Gadis Mafia Dan Dokter Jutek

Gadis Mafia Dan Dokter Jutek
RENCANA 1


__ADS_3

Hai gaes happy reading 🤗🥰


***


Setelah mengurus masalah perusahaan, Tiana kembali pulang ke mansion miliknya ditemani Umar , sedangkan sang suami harus datang ke rumah sakit karena ada operasi darurat.


Setelah tiba tiana langsung melenggang masuk ke ruang kendali. Umar juga setia menemani di belakangnya.


Pintu besi besar terbuka setelah Tiana memasukkan scan jarinya.


" Selamat siang ketua !". Sapa para pekerja .


" Hm ... " masih saja berjalan menuju ruangan utama.


Setelah tiba di ruangan utama kendali, Tiana di sambut oleh DT One , ia adalah seorang peretas handal yang di rekrut Tiana dari Shanghai.


" Selamat datang Rose !"( Dalam bahasa China )


" Bagaimana situasi saat ini ?" Tanya Tiana pada DT.


" Cukup bagus, dan kamu pasti senang dengan berita yang baru ku dapat dari saudara di Shanghai !" Kata DT tidak sabar dengan berita yang ia dapat dari temannya.


" Berita apa ?" Tiana duduk di kursi utama dan melihat ke arah meja kerja DT.


" Pagi tadi Romeo mengirim email , biar ku kirim ke notepad mu !" Lalu mengirim email .


'Thing' ( Email masuk ).


Tiana lalu membaca email yang berisi informasi penting.


" Bagus !! Saya suka cara kerja kalian " Puji Tiana pada DT One dan Romeo.


" Terimakasih Rose . Oh ya Romeo bilang dia bertemu Juan dan Juan bilang ia akan pulang ke Yengchuan Lusa " kata DT sambil mengerjakan tugas lainnya.


" Juan sudah banyak bekerja, biarkan dia liburan sebentar!" kata Tiana masih membaca email.


" Bagaimana dengan wanita yang di hutan ?" tanya DT pada Tiana .

__ADS_1


" Sudah di urus sama anak buah Azka, tapi sepertinya laki-laki itu sedikit merepotkan " ujar Tiana memicingkan matanya sebelah.


" Kenapa ?" tanya DT makin heran.


" Ternyata dia mantan mafia , bekerja untuk sebuah fraksi yang melibatkan beberapa petinggi di militer . Cukup menguras tenaga menyingkirkan nya " Kata Tiana kesal saat banyak sumber daya di kerahkan untuk menghancurkan fraksi tersebut.


" Markas tuan besar selalu mencari informasi tentang wanita itu melalui Ground. Dan selalu gagal pastinya " katanya bangga.


" Sudah ku bilang si tua itu tidak akan menyerah. Apalagi tentang masalalu keluarga. Lalu tentang anak-anak dari kembaran ibuku bagaimana hasil pencariannya ? Jangan bilang Daddy lebih dulu bertindak !?" Keluh Tiana memborbardir DT dengan banyak pertanyaan.


" Rose tenanglah, semua aman terkendali, yang seharusnya di dapat pasti keluar dan yang tidak boleh keluar pasti akan menjadi informasi sulit di dapat. Kamu tidak usah kesal begitu !" Jelas DT memberikan beberapa informasi melalui email.


' Thing ' ( pesan masuk ).


" Itu semua tentang informasi dari sebelum kamu lahir Rose , baca pelan-pelan dan pahami. Mungkin ada banyak hal yang ingin kamu bicarakan dengan istri dari paman mu !?" Ujar DT , masih dengan pekerjaannya yang menumpuk .


Belum juga Tiana membaca separuh informasi, jam sudah menunjukkan pukul tiga sore .


Saking asyiknya membaca email Tiana sampai lupa waktu . Umar masih setia menemani sang majikan walau sekarang ia sudah duduk santai dengan beberapa tumpuk map yang harus ia berikan kepada Azka nanti.


Kebanyakan pekerja disini hanya mengetahui kalau DT dari Shanghai dan yatim piatu.


Di rekrut Tiana sebagai hacker andalan dan juga sangat patuh. Namun suka sekali tidur jika tidak ada pekerjaan berarti.


" Ketua ini perkembangan terbaru dari Wartanto Group " sambil menyerahkan map berwarna hijau pada Tiana.


" Hm baiklah , terimakasih. Jika ada perkembangan lain lagi cepat kirim saja ke email ku. Hari ini aku capek sekali , ingin istirahat di kamar !" Kata Tiana sambil meletakkan map hijau dan beranjak dari duduknya.


" Kaki ku sakit sekali , panggil beberapa maid yang bisa memijat suruh mereka ke kamarku !" perintah Tiana pada Jeni .


Jeni adalah orang kepercayaan Tiana di dalam ruang kendali ini. Selain cerdas dan gesit , kerja Jeni juga rapi.


Makanya Tiana menempatkan Jeni sebagai kepala pengurus di sini.


" Baik ketua , silahkan anda kembali untuk istirahat . Saya akan segera memanggil beberapa maid ke kamar anda !" Sambil membungkukkan badan .


" Umar simpan beberapa map ini, kalau aku sibuk , lebih baik pelajari kamu dengan Azka. Panggil saja dia kemari !" setelah memberi perintah Tiana keluar dari ruang kendali dan langsung menuju kamar .

__ADS_1


" Huh ketua selalu seenak jidatnya kalau udah buka suara gak pernah di saring. Bukannya ini informasi yang mau dia ketahui, kenapa jadi aku dan Azka yang harus pelajari. Dasar otoriter !!" Keluh Umar dan di dengar oleh DT One.


" Kamu cuma perlu membaca dan memahami, tanpa menggunakan banyak energi dan otak. Lah saya ?? Sudah otak di peras masih juga di ganggu kamu !! Cepat keluar dari sini kerjakan sana di luar ruanganku !! Jangan ganggu tidur ku !" Keluh DT kesal karena tidurnya terganggu.


" Ah atau seharusnya ku suruh Azka dan anak buahnya semuanya kesini untuk mempelajari semua informasi ini, pasti cepat selesai dan aku hanya tinggal melaporkannya saja nanti !" kata Umar tanpa mendengarkan keluhan DT padanya.


" Ah sialan kamu,, cepat pergi dari sini !! Kalian bisa mempelajari semua map itu di ruang kontrol saja. Ruang kendali ini hanya untuk orang-orang inti dari Rose Gold tahu !!" ujar DT memperingati Umar .


" Ya ya ya ... Aku tahu. Kamu takut sekali kalau Tuan Besar akan menyatukan BLUE SKY dengan Rose Gold, kenapa ??" Ledek Umar .


" Bukan takut tapi , aku tidak mau kerjasama dengan orang yang tidak sepemahaman dengan ku, apalagi beda cara kerja . Susah pokoknya menjelaskan. Kamu urus saja urusanmu , tapi jangan sampai membocorkan informasi ini . Apalagi dengan pekerja Tuan Besar, aku tidak mau usahaku di klaim mereka !" Ujar DT panjang lebar.


" Kamu tenang saja !! Ketua punya rencananya sendiri, kalau tidak apakah menurutmu dia akan membentuk Rose Gold tanpa sepengetahuan Tuan Besar ?!" kata Umar sambil membereskan semua map dan membawanya keluar dari ruangan utama.


' Semoga saja begitu ' batin DT sambil memejamkan matanya dan mulai tidur lagi.


***


Tiana berada di kamar sedang menikmati pijatan para maid yang di utus oleh Moli .


" Nona muda , hari sudah mulai sore. Apakah anda akan menginap atau pulang ke rumah Tuan Besar ?" tanya Moli pada sang anak asuh.


" Tante, menurut Tante bagaimana?? Sebenarnya aku masih ingin tinggal di rumah dad tapi kasihan mas Al jika harus menempuh perjalanan lebih jauh... Huh ... " ujar Tiana mendesah bingung.


" Saya tidak tahu harus menjawab bagaimana Nona, tapi kalau tuan Al sangat menyayangi anda , pasti tuan akan melakukan apa saja yang Nona mau, bukan kah begitu ??" jelas Moli oada Tiana.


" Kamu benar !! Jadi aku harus pulang ke rumah dad kan ?? Tapi tunggu dulu, kalau aku pulang ke rumah dad sekarang, sedangkan banyak informasi yang tidak boleh bocor ke pihak dad. Berarti aku harus tetap di rumah tente, kalau sampai informasi ini bocor ke Blue Sky , pasti dad akan menyatukan Rose Gold dan Blue Sky . Itu tidak boleh terjadi Tante . Karena ada yang harus di urus aku harus duduk tenang di rumah ". Tiana mengatakan dengan penuh banyak pertimbangan.


" Begitu juga boleh Nona. Asalkan Nona bahagia kami akan selalu mendukung apapun itu Nona " Ujar Moli tulus.


" Tante benar. Karena aku punya jalanku sendiri !!"


Kata Tiana sambil mengirim pesan pada seseorang.


( Mulai kerjakan !! )


***

__ADS_1


__ADS_2