Dusta Di Atas Cinta

Dusta Di Atas Cinta
Kembali Seperti Dulu


__ADS_3

Hanggara merasa bahwa ada sesuatu hal yang tidak beres saat ini karena Belinda tidak mungkin kalau tidak menjawab telepon darinya dan kemudian setelah dari pabrik ia tidak kembali lagi ke kantor. Hanggara kemudian


mengecek rekaman kamera CCTV  yang ada di pabrik itu lebih tepatnya kamera CCTV yang ada di luar area pabrik untuk memastikan kalau memang tidak sesuatu hal yang ganjil. Rupanya dari hasil rekaman kamera CCTV itu ditemukan sebuah fakta bahwa sopir yang memang bertugas di mobil Belinda dilumpuhkan oleh seseorang dan orang asing itu masuk ke dalam mobil Belinda, tidak lama kemudian nampak Belinda masuk ke dalam mobil karena


tidak menyadari bahwa sopir aslinya sudah tak sadarkan diri.


“Itu dia masalahnya, dia diuclik saat ini.”


Hanggara tentu saja panik bukan main saat tahu bahwa Belinda diculik, ia menyuruh orang suruhannya untuk segera mencari di mana keberadaan Belinda sembari mereka menunggu sampai 24 jam sebelum melaporkan


kasus ini pada polisi.


“Ya Tuhan, semoga saja Belinda baik-baik saja.”


Hanggara tidak mau mengatakan hal buruk ini pada kedua anak Belinda namun Chelsea menelpon Hanggara dan mengatakan bahwa ia yakin kalau Hanggara tahu sesuatu akan keadaan mamanya saat ini.


“Om pasti tahu kan keadaan mama saat ini? Tolong Om katakan padaku, bagaimana keadaan mama dan di mana dia sekarang?”


“Dia baik-baik saja, tolong kamu jangan khawatir.”


“Kalau begitu aku ingin bicara dengannya, tolong berikan ponselnya pada mama.”


Hanggara menghela napasnya dan mengatakan bahwa Belinda tidak dapat menerima telepon dari Chelsea yang sukses membuat Chelsea terheran-heran.


“Bukankah Om bilang mama baik-baik saja? Kalau begitu pasti ada sesuatu hal yang buruk terjadi pada mama kan?”


Pada akhirnya Hanggara tidak dapat mengelak lagi, ia mengatakan yang sejujurnya pada Chelsea mengenai keadaan Belinda. Chelsea nampak terkejut dan Hanggara berusaha untuk menenangkan keponakannya itu.


“Om akan berusaha semaksimal mungkin supaya mamamu dapat segera ditemukan, oke?”


“Iya Om.”


****


Austin mendapatkan telepon dari adiknya bahwa saat ini mama mereka tengah diculik orang tak dikenal, Austin tentu saja terkejut namun ia berusaha untuk mengabaikan hal tersebut. Chelsea tentu saja kecewa dengan

__ADS_1


sikap Austin yang seperti itu, walaupun dirinya tahu bahwa Austin kecewa dengan keputusan Belinda yang menjalin hubungan dengan Hanggara namun bukan berarti Austin harus cuek begini.


“Aku kecewa padamu Kak, walau bagaimanapun dia mama kita dan sudah seharusnya kita khawatir kalau sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi padanya.”


“Percayalah padaku Chelsea, semua akan baik-baik saja.”


Namun Chelsea tidak mau mendengarkan apa yang Austin katakan, ia merasa kecewa dengan Austin dan respon yang diberikan oleh pria itu dan kemudian memilih untuk segera menutup sambungan teleponnya. Austin sendiri


nampak menghela napasnya panjang, bukan berarti dia tidak peduli pada Belinda, ia tentu saja peduli pada Belinda dan ia sangat khawatir mengenai keadaan Belinda saat ini namun ia yakin bahwa Belinda akan baik-baik saja.


“Semua pasti akan baik-baik saja kan?”


Austin malah memikirkan keadaan Chelsea saat ini karena adiknya itu nampak panik dan khawatir sekali tadi saat menelponnya, di rumah itu tidak ada orang yang dapat menenangkannya dan ia harus segera pergi ke sana untuk memastikan kondisi adiknya baik-baik saja.


****


Austin akhirnya datang juga ke rumah itu, Chelsea nampak terkejut dengan kedatangan Austin dan menanyakan kenapa Austin datang ke rumah ini. Austin mengatakan bahwa ia datang karena ingin memastikan kalau Chelsea baik-baik saja setelah mendapatkan kabar tidak mengenakan ini. Chelsea mengatakan bahwa ia khawatir pada Belinda, ia takut sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi pada mamanya itu.


“Semua akan baik-baik saja, Chelsea.”


“Kamu salah paham Chelsea.”


“Sudahlah Kak, sampai kapan pun agaknya Kakak tidak akan pernah dapat memaafkan mama atas apa yang sudah mama perbuat.”


“Aku masih belum dapat menerima hubungan mama dengan om Hanggara bukan berarti aku benci pada mama, Chelsea.”


“Kalau memang Kakak tidak membenci mama kenapa Kakak masih menjaga jarak dengan mama? Bahkan saat ini saat mendengar kabar bahwa sesuatu hal yang buruk sedang terjadi pada mama justru Kakak bersikap seolah


tidak terjadi apa pun?”


“Chelsea …..”


“Aku juga tidak bisa menerima hubungan mama dengan om Hanggara karena rasanya ini sangat bertentangan dengan nuraniku namun kalau memang mama bahagia? Apakah kita harus menghalanginya, Kak? Mama sudah


mengorbankan banyak hal untuk kita selama ini dan sudah saatnya dia untuk bahagia.”

__ADS_1


Ucapan Chelsea tersebut sukses membuat Austin terdiam dan memikirkan semua yang diucapkan oleh adiknya barusan mungkin saja ada benarnya.


****


Akhirnya Belinda berhasil ditemukan dan orang yang menculik Belinda pun segera ditangkap oleh polisi lengkap dengan otak di balik semua kejahatan ini. Belinda mengalami luka kecil di tubuhnya dan kini tengah dirawat di rumah sakit, Chelsea yang mendengar bahwa mamanya sudah berhasil ditemukan dan lolos dari sekapan para penculik pun segera pergi ke rumah sakit itu untuk menjenguknya. Chelsea sendiri nampak tak dapat menahan air matanya untuk tidak tumpah ketika memeluk sang mama.


“Akhirnya Mama selamat juga.”


“Kenapa kamu menangis?”


“Karena aku mengkhawatirkan Mama.”


Belinda terharu dengan ucapan Chelsea barusan dan membalas pelukan putrinya itu, Hanggara yang ada di sana ikut terharu namun kemudian Belinda bertanya pada Chelsea mengenai Austin yang membuat Chelsea melerai pelukan mereka dan ekspresinya pun berubah saat disebut nama Austin oleh Belinda barusan.


“Ada apa sayang? Kenapa raut wajahmu berubah saat Mama bertanya soal kakakmu?”


“Sejujurnya kami mengalami silang pendapat kemarin dan sekarang kami tidak saling bicara satu sama lain.”


“Ya Tuhan, apa yang membuat kalian sampai silang pendapat seperti itu? Mama tidak mau kalau kalian bermusuhan.”


“Kami tidak bermusuhan kok, Ma. Kami hanya saling menjaga jarak saja.”


“Namun tetap saja hubungan kalian sedang tidak baik-baik saja saat ini.”


****


Ketika Belinda dan Chelsea tengah berbincang di ruangan inap Belinda, tiba-tiba saja pintu ruangan inap terbuka dan menampakan Austin di sana. Mereka berdua begitu terkejut ketika melihat Austin ada di sana dengan ekspresi dinginnya. Chelsea langsung bertanya kenapa kakaknya datang ke sini namun Austin tidak mengatakan apa pun dan hanya menatap Belinda saja. Austin kemudian berjalan menghampiri Belinda dan ia memegang tangan Belinda


seraya mengatakan kalau ia meminta maaf atas semua yang sudah ia lakukan pada Belinda selama ini.


“Maafkan aku, Ma.”


“Kenapa kamu meminta maaf, Nak?”


“Selama ini aku sudah bersikap tidak baik pada Mama, aku menghalangi kebahagiaan Mama.”

__ADS_1


Belinda kemudian memeluk Austin dan Austin membalas pelukan mamanya, mereka berdua nampak meneteskan air mata dan Chelsea yang melihat itu pun juga ikut terharu, akhirnya hubungan Belinda dan Austin bisa kembali baik seperti dulu.


__ADS_2