Eliezer

Eliezer
Seribu akal licik Adiyasa


__ADS_3

Adiyasa mulai kesal karena ternyata El tidak percaya dengan semua cerita yang sengaja dia karang untuk memeras emosi Eliezer agar tidak akan mengatakan pada hakim jika semua yang terjadi padanya adalah ulah jendral Adiyasa.


Melihat semua itu dia kembali menatap wajah Eliezer dengan tajam hingga El sangat merasakan sekali aura kebencian Adiyasa padanya dari sorot mata Adiyasa yang tajam padanya.


"Jika kau memeng tidak percaya jika ayahmu adalah seorang penghianat maka aku akan membuktikannya sendiri"


Jendral Adiyasa.


"Bukti apa yang mau anda berikan padaku untuk mencoreng nama baik ayahku yang jelas-jelas seorang panutan?"


Tanya Eliezer.


Senyum licik Adiyasa pun mulai menghiasai wajahnya, dia mengeluarkan sebuah amplop berisikan tes DNA.


Dia memberikan amplop itu pada El untuk dilihatnya.


"Apa ini?"


Eliezer.


"Kamu bisa bertanya setelah kamu melihat isi didalam amplop itu?" Jawab Adiyasa tenang.


El pun membuka amplop tersebut dan melihat isi dari kertas yang tertera.


Di kertas itu dinyatakan sebuah hasil tes DNA yang menyatakan positif.

__ADS_1


El tidak bisa mengedipkan matanya saat membaca hasil laporan tersebut.


"Apa ini? Permainan apa yang sedang kamu mainkan denganku sekarang jendral?"


Tanya Eliezer yang tidak percaya akan hasil tes DNA tersebut.


"Ini bukan permainan nak, ini adalah kenyataan terima saja jika kakakmu yang bernama Bisma bukan saudara satu ayah denganmu, melainkan hanya saudara satu ibu, hihihi"


Ujar Adiyasa tersenyum bahagia mengatakan semua itu pada El, terlebih dia melihat sekali ekspresi wajah El yang sangat terkejut dan tidak percaya.


Di laporan tersebut ternyata tertera hasil tes DNA atas nama Adiyasa dan Bisma dengan basil positif, itu artinya jika Bisma adalah anak dari Adiyasa, bukan dari ayahnya yaitu Megantara.


El terdiam dan berpikir seribu kali tentang hal ini.


Setelah dirasa cukup membuat El Terguncang Adiyasa pun pergi dari sel meninggalkan El yang terdiam setelah melihat hasil tes DNA tersebut.


"Rapih kan pakaianmu sebentar lagi sidang akan di mulai "


Kata Adiyasa sebelum benar-benar pergi meninggalkan Eliezer.


El hanya terdiam menatap kertas tersebut tanpa menghiraukan semua yang Adiyasa katakan padanya.


Adiyasa akhirnya berhasil mengecoh jiwa El berharap dia tidak akan pernah mengatakan semua kebenaran tentang dirinya karena dia adalah ayah kandung dari kakaknya.


"Ini tidak mungkin, tidak mungkin"

__ADS_1


Teriak El dari dalam jeruji besi.


Dan disaat yang bersamaan sesuai rencana Bisma kini dia telah tiba di TKP tempat Eliezer menculik menyekap dan membunuh pak Andra dan yang lainnya.


Di tempat itu juga tanpa sengaja dia justru bertemu dengan Mila yang tak disangka akan sangat membantunya dalam meringankan hukuman adiknya.


ADEGAN KEMBALI PADA SIDANG ELIEZER.


mengetahui semu kini sedang menatapnya karena pengakuan sang wanita hamil berna Mila itu, pak Dwiki dan pak Gatot menjadi salah tingkah, mereka sangat ketakutan jika polisi akan menangkapnya.


"Bagaimana ini pak? Apa yang harus kita lakukan sekarang, wanita itu sungguh sangat membuat ya hancur?"


Ujar pak Gatot pada Dwiki.


Suasana didalam sidang pun cukup riuh dengan pengakuan sang wanita hamil, mereka tidak menyangka jika ternyata dua Mentri pajak dan pemberantas korupsi yang seharunya melindungi masyakarat itu tidak lebih dari seekor tikus berdasi.


Jendral Adiyasa bergerak perlahan menjauhi kedua jajarannya itu untuk menghindari jika suatu waktu mereka bisa menyebut namanya dalam semua hubungan mereka.


Dari kejauhan Eliezer melihat gerak gerik Adiyasa yang menghindari kedua Mentri tersebut, dia tersenyum lucu menyaksikannya, meski hatinya saat ini sedang dilema akan semua yang telah dia lihat tapi dia merasa yakin jika semua ini hanyalah kebohongan semata, kakaknya adalah darah daging sang ayah, bukan darah daging Adiyasa.


Sang hakim memukul palu meminta audien yang hadir di persidangan untuk diam dan tenang.


"Tenang, tenang, saya mohon tenang sidak akan dilanjutkan "


Ucap salah seorang ajudan hakim.

__ADS_1


Pak hakim pun meminta pengacara Eliezer untuk berdiri dan coba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan darimana bukti video live itu didapatkan?.


__ADS_2