Elegi Reinkarnasi (Asmara Dan Dilema)

Elegi Reinkarnasi (Asmara Dan Dilema)
Chapter 38


__ADS_3

Seorang Vannesa sangat tersentuh dengan keramahan bu Nurul dan vivi, betapa kekhawatiran wanita itu tentang kehadiran yang tak diharapkan jadi luntur seketika.. Vannesa seolah langsung merasakan jika keluarga ini adalah bagian dari keluarganya sendiri.. Vanessa sangat terharu


"Nak Vannesa.." ujar sang ibu lembut penuh dengan keramahan


"Ibu sangat bahagia dengan kehadiran nak Vannesa disini, namun sesungguhnya ibu lebih bahagia lagi jika kalian bisa membahas pernikahan kalian dengan serius, sesungguhnya ibu sudah merestui kalian.."


"Terima kasih ibu.." ucap Vannesa dengan ramah


"Sebenarnya Vannesa telah membicarakannya dengan Calvin, namun Calvin belum menjawab secara pasti.."


"Baiklah kl memang nak Vannesa sudah setuju, nanti ibu yang akan berbicara dengan Calvin.."


"Baik ibu.."


Sebenarnya ada segumpal perasaan bersalah yang di rasakan seorang Bu Nurul, betapa wanita setengah baya itu masih di bayang-bayangi seorang aini, karena perjodohan itu.. Seorang gadis cantik yang kini masih terbaring lemah dirumah sakit, seorang Nur aini yang sangat mencintai seorang Calvin dengan tulus, hingga akhirnya mencoba mengakhiri hidupnya setelah tahu ada wanita lain yang dicintai Calvin..


"Ustadzah Nurul.. saya telah mengikhlaskan pembatalan perjodohan anak-anak kita, saya juga tidak bisa memaksakan kehendak jika Yang Maha Kuasa berkehendak lain, Calvin mungkin bukan jodohnya Nur aini.." ucap ustadz jafar yang sengaja berkunjung ke rumah ustadzah Nurul..


Bu Nurul sangat memahami maksud ustadz jafar, namun bagaimana dengan Nur aini.? apakah yang terjadi jika seorang Nur aini mengetahui bahwa Calvin telah menikah dengan wanita lain.. ketakutan Bu Nurul itu tak beralasan, mengingat apa yang telah dilakukan seorang Nur aini hingga membuatnya terbaring lemah dirumah sakit dan bahkan menghilangkan nyawanya sendiri..


"Bagaimana dengan Nur aini, ustadz jafar..?"


Sejujurnya ustadz jafar juga bingung bagaimana cara menghadapi Nur aini jika gadis cantik itu ternyata tidak bisa menerima kenyataan, ustadz jafar hanya khawatir Nur aini kembali mencoba berbuat nekat.. Betapa kekhawatiran itu membuat seorang ustadz jafar dihantui ketakutan, mengingat Nur aini merupakan anak satu-satunya, karena tak pernah sedikitpun terlintas dipikiran ustadz jafar, perbuatan nekat Nur aini.. Karena secara agama Nur aini telah terdidik secara sempurna..


Tak lama disela perbincangan Bu Nurul dengan ustadz jafar, Calvin dan Vannesa kembali ke rumah itu setelah Calvin mengajak Vannesa ke taman bersama seorang Vannia kecil, kemudian mereka masuk ke dalam rumah.. tawa mereka terhenti ketika melihat ada seorang tamu dirumah itu

__ADS_1


Bu Nurul memandang keceriaan mereka dengan bahagia, keceriaan yang telah lama di rindukan wanita setengah baya itu terhadap anak-anak, terlebih bila itu cucunya sendiri..


"Ustadz jafar, perkenalkan ini adalah Vannesa bersama anaknya Vannia..!" Vannesa merasakan ketegangan tingkat tinggi diwajahnya, wanita cantik itu seperti telah mengetahui jika ustadz jafar adalah ayah dari seorang Nur aini..


"Saya Vannesa ustadz.." Vannesa menyimpuhkan kedua telapak tangannya dan berusaha bersikap tenang di hadapan ustadz jafar kemudian ustadz jafar pun melakukan hal yang sama bahkan terlihat lebih ramah dan memahami ketegangan seorang Vannesa..


"Vannia sayang.." ucap Calvin lembut


"Vannia beri salam kepada ustadz yah.." gadis kecil itu tanpa ragu, langsung menyalami tangan ustadz jafar kemudian mencium tangan itu lalu kembali memeluk pinggang seorang Calvin..


Ustadz jafar tertegun, kini pria itu baru menyadari kenapa seorang Calvin memilih wanita ini, wanita yang cantik terlihat sangat sopan dengan mengenakan hijab kemudian seorang anak yang sangat pintar dan juga cantik, terlebih Calvin memiliki wajah yang sama dengan almarhum suaminya dan seorang anak yang masih polos menganggap Calvin adalah sosok ayahnya.. ustadz jafar terlihat mengangguk-anggukkan perlahan kepalanya


"Saya ustadz jafar, saya adalah ayah Nur aini.." ucap lembut ustadz jafar dengan suara bariton yang menjadi ciri khasnya.. "Sejujurnya saya mengucapkan terima kasih, atas apa yang telah Vannesa lakukan untuk menutupi biaya pengobatan anak saya, insyaa allah jika nanti sudah ada rezeki kami akan segera kembalikan.." Vannesa kaget.. karena sejujurnya wanita itu telah lupa kalau pernah membantu biaya pengobatan Nur aini..


"Tidak begitu pak ustadz.." ucap Vannesa spontan


Ustadz jafar sangat tersentuh dengan ketulusan hati seorang Vannesa, walaupun wanita itu kaya namun tidak terlihat angkuh atau pun menunjukan kesombongan diri kepada orang lain..


"Terima kasih anakku.. sungguh kamu memiliki hati yang mulia.." ustadz jafar memandang Calvin


"Jangan kamu sia-sia kan wanita ini Calvin, pilihan kamu adalah pilihan kami para orang tua, kami merestui kalian.."


Calvin merasakan kebahagiaan mendengar kata-kata Restu yang telah keluar dari kedua orang tua itu..


Suasana menjadi cair dan terlihat raut wajah keakraban yang diselingi dengan canda dan tawa mereka

__ADS_1


Sementara suasana di sekitar Gedung Nusantara..


Staf dan karyawan sudah kembali normal, tidak ada satupun dari mereka yang mendapatkan Pemutusan Hubungan Kerja.. namun Basecamp Building yang merupakan pusat kontrol County Group kini menjadi perbincangan hangat diantara para staf dan karyawan apalagi di kalangan petingginya, betapa mereka sangat berterima kasih terhadap seseorang yang telah menjadikan Gedung Nusantara kembali dapat beroperasi..


"Tuan Robert.. sebaiknya penanda tanganan langsung dilakukan oleh CEO, karena status kepemilikan tidak dapat diwakilkan.. mengingat saham sebagian sebesar 90% ini berarti terjadi pengambilalihan oleh Perusahaan County Group.." seorang Direktur menjelaskan secara rinci


"Mengenai pengertian pengambilalihan atau akuisisi ini dapat dilihat dalam Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas atau UUPT.. Juga terhadap status pekerja


Mengenai itu apakah pekerja akan dilakukan pemutusan hubungan kerja jika terjadi pengambilalihan perusahaan, pada dasarnya pekerja tidak bisa begitu saja mengakhiri hubungan kerja. Hubungan kerja hanya bisa diakhiri jika dilakukan restrukturisasi organisasi atau perampingan atau rotasi/mutasi yang mengakibatkan perubahan syarat-syarat kerja, hak, dan kewajiban.." ucap seorang Antonio Cassa yang merupakan Direktur di Gedung Nusantara


"Baiklah pak Antonio.. saya akan bicarakan dengan CEO.." ucap Robert datar


"Terima kasih tuan robert..!!"


Sementara itu Calvin dan Vannesa berada persis didepan pintu VVIP rumah sakit Carolus dimana seorang Aini masih dirawat disana, Calvin tampak ragu, begitupun dengan Vannesa, wanita itu terlihat sangat gugup..


Namun disaat Calvin hendak membuka pintu itu ponselnya berdering, Calvin segera membatalkan meraih gagang pintu itu kemudian meraih ponsel yang berdering dari saku celananya, tertera dilayar panggilan itu nama seorang Robert..


"Ada apa Robert..?"


"Maaf Mr. Calvin.. penanda tanganan akuisisi Gedung Nusantara harus dilakukan oleh seorang CEO.. itu artinya Mr. Calvin sendiri yang harus menanda tangani.." seorang Calvin tidak begitu fokus mendengarkan karena kondisinya yang dipenuhi keraguan karena akan menemui seorang Aini bersama seorang Vannesa dan juga Vannia, menjadikan Calvin menjawab sesukanya..


"Baiklah Robert, kamu atur saja kapan waktunya kemudian kabari saya..!"


"Baik Mr. Calvin.."

__ADS_1


"Terima kasih.."


__ADS_2