Event Horizon

Event Horizon
Ke lima sampai ke tujuh


__ADS_3

Gunung buatan dari piramida yang menjulang tinggi.


“…Yang kelima maksudnya ialah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza dan merupakan satu-satunya bangunan yang masih menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu dan dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM. Piramida ini dulu disebut sebagai Piramida Khufu…”


Piramida Giza - dipakai sebagai makam untuk firaun Mesir Khufu, Khafre, dan Menkaure, sekarang Mesir. Dibangun pada dinasti ke-4 Mesir sekitar 2575- sekitar 2465 SM


“Juoss… Lalu Ridwan, sekarang yang ke enam…”


“Apa kamu menemukan hal sesuatu, Andi?”


“Iya Emilia, aku sudah mendapatkan sedikit celah nih.”


“Di bagian mana, aku mau ingin tau nih.”


“Nanti kalau sudah selesai aku beri tau.”


“Andi tolong beritau aku, aku penasaran nih.”


“Bentar ya Emilia, Ridwan kasian nih, dari tadi dia lihatin layar terus.”

__ADS_1


Karena merasa kecapekan dan Ridwan yang sudah siap melakukan pengetikan, tiba-tiba dia merasa tersakiti dan terabaikan atas pembicaraan Andi dengan Emilia yang tepat di samping telinganya Ridwan, dia pun berkata.


“Andi cepat mana yang terakhir! Aku sudah mulai lelah nih.”


“Iya maaf-maaf, ayo ini yang ke enam…”


Serta makam raya Raja Mausolus.


“… Yang keenam maksudnya ialah adalah makam yang dibangun antara 353 dan 350 SM di Halicarnassus Bodrum, Turki kini untuk Mausolus, satrap kekaisaran Persia dan Artemisia II dari Caria, istrinya. Struktur ini didesain oleh arsitek Yunani, Satyrus dan Pythius. Mausoleum ini memiliki tinggi sekitar 45 meter…”


Mausoleum Mausolus - makam Mausolus, satrap Persia, Caria, dibuat pada tahun 353-351 SM, di kota Halicarnassus, sekarang Bodrum, Turki.


“Sippp… Dan yang terakhir Ridwan, ke tujuh…”


Namun ketika aku melihat kuil Artemis yang menjulang ke awan-awan, yang lain itu semuanya kehilangan keindahannya.


“… Dan yang terakhir ke tujuh maksudnya ialah adalah kuil Yunani yang didirikan untuk Artemis, sekitar 550 SM di Efesus di bawah dinasti Achaemenid dari kekaisaran Persia. Kuil ini merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno. Kini, kuil ini telah hancur…”


Kuil Artemis - 550 SM, di Efesus, sekarang Turki.

__ADS_1


Setelah Ridwan selesai mencarinya, Andi menuliskan poinnya saja ke papan, apa yang dicari oleh Ridwan di internet, dia langsung mencatatnya. Andi berpikir lagi dengan serius, sambil dia meletakkan tangannya ke dagu.


“Hmmm…? Sekarang itu semua sudah terpecahkan dan…”


Emilia yang masih merasa sebal, setelah dia mengetahui Andi sudah selesai. Dia pun menyelah pembicaraan Andi dengan wajah yang sama.


“Apa ada yang masuk akal, Andi?”


“Coba kalian lihat ke sini! Dan lihat semua angka yang ada di sini!”


Andi melanjutkan untuk menerangkannya kepada mereka bertiga.


Hanya mereka berdua saja yang mendekat ke Andi. Sedangkan, Emilia masih merasa kesal den tidak mau mendekat ke Andi. Namun, Andi tetap melihat ke papan dan peta, sambil mencocokkan kode dengan sebuah angka.


“Kita lihat, yang pertama, kode 292-280 itu adalah Kolosus di Rodos - patung Helios.  Yang kedua, kode 353-351 itu adalah Mausoleum Mausolus - makam Mausolus. Dan yang terakhir, kode 550 itu adalah Kuil Artemis.”


Setelah Andi selesai dengan penjelasannya itu, sambil tangannya menunjukkan ke arah sesuatu. Ridwan memikirkan apa yang di jelaskannya.


“Hmmmm….? Ternyata, kode itu adalah tahun pendirinya dari tujuh keajaiban dunia kuno. Ya, kan Andi?”

__ADS_1


“Iya betul Ridwan. Tapi yang di sini, aku masih bingung sama bentuk segitiga dan gambar garis lurus yang ada di peta ini?”


__ADS_2