
Hai gaes langsung aja ya happy reading 🤗
***
Tiana dan Umar saling tatap tanpa arti mereka sedikit keheranan dengan informasi yang di dapat dari Azka.
Flashback on.
" Ketemu " Ucap Azka girang. Ia lega karena keahliannya masih berfungsi dengan baik.
" Bagaimana ?" Tanya Umar tidak sabar
" Han Soo Hyun... Putra tunggal dari pasangan Han kang min dan Sieta Lee. Setelah lulus dari Universitas ia menjalankan bisnis keluarga. Ia juga sering gonta-ganti pasangan. Kali ini ia sedang dekat dengan seorang wanita yang bernama Moana . Dari informasi yang saya dapatkan mereka akan menikah karena perjodohan keluarga " Jelas Azka singkat.
Flashback end.
" Apa yang akan anda lakukan kali ini nona, seperti nya mereka bersekongkol untuk menjauhkan anda dengan tuan Alend " Tebak Umar yang langsung diangguki oleh Tiana.
" Kamu benar Umar. Sepertinya aku harus sedikit tegas kepada wanita silikon itu. Dia benar-benar tidak mudah menyerah " Gumam Tiana.
" Apa saya bereskan saja mereka sekarang nona" Ujar Umar memberi saran.
" No, itu tidak asyik. Aku akan bermain-main sedikit dengan mereka " Ujar Tiana.
" Saya ikut apa kata nona "
" Good "
Tiana akan sangat senang jika otak liciknya dapat berguna disaat ada masalah seperti ini . Setidaknya mereka masih bisa di manfaatkan.
Jangan lupa siapa Tiana ia adalah seorang wanita karir yang licik dan cerdas, ia hanya akan memperbesar jaringan kekuasaan dan kekuatan nya di bidang bisnis. Dengan banyaknya musuh yang kaya raya mencoba mengganggunya, dengan senang hati Tiana akan menyambutnya .
***
Ting...
Pesan masuk tertera nama
"Suamiku Sayang"
Sayang aku sudah di depan kafe , keluarlah aku sangat merindukanmu !
Cepatlah banyak wanita mengerubungi suami mu yang tampan ini .
Sayang ...
Seperti itu lah kira nya pesan dari Alend. Tiana sampai geleng-geleng kan kepala membaca pesan dari sang suami juteknya yang sudah tak lagi jutek.
Ia lalu keluar dari ruangan Manager dan bergegas turun menuju keluar kafe.
Dari dalam terlihat seorang pria tinggi yang berdiri membelakangi pintu kafe .
" Ah dia manis sekali " Batin Tiana.
Dia keluar dan menyapa para pengunjung yang berkerumun di depan kafe, kebetulan hari ini weekend jadi pelanggan Tiana sangat banyak .
" Sayang !" Panggil Tiana kepada sang suami.
" Al lalu berbalik dan ... SURPRISE !!! " Ia membawa sebuket bunga Krisan kesukaan sang istri.
" Ah ... Makasih sayang " Tiana malu dengan semua perlakuan sang suami yang di tonton banyak pasang mata.
" Sama-sama sayang " Al memeluk tubuh sang istri ia senang karena Tiana membalas pelukannya dengan lebih erat.
Umar yang melihat kedua majikannya akur dan tidak terpengaruh oleh beberapa foto yang dikirim oleh musuh sangat senang, ia bangga kepada Dokter Alend karena tidak mudah percaya dengan apa yang dilihatnya .
Ia ingin menjadi sosok pria seperti Dokter Alend jika sudah punya pasangan nanti . Entah kapan tapi wkwkwk .
***
Umar mengendarai mobil Porsche milik Tiana. Sedang yang punya mobil sudah pulang duluan. Tiana dan Alend mengendarai mobil milik Al. Mereka langsung pergi ke rumah Brian. Sedang Umar mendapat sebuah tugas lain yang harus ia selesaikan sebelum Nona Mudanya makan malam.
Apakah itu ??😅
" Kemana aku harus mencari mangga muda yang langsung dipetik dari pohonnya ??" Gumam Umar bingung.
Flashback on.
Umar yang tadinya ingin ikut sang majikan tapi di larang oleh Tiana .
" Umar kamu jangan mengikuti kami, aku punya tugas untukmu !! " Ujar Tiana mendekati Umar dan membisikkan sesuatu ke telinga sang asisten.
" Carikan aku mangga muda yang manis dan harus di petik dari pohonnya , ingat kamu harus kasih bukti video saat memetiknya jika tidak aku akan mengirim mu ke kandang Soo " Ancam Tiana penuh tekanan.
" Antar kan sebelum makan malam tiba " Imbuh Tiana .
Bagaimana tidak tertekan mau cari di mana mangga muda sedangkan ini bukan musim mangga coba. Lagian mana ada mangga muda manis ! Ah apa ini cuma keisengan Nona Mudanya saja untuk mengerjai nya ?? Pikir Umar tak henti-henti mengeluh kesal. Mana harus dapat sebelum makan malam lagi 😂😂
Flashback end.
__ADS_1
***
Tiana dan Alend tiba di rumah mewah milik Brian. Moli yang sudah menunggu sang anak asuhnya langsung menghampiri Tiana saat ia dan suami turun dari mobil.
" Rosa ... Kamu disini ?" Memberi hormat kepada sang menantu Ankara dan memeluk sang anak asuh yang sudah di anggap keponakan nya sendiri.
" Iya Tante, Rosa akan menginap semalam di rumah daddy " Jawab Tiana sambil membalas pelukan sang pengasuh.
Sedangkan Al balas memberi hormat kepada Moli. Baru kali ini ia bertemu dengan wanita yang di panggil Tante oleh sang istri.
" Kenalin ini Tante Moli dia yang mengasuh aku dari kecil , dia cantik kan (sambil berbisik ke telinga suaminya ) "
Al manggut-manggut tanda mengerti . Moli yang samar mendengar celetukan sang ponakan langsung mencubit pelan pinggul Tiana.
" Aw ... Tante ... Rosa serius kok , Tante masih cantik " Puji Tiana .
" Rosa kamu makin nakal !" Elak Moli malu.
" Sayang kalau kamu punya seorang teman pria yang baik tolong kenalkan dengan Tante Moli, kasian dia jomblo sudah lama sekali " Pinta Tiana tanpa ragu.
" Yaaak Rosa ...!!" Pekik Moli sudah sangat malu.
" Hahaha ampun Tante " Tiana tertawa renyah , itu membuat semua pengawal di sana ikut tersenyum mendengar celotehan sang Nona Muda.
Alend yang melihat bagaimana keharmonisan keluarga Ankara lewat canda tawa sang istri dengan beberapa pengawal dan pelayan yang berada di sini. iao baru menyadari bahwa bahagia itu sederhana .
DIRUANG KENDALI.
" Tuan Besar, Nona Muda dan Dokter Alend sudah tiba sekarang mereka berada di ruang keluarga " Kata pengawal memberi informasi kepada Brian.
" Oh baiklah aku akan ke sana sekarang " Ujar Brian lalu beranjak dari tempat nya menuju lantai 1 dimana sang putri dan menantu menunggunya.
Beberapa menit kemudian.
" Sayang kalian sudah tiba rupanya " Sapa Brian kepada anak dan menantunya.
" Daddy... " Tiana berdiri dan menuju ke arah Brian berada lalu memeluknya.
Al juga berdiri menghampiri sang ayah mertua lalu memberi salam dan mencium punggung tangan sebagai rasa hormat nya.
" Apa kalian sudah makan ? " Tanya Brian
" Sudah daddy tadi sebelum kami ke mari " Jawab Tiana sambil tersenyum.
" Iya dad kami sudah makan " Tambah Al.
" Em seperti nya perutku lapar lagi dad, " Ujar Tiana berharap sang ayah mau memasak untuknya.
" Hei bukankah kau bilang sudah makan sebelum berangkat ke mari " Ujar Brian heran.
" Sayang apa kau belum kenyang tadi ?" Tanya Al heran pasalnya mereka jarang sekali makan bersama jadi Al tidak begitu paham dengan porsi makan sang istri, tapi ia tahu jika Tiana akhir-akhir ini banyak makan dari Umar si asisten resek.
" Em tadi aku merasa kenyang , tapi setelah daddy bilang akan maemsak iga asam manis untuk kita, seperti nya perutku lapar lagi " Ujar Tiana polos tanpa dosa.
" Ahahaha... Baiklah kau tunggu daddy di meja makan , sedangkan Al kau ikut Daddy memasak di dapur !" Perintah Brian .
" Baik daddy " Jawab Al dan Tiana serempak.
Tiana mengirim pesan ke pada Umar.
Dia tersenyum saat mendapat balasan dari Umar.
***
" Azka bisa bantu aku kumpulkan semua informasi siapa saja yang memiliki pohon mangga dan sedang berbuah aku ingin memetiknya sendiri, ini perintah Nona Muda !" Ujar Umar sudah pusing karena sedari tadi ia keliling kota tapi tidak menemukan pohon mangga yang berbuah ada juga cuma pohonnya doang.
" Ah ??? Mana ada ini kan bukan musim mangga " Azka ikut dibuat putar otak dengan permintaan sang bos mudanya.
" Itu terserah padamu bagaimana caranya pokoknya cari dan sudah harus dapat sebelum makan malam, nona menunggu di rumah Tuan Besar " Ujar Umar berbagi tekanan batinnya kepada Azka sang sahabat.
" Kemana harus mencari ??" Tanya Azka bingung.
Saat Umar dan Azka sedang pusing tujuh keliling mencari pohon mangga yang berbuah, di markas Irsyad sedang berkirim pesan yang berlanjut kesambungan suara dengan sahabatnya yang berada di kampung halaman .
Mereka saling bertukar kabar.
" Sedang apa kau ?" Tanya Irsyad kepada Jono teman semasa kecilnya.
" Ah aku ini sedang membungkus buah mangga biar dak di makan sama hama seperti kamu " Celoteh Jono.
" Brengsek ... Kau pikir aku ini ulet buah apa ?" Maki Irsyad kesal.
" Ini belum musim nya tapi pohon mangga milik bapakku sudah bisa berbuah, mau tahu rahasianya ??" Tanya Jono memancing Irsyad.
" Ah tidak " Jawab Irsyad malas.
" Ah kau ini dak maju, sekarang di kampungku lagi banyak orang yang membeli bibit kepada seorang ilmuan , katanya walau bukan musimnya tetap saja kita bisa menikmati buah yang kita mau "
" Oh ya enak kalau gitu kamu bisa jadi juragan buah " Ledek Irsyad tak serius menanggapi cerita temannya.
__ADS_1
" Iyalah nanti aku akan buka swalayan besar yang cuma jual buah segar " Ucap Jono bangga.
" Apa begitu bisa di makan ??" Tanya Irsyad mulai penasaran.
" Ya bisa dong , bibit ini cuma pengembangan dari bibit asli itu juga tidak memiliki efek samping karena memang bisa dimakan " Ujar Jono.
" Apa nama bibitnya siapa tahu aku minat " Tanya Irsyad.
" Aku tidak tahu tapi kalau kau penasaran bisa datang ke kebun buah milik bapakku "
" Ais kau ini kasih informasi setengah-setengah " Keluh Irsyad.
" Ya maklum namanya aja aneh aku dak ingat lah " Jawab Jono .
" Ya sudah aku mau kerja dulu nanti kita sambung lagi " Putus Irsyad.
Lalu Irsyad pergi menghampiri Azka yang sedari tadi sudah memanggil terus.
" Kemana saja kau hah.. Ini waktu kerja bukan malah enak bersantai " Kesal Azka
" Maaf tadi teman di kampungku menelpon " Jawab Irsyad cengengesan.
" Jangan ada lain kali, oh ya bantu aku dan Umar mencari pohon mangga yang berbuah " Perintah Azka kepada Irsyad.
" Ini kan bukan musim mangga Azka , gila apa mau cari dimana ??" Keluh Irsyad bingung.
" Kalau aku tau aku tidak akan sepusing ini ngerti kamu" Kini Azka yang mulai kesal bicara dengan nada yang tinggi sehingga anak buah pada kaget, pasalnya Azka jarang marah apalagi bicara dengan nada tinggi kayak sekarang.
" Ya sudah aku keluar dulu cari informasi"
" Kalau Umar sudah dapat dia tidak akan minta bantuan dariku mencari informasi di luar kota" Ujar Azka kepada Irsyad yang cengohnya minta ampun.
" Owh ... Hahaha maaf " Ucap Irsyad pongah.
Ia lalu mencari informasi mulai dari luar kota sampai ke luar negeri, barang kali ada yang punya pohon mangga dan sudah berbuah.
" Cepat nona minta sebelum makan malam harus sudah ada " Peringat Azka kepada Irsyad.
" Ais baiklah .. Demi nona bos apa saja akan ku lakukan " Ujar Irsyad semangat.
***
Selagi Umar ,Azka dan Irsyad dibuat pusing nyariin buah mangga muda, Brian dan Al sudah selesai memasak iga asam manis .
" Sudah siap iga asam manis made by daddy dan Alend " Kata Brian sambil membawa semangkuk besar iga asam manis buatannya dan di bantu Al.
" Wah ... Kelihatannya sangat enak " Ujar Tiana sudah tidak sabar untuk menghabiskan masakan kedua pria yang dicintainya.
" Habiskanlah ini semua milikmu " Ujar Brian dan Al
" Oh baiklah... Dengan senang hati " Jawab Tiana senang.
***
Umar sudah puyeng gaes nyari pohon mangga yang berbuah, ada juga masih kembang.
" Astaga kemana aku harus mencari ? Seperti nya aku akan berakhir di kandang Soo malam ini.
More information!!
Soo adalah binatang peliharaan Tiana yaitu seekor buaya besar yang Tiana beli saat berlibur ke negeri sakura Jepang.
Soo di pelihara Tiana sejak usianya sudah remaja. Sekarang perkiraan Soo berumur 48 tahun . Panjangnya saja mencapai 6,8 meter dan beratnya hampir 1 ton.
" Tuhan aku harus bagaimana ??" Keluh Umar saat ini pikirannya hanya satu , mangga muda 😅
Drttttt...
Panggilan telepon dari Azka. " Hallo Azka ada kabar apa ?" Tanya Umar.
" Aku mendapat informasi dari Irsyad jika di kota Donghae ada seorang petani yang memiliki kebun buah mangga dan kabar gembiranya pohonnya sedang berbuah. Kau bisa kesana untuk membeli beberapa buah dan memetik nya sendiri "
Bagai di beri puluhan koper uang, Umar langsung putar balik menuju kota Donghae ia mengabari sang majikan jika buah mangga segera meluncur.
Umar langsung mengendarai heli milik BLUE SKY dan pergi ke kota Donghae bersama Irsyad.
Akhirnya selamat juga nyawanya dari santapan malam sang predator.
***
TOLONG MAMPIR KE NOVEL OTHOR YANG BARU
yang berjudul SENIOR Versus JUNIOR on going.
Jangan lupa kasih like juga vote klik favorit biar kalian nggak ketinggalan update terbaru dari kisah GADIS MAFIA DAN DOKTER JUTEK.
TERIMAKASIH LOVE YOU ALL 🥰🥰🥰
__ADS_1