
Langsung saja ya gaes happy reading 🤗
***
Dari kafe Fu Xi An Tiana bukannya langsung pulang malah pergi ke rumah daddy Brian. Ia juga sudah menelepon sang ayah jika ia akan datang berkunjung namun hanya dirinya saja.
Brian tahu jika Tiana datang hanya sendiri pasti ada masalah yang penting ingin dia sampaikan.
Mobil melaju memecah keheningan malam, rumah mewah Brian memang sangat jauh dari pusat kota. Karena Brian memilih tempat yang luas untuk membangun fasilitas mewah dirumahnya. Rumah nya hanya terdiri 2 lantai. Kelihatannya... Itu yang keatas namun sebenarnya di bawah tanah memiliki 5 lantai kebawah. Rumah Brian dilengkapi dengan persenjataan lengkap dan juga ruang kendali yang bisa melihat semua jaringan CCTV di negara ini. Layaknya seorang Intelegen Brian memang memiliki semua akses kota bahkan pemerintah negara.
Rumah ini adalah rumah yang di bangun setelah sang almarhumah istri meninggal dunia. Ia mulai mempersiapkan semua kebutuhan inspeksi.
Sebuah mobil Porsche memasuki pekarangan rumah mewah. Moli yang melihat anak asuhnya datang langsung menghambur keluar rumah. Ia sangat senang melihat Tiana pulang.
" Rosa ... Akhirnya kau pulang juga , Tante sangat merindukanmu " Peluk Moli sangat erat karena menahan rindu.
" Astaga Tante,, Rosa baru turun dari mobil , tidakkah kau menyuruhku masuk dan membuatkan ku jus jeruk segar baru kita ngobrol lagi " Ujar Tiana sambil mengelus punggung sang Tante.
" Aa iya , Tante sampai lupa, saking senangnya melihatmu pulang " Jawab Moli melepas pelukannya dan langsung menggandeng tangan Tiana dan membawa nya masuk rumah.
Umar dibuat terharu dengan pertemuan antara majikannya dengan sang pengasuh. Mereka sudah seperti Tante dan keponakan. Sangat akur.
Moli yang terlihat cantik walau kini usianya sudah tidak muda lagi.
" Tante apa daddy berada di kamarnya ??" Tanya Tiana.
" Oh kulihat beliau memasuki lift mungkin sedang berada di ruang rahasia.." Jawab Moli sopan. Walaupun mereka sudah seperti keluarga namun Moli tidak lupa dari mana dia berasal.
Moli Prameswari, seorang yatim piatu. Dulu Moli adalah pelayan di sebuah kafe. Usia yang baru beranjak 16 tahun, kemudian tidak sengaja bertemu Lily dan Brian , saat Moli sedang di ganggu oleh beberapa orang karena Moli tidak mau melayani seorang tamu VVIP.
dulu Brian sudah mengendalikan BLUE SKY sangat baik, namun karena fokusnya terpecah oleh perusahaan dan juga keluarga, jadi Brian dibuat kalang kabut. Semua mulai tidak dalam genggaman nya. Banyak pemberontakan di dalam klan itu sendiri, menjadikan Brian lebih sering keluar negeri atau keluar kota hanya untuk membasmi para pemberontak. Dan alhasil ia harus kehilangan istri tercintanya.
***
Apartemen Alika.
Siapa dia , kenapa tatapannya penuh dengan dendam ?? Sorot matanya tajam seperti ingin menguliti ku hidup-hidup. Kenapa dia sangat kuat untuk seukuran gadis muda. Ku kira dia hanya ingin menakut-nakuti ku saja. Batin Alika dalam hati.
Kemarin Alika di seret oleh beberapa pengawal dan ditinggalkan di tengah hutan. Sedangkan mobilnya di masukkan kedalam jurang.
Tas dan juga handphone beserta isinya ikut di buang.
Sungguh kejam sekali mereka , tidak tahu apa jika Alika adalah keponakan Anita si wanita ular wkwkwk.
" Lihat saja akan ku laporkan semua kejadian yang menimpaku kemaren. Dan aku pastikan gadis gila itu dan seluruh anteknya mati mengenaskan sialan .... " Gumam Alika jengkel.
***
Tiana dan Brian berada diruang rahasia bawah tanah. Mereka sedang mengamati pergerakan para anak buah Olivia sang bandar narkoba.
"Mereka tidak menyadari bahwa kita sudah menyiapkan jebakan di sepanjang jalan" Ujar Umar bangga.
" Aku tidak bisa mentolerir siapapun yang berani memasuki dan mengganggu wilayah ku . Akhir-akhir ini banyak orang di pemerintahan yang bosan hidup, mereka dengan sengaja memperjual belikan informasi jalur rahasia " Ucap Tiana sambil mengetukkan jarinya di meja.
" Dan kurasa mereka sedang menikmati semua uang yang didapat nya dari bisnis sambilan ini" Tambah Brian santai.
" Em sudah lama aku tidak bermain-main , seperti nya kedua tanganku mulai semutan karena kurang gerak " Ujar Tiana dengan smile devil nya.
Umar dan Brian hanya saling menatap satu sama lain.
* Wes angel wkwkwk.
***
DI GUDANG PINGGIR HUTAN.
" Jangan sampai ada yang tertinggal , bawa semua nya. Kita akan mengedarkan nya kepada mahasiswa dan juga anak jalanan, itu lebih aman. " Ujar Luwis kepada anak buahnya.
" Bos ... " Sapa Luwis kepada Olivia.
Yang disapa hanya diam berlalu terus berjalan menuju pengepackan barang.
" Jangan sampai bocor keluar informasi ini . Dan aku tidak mau ada kegagalan. Kalian semua akan menjadi abu jika transaksi kali ini hancur" Omel Olivia.
__ADS_1
" Semua aman terkendali, bahkan kelompok mafia BLUE SKY tidak ada yang bergerak, saya yakin bos jika mereka tidak tahu , kita akan melewati jalur rahasia nya " Sombong Luwis.
*Ya iyalah kagak bergerak orang sebelum kalian masuk jalur rahasia udah di basmi duluan.😂
" Jangan senang dulu, karena jalan kita mulus kurasa pasti ada jebakan , mereka adalah kelompok besar. Tidak mungkin jika otak mereka kosong seperti otakmu !" Kesal Olivia.
Ia yakin sekali pasti ada sesuatu yang menanti nya di perjalanan kali ini. Menurut penyelidikan nya dengan Andrew , kelompok BLUE SKY bukan lah lawan yang mudah.
Selain sangat sedikit informasi mengenai identitas, mereka juga sangat populer di kalangan pengusaha dan juga pejabat pemerintahan.
Banyak kelompok yang sudah tunduk kepada BLUE SKY, dan yang mengejutkan nya lagi perusahaan yang menaungi BLUE SKY adalah perusahaan raksasa seperti Ankara Group. Terdapat banyak catatan jika penyokong dana terbesar di dunia adalah Ankara group, sudah dipastikan bahwa Ankara Group dan BLUE SKY memiliki hubungan erat.
Dan sekarang tugasnya adalah mencari tahu siapa pemimpin BLUE SKY. Dan bagaimana dia bisa sukses menjalankan bisnis ilegal, tanpa ada kebohongan didalamnya.
*Olivia harus belajar banyak darinya hehe.
***
Kembali ke ruang bawah tanah.
Tiana dan Umar sedang bersiap-siap , kali ini Tiana hanya membawa sebuah pistol dan 1 peluru.
Sedangkan Umar dia memakai rompi anti peluru dan juga membawa senjata api rakitan nya sendiri .
" Hati-hati sayang ... " Pesan Brian kepada Tiana .
" Tenang daddy .. Aku akan kembali dan membawa suamiku jika saat berkunjung lagi " Ujar Tiana santai.
" Ya kau harus menepati nya ..." Ujar Brian lalu mengecup kening sang putri.
Brian tahu jika Tiana pasti punya rencana yang lain untuk menghadapi sang bandar narkoba itu.
" Ayo Umar kita berangkat ke markas, oh ya sebelumnya apa kau sudah memberi kabar kepada suamiku jika kita ada urusan " Tanya Tiana memastikan.
" Sudah Nona, dia sangat kecewa " Jawab Umar cuek.
" Let's go !!! "
Mereka memasuki lift dan menekan tombol hijau. Otomatis lift naik kelantai paling atas dan mereka keluar dari ruang kerja Tiana . Moli melihat Umar memakai perlengkapan kerjanya. Pasti mereka akan menjalankan misi.
" Baik Nona Muda " Jawab Moli sambil membungkuk memberi hormat kepada majikan.
Tiana dan Umar melenggang pergi meninggalkan rumah mewah itu mengendarai mobil mewahnya yang anti peluru.
***
Anak buah Tiana yang dipimpin oleh Azka dan juga Irsyad sudah mengintai musuh dari berbagai sudut. Mereka akan bertindak begitu dapat perintah dari sang bos .
" Sebentar lagi kita akan bergerak kelompok Luwis sudah hampir tiba di perbatasan . Ganti " Lapor Azka kepada Tiana.
" Dimengerti , Azka.. Kau tahu apa yang harus dilakukan ?? Kerjakan dengan cara cantik biarlah yang disini menjadi urusanku. Beraninya mereka mengecoh ku. Tidak tahu malu !!" Geram Tiana.
" Dimengerti "
Lalu Azka memberi komando kepada anak buahnya untuk bergerak.
***
Mobil bermuatan barang haram itupun memasuki perbatasan. Terlihat hanya jalan kecil yang menuju bukit, namun sepertinya tidak pernah di lalui karena terlihat sangat curam.
" Dimana jalannya, apa kita sudah berada di jalur yang benar ?" Tanya Olivia kepada Luwis.
" Seperti di peta persis tepat kita berhenti adalah perbatasan antara kota Zenggu dan kota Yengchuan kita akan memasuki wilayah BLUE SKY , dan disini terlihat jalur yang ditandai oleh Pak GUBERNUR. " Jelas Luwis yakin.
" Kalau begitu ayo jalan kita harus sampai sebelum matahari terbit " Perintah Olivia .
Luwis memberi tanda berangkat kepada sang kemudi di depan.
Mereka mengambil jalur awal yang sudah disepakati, sedang kan barang yang akan mereka kirim sengaja di mobil dan jalur yang berbeda, untuk mengecoh musuh.
Baru berapa meter mereka memasuki jalur bawah, terdengar bunyi tembakan . sudah di duga pasti tidak akan semulus yang mereka pikirkan. Untung saja barang berharga mereka kirim lewat jalur lain.
" Gawat bos di depan ada bahaya, apa sebaiknya kita putar balik, ini pasti perbuatan kelompok BLUE SKY, mereka pasti mengetahui keberangkatan kita" Ujar Luwis kesal.
__ADS_1
" Tapi box di belakang menghalangi jalan kita " Ucap si pengemudi panik.
" Sudah ku bilang mereka tidak bodoh. Untuk sekarang kita jalan maju, pura-pura tidak tahu itu alasan yang klise tapi biasanya manjur " Ujar Olivia , ia tidak mau barangnya sampai lebih dulu tanpa pengawasan nya .
Akhirnya mobil tetap melaju, Tiana duduk di pos penjagaan sedangkan Umar ia berdiri tepat di samping portal jalan . Ada beberapa pengawal yang berdiri dengan senapan Laras panjang lengkap dengan atributnya.
"Mereka berada di depan bos" Ujar Luwis.
" Ya aku tahu, tapi sepertinya bukan dia pemimpin nya " Ujar Olivia.
" Pemimpin mereka seorang wanita bos " Imbuh Luwis.
" Owh .. turunkan kaca mobilnya " Titah Olivia.
Lalu Luwis menurunkan kaca mobil dan menyapa Umar yang berdiri tepat di depan mobilnya.
" Maaf Tuan kami dari kota Pengcheng akan ke kota Bucheng tapi kami tidak tahu jalan pintas, kami akan mengirimkan barang dan kami hanya mengetahui jalur ini dari seorang pedagang " Ujar Luwis berbohong.
" Ck " Tiana berdecak lalu tersenyum , hanya orang bodoh yang sok pintar mengelabui lawan dengan cara kuno.
Tapi bolehlah kita bermain-main sedikit gumam Tiana dalam hati.
" Apa maksud dari wanita itu ?" Luwis terpancing emosi melihat senyuman Tiana yang seperti mengejek mereka.
" Siapa yang kau maksud dengan wanita itu ??" Tanya Umar santai.
" Siapa lagi kalau bukan ... " Belum selesai Luwis berbicara Olivia sudah memotong perkataan nya.
" Diam !!! " Titah Olivia dengan nada halus namun tegas.
" Maaf dengan Tuan ...?" Tatapan Olivia mengisyaratkan dengan siapa dia berbicara.
" Anda tidak perlu tahu siapa saya dan pemimpin kami. Yang harus anda ketahui adalah, ini wilayah kekuasaan kami !! Selama ini belum ada yang pernah masuk ke jalur ini , hanya orang dari organisasi kami yang tahu jalur rahasianya . Lalu siapa pedagang yang anda maksud dan darimana ia berasal ??" Tanya Umar penuh selidik.
Olivia tahu kemana arah pembicaraan mereka.
" Kami tidak mengenalnya. Tapi dia berhutang sesuatu padaku " Jawab Olivia santai.
" Baiklah silahkan anda dan rombongan putar balik karena kami tidak membuka jalur rahasia ini untuk orang asing yang tidak jelas " Wkwkwk Umar suka ngena banget kalau ngomong 😂.
" Hei yang sopan berbicara dengan bos kami " Bentak Luwis pada Umar.
" Dia bos kalian bukan bos ku " Jawab Umar santai lalu melambaikan tangan. Semua orang di sana bersiap untuk bergerak.
" Wo wow .. Tunggu Tuan, bisakah kita bicara lebih santai lagi, ku lihat ada pos di belakangmu berdiri, kita bisa ngobrol untuk urusan bisnis selanjutnya " Bujuk Olivia sambil memamerkan sosok nya yang hampir menyembul keluar dari balik blues yang dikenakannya.
Umar langsung memalingkan wajah nya ke arah lain dan dia balik badan untuk meminta persetujuan dari Tiana.
Sedang Tiana hanya menganggukkan kepalanya.
" Baiklah namun bukan denganku anda akan berbicara, malainkan dengan Bos Besar kami " Ujar Umar memberi tahu.
" Baiklah tidak masalah dengan siapa aku berbicara tapi nanti kita akan sering bertemu Tuan tampan " Ujar Olivia tersenyum senang.
Dia lalu turun dari mobil dan di temani oleh Luwis menuju pos yang seperti gazebo.
" Selamat datang Nona Olivia Culpo senang bertemu dengan mu " Sambut Tiana ramah.
" Terimakasih Nona kau baik sekali ... Dengan siapa aku berbicara ??" Tanya Olivia seraya mengelap tempat yang akan ia duduki.
" Ku kira jaringan sekte mistik sangat luas, tapi ternyata hanya isapan jari saja.." Ledek Tiana sambil memainkan pistol yang ia pegang.
" Deg "
" Siapa kau sebenarnya ?? "
***
Hai gaes readers ku tercinta 🤗
jangan lupa like & vote yah,, klik favorit biar kalian tidak ketinggalan update terbaru dari cerita gadis mafia dan dokter jutek .
Tinggalkan jejak kalian di kolom komentar yaah
__ADS_1
terimakasih love you all 🥰🥰