Gadis Mafia Dan Dokter Jutek

Gadis Mafia Dan Dokter Jutek
KAGUM


__ADS_3

Gaes jangan lupa like nya ya.


biar author lebih semangat..


Happy reading gaes..


***


Sampai di ruangan Dirut, Al kembali dengan wajah juteknya. Duduk di kursi kebesaran dengan kembali mengecek beberapa berkas pasien.


" Apalagi sekarang " Batin Tiana.


Ya ampun tampangnya yang super jutek itu turun dari gen siapa sih.. Papa Erik orangnya kocak dan ramah. Mama Ratih baik hati dan penyayang. Lalu dari mana sifatnya itu ,, Haduh....


" Duduk dan makanlah.. Semua milikmu " Ujar Al pada Tiana.


" Perutku tidak akan muat menampung semua makanan ini " Jawabnya ketus.


" Terserah kau saja.. " Al tidak menggubris Tiana. Dia tetap fokus pada layar komputer nya.


" Oh ya.. Jika semua terserah padaku.. Jangan protes apa-apa nanti " Lalu dia keluar dari ruangan Dirut.


Hallo semua ...


Ya kalian yang di sana .. kemari lah. Dokter Al sedang berbagi makanan ... Silahkan kumpul ya yang tertib.


Tiana memanggil para OB dan OG yang sedang bertugas membersihkan lorong Dirut.


Mereka yang merasa di panggil pun langsung mendekat ke arah Tiana.


" Hallo.. Bibi Paman tunggu sebentar ya saya ambilkan dulu makanannya " Lalu masuk dan kembali membawa menu makanan yang sangat enak. Tentu itu makanan mahal. Pikir mereka.


" Silahkan karena sudah waktunya makan siang jadi kita makan sama-sama ya.. " Tiana meletakkan beberapa makanan di lantai. Lalu dia tanpa merasa risih dan jijik langsung duduk dilantai.


Mereka yang melihat istri pemilik rumah sakit tanpa ragu duduk dilantai, lalu mengikuti gerakan istri Dirut itu duduk dengan mengelilingi makanan.


" Ayoo makan tunggu apa lagi.. " Tanya Tiana dengan ramah.


Mereka pun lalu mengambil makanan dengan sedikit malu-malu.


Al yang melihat tingkah konyol istrinya itu pun tersenyum. Mana ada coba istri Dirut pemilik rumah sakit. Anak semata wayang pemilik perusahaan tekstil terbesar di dunia lagi, mau makan duduk dilantai bersama para OB dan OG. Sungguh beruntung dirinya bisa mendapat kan istri sesempurna Tiana.


Dia lalu keluar ikut duduk di samping Tiana yang sedang makan kepiting asam manis, bahkan mulut dan tangan Tiana sudah cemot semua.


" Sayang coba lihatlah dirimu.


Makan sampai belepotan gini.. " Sambil mengelap sudut bibir Tiana dengan tangan kekarnya.


Blussss...


Wajah Tiana sudah merah seperti kepiting yang dia makan 😂😂.

__ADS_1


Para OB dan OG yang melihat ke uwuan mereka jadi malu sendiri dan langsung pamit setelah mengemasi sisa dari makanan mereka.


" Kami pamit Tuan dan Nyonya.. Terimakasih makanannya .. Semoga rezeki Tuan dan Nyonya berlipat ganda " Puji mereka.


" Terimakasih paman dan bibi doanya kalian jangan segan-segan ya kalau mau minta apa-apa bilang saja padaku atau pada suamiku " ucap Tiana malu-malu.


Mereka pun mengangguk dan pamit undur diri.


" Ada apa dengan wajahmu ? Kenapa merah sekali.. Kau sakit ? " Tanpa aba-aba tangan Al reflek menempelkan punggung tangannya ke kening istrinya.


" Tidak panas .. Tapi kenapa wajahnya memerah ?" Gumam Al.


Ya ampun... Astaga astaga . Ada apa dengannya.. Tiba-tiba baik begini. jangan-jangan dia kesambet lagi ..


Wajah Tiana sudah bersemu merah.. Dia malu dengan perlakuan suaminya tadi.


" Hei singkirkan tanganmu dari keningku.. Aku tidak demam sama sekali .. Ak-aku aku cuma merasa panas.. Iya panas. Astaga kenapa tidak ada AC disini ..Seharusnya kau memasang AC di lorong ini dokter. " Tiana berkilah kan malu kalau ketahuan


" Oke.. Tenang jangan lebay.. Lagian mana ada yang masang AC di lorong rumah sakit Nyonya Swan " Kata Al kesal.


" Ada jika aku pemiliknya.." Sambil berdiri dan membereskan sisa makanan.


" Baiklah silahkan pasang AC nya . Karena kamu sudah menjadi istri dari pemilik rumah sakit ini " Ledek Al pada Tiana.


" Sial aku juga yang kena " Batin Tiana


Tiana lalu menuju kamar mandi diruangan Dirut dan mencuci tangan juga mulutnya.


" Iya tahu.. Pagi tadi kau sudah memberi tahuku ,, Lagian aku akan keluar kota nanti. Gara-gara kau pertemuan ku dengan distributor jadi di undur " Keluh Tiana.


" Gara-gara aku ?" Menunjuk dirinya sendiri.


" Lalu ... Kalau bukan kau siapa ?? Moana ?" Bagai buah simalakama.. Di jawab salah gak di jawab makin salah.


Sudahlah terserah dia sajalah.


" Sudah ?? Keluarlah .. Kepala ku pusing setiap berdebat denganmu " Usir Al .


" Apaaaa ...? Hei dokter jutek... Seenaknya saja kalau ngejiplak. Bukan kah kau yang memintaku datang buru-buru ke kantormu. Karna kau butuh aku untuk menghindari si wanita silikon itu. Kenapa sekarang sudah manis sepah dibuang haaa .. Sudah tercapai keinginan mu sekarang kau usir aku ? Iya .. Ck dasar laki-laki sama saja mau enaknya doang. " Tiana sangat kesal dia hendak keluar dari ruangan Al tapi tiba-tiba tangannya di tahan oleh Al.


" Kau bilang aku sama dengan laki-laki di luaran sana ? Iyaa .. " Al mendekatkan wajahnya ke wajah Tiana.


Tiana terus mundur hingga tubuhnya mentok di pintu.


Kini wajah mereka sangat dekat sampai-sampai mereka saling mendengarkan deru nafas lawan bicaranya.


Gluukk


Tiana menelan kasar Saliva nya . Sekarang Tiana merasa panas di seluruh tubuhnya . Rasanya bulu di tubuhnya ikut menegang hihihi


Lalu tiba-tiba " Cup "

__ADS_1


Al mengecup ringan bibir Tiana . Tiana yang mendapat serangan mendadak hanya bisa diam terpaku matanya melotot sebagai bentuk keterkejutan nya.


Karena tidak mendapat penolakan dari sang istri. Al sedikit memperdalam ciuman nya . Tiana malah memejamkan kedua matanya. Dia mengalungkan kedua tangan nya di leher sang suami. Semula ciuman mereka biasa saja.. Tapi lama-lama Al menuntut lebih dia mulai turun ke bawah.. Meninggalkan stempel keunguan di leher Tiana .


Karena takut kebablasan.. Tiana mendorong tubuh kekar sang suami.


" Cukup .. Aku aku ada meeting " Buru-buru berbalik membuka pintu .. Kabur cerita nya gaes 😁.


Al menyeringai .. Dia tahu kalau istrinya itu malu.


Rasakan.. siapa suruh membandingkan dirinya dengan laki-laki lain pikirnya.


Tiana yang sudah berhasil keluar dari ruangan sang suami langsung bergegas ke parkiran. Tadi dia kesini bersama Umar. tapi dia meminta Umar menunggu di dalam mobil saja kan tidak tahu kalau lama pikir Tiana.


Dan sialnya baru sampai lantai bawah. Sudah ketemu lagi sama dokter silikon .. Duh apes bener hari ini pikir Tiana.


" Tunggu..!! " seru Moana


" Astaga ada apa lagi sih dokter.. Saya buru-buru mau meeting nih " Kesal dong berurusan sama si dokter silikon ini. Apalagi jelas-jelas dia sudah bikin onar tadi di rumah sakit.


Gara-gara kelakuan songong nih dokter. sekarang mereka terkenal di sosmed. hahaha


" Dengar ya wanita jal*ng ... Aku tidak akan pernah membiarkan apa yang sudah aku perjuangkan di ambil begitu saja olehmu " Sambil mencengkram tangan Tiana.


" Lepaskan tangan kotor mu itu dari tanganku. Apa kau tidak sadar?? Sekarang pria yang kau idamkan itu sudah menjadi SUAMIKU . " Menekan kan kata suami .


" Ku dengar kalian menikah karena di jodohkan .. Jadi aku masih memiliki kesempatan . Dan kau akan ku buat pergi jauh dari sisi Alend ku" Kata Moana dengan sombongnya.


" Terserah kau saja... Jangan sampai kau menyesal dan memohon ampun padaku kelak " Ucap Tiana dengan santai.


Siapa yang berani mengambil milik seorang Tiana. Bos besar mafia yang pejabat pemerintah aja ketakutan mendengar namanya.


Apalagi cuma seorang Moana .. Kecil itu mah.. Cuma kek ngebasmi kutu rambut di kapur ajaib kali ah wkwkwk


" Jangan sombong kau jal*ng ... Awas saja kau" Berlalu meninggalkan Tiana


Tiana yang mendengar ancaman itu cuma ketawa kecil, ada-ada saja pikirnya


***


Hai gaes seperti biasa ya..


Jangan pelit like dan vote nya 😁


Tinggalkan jejak kalian di komentar yaa


Penasaran gak sama kelanjutan dari kisah gadis mafia(Tiana) dan dokter jutek (Alend)


Menerima saran dan kritik . Terimakasih


Love you all** ...

__ADS_1


__ADS_2