Gadis Mafia Dan Dokter Jutek

Gadis Mafia Dan Dokter Jutek
TIDAK ADA JALAN MUNDUR


__ADS_3

Hai gaes happy reading 🤗🥰


***


Setelah melewati lobi gedung Tiana langsung menuju lift khusus untuk para direktur.


Pegawai resepsionis yang hendak menghalangi langkah mereka terpaksa berhenti karena di hadang oleh Irsyad terlebih dahulu.


Banyak karyawan yang berbisik-bisik kebingungan dengan situasi saat ini.


" Ada hal besar apa yang terjadi ?"


" Entahlah kalau tidak salah lihat wanita cantik tadi adalah pimpinan Ankara Group " Jelas karyawan wanita.


" Heh jangan bilang perusahaan akan di akuisisi oleh perusahaan Ankara Group " cemas karyawan pria.


" Iya jangan sampai "


Pada saat itu Tiana, Al dan juga Umar sudah tiba di ruangan CEO Wartanto Expedition.


Umar yang sampai lebih dulu langsung melangkah melewati meja sekertaris yang terlihat kosong. Lalu ia membuka pintu yang tertulis nama CEO Rudi Wartanto.


" Silahkan masuk Nona dan Tuan Muda " Ucap Umar pada sang majikan yang langsung masuk tanpa sepatah kata pun.


Al yang penuh dengan rasa penasaran tetap melangkah masuk dan terus berjalan di belakang sang istri.


Rudi yang terkejut karena sedang bermesraan dengan sekertaris nya langsung terperanjat dari kegiatan mesumnya.


Begitu juga dengan sang sekertaris yang langsung membenahi pakaian minimnya bak baju kurang bahan.


" Siapa kalian ?" Tanya Rudi saking kesalnya karena kegiatan enaknya di ganggu oleh tamu yang tak di undang.


Tiana yang merasa jijik dengan kelakuan Rudi langsung berdecak kesal .


" Ck ... Sungguh perbuatan yang tak bermoral " ujar Tiana dan langsung duduk di sofa yang tidak jauh dari Rudi berdiri.


" Kamu !! Keluar " Pinta Umar tegas pada sang sekertaris.


Sang sekretaris yang ketakutan langsung saja kabur dari ruangan tersebut.


" Tidak sopan ! Kalian .. Apa yang kalian lakukan di ruangan ku ?? "


" Dan siapa kalian beraninya masuk tanpa mengetuk pintu !" Kecam Rudi yang sudah naik pitam.

__ADS_1


" Huh kamu pikir kamu sungguh layak mendapatkan nya ?" ejek Umar dengan tatapan yang merendahkan.


Kalau bukan karena sang nona muda yang meminta ia untuk menahan diri, sudah pasti si Rudi player ini akan berada di ruang penyiksaan bawah tanah milik BLUE SKY .


" Umar jaga bicaramu, kita ini adalah tamu, dan tamu adalah raja jadi sebagai raja harus punya wibawa jangan sampai merendah demi sampah yang sudah tak layak daur ulang " Ucap Tiana santai .


" Maaf Nona muda " Jawab Umar sopan.


" Huh dari mana datangnya kalian hah ?? Beraninya kalian menerobos masuk tanpa persetujuan dariku sang pemilik perusahaan !!" kecam Rudi kesal karena amarah yang memuncak.


Al hanya diam melihat situasi dan juga kondisi saat ini, ia tahu bukan ranah nya untuk ikut campur jadi ia hanya diam dengan banyak pertanyaan yang mungkin akan ia lontarkan jika ia tidak segan dengan sang istri yang memiliki aura ketegasan.


" Tuan Wartanto ... Kudengar akhir-akhir ini anda banyak memenangkan tender puluhan triliun, apakah benar ?" Tanya Tiana menyelidik seolah ia mengintrogasi seorang penjahat .


" Huh informasi mu cukup akurat juga nona " jawab Rudi sedikit terkejut.


" Dan kudengar anda memenangkan nya dengan cara licik ?" lanjut Tiana fengan sorot mata yang sangat tajam, seperti mata panah yang seolah kapan saja bisa lepas dari busurnya dan meluncur tepat ke jantung Rudi.


'Siapa wanita ini kenapa auranya seperti seorang pembunuh ?' Batin Rudi meeinding di tatap begitu intens oleh wanita muda yang berada di seberang ia duduk.


" Hehe ... " Tiana tersenyum licik penuh arti , " Kamu kira kamu layak untuk berurusan denganku ?" lanjut Tiana mencibir kesal.


" Karena kamu sudah mengusik ketenangan jiwaku, jadi kamu harus terima konsekuensinya" ujar Tiana sambil tersenyum licik.


" Kamu sungguh buta " Kini Umar yang berbicara . Ia merasa kesal dengan semua tingkah dan perilaku si player ini.


" Ck mana bisa anda bilang begitu tuan ,, anda sendiri yang datang tanpa di undang . Anda juga yang bicara tanpa topik yang saya sama sekali tidak paham kemana arah bicara anda " ujar Rudi kesal.


" Apa kamu begitu melupakan namaku atau kamu melupakan wajahku karena kamu terlalu takut ?" sindir Tiana masih berbelit-belit.


Saat mendengar ucapan Tiana tadi Rudi sempat berpikir ' Apakah wanita ini pernah ia singgung dulu atau apa perusahaan nya termasuk dalam daftar nama akuisisi Wartanto Expedition ?'


' Siapa wanita ini tampak begitu familiar, dimana aku pernah melihatnya ?'


Begitu banyak pikiran yang menerka-nerka di otaknya.


Namun bagaimana dia ingat jika waktu berurusan dengan Tiana dia dalam kondisi pikiran yang dikendalikan penuh oleh tetua Wartanto.


" Huh " Tiana merasa sangat lucu. Bisa-bisa nya ia bertemu dengan musuh yang sama di dua kehidupan nya.


Seharusnya ia bereinkarnasi dan muncul di kota yang jauh dengan para musuh dalam selimutnya.


" Jelaskan Umar !" pinta Tiana sudah tidak sabar.

__ADS_1


" Baik nona ".


" Rudi Wartanto, berasal dari kota Shilin , ahli waris utama Group Wartanto di kota Shilin dan mendirikan perusahaan Wartanto Expedition di kota Yengchuan. Punya penghasilan bersih 9 milyar per bulan. Suka bermain dengan wanita yang lebih tua , banyak kerja sama yang berhasil diraih dengan cara licik dan curang. Tapi tidak sengaja bersitegang dengan wanita muda saat sama-sama memperebutkan proyek besar dari PT Candra Malik perusahaan milik Malik Akbar Tandjung. " Ujar Umar membeberkan informasi Rudi secara detail.


" Siapa kalian sebenarnya ?" tanya Rudi panik.


" Kamu masih belum mengingatku ?" tanya Tiana menyipitkan sebelah matanya curiga .


Jelas lelaki ini bukan orang yang bersitegang dengannya beberapa tahun yang lalu , lalu siapa pria ini ?


" Saya sungguh tidak ingat dengan anda nona , tapi karna anda sangat cantik hari ini saya akan mengingat wajah rupawan anda dan mengingatnya degan benar" Sambil tersenyum penuh niat licik .


" Hehe ... Anda tidak akan bisa mengingatnya di kemudian hari tuan " ucap Umar penuh senyuman devil.


" Huh kurasa sudah cukup basa basi nya Umar , jalankan rencana selanjutnya !" perintah Tiana tidak sabar dengan kelicikan si player ini.


Kalau kelamaan disini semua rencananya akan gagal karena kelicikan si Rudi .


" Baik nona " Umar langsung mengirim pesan kepada sang eksekusi .


' Mulai '


Hanya pesan yang terdiri satu kata dari Umar ini langsung bisa memporak porandakan seluruh dunia bisnis.


Apalagi dengan jaringan peretas yang dimiliki Blue Sky hanya dalam waktu 30 menit saja sudah bisa menurunkan harga saham Wartanto Expedition.


Dengan kata lain Tiana tidak akan berbelas kasih dengan orang yang sengaja mencari gara-gara dengan Kevin maupun perusahaan yang ia peroleh dengan mempertaruhkan masa mudanya.


Tidak lama kemudian telepon di ruang tersebut berbunyi ' Kringg '


Rudi langsung menerima panggilan tersebut.


" Ada apa ?" tanyanya kalut.


( Pak Rudi harga saham kita turun di titik terendah dengan harga pasar 20% saja ) jawab wanita di seberang telepon.


" Apa ??"


***


Hai READERS ku tercinta 🤗 maaf karena lama tidak up dikarenakan ada kepentingan di real life .


Tolong selalu dukung novel receh ku dengan like komen dan juga klik favorit ❤️.

__ADS_1


Jangan lupa sajen dan kopinya thankiyuu 😘😘


__ADS_2