
Dari penjarahan yang di lakukan, lara cukup beruntung mendapatkan beberapa skill yang cukup berguna diantaranya Cure, Blessing, Antidote ,break limit Hp dan Candle.
Cure
pemula
1 %
Mp 2%
CD 10 Menit
v Menghilangkan efek negatif (Debuff) pada target secara instran
Catatkan
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 99 % untuk menghilangkan semua efek Debuff yang dua tingkat di bawah skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 85 % untuk menghilangkan semua efek Debuff yang satu tingkat di bawah skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 55% untuk menghilangkan semua efek Debuff yang sama tingkat dengan tingkat skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 3% untuk menghilangkan semua efek Debuff satu tingkat di atas tingkat skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 0,1% untuk menghilangkan semua efek
Debuff dua tingkat di atas tingkat skill mu
** ---------------------------------------**
Blessing
Pemula
1%
Mp 30%
CD 2 Jam
v Dapat meningkatkan status Faith Mu sebesar 30%
v Dapat meningkatkan setiap skill mu di sesuaikan dengan tingkat Faith Mu selama 10 Detik
Catatan
v Jika Faith Mu di bawah indeks D maka skill mu akan meningkat efektivitasnya sebesar 30%
v Jika Faith Mu di bawah indeks C maka skill mu akan meningkat efektivitas skill sebesar 50%
v Jika Faith Mu di bawah indeks B maka skill mu akan meningkat efektivitasnya sebesar 75%
v Jika Faith Mu di bawah indeks A maka skill mu akan meningkat efektivitasnya sebesar 100%
v Jika Faith Mu di bawah indeks S maka skill mu akan meningkat efektivitasnya sebesar 150%
v Jika Faith Mu di bawah indeks SS maka skill mu akan meningkat efektivitasnya sebesar 200%
v Jika Faith Mu di bawah indeks SSS maka skill mu akan meningkat efektivitasnya sebesar 300%
** ---------------------------------------**
__ADS_1
Antidote
Pemula
1 %
Mp 1%
CD 5 Menit
v Menghilngkan efek keracunan pada target
Catatan
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 99 % untuk menghilangkan efek Debuff keracunan atau skill racun yang dua tingkat di bawah skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 85 % untuk menghilangkan efek Debuff racun atau skill racun yang satu tingkat di bawah skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 55% untuk menghilangkan efek Debuff Keracunan atau skill racun yang sama tingkat dengan tingkat skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 3% untuk menghilangkan efek Debuff Keracunan atau skill racun satu tingkat di atas tingkat skill mu
v Kamu hanya memiliki kemungkinan 0,1% untuk menghilangkan efek Debuff Keracunan atau skill racun pada target dua tingkat di atas tingkat skill mu
** ---------------------------------------**
Break The Limit HP
Pemula
1 %
Mp 1%
v Meningkatkan Maksimum HP target sebesar 3 %
Catatan
v Tidak bisa di tumpuk
** ---------------------------------------**
Candle
Pemula
1 %
Mp 1%
CD 20 Detik
v Membuat cahaya untuk menerangi di saat gelap
Catatan
v Skill dapat di tumpuk dan di gerakkan sesuka hari selam tidak berada di luar garis maka skill tidak akan hilang
v Mempertahankan skill akan memakan mana 0,1% per menit
Lara melihat skill yang baru saja ia dapatkan dan kemudian fokus pada skill Blessing. Lara sekarang sedikit paham apa fungsi dari Faith sebenarnya untuk Pendeta.
__ADS_1
Melihat keterangan yang tertera pada skill, lara berpikir sebenarnya Indeks Faith sangat menguntungkan bahkan bisa dibilang manfaatnya sangat luar biasa. Lara saat ini memiliki Indeks SSS status Faith Nya yang berarti kekuatan skill Blessing miliknya 3 kali lebih kuat dari biasanya. dengan itu berarti ia bisa memperkuat skill yang ia gunakan sebanyak 3 kali selama 10 detik.
Setelah mendapatkan begitu banyak barang jarahan dan tidak ada lagi yang bisa dapatkan dari para prajurit dan monster yang tersisa, Lara dan lainnya meneruskan perjalanan menuju ke Gunung Platos. sekarang di depan mereka ada semacam raksasa serigala memegang kapak seperti minotour, mereka berjaga di pintu masuk ke dalam area Gunung Platos.
Tidak hanya satu monster yang berjaga di sana, melainkan ada 3 sekaligus diantara mereka dengan mata ketiga mereka tidak aktif . Lara yang melihat itu segera membuat beberapa kemungkinan di kapalnya jika memang harus bertarung melawan mereka.
Tapi, lara sendiri sebenarnya tidak terlalu suka bertarung sekarang, ia lebih suka memilih jalan yang aman. Karena bentuknya yang mirip dengan Warewolf dalam Film-Film vampire lara segera menamainya Wareworlf Mata Gelap. Sementara Lara sedang sibuk membuat sketsa gambar Warewolf Mata gelap yang lain mengamati gerak gerik para Warewolf.
‘’Mereka menemukan kita’’ teriak Giezmen yang berada di paling depan pada semua orang dan seketika itu suara lolongan serigala terdengar dari para warewolf.
‘’Aoooooouuuuu’’ suara terdengar sangat nyaring dan membuat 2 Warewolf Mata Gelap lainnya siaga dan bersiap bertempur.
Ketika semua orang mendengar kata-kata Giezmen dan juga lolongan Warewolf Mata Gelap, mereka segera menarik senjata dari sarungnya dan bersiap bertempur. Lara mundur lebih kebelakang ia menggunakan acceleration pada Giezmen dan power up pada Herman.
MisMis dan Mica disisi lain segera mengeluarkan Skill buff untuk membantu semua orang. Warewolf datang dengan cepat, mereka berlari degan kedua kaki mereka layaknya Wareworf dalam film dan segera setelah lolongan terdengar sebelumnya mata ketiga mereka aktif.
Han memberi instruksi untuk memecah team menjadi 3 bagian. mendengar itu tanpa menunggu lama, Lara segera berpisah dari kelompok dan pergi bersama dengan Giezmen dan para Mohawk lainnya. MisMis dan Mica berpisah mereka bergabung dengan team mereka sendiri sesuai yang instruksikan oleh Han. Lara mengamati setiap momen yang terjadi di depannya. Pada saat yang sama ia mengeluarkan skill Bow of lightnya dan kemudian melepaskan serangan pertamanya ke salah satu Warewolf yang akan menjadi lawan mereka.
Warewolf yang di targetkan Lara menghindari setiap serangan yang datang kearahnya dengan sangat mudah. Lara sudah tau itu akan terjadi dan terus mengamati setiap gerakannya dengan sangat teliti.
Lick yang merupakan seorang Calon Paladin atau Claric tipe petarung mengunakan skill cahaya untuk membetuk tameng cahaya selama beberapa detik untuk menahan skill yang digunakan Warewolf yang kemudian menghilang setelah sesaat setelah serangan yang dilakukan Warewolf dibatalkan. Jose yang melihat ada kesempatan langsung merapal mantra dan menembak Fire Ball ke arah monster.
‘’Jose… jangan gunakan Fire Ball gunakan Fire Bullet mu untuk menyerangnya’’ terang lara
‘’Aku mengerti’’ Jose segera membaca Mantra Fire Bullet, kemudian segera rentetan peluru api menembak ke arah monster. Warewolf tidak tinggal diam setelah mengindari Fire Ball sekarang ia menggunakan senjatanya untuk menahan serangan yang di arahkan padanya
Lara mencoba mencari kelemahannya monster itu. Sulit untuk membuat Warewolf
termakan jebakan, trik memancingnya melompat lagi tidak efektif karena Warewolf dapat melakukan lompatan ganda dengan mudah dan seperti merupakan bakat alaminya sehingga bisa di gunakan setiap saat. Lara dan para Mohawks terus melancarkan serangan dengan berbagai cara. namun sepanjang ini hasilnya adalah nihil
‘’Geizmen tusuk ke bagian pahanya’’ teriak Lara memberikan Instruksi dari belakang
Giezmen melihat celah untuk menyerang segera melancarkan tombaknya menusuk ke arah paha monster seperti yang dikatakan Lara. Serangan Giezmen di hindari dan tanpa memberikan waktu Giezmen untuk mundur, Warewolf mengayunkan senjatanya untuk menyerang Giezmen.
Lara menembak mata ketiga Warewolf saat menemukan celah untuk menyerangnya, disisi lian Lick segera membantu Giezmen, ia mengaktifkan skill Blok untuk menahan serangan yang datang.
Serangan Warewolf berhasil di blok oleh Lick dan serangan Lara juga tidak mengenai sasaran. Disisi lain kelompok Monca dan Han juga sama mereka kesulitan untuk mengalahkan lawan mereka, bahkan harus terdesak beberapa kali.
Monster Mata Gelap yang Lara dan lainnya hadapi sekarang benar-benar ditingkat yang berbeda dengan monster Mata Gelap Terbang dan Serigala Mata Gelap sebelumnya. Walaupun jumlah mereka sedikit, membunuh mereka jauh lebih sulit dari pada segerombolan Monster Mata Gelap yang mereka hadapi sebelumnya.
Lara terus menguji setiap hipotesanya untuk mengalahkan Warewolf dan ketika ia melepaskan tembakannya ada satu moment yang Lara tiba-tiba sadari. Lara mencatat moment itu dalam pikirannya dan kemudian membuat setiap kemungkinan serta rencana yang bisa diterapkan untuk melawannya. Setelah cukup lama mencoba setiap kemungkinan yang ia pikirkan, Lara melepaskan anak panah sihirnya untuk sekian kalinya.
Tapi kali ini berbeda, Lara ingat bahwa panahnya bisa di gunakan untuk Flash Bang, ia tidak tau apakah itu bisa berhasil atau tidak dan memutuskan untuk mencobanya. Lara mengaktifkan kemampuan skill nya dan meledakan anak panah sihirnya tepat di depan Mata ketiga Warewolf. Lara segera mengatakan pada semua orang untuk menutup mata untuk mengindari efek dari Flash Bang
Warewolf terkejut saat melihat melihat cahaya menyilaukan dari depannya. Giezmen tidak mengerti apa yang terjadi, sesaat ia membuka matanya ia langsung menatap kearah Warewolf. Melihat apa yang terjadi pada lawan mereka, Giezmen tidak akan menyianyiakan kesempatan yang terbuka lebar di depan matanya sekarang ,ia melompat dan Melemparkan tombaknya seperti lembing ke arah mata ketiga yang sekarang ditutupi oleh tangan Warewolf.
Seperti sebelumnya monster itu menghindari serangan yang datang padanya. Tapi, kali ini ia sedikit terlambat, ia hampir terkena serangan yang di buat Giezmen. Lick yang lengah karena tertegun melihat serangan Giezmen dihindari segera tersadar ketika menemukan kapak besar milik Warewolf meluncur dengan deras ke arahnya.
ketika Lick akan menaikan tamengnya menangkis serangan yang datang, ia terkejut sekaligus lega saat mendapati kapak itu hanya itu lurus melewatinya. Herman yang sudah mendengar teriakan Lara melemparkan pisaunya dan kali ini pisau yang di lemparkan tepat menusuk mata ketiga warewolf dengan telak.
Disisi lain, Monca dan Han yang melihat Lara dan para mohawks sudah berhasil menjatuhkan satu monster segera bersemangat. Lara dan para mohawk tidak ingin membuang waktu mereka segera datang ke lokasi Monca dan Han. Lara menarik panah seperti sebelumnya dan terjadi lagi Flash Bang yang membuat monster buta seperti sebelumnya. ketika itu terjadi monster yang sebelumnya memojokkan kelompok Monca dapat ditumbangkan dengan sangat mudah.
‘’akhirnya anjing gila ini mati’’ Monca berkomentar
‘’jangan senang dulu, masih ada satu lagi’’ kata Han segera mengikuti Lara yang sekarang telah melepaskan panahnya untuk membantu kelompok ketiga yang dipimpin oleh Benson. setelah lara datang Warewolf ketiga segera di bantai dan akhirnya tumbang setelah beberapa saat setelahnya.
‘’selesai…’’ Benson terduduk dan tampak sangat lelah menatap tubuh Warewolf Mata Gelap disisi lain Lara tanpa canggung melakukan Selfie yang menjadi kebiasaanya.
‘’Kita istirahat sebentar kemudian langsung lagi’’ Han memberikan perintah pada semua orang
‘’tidak mau… aku mau tidur’’ Monca protes
__ADS_1
‘’Kalau begitu tinggal’’ balas Han dengan mudah
‘’tidak aku tidak mau!!!’’ Monca berteriak dengan nada tidak puas