Elegi Reinkarnasi (Asmara Dan Dilema)

Elegi Reinkarnasi (Asmara Dan Dilema)
Chapter 44


__ADS_3

Tampak para petinggi di atas panggung itu saling lempar senyum dan saling bersalaman, kemudian setelah semua berlalu Robert beserta rombongan segera meninggalkan tempat itu, berjalan dengan kepala tegap menuju luar lobby utama..


"Ayah..!" seorang Claudya berteriak sambil berjalan cepat menghampiri Robert,


"Claudya..!" ucap Robert tidak menyangka dengan kehadiran putrinya itu..


Robert mengisyaratkan kepada rombongannya untuk tidak menunggu dirinya, kemudian seorang Robert terlihat keluar dari gedung itu bersama dengan seorang Claudya..


"Apa yang kamu lakukan di sini Claudya..?" tanya seorang Robert setelah mereka tepat berada di samping taman Gedung Nusantara..


"Claudya ingin bergabung dalam County Group ayah..?" pintah seorang Claudya dengan sangat memelas kepada sang ayah


"Bukankah kamu sudah tahu jawaban ayah Claudya, itu tidak mungkin karena hubungan kamu dan ayah itu hubungan antara ayah dan anak, harus berapa kali ayah menjelaskan kepada kamu.." suara Robert terdengar sangat kesal dengan sikap keras kepala Claudya, karena Robert sudah menjelaskan berulang kali tentang semua keinginan yang mustahil dari seorang Claudya itu, Robert hanya tak ingin dirinya dianggap sebagai orang yang memanfaatkan kesempatan dari sebuah jabatan, karena sejauh ini belum ada satupun perusahaan dari luar County Group yang berhasil diterima sebagai anak perusahaan..


"Tidak ingin kah ayah melihat perusahaan Claudya berhasil..?"


"Bukan soal itu Claudya, Ini menyangkut reputasi ayah yang bahkan belum seumur jagung, tindakan yang kita lakukan ini sama saja dengan kolusi, karena status kamu sebagai anak seorang Robert.." ucap seorang Robert dengan tegas menolak permintaan anaknya itu


Claudya sangat kecewa terhadap keputusan bulat ayahnya, wanita itu terlihat sangat sedih dengan tatapan yang mulai mengeluarkan air mata..


Sementara Calvin, secara kebetulan berada ditempat yang sama, kemudian mencoba mendekat dan mendengar semua perbincangan antara ayah dan anak itu tanpa terlihat oleh mereka, betapa seorang Calvin sangat mengapresiasi keputusan seorang Robert.. seorang ayah yang berani menolak permintaan anaknya sendiri karena tak ingin terlihat memanfaatkan jabatan, tidak salah seorang Calvin menempatkan Robert sebagai pengganti Rafael..


Robert terlihat meninggalkan Claudya yang masih tampak dengan raut wajah sedih dan juga sangat kecewa dengan air mata yang mulai membasahi wajahnya..


Calvin tampak kasihan, pemuda itu sebetulnya sangat mengetahui kecerdasan seorang Claudya, kemudian Calvin perlahan mendekati Claudya yang masih tampak dipenuhi dengan raut wajah kesedihan..

__ADS_1


"Claudya..!" suara perlahan Calvin membuat wanita itu sangat terkejut atas kehadirannya kemudian Claudya tampak gelagapan dan segera menyeka air mata itu dari wajahnya


"Calvin..! sudah berapa lama kamu di sini.."


"Aku kebetulan lewat, Claudya.." ucap Calvin berlagak tidak mengetahui perbincangan wanita itu dengan ayahnya..


"Benarkah..?"


"Boleh aku tahu Apa nama perusahaan kamu, Claudya..?" tanya Calvin yang tak menghiraukan sikap gelagapan Claudya..


"Kenapa tiba-tiba kamu bertanya tentang perusahaan saya..?" Claudya sedikit penasaran


"Aku sedang membangun sebuah usaha di ibukota, aku ingin mengajak kamu bekerjasama disana.."


Claudya sangat tertarik mendengar pengakuan seorang Calvin itu, wanita itu seperti mendapatkan sebuah ide untuk terus mendekat ke County Group di ibu kota..


Setelah mendengar itu Calvin tampak meraih ponselnya dan mengisyaratkan kepada Claudya seolah-olah Calvin sedang menerima panggilan kemudian menjauh dari wanita itu, bahkan semakin jauh dan tak terlihat lagi..


Claudya tampak bingung dengan sikap Calvin, wanita itu merasa seperti telah terhipnotis kemudian tersadar disaat pemuda itu sudah tidak terlihat sama sekali, namun Claudya berusaha bersikap tenang karena walau bagaimana pun seorang Calvin sudah membuka pikirannya untuk mendekatkan diri di ibukota..


Claudya mulai bersemangat, namun tiba-tiba ponselnya berdering, Claudya meraih ponsel itu kemudian sangat terkejut karena pada layar panggilan itu tertera atas nama Ayah..! Claudya tak menjawab panggilan itu, sudah cukup jelas bagi seorang Claudya menerima kekecewaan bahkan penolakan dengan keputusan yang bulat dari seorang ayah sendiri sekalipun..


Ponsel itu kemudian berdering kembali, Claudya tampak sedikit ragu untuk menjawab karena rasa kecewa yang masih menyelimuti dirinya..


namun ponsel itu tetap berdering bahkan untuk panggilan yang ketiga kalinya, Claudya sedikit tak percaya karena dia tahu persis jika bukan karena sesuatu yang penting sang ayah tidak mungkin menelepon sampai berkali-kali, dengan perasaan yang tidak menentu karena masih teringat perkataan sang ayah, Claudya mencoba mendekatkan ponsel itu ke telinganya..

__ADS_1


"Siapkan semua dokumen perusahaan kamu untuk menjadi bagian County Group.." ucap Robert setengah terpaksa karena permintaan langsung dari seorang Mr. Calvin


"Hhaaahhhh..!! Ayah tidak sedang bercanda bukan..!!?" Claudya terperanjat tidak mempercayai perubahan keputusan yang begitu cepat dari seorang ayah, tidak mungkin.. Ayah belum pernah berubah sikap secepat ini, ayah seorang yang sangat tegas dan tidak memiliki sikap yang berubah-ubah..


"Apakah perkataan ayah terdengar seperti orang bercanda.." kata-kata itu terdengar sangat menyakinkan


"Claudya tidak lagi berhalusinasi bukan ayah..?"


"Siapkan saja semua dokumen yang diperlukan, ayah tunggu kehadiran kamu di basecamp building.." ucap sang ayah yang tak mempedulikan perasaan yang sedang dialami oleh Claudya


"Baik ayah, baik.. Claudya sangat senang sekali.. terima kasih ayah, terima kasih.."


Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata untuk mengungkapkan kebahagiaan yang saat itu sedang dirasakan oleh seorang Claudya, hanya saja kebahagiaan itu bercampur keheranan terhadap perubahan sikap seorang ayah bagi Claudya.. Apa yang menyebabkan ayahnya berubah pikiran..? tidak mungkin jika tidak ada sesuatu karena Claudya tahu persis bagaimana sikap dan watak tegas seorang Robert..


Sementara seorang Robert tak begitu memahami maksud seorang Mr. Calvin yang mengizinkan Claudy Energy tbk untuk bergabung di County Group, apakah itu ada hubungannya dengan seorang Claudya..? ataukah seorang Mr. Calvin ingin memperluas jaringan perusahaannya dengan menggandeng beberapa perusahaan yang berasal dari Daerah..


"Apakah pentingnya perusahaan kita menggandeng Claudy Energy untuk tergabung dalam County Group, Mr. Calvin..?" tanya seorang Robert serius meneruskan pertanyaan yang belum terjawab di saat Mr. Calvin mengizinkan Claudy Energy untuk bergabung..


"Robert.. perusahaan kita membutuhkan perusahaan jasa seperti Claudy Energy, lingkungan Candile County Business Distrik belum memiliki perusahaan jasa.."


"Namun Mr. Calvin, perusahaan itu belum berkembang sama sekali..?"


"Apakah kita membutuhkan perusahaan yang telah berkembang Robert, kita justru yang akan mengembangkan perusahaan itu.."


"Bagaimana maksud Mr. Calvin..?"

__ADS_1


"Perusahaan jasa merupakan perusahaan yang menyediakan layanan khusus Jasa konsultasi profesional seperti dokter, pengacara, keamanan hingga pekerjaan urusan rumah tangga sekalipun, Kita belum memiliki anak perusahaan di bidang jasa seperti Claudy Energy.."


Robert tampak mengerti bahwa County Group akan mengembangkan sayap, memperluas jaringan, Robert mengagumi olah pikir seorang Mr. Calvin..


__ADS_2