
Siska masih terbayang dengan yang ada bersamanya tadi. Walaupun ia tak bisa melihat tapi Siska dapat merasakan jika dirinya diikuti secara diam-diam dan juga diperhatikan. Siska tak tahu apa tujuan laki-laki itu melakukan hal tersebut. Apakah ini sangat penting ataukah hanya karena penasaran? Atau bisa sjaa pria itu sebagai jembatan penyelamat dirinya. Tak ada yang tak mungkin bisa saja pria tersebut akan berpihak kepadanya.
Tapi ia belum bisa memastikannya dengan sungguh-sungguh karena Siska masih kebingungan dengan sepak terjang proa tersebut. Tampaknya ia juga tak boleh berharap begitu banyak kepada laki-laki tersebut. Bisa saja malah akan menambah rumit Maslaah dan itu bukanlah sebuah ide yang bagus.
"Aku tak mengerti kenapa dia selalu memperhatikan ku. Setelah hari itu ia kerap datang kemari dan juga diam-diam mengikuti ku. Apakah ada sesuatu pada diri ku?" Siska juga tak bisa melakukan hal yang lebih leluasa lagi jika dirinya berada di bawah tekanan orang-orang. Siska tak mau terus hidup seperti ini dan bisa dikatakan jika wanita itu masih bingung dengan maslaah yang akan ia hadapi.
Siska pun menarik napas panjang dan membuka ikatan rambutnya hingga rambutnya yang lurus dan lebat itu terurai begitu cantik hingga Siska tampak terlihat sangat mempesona. Orang-orang yang akan melihat dirinya dalam keadaan seperti ini akan terhipnotis.
Tidak ada yang salah dengan anggapan itu dan terbukti dari Aaron yang datang memperhatikan Siska secara diam-diam itu terpana dengan kecantikan yang dimiliki oleh Siska. Banyak wanita cantik yang telah ia temui tapi kenapa dengan Siska kecantikan itu berbeda dan ada hal yang sangat menarik pada wanita tersebut yang bisa menarik dirinya untuk memperhatikan wanita itu secara diam-diam.
Aaron masih tak bisa menjauhkan pandangannya dari Siska. Ia ingin sekali mendekat dan membantu membenahi rambut Siska. Tapi Aaron tahu jika ini bukanlah waktu yang tepat sebab mengingat ayahnya yang bisa saja menjadi ancaman bagi dirinya. Agar bisa menyelamatkan wanita itu ia harus bergerak secara perlahan.
Aaron pun menarik napas panjang dan lalu kemudian membalikkan tubuhnya. Ia pun meninggalkan kamar Siska dan berjalan dengan sangat tenang tak terlihat gugup padahal bisa dikatakan ia telah masuk ke sini sebagai penyusup.
Di tengah jalan Aaron tak sengaja telah melihat ayahnya yang sedang berjalan ke kamar Siska. Ia pun terhenti dan memperhatikan sang ayah yang bergegas pergi ke tempat Siska. Langkahnya sangat bersemangat dan hentakannya juga cukup berbeda dengan yang biasanya, sepertinya ada hal yang membuat ia sangat senang dan Aaron tak boleh ketinggalan informasi.
Apa lagi ia tahu jika sang ayah adalah orang yang bajingan dan sangat gila membuatnya tak yakin jika ayahnya tak akan melakukan hal yang buruk kepada Siska. Jika begitu ini adalah ancaman bagi Siska.
Aaron harus bisa menghentikan sang ayah agar wanita tadi tak kenapa-kenapa. Entahlah kenapa nalurinya sangat kuat untuk membela wanita itu. Ia seperti merasa ada ikatan yang tak bisa oa pahami.
"Aku harus bisa menyelamatkan dia. Jika aku gagal maka aku adalah orang yang paling bodoh selama ini."
Aaron pun memutar balik perjalanannya dan mengikuti sang ayah ke kamar Siska. Perasaannya sudah tak tenang seperti ada sesuatu yang sangat membebani dirinya.
__ADS_1
Aaron pun melihat jika sang ayah membuka pintu kamar Siska. Ia memperhatikan semuanya dari lubang angin yang berada di dalam kamar Siska. Bisa dikatakan apa yang telah ia lakukan adalah sesuatu yang sangat nekat. Aaron tak tahu apa yang membuatnya sangat berambisi untuk menjaga Siska.
Siska yang berada di dalam kamar yang hendak terlelap sangat terkejut ketika ia mendengar suara pintu yang terbuka. Siska pun menatap ke arah pintu walaupun ia tak bisa melihatnya apa yang ada di sana.
"Gadis yang sangat manis. Entah siapa nama mu, tapi kau bisa ku beri nama Amor."
Siska yang mendengar nama barunya pun merasa sangat tak setuju. Ia tak suka dipanggil selain dengan namannya.
Antoni pun mendekati Siska dengan nafsu yang sangat tinggi. Ya itulah alasannya untuk datang ke sini kaeema ia tahu jika Siska adalah seorang perawan dan ia ingin mendapatkan itu. Antoni sudah begitu gila, ia menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Dan malam ini dirinya sangat menginginkan Siska. Bahkan bisa saja Siska dijual dengan harga yang sangat mahal dengan wajah Siska yang sangat cantik ini pasti banyak yang akan berminat dengannya.
Antoni secara tak terduga tidak melakukan hal tersebut. Bahkan Aaron pun yang masih mengintip dan belum sama sekali bertindak sangat heran kepada ayahnya. Ia pikir sang ayah mungkin sudah gila karena telah terperangkap dengan ambisinya sendiri.
"Pria itu tak ku sangka akan sebejat itu. Aku tak akan bisa membiarkan dia melakukan sesuka hatinya. Aku harus bisa menyelamatkan wanita itu."
Aaron pun turun dari persembunyiannya dan memberanikan diri untuk menghalangi ayahnya.
"Berhenti di situ!"
Seketika itu juga Antoni dan Aaron terkejut saat tahu Siska bisa berbicara bahasa Inggris. Siska bukanlah orang yang bisa dikatakan orang sembarangan.
"Kau bisa berbahasa Inggris? Wow tak ku duga kau mengerti dengan ala yang aku ucapkan selama ini."
"Berhenti di situ! Aku tak ingin kau mendekat."
__ADS_1
"Kenapa sayang? Ini sangat nikmat dan kau sendiri pasti akan menyukainya."
"Tak akan pernah aku menyukainya."
"Kau mengatakan karena kau belum mencobanya."
Antoni yang sudah sangat gelap mata pun menangkap tubuh Siska dengan sabar brutal dan lalu menjatuhkannya ke atas ranjang. Aaron yang mendengar hal tersebut dari luar langsung mengetuk pintu.
Antoni tampak kesal dan tak mempedulikan pintu tersebut hingga membuat Aaron di luar sangat frustasi.
"Apa yang harus aku lakukan? Aku tak mungkin menyelamatkan dia secara terang-terangan." Aaron berusaha untuk berpikir keras. "Ini aku, Aaron. Aku mendengar ada kegaduhan dari dalam makanya aku mengetuk pintu."
"Kau tak perlu khawatir son! Pergilah dari sini."
"Tolong! Tolong selamatkan aku Tuan."
Siska yang tengah memohon pun langsung ditampar oleh Antoni hingga ia terpekik nyaring. Aaron tak bisa tinggal diam jika hal tersebut telah terjadi. Ia pun mengepalkan tangannya dan lalu kemudian mendobrak pintu tersebut.
Sang ayah sangat terkejut dengan apa yang telah dilakukan oleh Aaron.
________
TBC
__ADS_1
Hay gaes jangan lupa juga baca karya temen aku. Dijamin bagus banget pokoknya. Rekomendasi banget buat kalian.