jelas. Tapi, ia hanya pura-pura tidak mendengar itu.


‘’Kau dengar itu !’’ suara lara agak naik


‘’ya.. tuan terima kasih… terima kasih, kami janji akan memberikan tuan yang terbaik’’ kata Jesica sambil berusaha menahan tangisnya.


‘’Bagus, satu lagi aku akan meminta beberapa perusahaan iklan yang bekerja bersama perusahaan kami untuk membantu kamu mengiklankan produk perusahaan mu secara masal selama 6 bulan.’’ Lara berhenti sesaat dan kemudian melanjutkan kata-katanya


‘’tapi ingat, ini tidak gratis dan kami akan memberi potongan 30% dari harga pasar’’ Lara berbicara dengan santai sambil menulis sebuah surat. tulisannya berisi perintahnya pada salah satu perusahaan yang ia pimpin sekarang yakni The Foundation Grup.


Jesica menangis lebih keras, ia berusaha keras untuk menyembunyikannya. Ia sangat berterima kasih pada Lara dan berjanji tidak akan mengecewakannya.

__ADS_1


‘’oh ya… ibuku kebetulan sering pergi ke salon kecantikan milik kalian. tapi belum memiliki kartu member kalian. Aku minta satu kartu member VVIP untuknya dan perlu kalian ingat namanya Michel Springfield, jangan ada yang salah’’ perintah lara


‘’Baik… baik..baik saya akan mengirimnya ketempat anda secara pribadi’’ kata wanita itu


‘’Bagus.. aku suka caramu. tapi tidak perlu, cukup kirimkan saja seperti kalian mengirim laporan ini padaku’’ Terang Lara dengan nada yang cepat dan tenang


‘’Aku bukannya tidak ingin menerima niat baikmu tapi aku orang yang tidak suka privasi ku terganggu’’ kata lara dengan suara tenang dan nada sedikit tinggi di akhir


‘’aku mengerti, sekali lagi terima kasih tuan’’ Jesica terdengar agak takut dan langsung tanpa ragu menjawab


‘’baiklah.. aku akan menutup telpon sekarang’’ Lara mematikan telpon dan sedikit menghela nafas setelahnya


Jesica saat ini berada di sebuah gedung, ia dilihat semua orang yang tampak menunggunya dari ruangan lain dari kaca pembatas ruangan. semua orang itu tampak cemas melihat Jesica yang baru saja selesai berbicara.


Sri ayu Corp adalah perusahaan keluarga Milan yang sudah berdiri sejak lama bahkan sejak lara belum lahir perusahaan ini sudah berdiri dan terus berkembang. Karena itu semua orang yang sekarang menatapnya adalah orang-orang dari keluarga Milan. Jesica terdiam sesaat menatap orang-orang kemudian mulai melangkah menuju sebuah pintu kaca .


‘’Bagaimana keponakan?’’ pria paling depan yang tampak paling khawatir berbicara


‘’Tuan Hermund memberi kita kesempatan’’ kata Jesica


Semua menghela nafas lega dan kemudian Jesica menyampaikan sesuatu yang membuat mereka tidak percaya apa yang merak dengar


‘’Tuan Hermund memberi kita waktu sampai perusahaan kita stabil secara gratis’’ kata Jesica dan serentak orang-orang terbelalak tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.


Karena untuk menstabilkan perusahaan butuh waktu yang tidak menentu jika cepat maka itu cepat jika lama itu bahkan bisa bertahun-tahun bisa juga perusahaan tidak bisa bangkit lalu bangkrut. Semua orang terbengong beberapa sedikit mengorek kuping mereka dan mencubit paha mereka untuk memastikan itu bukan mimpi.


‘’Bukan hanya itu ia berjanji akan membantu kita dalam pengiklan produk dan memberikan potongan 30% pada setiap iklan yang kita buat di perusahaan yang ia tunjuk’’ kata Jesica membuat salah satu orang terjatuh akibat terkejut.


Semua orang di ruangan itu tahu perusahaan tuan Hermund memiliki banyak relasi yang kuat. kekuatan mereka dalam dunia bisnis tidak ada yang berani memandang sebelah mata.

__ADS_1


Hermund adalah bos yang misterius dengan suara berat mengerikan sudah banyak mitos tentang Hermund dan perusahaannya yang terkenal tanpa ampun bahkan pada kolega-kolega terbaik mereka sendiri.


Walaupun perusahan Foundation Grup milik Hermund sudah setidak pamor dulu pengaruh mereka masih tetap luar biasa dalam dunia bisnis dan hanya sedikit yang berani menegakkan kepalanya saat berhadapan dengan Hermund salah satu raja bisnis dunia saat ini.


‘’Terakhir dia meminta untuk mendaftarkan sesorang yang ia sebut sebagai ibu untuk menjadi member di tempat kita’’ kata Jesica merahasiakan nama Ibu Lara untuk menjaga privasinya.


‘’Kalau begitu kakak kau harus ke sana, langsung berikan pada tuan Hermund… tunggu kau harus di dandan sedikit jika ia mau denganmu kau terima saja’’ kata wanita yang memegang dan membalik balik tubuh jesica


‘’Benar..benar keponakan kau harus tampil baik’’ kata pria yang juga maju mendukung wanita muda yang menyebutnya kakak.


‘’Kalian berdua bodoh… bagaimana jika dia sudah punya istri dan wanita yang katanya ibunya mungkin istrinya sendiri aku tidak mau keponakanku menjadi simpanan orang lain’’ kata wanita melempar dua orang yang bersama Jesica


‘’Haha… bibi aku sudah bersiap untuk menyerahkan tubuhku padanya. tapi, sepertinya dia menolak dengan alasan tidak ingin privasinya terganggu dan meminta untuk mengirimkan kartu VVIP melalui kantor cabang perusahaannya’’ terang Jesica yang membuat bibinya terdiam sedikit terkejut sekaligus lega bahwa Harmund tidak sama sekali tertarik pada keponakanya yang cantik.


‘’kalian duduk di kursi kalian masing-masing, jangan bercanda saat rapat’’ kata seorang terlihat agak tua yang duduk di kursi


Kemudian ia berbicara lagi setelah semua orang duduk di kursi masing-masing


‘’kita harus memanfaatkan ini sebaik mungkin dan bergerak cepat. Pertama kita harus membuat produk baru yang akan kita iklankan ke perusahaan yang di tunjuk tuan hermund’’ Elder perlahan menatap setiap orang yang memperhatikannya


‘’Dengan dukungan tuan Hermund perusahaan kompotitor tidak akan berani berbuat sembarangan dan masalah kesulitan bahan akan teratasi dengan cepat. Aku yakin dengan bantuan tuan hermund kita bisa membalikan situasi sekarang dalam 3 bulan ke depan.’’ elder itu berbicara tanpa jedah


Setiap orang di ruangan memperhatikan rencana elder dengan seksama. namun, sebagai CEO, Jesica adalah orang menentukan pilihan apakah melakukan rencana yang di bahas atau menolaknya.


Disisi lain Lara sedang Asik menonton Tv melihat ibunya keluar dari kamar. Saat Michel melihat Lara duduk di kursi meja makan ia segera tersadar bahwa ia telah lupa membuat sarapan untuk anaknya itu.


Catatan Penulis


Elder dalam Episode ini adalah sebutan untuk orang yang sudah tua dan di hormati orang-orang

__ADS_1


__ADS_2