
Selama 3 tahun ini Aaron menjalani kehidupan yang sangat hambar. Hari-harinya berjalan begitu saja dan sampai saat ini kejahatan ayahnya perlahan-lahan mulai bisa ia tangani. Dan pada akhirnya setelah lahan ia bisa membalaskan dendamnya ke pada sang ayah.
Sebentar lagi, ya sebentar lagi dirinya akan bisa menangkap penjahat itu Dan Mungkin ia akan bisa menghukum dengan tangannya sendiri atas perbuatan yang telah dilakukan oleh ayahnya yang bisa dikatakan termaafkan.
Hari ini Aaron beristirahat sejenak dan merupakan semua masalah yang tengah ia alami. Seperti biasa Aaron akan menyendiri di dalam kamar tanpa bisa mengeluarkan ekspresi apapun. Lagi-lagi tersebut hanya terfokus kepada pikirannya dan hal tersebut pulalah yang mempengaruhi dirinya beberapa tahun belakangan ini.
Cessy berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada Aaron. Aaron sendiri telah menyadari atas perasaannya. Ya benar dikatakan oleh Cessy jika ia memiliki perasaan kepada Siska. Rasanya dirinya tidak sabar untuk menunggu bisa bertemu kembali dengan Siska. Tapi ia merasa bingung kepada dirinya sendiri karena ia pernah berjanji bahwa dirinya tak akan menemui Siska dan mengganggu wanita itu lagi.
Jika ia berusaha untuk menemui Siska dan itu artinya ia berusaha mengingkari janjinya yang telah Ia buat dengan wanita itu. Biarlah semesta yang akan mempertemukan mereka jika ada takdirnya.
Aaron menundukkan kepala karena merasa sangat menyesal. Kenapa penyesalan selalu di belakang? Aaron makan sambil membenci dirinya sendiri. Ia begitu sangat pecundang dan bahkan dirinya tak seperti dikenal banyak orang.
Cessy sering menceritakan perasaan Siska dan juga apa yang sering siswa katakan kepada dirinya kepada laki-laki tersebut. Tentu saja Aaron sampai terkejut mengetahui bahwa Siska sepertinya memiliki perasaan yang sama dengannya. Namun sekarang entah mengapa ia merasa ragu dengan hal itu. Tampaknya Siska telah tak lagi memiliki perasaan yang sama dengan dirinya. Mengingat rasa kebencian wanita itu terhadap dia yang begitu dalam.
"Iya aku yang salah. Aku memang benar-benar jahat dan pantas kau pergi dari hidupku. Bahkan keberadaanmu disampingku saja hanya untuk aku manfaatkan. Apakah kamu merasa jika diriku benar-benar mengerikan. Aku harap kau bisa mengerti dengan semua ini," ucap Aaron dan lalu menutup matanya.
Jika ia tengah melamun selalu saja ia tak pernah akan melupakan sebotol arak yang akan bisa membuat dirinya nyaman. Ya setiap malam harus melakukan hal tersebut dan baginya ia akan muntah-muntah karena terlalu banyak minum.
"Aaron, apakah kau sama sekali tidak peduli terhadap kesehatanmu sendiri?" tanya Cessy yang kebetulan masuk ke dalam kamar pria itu. Ia menghela nafas panjang melihat Aaron yang kembali lagi-lagi terlalu banyak minum.
"Kesehatanku sama sekali tidak berguna semenjak ia pergi."
__ADS_1
"Bukan ini yang diharapkan oleh Siska. Seharusnya nggak bisa menceritakan masalahmu agar aku bisa mengetahui apa yang terjadi di antara kalian."
"Tidak perlu. Aku tidak butuh kau mengasihani diriku. Aku adalah orang yang menyedihkan dan tentunya kau tahu akan hal tersebut."
Aaron terkekeh dan tertawa gelak seperti orang yang tak normal. Ya kewarasannya telah direnggut semenjak kepergian Siska. Dirinya tak merasa hidup setelah wanita itu pergi dari hidupnya.
Cessy dia mendengar Aaron mengatakan hal tersebut hanya tertawa. Pasti paginya Aaron akan menyesali dengan ucapannya itu.
"Kau terlalu berlebihan Aaron. Apakah kau tidak tahu jika dirimu itu memalukan? Berhentilah bersikap kekanak-kanakan dan sekarang jangan lagi kau minum."
Cessy pun merebut semua botol minuman Aaron dan kemudian membawanya pergi.
__________
Sama Siska terus bersabar dengan kondisinya dan yakin jika suatu hari nanti akan tiba hari ini. Perlahan-lahan penutup matanya dilepas dan dokter menginstruksikan untuk ia membuka matanya.
Siska pun menelan ludahnya dan lalu kemudian perlahan-lahan membuka matanya. Hal pertama kali yang ia rasakan adalah cahaya matahari yang begitu menusuk ke dalam indra penglihatan yang membuat Siska merasa sangat silau.
Siska pun kembali langsung memejamkan matanya dan mendesak kesakitan. Akan tetapi dokter selalu memperingati dirinya untuk perlahan-lahan membukanya dan tidak terlalu buru-buru. Siska pun mencoba sekali untuk membuka matanya dan hal tersebut ia lakukan dengan sangat pelan-pelan.
Dan pada akhirnya ia pun berhasil membuka matanya seluruhnya walau silau yang begitu menusuk bahkan membuat kepalanya pusing. Akan tetapi beberapa menit kemudian ia sudah mulai bisa beradaptasi dengan cahaya dan juga pemandangan dunia yang begitu sangat indah.
__ADS_1
Siska akan tak percaya dengan apa yang sekarang tengah Ia lihat. Semuanya terasa seperti mimpi dan wanita itu langsung memandang ke arah Daniel dan terkejut melihat paras suami laki-laki itu dan juga tampilan mereka semua yang sangat rapi. Siska baru pertama kali melihat tampilan seperti ini setelah beberapa tahun lalu para aktivis HAM yang pernah datang berpenampilan sama seperti Daniel dan juga dokter yang ada di depannya.
Siska pun memandang ke arah anaknya dan sangat terkejut melihat Peter yang begitu tampan. Benarkah itu anaknya, ia sangat tak menyangka jika Peter akan setampan itu. Terlebih lagi Peter berpakaian yang sangat cantik.
Siska lantas memandang ke arah dirinya yang sama memakai pakaian yang begitu rapi. Wanita itu pun tersenyum dan menangis sembari memeluk tubuh Daniel.
"Terima kasih. Atas berkatmu aku bisa kembali melihat. Aku tidak tahu cara berterima kasih yang benar kepada dirimu. Tapi kau sungguh banyak membantu diriku dan bisa membuatku melihat seperti ini."
Daniel pun membalas korban Siska dan lalu kemudian mengusap kepala Siska.
"Aku merasa senang jika dirimu bahagia seperti ini. Baiklah sekarang kau pasti akan merasa lebih baik."
Siska pun berganti memeluk tubuh anaknya dengan sangat erat. Wanita itu menangis di atas kepala anaknya sembari mengusap wajah tampan milik sang anak. Ia sangat penasaran seperti apa wajah Aaron, tapi sebaiknya ia jangan melihatnya agar tak teringat kepada pria itu.
"Asal kau begitu sangat cantik Mama."
Siska pun terkekeh dan lalu mencubit pipi gembul anaknya.
_________
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA.