Eliezer

Eliezer
Misi penyelundupan


__ADS_3

Di dalam kantor pak Andra pun tidak sengaja mendengar dan melihat Eliezer bersama keluarganya yang sedang membuat laporan.


"Sial, bagaimana ini, ternyata orang yang Dwiki maksud adalah orangtua Eliezer, pantas saja dia bersikeras ingin jalan jujur tanpa ada suap, karena anaknya pun memang sangat jujur dan tegas, apa yang harus aku lakukan sekarang?"


Pak Andra menggerutu kesal dalam hatinya.


Dia pun segera meninggalkan kantor sebelum Eliezer melihatnya. Di luar dia segera menghubungi pak Dwiki, namun sebelum dia berhasil menelponnya, Jendral Adiyasa lebih dulu menghubungi Andra dan memintanya untuk datang ke markas biasanya.


"Baik pak, saya akan segera kesana"


Jawab Andra pada Adiyasa, Andra pun segera menuju tempat yang di minta Adiyasa, karena disana seorang mafia yang selalu bekerja sama dengannya sedang menunggu untuk membahas pengiriman barang mereka melalui jalur darat agar tidak sampai di ketahui oleh polisi.


Pak Andra kini menuju sebuah gedung tua di dekat pelabuhan, dimana disana banyak sekali para preman bertubuh besar yang menjaga setiap sudut gedung tersebut.


Mr Mario dan jendral Adiyasa sudah menunggu kedatangan pak Andra. Mereka pun membahas pasokan barang yang akan datang dan yang akan mereka kirim ke berbagai kota.


"Tapi sekarang kita harus lebih hati-hati, karena polisi sekarang sangat pintar, pengabdian dan kejujuran mereka sangat tinggi semenjak Eliezer berada di tengah-tengah mereka. Bahkan sebagian anak buahku yang tadinya selalu bersamaku sekarang berani lepas dan kembali pada pengabdiannya. Namun mereka tidak berani membuka suara karena mereka sendiri tidak ingin sampai terseret jika kejahatan kita terbongkar"


Ujar pak Andra pada keduanya.


Jendral Adiyasa pun memang memberi nilai lebih pada Eliezer, karena di pandangan pertama dia juga sudah terkesima dia bisa melihat akan ada perubahan di mata Eliezer.


"Kalau begitu buat konspirasi agar polisi itu mau pergi dari sana? Gampang kan"


Jawab Adiyasa dengan semua perintah jahatnya.


Pak Andra pun mengangguk dan teringat saat dia melihat El dan keluarganya membuat laporan untuk pak Dwiki, dia pun berencana untuk memanfaatkan kesempatan ini agar Eliezer bisa berhenti sejenak dari tugasnya dan mereka bisa melakukan misi pengiriman barang haramnya tanpa ketahuan keamanan.


***


Di Kantor Polisi El dan keluarganya selesai membuat laporan, El pun bicara pada sang ayah meminta ijin untuk dia membantunya kali ini.


"El ingin membantu ayah kali ini, ayah mengijinkan aku kan?"

__ADS_1


"Tapi bagaimana dengan tugasmu nak?"


Tanya Mr Rafael.


El pun mengatakan jika dirinya bisa meminta Aditya untuk menggantikannya sementara waktu.


"Jadi Aditya juga seorang polisi?"


Tanya Patricia yang mengenal Aditya pada malam itu.


El pun tersenyum dan mengatakan ya pada Patricia.


"Baiklah El, kalau begitu kami kembali ke rumah ya, kamu jaga diri baik-baik ya"


Pesan Bu Maria sebelum pulang.


"Baiklah Bu"


Akhirnya mereka pun pergi dari hadapan Eliezer, dan tak la kemudian pak Andra yang sudah kembali ke kantor meminta staf nya untuk memanggil Eliezer ke ruangannya.


Ucap salah seorang polisi.


"Ada apa? Apa ada kasus baru?"


Tanya Eliezer.


"Aku juga tidak tahu?"


El menuju ruangan pak Andra, tanpa rasa curiga sedikitpun El mengetuk pintu ruangannya


"Bapak memanggilku?"


"Ya masuklah El?"

__ADS_1


Dengan memegang selembar kertas di tangannya pak Andra meminta El untuk duduk.


"Maafkan aku El, tadi polisi Irwan bilang jika keluargamu membuat laporan tentang ini?"


Ucap pak Andra menunjukan selembar kertas laporan untuk pak Dwiki.


El mengatakan ya memang benar kelurganya yang membuat laporan tersebut.


"Memang benar pak, itu laporan yang dibuat keluarga saya"


"Jika memang keluargamu sedang dalam masalah, bantulah mereka jangan pikirkan tugasmu disini"


"Maksud bapak?"


Tanya El heran.


"Ya maksudku jika kamu memang mau membantu keluargamu kamu bisa libur sementara waktu dari sini. aku tidak akan menghalangi mu"


Jawab pak Andra.


El pun mengerti dengan semua yang pak Andra katakan padanya, senyumnya pun terpancar dan mengatakan


"Apa ini benar pak? Apa saya bisa ambil cuti, saya tidak akan lama "


Ucap Eliezer dengan penuh kebahagiaan karena atasannya meminta dia untuk libur sementara waktu agar bisa membantu keluarganya.


"Ya benar, tapi jika semua sudah selesai kamu harus segera kembali bertugas"


Jawab pak Andra meminta El untuk segera kembali padanya setelah semua urusan keluarganya selesai sebagai alasan agar El tidak mencurigainya.


"Terimakasih pak?"


"Jika semua urusanmu dengan keluarga selesai, maka giliran kamu yang akan selesai "

__ADS_1


Ucap hati pak Andra dengan niat jahatnya.


__ADS_2