Dream Online Awal Mula

Dream Online Awal Mula
Episode 43 Arc Dark Eye: Perselisihan Lara dan Monca Monca Part II


__ADS_3

‘’Aku tidak memaksa mereka untuk mengikuti ku itu adalah pilihan mereka kau tidak akan bisa jadi pemimpin yang baik jika bertingkah seperti itu’’ kata lara dengan santai


‘’Tau apa kau tentang cara memimpin?’’ Monca tidak senang ia dikritik oleh Lara tentang caranya memimpin


‘’Kau hanya fokus pada Benson dan Han walaupun mereka jendral dan mungkin teman dekatmu kau tidak bisa mengabaikan yang lain Mica dan Galih mereka berdua adalah kekasih apa kau tau?’’ tanya lara dengan nada jijik padanya, menunjukan titik lemah yang tidak dilihat Monca


‘..!!!’’ Monca terkejut ia tidak tau hal itu tapi kemudian ia tersadar sesuatu, baik lara, Mica dan Galih tidak pernah berbicara satu sama lain jadi lara kemungkinan sedang berbohong dan tampak seperti sedang berusaha memecah belah Guild yang ia pimpin.


‘’jangan menipuku, aku tau kau berbohong tidak ada hubungan di antara keduanya. Kau hanya ingin memecah belah kami’’ jelas Monca dengan nada arogan dan marah


‘’itu berarti kau buta, padahal kau sendiri seorang wanita. Tapi, kau tidak peka terhadap tindakan Mica. Fokus Mica 80% ke arah Galih, ia melihat galih lebih banyak dari pada   yang lain. berarti titik kekhawatiran paling tingginya ada di Galih. posisi galih sendiri, ia terus berada di depan Mica dan selalu memastikan apakah Mica baik baik saja jika ia memiliki kesempatan. Dan apakah kau tau Han menyukai Mica dan cemburu pada Galih’’ terang lara lagi dengan nada lebih mengejek


‘’tidak, kau bohong aku tidak mempercayaimu’’Monca berteriak untuk membantah perkataan Lara. Tapi, entah mengapa hatinya mengatakan ia telah melewatkan sesuatu yang tidak ia sadari sejak lama


‘’Terserah padamu… titik lemah mu jelas, kau tidak pernah peka terhadap perasaan orang di sekitarmu. Benson mungkin terlihat baik-baik saja di luar. Tapi, sepertinya ia dalam masalah besar sekarang, mungkin terkait masalah keluarga, Dia menginginkan uluran tanganmu dan Han untuk memberinya kekuatan. Walaupun, ia terlihat kuat diluar ia sangat rapuh bahkan lebih sekarang ‘’ Lara mengatakan setiap kata dengan lancar sehingga tidak ada terlihat ia sedang berbohong sama sekali


‘’Aku paham Han tidak fokus pada Benson karena perasaannya sedang terganggu karena Galih dan Mica. Tapi, kamu yang tepat ada di sebelahnya hampir setiap saat tidak bisa menangkap apapun dari tindakan dan kekhawatirannya. Jika aku tidak menyalahkan kepemimpinan mu lalu apa yang aku salahkan?, Hatimu?, Mulut kasar mu?, atau matamu yang buta dan otakmu yang ***** itu?’’ tambah lara untuk menjatuhkan Monca langsung ke dasar dengan nada kasar.


Disisi Lian Monca terdiam ia seperti menangkap sesuatu dan berfikir. ketika ia tersentak, lara sudah jauh darinya. Monca melihat ke arah cahaya yang di dekatnya, ternyata itu adalah Mica ia baru saja online .

__ADS_1


Melihat Mica, Monca terus terang menjadi kepikiran dengan apa yang di katakan lara. Ia pikir lara tidak hanya berbicara omong kosong dan pasti ada sesuatu yang tidak ia sadari. Mica memberi salam padanya dan ketika Mica akan berbalik pergi, Monca berbicara tanpa tanpa sadar.


‘’Bagaimana hubunganmu dengan Galih?’’ tanya Monca dengan suara yang sedikit lemah


Mica yang mendengar itu terkejut, ia tanpa sadar melepaskan Wand di tangannya ke tanah dan kemudian menangis


‘’ketua maafkan aku… aku…’’ Mica berbalik dan menangis


‘’jadi benar…’’Moca bisa menebak apa yang terjadi dalam guild miliknya ada aturan dimana tidak ada yang boleh pacaran. Mica dan Galih adalah pasangan kekasih mereka pada dasarnya baru saja menjadi kekasih dan dengan cepat pula masuk ke arah yang lebih serius.


Galih meminta Mica untuk tinggal bersamanya dan mengatakan sebenarnya pada Guild apa yang terjadi. Namun, Mica takut jika mereka mengatakannya mereka akan di usir dari Guild. Baik Mica dan Galih hanyalah seorang Gamer, mereka tidak punya pekerjaan nyata jika mereka di pecat maka mereka akan kesulitan.


Monca mendengat semua kebenaran dari Mica, ia menghembuskan nafas lemah bukan karena ia kecewa pada Mica. Tapi, karena dirinya sendiri tidak bisa melihat itu sama sekali. Monca berbicara dengan Mica empat mata terkait apa yang harus kedua pasangan itu lakukan.


Mica tersedu-sedu dan saat ia melihat ke belakang, ia menemukan kekasihnya berdiri menatapnya. Galih baru saja online melihat wanitanya menangis wajahnya menjadi masam dan dengan sedikit emosi menanyakan apa yang terjadi pada Monca.


Mica tau pacarnya mengkhawatirkannya, ia menangkannya dan mengajaknya berbicara untuk menjelaskan apa yang terjadi. Belum lama Galih pergi besama Mica  Han datang, Monca menemukan Han melihat ke arah galih dan Mica. melihat itu Monca meniup tinjunya dengan nafasnya dan memukul kepala Han dengan keras


‘’kau sebaiknya mengalihkan perhatianmu ke wanita lain’’ kata Monca membuat han sadar bahwa ia telah di ketahui oleh Monca

__ADS_1


‘’tidak, aku tidak menyukainya’’ Han merasa ia tertangkap basah mencoba untuk mengelak


‘’cih.. mencoba berbohong padaku, bodoh kau cemburu kan?’’ tanya Monca


‘’tidak, aku tidak cemburu’’ Han membantah tapi melihat ekspresinya, Monca tau ia berbohong


Satu persatu orang berdatangan dan terakhir adalah Benson. ketika melihat benson sudah online Monca mengajaknya berbicara dengannya dan Han. Benson memang ada masalah dengan keluarganya saat ini, ayahnya terkena sebuah kasus dan terancam akan di penjara. Hal ini menimbulkan masalah pada keluarganya, ibunya ingin menuntut cerai ayahnya yang sedang terpuruk dan meminta harga gono gini. Masalah belum cukup di sana, ibunya tidak manusiawi ia mengatakan Benson dan adik adiknya bukan anak yang ia inginkan karena ia tidak pernah mencintai Ayah benson.


Mendengar masalah yang dialami Benson, Han benar-benar emosi ia mengutuk ibu benson dengan sebutan *******. Sementara Monca ia lebih ganas, mengucapkan sumpah serapah dan akan membunuh wanita itu jika bertemu. Karena masalah ini Benson kemungkinan akan mundur dari Guild dan fokus mengurus perusahaan menggantikan ayahnya. kondisi Benson jelas sangat sulit sekarang, Monca dan Han tidak bisa menolak permintaan Benson untuk keluar sampai waktu tertentu


Lara yang makin jauh dari kelompok akhirnya berhenti ia melihat batas dimana ia bisa melangkah lara memfokuskan pada apa yang ada di depannya sekarang. Di depannya ada sebuah gua dengan sebuah gerbang di depannya. Gua ini tidak terlihat dari kejauhan dan baru akan terlihat saat mendekat. Lara mengerti ada semacam ilusi yang menutupi mulut gua membuat orang-orang tidak bisa melihatnya.


Lara pergi ke peta di menunya ia menandai koordinat gua itu dan kemudian kembali lagi sambil menulis apa yang ia lihat di sana, lara tidak ingin masuk ke sana sekarang, karena ia merasakan bahaya datang dari dalam sangat kuat.


Hampir sama dengan rasa bahaya yang ia rasakan saat menemukan lubang di bawah sungai sebelumnya. namun, jika harus membandingkan ia merasa apa yang ada di bawah sana jauh lebih berbahaya dari gua yang ada di depannya sekarang. Lara tidak ingin mencoba peruntungannya masuk ke dalam gua atau mencoba lebih dekat ke dalam untuk sekedar mengintip apa isinya.


Pagi datang dengan cepat Lara dan lainnya mulai berjalan ke di dataran tinggi philotas, mereka tidak melihat apapun di dataran itu, hanya ada tanah kering kering tak berujung dengan bekas-bekas pertempuran dimana-mana. area Daratan Philotas sebelumnya merupakan lokasi pertempuran Kerajaan Philotas Dengan banjir monster Mata gelap sehingga wajar ada banyak bekas-bekas pertempuran berada di sana.


Setelah beberapa hari perjalanan dan tanpa mengalami pertempuran yang berarti mereka akhirnya semakin dekat dengan Kaki Gunung Phlilotas. Sekitar lokasi Kaki Gunung Philotas merupakan pusat pertempuran pertama dan Lara dan lainnya menemukan begitu banyak mayat di sana.

__ADS_1


Lara memeriksa mayat satu per satu mencoba peruntungannya. Lara tidak tertarik pada mayat monster Mata Gelap karena ia sudah mengumpulkan gunung bahan darinya. Lara lebih tertarik pada mayat prajurit Philotas dan mengumpulkan kantung-kantung penyimpanan yang di bawa para Prajurit serta armor yang mereka kenakan.


Setiap orang mendapat panen besar di sana, tidak hanya uang tapi ada juga banyak bahan yang di jatuhkan dari kantung inventori para prajurit kerajaan Philotas. Setelah ia merasa cukup mengumpulkan barang-barang milik prajurit lara memfokuskan penjarahannya pada Priest dan Paladin yang juga mati terbunuh oleh para Monster Mata Gelap .


__ADS_2