Dusta Di Atas Cinta

Dusta Di Atas Cinta
Tidak Akan Pernah Berpisah


__ADS_3

Chelsea pulang ke rumah dengan raut wajah yang bahagia karena mimpinya untuk menjadi kekasih Angkasa akhirnya dapat terwujud juga namun ketika ia baru saja menginjakan kakinya di rumah rupanya sang papa sudah


berdiri menunggunya. Chelsea yang melihat papanya sontak saja memalingkan wajah dan hendak berlalu namun Sutikno menahannya dan menanyakan dari mana saja putrinya ini barusan.


“Kamu dari mana saja?”


“Aku habis dari bertemu temanku, apakah Papa puas?”


Selepas menjawab pertanyaan dari papanya, Chelsea hendak pergi ke kamarnya namun Sutikno kembali menahannya dan mengatakan bahwa ia belum selesai bicara.


“Sebenarnya ada apa lagi, Pa?”


“Katakan apa yang kamu ketahui soal kemarin, apakah mama bertemu dengan om Hanggara?”


Chelsea nampak mengerutkan keningnya heran dengan pertanyaan papanya barusan, baru saja Chelsea hendak buka suara nampak Belinda muncul dan meminta putrinya untuk segera masuk ke dalam kamar. Chelsea tentu saja tidak menolak dan dengan senang hati ia langsung menuju kamarnya akan tetapi tentu saja di lain sisi Sutikno sama sekali tidak menyukainya karena ia belum selesai bicara dengan Chelsea.


“Apakah kamu tahu bahwa barusan aku tengah bicara dengan Chelsea dan pembicaraan kami belum selesai? Berani sekali kamu memintanya untuk pergi ke kamar.”


“Sutikno, aku sudah berulang kali mengatakan padamu bahwa apa yang kamu tuduhkan padaku itu tidaklah benar.”


Sutikno nampak menyeringai dan ia menantang Belinda untuk membuktikan bahwa apa yang ia bicarakan ini salah namun Belinda malah menghindar dan tidak mau berdebat dengannya yang membuat Sutikno yakin bahwa


apa yang ia tuduhkan pada istrinya itu adalah sebuah kebenaran yang coba untuk ditutupi oleh Belinda.


“Kenapa kamu menutupinya Belinda?”


Belinda menghela napasnya berat dan malah pergi meninggalkan Sutikno tanpa sepatah kata pun, sikap Belinda yang kurang ajar barusan tentu saja membuat Sutikno meradang dan ia bersumpah akan membongkar perselingkuhan Belinda dengan Hanggara.


“Mau sampai kapan pun kamu coba berkelit namun aku tidak akan menyerah Belinda, aku akan mencari bukti.”


****


Hari-hari Chelsea menjadi ceria selepas ia menjadi kekasih dari Angkasa namun rupanya kebahagiaan dari Chelsea itu harus diusik oleh pemuda yang waktu itu bertemu dengannya di mall dan menanyakan hal yang tidak mengenakan padanya.


“Apa urusanmu menanyakan hal itu padaku?”


“Memangnya aku salah menanyakan itu padamu?”


Chelsea nampak menatap malas pemuda bernama Kelvin itu, Chelsea sudah mendengar rumor bahwa pemuda itu menaruh hati padanya namun Chelsea sama sekali tidak menaruh hati pada pemuda yang katanya paling tampan dan menjadi rebutan siswi satu sekolah ini.

__ADS_1


“Dengarkan aku Kelvin, aku tidak memiliki waktu untuk membicarakan omong kosong denganmu.”


Selepas mengatakan itu Chelsea langsung pergi meninggalkan Kelvin sebenarnya Kelvin hendak mengejar Chelsea namun karena jam tanda pelajaran pertama sudah dimulai maka Kelvin pun mengurungkan niatnya untuk


bicara dengan gadis itu. Sementara itu saat jam istirahat berlangsung Chelsea yang tengah bersama dengan teman-temannya di kantin tengah heboh membicarakan soal Angkasa yang akhirnya berhasil menjadi kekasihnya, tentu saja teman-teman Chelsea dibuat iri oleh gadis itu.


“Bagaimana bisa dia mau menjadi pacarmu?”


“Tentu saja karena aku cantik dan menarik.”


Chelsea nampak begitu percaya diri saat mengatakan itu pada teman-temannya dan saat itu ia mendapatkan pesan dari Angkasa yang mengajaknya untuk bertemu saat pulang sekolah nanti yang langsung diiyakan olehnya.


****


Sutikno mengumpulkan semua bukti mengenai perselingkuhan antara Belinda dan Hanggara selepasnya ia pergi ke rumah yang ditempati oleh Hanggara dan juga mama sambungnya, wanita itu nampak terkejut ketika Sutikno muncul di rumah dengan wajah yang sangat tidak bersahabat.


“Ada apa kamu ke sini?”


“Di mana anakmu?”


“Apa maksudmu?”


“Hanggara tentu saja sedang bekerja di kantor, kenapa kamu mencarinya? Memangnya ada apa?”


Sutikno kemudian mengatakan bahwa Hanggara dan Belinda berselingkuh di depan wanita yang telah menjadi istri kedua papanya ini setelah mendiang mamanya meninggal karena mengetahui fakta bahwa mendiang papanya sudah memiliki hubungan siri dengan wanita ini dan parahnya mereka sudah memiliki anak bernama Hanggara yang menjadi adik tirinya kini.


“Tidak mungkin Hanggara berselingkuh dengan istrimu, aku tahu seperti apa anakku, jadi jangan sembarangan menuduh!” seru wanita itu.


“Aku sembarangan menuduh? Ini lihat semua bukti ini!” seru Sutikno yang kemudian melemparkan semua foto bukti kemesraan antara Belinda dan Hanggara di depan wajah wanita yang bahkan tidak sudi ia sebut mama itu.


“Apakah semua foto itu masih juga tidak dapat membuka kedua matamu bahwa anakmu itu berselingkuh dengan istriku!”


****


Belinda baru saja tiba di rumah dan tidak lama kemudian Sutikno tiba, Belinda sama sekali tidak mau menyapa suaminya itu namun Sutikno mengatakan bahwa ia sudah tahu hubungan terlarang antara Belinda dan Hanggara.


“Sudah aku katakan bahwa aku dan Hanggara tidak ada hubungan apa pun!”


“Benarkah?” seringai Sutikno yang kemudian memerlihatkan bukti antara Belinda dan Hanggara memang memiliki hubungan.

__ADS_1


Sontak saja Belinda terkejut dengan bukti yang dimiliki oleh Sutikno barusan, Belinda nampak berusaha menahan amarahnya pada pria itu dan menanyakan apa yang akan dilakukan oleh Sutikno selepas ini.


“Tentu saja aku tidak akan tinggal diam, aku akan menghancurkan Hanggara dan wanita itu sampai mereka menderita,” seringai Sutikno.


“Sebaiknya kamu jangan lakukan itu.”


“Kenapa kamu begitu peduli padanya? Dia itu bukan suamimu, aku ini suamimu!”


“Kalau kamu memang suamiku yang perlu aku hormati, kenapa kamu masih bermain api dengan banyak wanita di luar sana?!” jerit Belinda.


PLAK


Sutikno menampar wajah Belinda dengan keras hingga membuat Belinda jatuh ke lantai namun Belinda sama sekali tidak gentar, Belinda mengatakan lebih baik Sutikno menceraikannya sekarang juga dari pada ia harus menderita seperti ini.


“Siapa yang akan menceraikanmu Belinda? Aku tidak akan pernah mau menceraikanmu!” jerit Sutikno seraya mencekik leher Belinda.


****


Chelsea dibawa oleh Angkasa menuju sebuah tempat yang asing, tentu saja Chelsea bertanya pada Angkasa apa yang hendak dilakukan oleh mereka di tempat ini namun Angkasa mengatakan bahwa Chelsea tidak perlu banyak


bertanya dan ikuti saja apa yang ia katakan.


“Kamu percaya padaku kan?”


Chelsea menganggukan kepalanya dan mereka masuk ke dalam sebuah kamar yang seperti kost-kostan namun tentu saja kost kostan ini berbeda dengan kost kostan pada umumnya karena terlihat banyak faslitas lengkap


dan juga dengan pengawasan satpam di pintu depan.


“Sebenarnya apa yang akan kita lakukan di sini?”


Angkasa nampak tersenyum dan kemudian ia menuangkan sebuah minuman untuk Chelsea dan ia menyodorkannya pada gadis itu.


“Minuman apa ini?”


“Minum saja nanti juga kamu akan tahu rasanya, tenang saja ini tidak berbahaya kok.”


Walaupun Angkasa mengatakan tidak berbahaya namun entah kenapa Chelsea ragu untuk meminum minuman yang diberikan Angkasa ini.


“Kamu tunggu apalagi? Ayo minum!”

__ADS_1


__ADS_2