
Langsung ya gaes happy reading 🤗
***
Setelah kejadian di lobi rumah sakit beberapa hari lalu. Banyak orang yang mulai kepo perihal pernikahan antara Alend anak si pemilik Pradipta hospital dan wanita muda yang bernama Tiana.
Mereka seolah berlomba-lomba untuk mencari informasi siapa istri dari putra kedua dari Pradipta itu.
Selama ini Tiana tidak pernah banyak bergaul di sekolah atau dikampusnya dulu. Jadi bnyak yang tidak mengenal siapa sebenarnya Tiana.
Karena Tiana juga selalu memakai nama Rosa tanpa menyematkan nama belakang ayahnya jika diluar rumah.
jadi tidak banyak yang tahu kalau Tiana adalah pewaris tunggal Ankara Group selain para dewan direksi di perusahaan.
Tetapi di dunia mafia siapa sih yang tidak kenal dengan Tiana Rosa Ankara. Wanita muda yang berparas cantik namun cerdik dan kejam. Dari musuh sampai para jajaran pemerintah pun segan kepadanya.
Namun untuk di kehidupan sehari-hari Tiana cuma dikenal sebagai gadis pintar berprestasi dari keluarga kaya. Tidak ada yang curiga mengenai identitas asli Tiana.
Jadi walau dicari di Mbah Google juga gak akan muncul informasi apapun tentang Tiana ya 😂😂.
Semua informasi dirahasiakan. Tahulah mafia kan banyak jaringannya. Mudah itu hehe...
Dirumah Brian.
" Siapa wanita yang berani mengatai anakku jal*Ng hah ?? " Brian menggebrak meja kerjanya..
Di sana ada Lion dan beberapa orang suruhan Brian yang selama ini mengikuti Tiana dalam bayangan.
" Maaf tuan besar.. Menurut informasi dia adalah seorang dokter bedah di rumah sakit Pradipta Hospital.." Jawab Rey salah satu orang suruhan nya.
" Lalu .. ?? " Tanya Brian menyelidik.
" Dia bernama Moana Kerry putri dari Tuan Kerry dan Nyonya Mia. Dia juga yang di curiga i oleh Nona muda sedang mencoba mendekati Tuan Alend dirumah sakit " Jelas Rey lagi.
" Hah.. Ya sudahlah. Aku rasa Tiana sudah tahu apa yang harus di lakukannya tapi tetap awasi jangan biarkan dia menyakiti Tiana. Aku tidak mau putriku sedih apalagi terluka. " Perintah Brian lalu menyuruh mereka semua keluar kembali bekerja.
***
Di Mansion Alend.
Tiana sedang duduk di meja makan bersama Alend. Pagi ini weekend jadi Tiana hanya dirumah lagian juga rapat pemegang saham masih harus menunggu kakek Satria pulih dari sakitnya.
Alend juga hari ini kosong tidak ada jadwal operasi atau pemeriksaan jadi dia dirumah saja.
Makan dengan hening sampai tiba-tiba ponsel Tiana berdering.
Drrrtttt...
Dilihatnya layar ponsel terpampang nama Azka.
Sudah alamat ini mah pasti terjadi masalah. Biasa kan Azka emang nyebelin. Masalah kecil diatasi giliran masalah gede di lempar ke bos. Emang Azka kagak ada akhlak gitu pikir Tiana.
" Hallo Azka.. Jangan bilang kamu ingin mengganggu waktu liburku " Beo Tiana dengan nada mengancam namun tetap halus. Kan ada suami..Kan gak mungkin sambil marah-marah hehe.
Yang diseberang cuma Ter senyum getir bingung mau ngomong gimana .. Karena emang ada masalah yang perlu Tiana ketahui.
" Kalau kau tidak bicara maka akan ku tutup telponnya " Ancam Tiana lagi.
" Maaf bos muda.. Ada sesuatu hal yang harus merepotkan Anda ke markas. " Jawab Azka hati-hati.. Takut gaes kena amuk.
" Apa harus sekali yaa " Sambil melirik suaminya yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka.
" Iya bos.. Anda harus turun tangan " Jawab Azka lagi.
" Ya ampun Azka ini weekend apa aku tidak boleh istirahat dirumah dengan suamiku " Pura-pura sedih dengan wajah melas.
" Maaf bos muda tuan Brian juga akan datang ke markas " Imbuh Azka.
" Oh baiklah.. Aku akan kesana " Jawab Tiana datar lalu mematikan panggilan sepihak.
__ADS_1
Sambil melirik ke arah suaminya .
" Ada apa ?" Tanya Al ingin tahu juga.
" Ah.. Itu Daddy memintaku pulang ke rumah ada hal yang perlu dibicarakan tentang perusahaan " Ngeles Tiana.
" Oh.." Lalu menyelesaikan makannya dan beranjak dari tempat duduknya
" Apa... Cuma oh ?? Ya ampun kurasa keberadaan ku tidak berarti untuk nya " Batin Tiana.
Dia lalu menyudahi sarapannya. menuju kamar
" Apa kau akan menginap ? " Tanya Al pada Tiana saat sudah sampai dikamar .
" Emh.. Entahlah. Karena kakek sedang sakit. Jadi perusahaan sangat membutuhkan aku dan Daddy" Ujar Tiana.
" Panggil aku jika kau butuh bantuan " Tawar Al.
Sedikit mengerutkan sebelah alisnya. Tumben sekali dia menawarkan bantuan saat belum diminta. Pikir Tiana dalam hati.
" Belum saatnya kau masuk. Nanti setelah kakek sembuh aku akan membawa mu ke perusahaan. Saat tiba waktunya nanti jangan sampai ada gangguan dari luar mengerti kan..." Jelas Tiana
" Baiklah.. Apa katamu saja " Sambil duduk membaca majalah.
" Ingat ya.. Jangan sampai si dokter silikon itu menggangu rencana ku " Tiana tidak mau si silikon itu menggangu heheh
" Siapa ?? " Mengkerutkan keningnya.
" Siapa lagi yang kemana- mana bawa buah melon kembar ?? " Huh kesel deh
" Ya mana aku tahu.. Kau tidak menyebutkan namanya " Ujar Al
" Lalu maksud dokter salahku ?" Beo Tiana.
" Harusnya kau menyebut siapa namanya.. Kalau kau bilang yang suka bawa buah melon ya mana ku tahu " Jawab Al. Sebenarnya dia tahu siapa yang dimaksud istri cantiknya itu. Tapi ya maklum Al suka ngelihat Tiana yang pasang muka kesel gitu.
" OMG dokter ... Kau ini gak ngerti juga ya siapa lagi kalau bukan si genit dokter bedah itu " Keluh Tiana.
" Hah enggak kok ak-aku cuma kesel aja iya kesel. Dia marah-marah gak jelas mana di depan banyak orang lagi kan kau tahu berita nya jadi viral. Namaku banyak di cari di medsos udah gitu aku terpaksa ambil cuti dari kerjaan kafe." Beo Tiana.
" Haha .. Cemburu juga gak papa kok Na " Goda dokter Alend lagi.
" No way ... Udah ah aku mau siap-siap otw " Berlalu meninggalkan Al.
yeee kalau emang cemburu ya gak papa lagi kan normal istri cemburu sama wanita yang ganjen sama suami gitu pikir Al.
***
Di Markas Blue Sky.
Tiana baru sampai markas di temani oleh Umar.
Brian dan juga Lion lebih dulu tiba disana.
" Selamat datang bos muda " Sapa para anak buah nya.
" Hm... " Melambaikan tangan dan masuk kedalam rumah mewah yang berada di tengah hutan .
" Selamat datang kembali nona bos muda " Sapa Azka.
" Hm.. Cepat katakan apa masalah nya.." Duduk di sofa.
Daddy yang berada di sana pun geleng-geleng melihat tingkah putrinya.
" Ana apa kamu makan petasan ?" Tanya Brian.
" Petasan ?? tidak !! " Beo Tiana.
" Lalu kenapa nada bicaramu ketus sekali.. Seperti sedang ada masalah. " Selidik Brian.
__ADS_1
" Tidak dad aku baik-baik saja " Sambil nyengir kuda.
" Ku kira kau sedang berkelahi dengan menantu daddy " Ledek Brian.
" Huff .. Ngomongin si dokter jutek itu. Selain cuek bebek juga ngeselin.. Suka banget bikin darah Tiana tensinya tinggi deh " Keluh Tiana kesal karena jadi teringat perselisihan nya sebelum ke markas.
" Tuh kan daddy juga bilang apa coba.. Kayaknya kamu harus lebih lama lagi pura-pura polos di depannya " Wkwkwk goda Brian.
" Huh.. " Memutarkan kedua bola matanya jengah.
" Lalu apa ini yang mau di bahas daddy..." tanya Tiana tidak sabar.
" Jangan tanyakan padaku " Jawab Brian.
" Lalu ?? " Mengerutkan keningnya.
" Ya tanya Azka lah. Daddy sudah tidak punya tanggung jawab lagi dimarkas " Jawab Brian.
Melihat ke arah Azka dan Tiana bergantian.
Azka yang merasa di bicarakan buka suara
" Maaf nona.. Saya memanggil anda kemari karena ada sesuatu yang ingin saya perlihatkan kepada anda " Jelas Azka.
" Apa mana ? " Minta Tiana pada Azka.
Azka lalu mengeluarkan amplop berwarna cokelat dan memberikan nya kepada Tiana.
" Apa ini " Sambil membuka amplop. Tiana kaget setelah melihat isi dari amplop berwarna cokelat itu.
Dia diam .. Hening sesaat. Terkejut iya pasti lah. Dia melihat wajah di foto yang dipegangnya. Sangat mirip dengannya namun ini versi cowok nya batin Tiana.
" Ada apa sayang ?" Tanya Brian ikut penasaran lalu beranjak dari duduknya karena Tiana tidak juga menjawab pertanyaan nya.
Betapa kagetnya Brian melihat wajah yang berada dalam potret itu. Sangat mirip dengan Tiana namun dia laki-laki.
" Daddy siapa dia ? Kenapa sangat mirip denganku " Tiana memerlukan jawaban sekarang.
Jangan bilang dia anak daddy nya dengan selingkuhan misal pikiran Tiana berselancar kemana-mana.
" Daddy.. Daddy juga tidak tahu nak. Siapa dia kenapa mirip sekali dengan mu?" Beo Brian syok.
" Azka coba jelaskan dari mana kamu mendapatkan gambar ini !! " Pinta Tiana pada Azka.
" Saya mendapatkan foto ini beberapa hari lalu sewaktu meretas video dan foto anda yang viral di medsos " Jawab Azka.
" Lalu apa hubungannya denganku dan daddy ?" Tanya Tiana penasaran.
" Sewaktu kami menyelidiki profil tentang laki-laki dalam foto ini tidak sengaja kami mendapatkan informasi yang mengejutkan," Jeda Azka.
" Cepat beritahu jangan bertele-tele Azka...." Pinta Tiana.
" Baik nona, laki-laki ini bernama Kevin Durant Merchan dia putra kedua dari pasangan nyonya Elsa Safira dan suaminya yang sudah meninggal Tuan Leo Durant Merchan .
Sekarang mereka tinggal di negara Pengcheng. Kabarnya setelah Tuan Durant meninggal Kevin ini mewarisi seluruh aset keluarga. Sedangkan kakaknya Julio lebih memilih mengembangkan bisnisnya sendiri di bidang otomotif dan kabar gembira nya perusahaan Kevin akan segera menjalin kerjasama dengan perusahaan Anda " Jelas Azka secara rinci.
Kini bukan Tiana yang buka suara melainkan Brian.
" Tunggu .. Lion siapa nama lengkap Elsa teman dari wanita licik itu " tanya Brian kepada Lion.
Lion yang mengetahui maksud dari tuannya segera mengingat kejadian 19 tahun lalu dimana ada wanita lain selain istri Moko ,jangan-jangan...
***
Hai gaes.. Maaf kemaren gak up soalnya lagi ada pesta rakyat di kampung othor 😂
Seperti biasa kasih like dan vote ya READERS.
Tinggalkan jejak kalian di kolom komentar.
__ADS_1
terimakasih.. love you all 🥰🥰