
Siska menarik napas panjang tapi penuh dengan semangat. Ini adalah hari pertamanya ia menjadi seorang pelayan Aaron. Ia bahkan diajarkan beberapa hal sebelum akhirnya dinobatkan sebagai pelayan Aaron. Tapi ia juga masih harus belajar banyak agar bisa mengendalikan keadaan.
Tapi di satu sisi ia merasa sangat sedih karena perbedaan kasta antara dirinya dan Aaron begitu nyata. Ia padahal sangat ingin bercerita kepada Aaron segala hal. Tapi ia ingat jika saat ini ia dan Aaron adalah berbeda.
Aaron menepuk meja yang ada di depan pada saat Siska tengah melamun saat diminta untuk membantunya bekerja di dalam ruangan. Siska terkejut dan mencari arah di mana Aaron berada.
"Maaf."
"Kau bekerja bukan buat untuk melamun seperti ini."
Siska menarik napas lelah dan mengangguk. Di satu sisi ia merasa jika dadanya sangat berbeda apabila dekat dengan Aaron. Kondisi itu terus membuat Siska bingung dan ada apa gerangan sehingga ia merasa aneh dengan dirinya sendiri.
"Aku tak tau apa yang sebenarnya terjadi. Dunia ini begitu penuh dengan misteri."
"Apa yang sedang kau bicarakan? Kau sangat aneh. Baru saja kau bekerja sehari tapi kau sudah banyak mengeluh dan mengeluarkan kata-kata aneh seperti itu."
Siska tersadar dengan apa yang ia ucapkan. Bahkan ia juga tak mengerti kenapa hisa melontarkan kata-kata tersebut.
"Maafkan aku. Aku tak tahu apa yang saat ini aku rasakan. Aku merasa aneh dengan diri ku sendiri makannya amu bersiap demikian."
Aaron menarik napas panjang lalu menghembuskannya secara perlahan. Baiklah alasan itu dapat ia terima dan dirinya berharap jika Siska tak kenapa-napa. karena ia melihat potensi yang sangat besar dari Siska makanya ia yakin menempatkan siswa sebagai pelayan pribadinya. Ia harus melatih Siska agar wanita itu bisa memiliki power dan menjadi kekuatan tambahan bagi dirinya.
Memang ia membawa Siska karena ada maunya. Setidaknya ia memandang Siska sebagai orang yang memiliki bakat. Seandainya Siska tahu jika ia memiliki kecerdasan yang sangat luar biasa. Bahkan Aaron terkagum-kagum dengan wanita itu. Bagaimana Siska menyelesaikan tugasnya hari ini begitu baik padahal Ia memiliki kekurangan yang bisa saja membuat dirinya tak bisa melakukan apapun. Namun dibalik kekurangannya itu yang memiliki kelebihan.
"Apakah kau menyerah untuk menjadi pelayananku? Jika kau tidak sanggup dengan pekerjaan ini maka aku akan melepaskanmu di jalanan."
__ADS_1
Siska pun terdiam sejenak. Menjadi seorang pelayan memanglah bukan pekerjaan yang buruk. Tapi jika iya memutuskan tak ingin menjadi pelayan dan hidup di jalanan itu lebih buruk.
"Tidak. Aku pasti sanggup dengan pekerjaanku ini. Kau jangan terlalu meremehkan diriku. Kau tidak tahu saja bagaimana aku mengatasi semua itu dengan baik. Aku akan bekerja dan membuat dirimu bangga kepadaku."
"Baiklah aku akan menunggu kau menunjukkan semua itu. Jadi kau teruslah berlatih dan jangan pernah lelah."
Semenjak hari itu sebagai Siska semakin kuat. Ia bertekad membuat sebuah kejutan yang sangat luar biasa kepada Aaron. Ia ingin menunjukkan kepada Aaron bahwa ia wanita yang hebat dan ia harus mendapatkan pujian dari Aaron agar dirinya bisa terus bersama pria itu. Menjadi pelayan Aaron itu Aldara pekerjaan yang sudah sangat baik untuknya karena ia bisa bersama dengan Aaron setiap hari.
Dia tak tahu kenapa perasannya seperti itu dan Siska merasa aneh kepada dirinya sendiri. Tapi ia berharap jika perasaan ini tak akan menyerangnya suatu hari nanti.
"Aku sangat ingin dekat dengan mu." Sebelum akhirnya Siska jatuh pingsan karena kelelahan berlatih.
_____________
Bisa dikatakan latihan dalam beberapa bulan saja berhasil membuat Siska menjadi orang yang sangat hebat. Ia telah memiliki kemampuan yang tak kalah dengan Felix dan bahkan mampu menguasai senjata dan bela diri. Selain itu Siska sangat dibutuhkan setiap kali ada rapat dan Aaron selalu membawanya walaupun orang-orang heran kenapa Aaron selalu membawa Siska ke tempat rapat. Tapi, setelah melihat kepintaran serta kecerdasan yang dimiliki oleh Siska barulah orang mengerti kenapa Siska juga ada di sana.
"Kau begitu hebat Siska. Bahkan kau menguasai apa yang orang harapkan hanya dalam waktu beberapa bulan. Banyak orang di luar sana untuk menjadi dirimu seperti ini membutuhkan waktu bertahun-tahun. Apalagi aku dengar Jika Kau berasal dari desa dia yang di mana tak ada perangkat teknologi sama sekali. Dan sekarang aku baru tahu jika kau susah memiliki sosial media dan bakat menggunakan alat teknologi tersebut. Kau harus berterima kasih kepada Aaron yang mengembangkan bakat mu itu."
Siksa berhenti membaca berkas tersebut. Ia mengambil tongkatnya dan lalu menghampiri Felix. Bahkan ia bisa tahu di mana keberadaan Felix.
"Ada apa kau kemari Felix? Apakah kau sedang mencari Aaron?" tanya Siska dan menunggu jawaban dari Felix.
"Ya sebenarnya aku mencari dia tadi. Namun melihat dirimu yang begitu menakjubkan membuat aku tak jadi kembali. Kau sangat beruntung Siska."
Siska tersenyum lebar. Hanya satu orang yang belum pernah memberikannya pujian. Padahal Ia sangat ingin mendengar pujian tersebut laki-laki itu. Bahkan ia memiliki tekad juga karena Aaron.
__ADS_1
"Terima kasih."
"Baiklah Jika seperti itu aku akan pergi. Bila ada Aaron kabarkan saja kepadaku."
"Ya."
Felix pun lalu kemudian pergi meninggalkan Siska yang berada di ruangan itu. Ia sudah mendengar pujian dari Felix beberapa kali. Namun ia belum pernah mendengar pujian itu keluar dari mulut Aaron. Apakah bagi Aaron semua yang ia lakukan ini adalah hal yang biasa.
Siska pun memejamkan matanya dan menyentuh kepalanya. Kenapa ia selalu sangat bernafsu berharap jika Aaron memuji dirinya. Tampaknya Ia memiliki absesi terhadap Aaron.
"Ada apa denganku? Kenapa aku sangat aneh. Aku tak menyukainya sifatku ini. Aku benar-benar sudah keterlaluan."
Siska lalu memejamkan matanya dan memegang kepalanya. Dia meneguk ludah dengan perasaan tak nyaman dan selalu saja di hantu-hantui dengan otaknya yang mengejek karena ia melakukan semua ini hanya untuk dipuji oleh Aaron.
"Mungkin aku sudah benar-benar gila."
"Aku memintamu untuk ada di ruangan ini agar kau bisa membantuku bekerja. Bukan malah Kau menghancurkan ruanganku dan berbicara sendiri tak jelas seperti itu."
Siska langsung salah tingkah ketika mendengar suara dingin Aaron. Wanita itu mencari tanpa rasa bersalah dan mencari keberadaan Aaron. Karena ya tak bisa melihat sehingga dirinya menabrak pria itu.
Siska sangat ketakutan apalagi setelah mendengar suara desisan amarah dari Aaron.
________
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN.