Event Horizon

Event Horizon
Tempat berbeda


__ADS_3

Andi yang menyuruh adiknya agar pulang duluan bersama dengan Emilia dan Ridwan. Suasana awan yang sudah mulai mendung dan akan mau turun hujan, dia bergegas lari, mempercepat langkahnya menuju ke arah perpustakaan sekolah, dan segera meminjam buku yang sudah dia baca tadi.


Surabaya, 4 Juli 2018, 16:49…


Setelah Andi selesai berlari untuk mengindari dari mereka. Dia pun berhenti di depan pintu perpustakaan, membuka pintu kaca lalu masuk, dia mengeluh nafas panjang sebentar, karena masih merasa kecapekan.


“… Huh! Akhirnya.”


Setelah masuk ke dalam perpustakaan, Andi bergegas mencari bukunya itu, dia mengingat, dimana tempat buku yang sudah dia letakkan tadi itu, sambil arah matanya dan tangannya menunjukkan sesuatu di depannya.


"Hmmmm…? Rak 3b, 4b, nah ini dia 5b.”


Andi sudah menemukan buku yang ingin dia pinjam, dengan sampul berwarna biru muda dan di sisi sudut buku terdapat huruf yang besar bertuliskan, Teori Kuantum Black Hole Mesin Waktu yang berada di rak atas dan bersandar diantara buku lain, dia kaget lalu mengucapkan suara pelannya.


“Kok posisinya berubah ya, padahal tadi saya taruh disebelah kanan urutan nomer tiga dari buku, tapi di urutan nomer lima ya. Hmmm…?”


Andi penasaran dengan hal itu, tapi dia menghiraukannya. Tanpa berpikir, dia langsung mengambil dan membacanya di tempat sambil berdiri.


“Teori Quantum Black Hole Mesin Waktu…”


Tiba-tiba, ada sesosok wanita muda cantik yang sedang membaca sebuah buku dengan rambut yang pendek dan di ikat ke arah samping. Dia yang sudah mendengar ada suara yang sepertinya sudah mengenalinnya. Wanita itu meletakkan bukunya kembali, karena merasa penasaran, dia pun berjalan menghampirinya sambil memutari sisi lemari buku yang lain.

__ADS_1



Dia yang berpakaian jas putih, rapi seperti seorang dokter, mengintip dari arah samping lemari buku, dengan menyipitkan matanya dia berkata.


“Siapa dia ya? Apa dia itu, Andi dan sedang apa dia kesini?”


Dia menghampiri Andi secara diam-diam, melangkah maju sambil tersenyum manis, dia mendekatkan wajahnya ke arah telingganya Andi, lalu mengucapkan sebuah kalimat menggoda nakal, tapi menghanyutkan.


“Andiii… Kamu lagi ngapain? Baca buku apa itu?”


Andi yang lagi asiknya membaca buku dengan tenang, tanpa disadari, dia secara spontan terkejut lalu membalikkan arah badannya dan ternyata.


“Bu Anna?”


“Bu Anna jangan ngagettin aku dong!”


“Hahahah… Maaf! Maaf!”


Dengan kecepatan tangannya, Andi menyembunyikan bukunya itu ke belakang badannya, dia sambil mengeluh nafas panjang karena merasa kaget.


“… Huh? Kirain siapa tadi. Ternyata bu Anna.”

__ADS_1


Bu Anna yang ingin tau, dengan pelan sambil wajahnya tersenyum, dia mendekatkan wajahnya ketelinga Andi lalu mengucapkan nada menggoda.


“Lagi baca buku apa Andi? Buku porno ya?”


Andi spontan kaget dan secara tidak langsung, dia memperlihatkan bukunya yang dia sembunyikan di belakang badannya. Lalu dia mengucapkan dengan nada tergesah-gesah dan sedikit tersendat, karena merasa grogi.


“T-tidak bu Anna. S-saya lagi membaca buku ini. B-buku fiksi tentang Teori Quantum Black Hole Mesin Waktu.”


 Dia melihatnya sedikit kaget, tentang buku yang sedang Andi baca itu. Bu Anna membungkukkan badannya sambil melihat ke arah buku yang dibaca oleh Andi, dia meletakkan tangannya ke dagunya lalu bersuara secara pelan.


“Mesin waktu ya?”


Andi mendengarkan sebuah kata yang keluar dari mulut bu Anna, dia mengira, sepertinya bu Anna mengetahui sesuatu tentang buku yang dia baca.


“Apa ibu tahu?”


Bu Anna kembali lagi, dengan bentuk badannya yang tegak dan anggun seperti biasanya, dia sambil membalikkan arah badannya dari Andi.


“Mesin waktu itu sama dengan prinsip melakukan lompatan waktu.”


“Lompatan waktu, apa itu ibu? Apa sama dengan menjelajah waktu?”

__ADS_1


Dia mengulangi perkataan bu Anna itu dengan rasanya yang ingin tau.


Bu Anna berpikir sambil memegang ujung dagunya dan melihat ke atas, lalu memiringkan kepalanya sedikit, dengan memasang wajah seperti dia mengetahui sesuatu. Sepertinya, memang itu benar, dia mengetahui yang namanya tentang lompatan waktu dari teori kuantum blackhole itu.


__ADS_2