Gadis Buta Yang Ditumbalkan

Gadis Buta Yang Ditumbalkan
Part 47


__ADS_3

Aaron pun harus terbang ke Amerika Serikat karena ada beberapa pekerjaan yang harus ia selesaikan di sana karena Antoni sempat melarikan diri ke Amerika Serikat.


Aaron dan juga Cessy tengah bersiap-siap di bandara. Sementara itu Felix masih mempersilahkan beberapa barang-barang yang harus mereka bawa ke Amerika nanti.


Aaron pon termenung sejenak dan berpikir apakah nanti ia akan bertemu dengan Siska. Tapi ia merasa santai bersalah dengan Siska jika ia tak bisa menahan dirinya untuk mencari wanita itu.


"Entah kenapa aku merasa sangat bersalah jika aku nanti bertemu dengan dirinya." Tunggu mama Aaron pun didengar oleh Cessy. Ia menghela nafas panjang dan lalu kemudian menepuk pundak Aaron beberapa kali.


"Jangan terlalu berlebihan. Walaupun Kau berteman dengan dirinya kau harus bersyukur dan berpura-pura kita tak mengenalnya. Jangan terlalu sok akrab agar kau tak ingin membuat hatinya lebih sakit lagi dari ini."


Tampaknya Aaron tidak setuju dengan ucapan Cessy. Kali ini mereka tidak sependapat. Aaron rasa dirinya tak bisa menahan terus-terusan perasaannya yang begitu sangat dalam terhadap Siska. Bahkan setiap harinya perasaannya itu terus tumbuh lebih dalam lagi pada hatinya. Hal itu sangat menyakiti dirinya. Aaron bahkan tak bisa berkata-kata.


"Cessy, kali ini aku merasa jika diriku tak harus sependapat denganmu. Aku tak setuju dengan ucapanmu. Walaupun aku bertemu dirinya sekali saja aku akan menyapanya karena aku begitu merindukannya."


"Lantas bagaimana dengan janjimu terhadap Siska."


"Persetan dengan janji itu. Aku bertemu dirinya pasti juga secara tak sengaja."


Aaron pun kepalanya dan berharap jika ia memang akan bertemu dengan Siska nanti. Tapi hal itu sangat mustahil karena Amerika itu luas dan berharap ingin bertemu dengan satu orang yang bukan siapa-siapa itu sangat sulit.


"Ya lihat saja jika kau bisa bertemu dengan dirinya."


Cessy seolah-olah tengah meremehkan Aaron dan lalu kemudian mereka pun masuk ke dalam pesawat saat pesawat ingin lepas landas.


"Ingat jangan terlalu larut dalam masalah mu itu. Kau tak harus menahan perasaan mu sendiri juga tapi tak dengan seperti ini, kau harusnya bisa menghargai keputusannya dan kau bisa mengintropeksi diri mu apa kurang mu."


Aaron rasa perbuatannya sudah di luar akal dan tak perlu lagi mengintropeksi diri sudah pasti apa yang telah ia lakukan adalah hal yang sangat fatal.

__ADS_1


"Hem, aku tidak peduli."


Pesawat pun telah lepas landas ke Amerika Serikat. Sementara itu Felix yang dari tadi hanya mendengar pertengkaran mulut mereka pun lebih memilih diam dan menatap ke arah awan yang menggumpal.


"Jangan terlalu yakin dengan apa yang saat ini kau rasakan. Semua orang pasti memiliki kesedihan mereka sendiri."


____________


Aaron pun telah sampai di bandara Amerika Serikat. Setelah tiba di Washington DC ia harus bertolak lagi ke Hawaii karena ada beberapa kasus di sana yang ditinggalkan oleh Antoni.


Ya ayahnya itu memang sangat sulit untuk ditaklukkan. Aaron sendiri sangat kewalahan mengurusnya. Tapi di satu sisi ia ingin lebih terlihat mencolok dari pada Antoni dan ia harus berhasil menangkap ayahnya agar bisa membuktikan kepada diri sendiri jika ia lebih hebat dari pada sang ayahnya itu sendiri.


"Aku pasti akan bisa membuktikannya kepada mu. Kau pasti akan menyesal dengan perbuatanmu, karena aku memang harus membuatmu menjadi orang yang sangat menyesal."


Aaran pun menghembuskan nafas panjang dan lalu masuk ke dalam pesawat yang sebentar lagi akan terbang ke Hawaii.


"Apakah kau merasa lebih baik dari sekarang? Tampaknya Kau sangat terlihat tidak setuju dengan setiap ucapan yang keluar dari mulut bos kita."


Tales berencana ingin berbasa-basi dengan Cessy. Cessy sendiri pun langsung memejamkan matanya dan menarik nafas cukup panjang. Mendengar nama Aaron disebut membuatnya sedikit marah lebih buruk.


"Dari dulu dia memang tidak bisa berubah. Ya aku dengan dirinya selalu bersama-sama dan kita adalah teman masa kecil. Aku begitu hapal dengan cepat terjangnya maka dari itu Akku merasa ia begitu keterlaluan kali ini. Apakah dendam bisa membuat mu begitu sangat berlebihan dan sampai gelap mata."


"Memangnya kau sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi antara Tuan dan juga Siska."


"Sampai sekarang aku belum mengetahuinya. Tampaknya ada sesuatu yang menarik dari antara mereka."


"Itu sudah pasti," jawab Felix dengan penuh keyakinan.

__ADS_1


Perbincangan mereka tadi rupanya didengar oleh Aaron. Hanya saja laki-laki itu belum bersuara namun mendengar percakapan itu sudah sangat kelewat batas ia pun akhirnya membuka suara.


"Jangan mengibahiku. Kalian seharusnya fokus dengan tujuan utama kita ke sini."


Cessy sendiri langsung membelalakkan matanya. Bisa-bisanya laki-laki itu menyuruh mereka fokus akan tetapi dialah yang membuat suasana menjadi kacau. Aaron lebih dulu lah yang memulai percakapan yang tidak berbobot ini.


"Padahal kau selalu membahas mengenai wanita itu. Kenapa aku merasa jika diriku disini akulah yang salah."


Hingga akhirnya waktu mereka banyak habiskan. Mereka sudah sampai di Hawai dan turun dari dalam pesawat. Percakapan antara Cessy dan juga Felix tak berhenti sampai di situ saja. Mereka terus membicarakan walaupun laki-laki tersebut telah menegurnya.


Aaron pun tak peduli dan kemudian masuk ke dalam mobil yang telah menjemput mereka. Mereka akan pergi ke rumah yang sudah disediakan oleh pemerintah di Amerika. Rumah itulah nantinya yang akan menjadi markas mereka terlebih lagi rumah itu sangat sembunyi-sembunyi.


Beberapa tentara lainnya juga turun dari dalam pesawat dan kemudian akan pergi ke rumah yang menjadi tujuan utama. Kedatangan mereka tentunya pasti dengan mode penyamaran agar Antoni tidak mengetahui jika mereka telah ada di Hawaii.


Tentunya Antoni tak semudah itu untuk ditangkap. Laki-laki itu pasti memiliki perlindungan yang sangat ketat dan apalagi jaringannya sudah berada di mana-mana.


Aaron, Cessy dan juga Felix mereka satu mobil menuju ke perumahan yang cukup jauh dari Hawaii. Ya sebenarnya bisa saja mereka tadi langsung pergi ke Hawaii akan tetapi Aaron harus menyelesaikan beberapa masalah di Washington DC. Hanya saja masalah tersebut rupanya telah diselesaikan oleh pemerintah luar negeri untuk Amerika.


"Hawai begitu sangat indah. Aku belum pernah ke sini padahal aku sangat menginginkan pergi ke sini. Dan akhirnya hari ini impianku tercapai."


Aaron yang awalnya tidak peduli dengan Cessy pun merasa heran jika wanita tersebut belum pernah ke tempat ini. Ia phk menundukkan kepalanya dan kemudian menaikkan dia bahunya.


"Kasihan sekali kau tak pernah ke sini."


___________


TBC

__ADS_1


JANGAN TERLALU BANYAK ORANG YANG SUDAH MEMBACA.


__ADS_2