Gadis Mafia Dan Dokter Jutek

Gadis Mafia Dan Dokter Jutek
IKATAN BATIN


__ADS_3

Hai gaes kali ini aku mau kasih visualnya nih...


***


Kevin



Umar



Azka



Alika Gunawan



Diwan



***


Alika termangu melihat wanita muda turun dari tangga, dia terlihat sangat cantik dan elegan.


Tiana



" Siapa kamu ?" Tanya Alika menaikkan sebelah alisnya.


Tiana tersenyum .. Lalu Umar menyambut tangan Tiana dan membantunya untuk duduk di sofa.


" Apa kau tidak lihat aku berada di rumah ini, itu berarti aku pemilik nya . " Jawab Tiana polos.


" Tidak mungkin...Setahuku ini rumah Dokter Alend. Apa kau adiknya yang bernama Lya ??" Tanya Alika menduga-duga.


" Haha.. Apa kau belum pernah bertemu dengan adiknya Dokter Alend ?" Kini Tiana balik bertanya , ia menatap tajam ke arah Alika.


Yang ditatap pun hanya diam membeku. dia bingung siapa wanita yang tengah berbicara dengannya ini .


Umar dan Diwan hanya diam , masing-masing berdiri di samping kanan dan kiri Tiana.


" Ak-aku aku belum pernah bertemu dengan nya, tapi aku mendengar jika dia tinggal di luar tidak serumah dengan orangtuanya." Jawab Alika gagap.


" Oh yaa ?? Kalau begitu kau benar, aku bukan adiknya Dokter Alend " Jawab Tiana sambil bermain ponsel.


Ia mengirim sebuah pesan kepada sang suami.


Jika kau sampai berani muncul menemui wanita tua ini aku akan meninggalkanmu !


Begitulah isi pesannya.


Al yang berada di kamar hanya bisa diam dan mematuhi perkataan sang istri. Daripada dia ditinggal pergi.


Alend sebenarnya sudah menjelaskan bahwa dia dan Alika tidak ada hubungan apa-apa, namun sang istri tidak mau mendengar. Ya apa boleh buat sekarang ia terkurung di dalam kamar . Tiana mengancam akan pergi jika dia berani ikut campur dalam urusan Alika. Daripada tidak dapet jatah. Mendingan dia menurut kan . 😂


" Siapa kamu sebenarnya dan apa hubunganmu dengan Alend ku ?" Teriak Alika sudah habis kesabaran nya.


" Jaga ucapan anda Nona !! " Bentak Umar dia malah yang geram dengan perilaku wanita ular ini.


" Umar ... Jangan kasar kepada tamu " Ujar Tiana ramah.


" Baik Nona maafkan saya" Sahut Umar sambil membungkuk


Diwan hanya geleng-geleng kepala , dia sangat kagum kepada Nona Mudanya, selain cantik ternyata juga pintar bersandiwara .


" Al... Al .. Keluarlah.. Aku tahu kau ada didalam keluarlah jika kau tidak keluar aku akan membuat onar di sini dan rumah sakit !!" Teriak Alika kesal.


" Ini rumah Tante , bukan hutan ... " Kini Tiana meninggikan suaranya.


" Apa ?? Tante , kurang ajar kamu ya .Jangan ikut campur, terserah aku mau teriak dimana bukan urusanmu, aku yakin Alend berada di dalam rumah ini. atau jangan-jangan kau menyekapnya iya ?? Satu lagi aku bukan tante mu, gini-gini aku masih muda " keluh Alika kesal.

__ADS_1


" Ck ... Siapa yang mau ikut campur urusan mu, aku hanya ingin kau pergi dari kehidupan Dokter Alend dia SUAMIKU ... " Sambil menekan kata suami Tiana berdiri menatap Alika dengan tajam.


" Jika kau pintar maka kau akan mengerti bukan, Nona Alika Gunawan ?" Ujar Tiana menekankan nama keluarga Alika, bahkan mereka belum saling kenal kenapa gadis muda ini tahu siapa keluarga Alika.


" Aa .. Jika kau penasaran dari mana aku tahu nama keluarga mu, kau bisa tanya kepada Nyonya Anita Baskara, ups salah maksudku Anita Gunawan. Bukankah dia Tante mu ?" Imbuh Tiana dengan senyuman devil nya.


Lalu berlalu menuju pintu dan ... " Diwan jaga rumah dengan baik .. Jangan biarkan siapapun membuat onar di wilayah ku !!" Titah Tiana tegas.


" Baik Nona Muda " Sahut Diwan membungkuk lalu naik keatas.


Tiana berjalan keluar rumah, baru selangkah Tiana berjalan dari pintu, Alika sudah berteriak


" Yaaak ... Siapa kau sebenarnya ?? Kenapa kau tahu tentang keluargaku dan kenapa kau bilang jika Alend adalah suamimu , siapa kau ???" Tanya Alika histeris.


Tiana berbalik dan menatap Alika penuh dengan aura kebencian, " Siapa kau berani berteriak di rumahku ?" Tiana berjalan lalu menarik rambut Alika menjambak nya dengan erat.


" Ayo jawab !!! " Teriak Tiana , kini ia sedikit menggunakan suara merdunya untuk berteriak wkwkwk


" Aaak sakit " Seru Alika memegang kepalanya.


" Dengar Nona tua Alika.. Kau bukanlah tandingan ku. Bahkan Tante mu juga bukan tandingan ku. Kau tahu kenapa , karena aku adalah Tiana Rosa Ankara. Siapapun yang berani bermain-main denganku ... dia akan kehilangan nyawanya. Jangan kau kira aku tidak tahu niat busuk mu. Sampai kapanpun Alend akan menjadi milikku hanya MILIKKU , dan kau tunggu sampai aku selesai berurusan dengan Tante gila mu itu, selanjutnya adalah giliran mu !" Ucap Tiana panjang lebar.


Kini Tiana melepaskan tarikannya ia melirik dan memberi perintah kepada anak buahnya untuk membawa wanita tua itu pergi dari sini.


Alika gemetar ketakutan , dia seperti baru bertemu dengan iblis dari neraka daripada gadis kecil yang mengaku istri seorang Alend.


Para pengawal menarik paksa Alika dan membawanya pergi dari mansion. Diwan yang berada di ruang kendali melihat aksi sang majikan yang sangat mendominasi, sedangkan Alend dibuat tak percaya melihat aksi sang istri.


Antara kaget dan juga bangga , kaget karena ternyata dia baru tahu jika sang istri adalah ratu devil yang sebenarnya, dan juga bangga karena Tiana mengklaim dirinya hanya milik sang istri.


Namun ada yang mengganjal nya siapa yang dibicarakan sang istri tadi , dan Alend juga baru tahu jika nama keluarga Alika adalah Gunawan. Setahu Al, Alika tinggal bersama orang tuanya yang bermarga Lee, karena dulu saat mereka berteman Alika mengenalkan kelurganya , kenapa jadi Alika Gunawan ?? Pikir Al janggal.


" Wah memang sepantasnya jika Nona di segani banyak orang, bahkan saat dia marah masih terlihat elegan walau seperti ratu iblis " Ujar Diwan tanpa sadar jika majikannya itu sudah menatap tajam kearah nya.


" Apa kau bilang, ratu iblis ??" Gertak Al dia sudah hampir memukul wajah Diwan , namun ponsel Diwan bergetar.


Drttt...


Tertera nama" Nona Muda Tiana ". Ia langsung menggeser tombol hijau.


" Hallo Diwan apakah kau sudah membukakan pintu untuk suamiku ??" Tanya suara diseberang.


" Sudah Nona bahkan kami tadi sempat melihat aksi anda " Jawab Diwan bangga.


" Hahaha ... Lalu apa reaksinya ?" Tanya Tiana penasaran.


" Beliau sangat terpesona dengan aksi anda Nona " Jawab Diwan jujur.


" Baiklah ambil bonus mu di Umar nanti malam. Terimakasih telah bekerja dengan baik Diwan " Ujar Tiana memuji kinerja Diwan. Lalu memutuskan panggilan .


Belum sempat Diwan mengucapkan terimakasih panggilan sudah diakhiri secara sepihak .


" Hah.. Memang ya yang namanya orang kaya itu sama saja, suka sewenang- wenang " Keluh Diwan dalam hati sambil me nyugar rambutnya.


" Apa yang dikatakan istri ku ?" Tanya Al penasaran kenapa bukan dirinya yang di telpon. Mengapa malah si Diwan resek yang di telpon pikir Al dalam hati.


" Nona Muda bertanya apakah saya sudah membukakan pintu untuk anda " Jawab Diwan jujur.


" Ohh " Berlalu dari ruang kendali menuju ruang kerjanya.


Hanya oh saja ?? gumam Diwan kesal. Tidak suami tidak istri sama-sama bikin darah tinggi naik .😂


***


Kevin sudah sampai lebih dulu, ia memesan jus alpukat dan untuk camilan nya nanti saja menunggu Tiana sampai pikir Kevin, ia memesan meja di ruangan outdoor di lantai dua, sengaja mencari tempat duduk yang terbuka agar lebih nyaman pikirnya.


" Maaf kak aku terlambat ... " Suara dari belakang Kevin duduk.


" Oh hai kau sudah tiba rupanya " Ujar Kevin sambil menoleh ke sumber suara.


" Kenapa kakak mencari ku ?" Tanya Tiana ia duduk bersebrangan dengan Kevin.


" Aa .. Kita bicarakan sambil minum, kau mau apa ? " Tanya Kevin memperlihatkan buku menu saat pelayan menghampiri mereka.


" Aku mau jus alpukat " pesan Tiana kepada waiters.

__ADS_1


" Dan untuk makanannya...?" tanah waiters lagi


" Roti Panggang !" Ucap Kevin dan Tiana bersamaan. Membuat sang waiters wanita itu tersenyum.


Tiana dan Kevin juga saling tatap dan akhirnya tertawa bersama. " Ya ampun ternyata selera kita sama " Ujar Kevin disela tawanya.


Tiana merasakan ada kehangatan dari tawa Kevin. Ia merindukan sosok seorang kakak. Tiana hanya diam hening setelah tertawa. Sedangkan Kevin sampai meneteskan air mata disela tawanya .


Entah apa karena ikatan batin antara saudara atau apa , Kevin merasa sedih . Ia merasakan sesak di dadanya.


" Ekhemm.. Tiana apakah aku boleh memanggilmu Ana ? " Tanya Kevin pelan seolah takut jika si empunya nama tidak suka.


" Boleh .. Selama ini hanya orang rumah yang memanggil ku dengan sebutan Ana... " Ujar Tiana lembut.


" Oh syukurlah ku kira kau akan marah " Kata Kevin sambil menyesap jus alpukat nya.


" Tidak akan... Oh ya kata kakak ingin membicarakan sesuatu , apa itu ?" Tanya Tiana penasaran.


" Em itu, aku sangat kewalahan tidak ada yang membantuku di perusahaan proyek ini sangat berarti bagiku, aku ingin selesai dengan waktu yang singkat tapi juga dengan kondisi barang yang sempurna. Untuk mewujudkan itu aku meminta saran dari mu apa kita akan merekrut karyawan yang ada atau kita mencari orang luar" Jelas Kevin.


" Oh masalah itu, kau tidak usah khawatir kak, aku sudah berbicara tentang masalah ini dengan seorang teman yang sangat ahli di bidang nya. Dia akan membantu proyek kita. Kebetulan dia baru pulang dari Australia besok kita atur pertemuan dengannya. Kakak tenang saja semua sudah aman terkendali." Ujar Tiana santai ia sangat yakin jika temannya itu bisa diandalkan.


Flashback on.


Beberapa jam lalu Tiana menghubungi seorang teman kuliahnya. Dia juga berkecimpung di industri hiburan khususnya fashion.


" Apa kabar Monti ??" Tanya Tiana


" Astaga apa kau sudah bosan hidup ?" gertak Mondy.


" Hahaha ... Apa kau kira begitu ?" Tanya Tiana balik.


" Menurutku iya. Sudah berapa kali ku bilang namaku Mondy bukan Monti " Keluh Mondy kesal.


Karena dari dulu Tiana sahabatnya itu terus memanggilnya Monti. Terdengar seperti panggilan untuk wanita. Pikirnya dalam hati.


" Bagiku kau tetap Monti.. Karena kau tidak bisa memenangkan pertandingan waktu itu " Ujar Tiana meledek..


" Jangan kau ungkit masalah tentang itu. Wanita itu hanya beruntung saja, karena aku sedang tidak fokus " Ucap Mondy kesal mengingat kejadian 6 tahun lalu dia kalah melawan gadis kecil dari sekte tersembunyi.


Mondy tahu betul karena setelah ia kalah, Tiana mengajak nya untuk bergabung dengan sekte itu. Dan alhasil ia mendapat kekuatan dan juga ilmu sekaligus bisa mengembangkan bisnis keluarganya yang waktu itu hampir koleps. Sangat membantu pikir Mondy dalam hati.


" Iya kau kalah karena kedua matamu itu jelalatan, tidak bisa melihat wanita yang bening dikit " Ledek Tiana.


" Hah harus ku akui.. Selain ibuku tersayang wanita cantik yang pernah aku temui adalah dirimu, tapi sayangnya kau tidak tertarik dengan ku. Kemudian setelah bertemu dengan Renata, aku jadi tahu jika wanita cantik bukan hanya ibuku dan kau saja, tapi ada juga Renata" Ujar Mondy tersenyum sambil memikirkan bagaimana kabar gadis nya itu .


" Jelas saja karena aku masih waras, tidak akan tertipu dengan casing bagus tapi bermasalah seperti mu" Tiana meledek Mondy habis-habisan 😅.


" Ah sialan kau Ana ... Tunggu sampai kita bertemu besok akan ku buat kau tidak bisa bergerak bebas " Ujar Mondy kesal selalu di bully oleh Tiana.


" Aku akan menantikannya. Oh ya kenapa kau pulang apa ada masalah ?" Tanya Tiana tidak biasanya Mondy banyak bicara seperti saat ini


" Oh akan ku ceritakan saat kita bertemu nanti. Dan kau ada apa tumben menghubungi ku, pasti ada tugas besar iya kan ?" Tebak Mondy.


" Akan kita bahas besok. Kau akan menyukainya aku yakin itu " Jawab Tiana langsung memutus panggilan telepon.


Kan kebiasaan Tiana ... Suka banget deh matiin Panggilan secara sepihak 😂😂.


Flashback end.


***


Setelah bertemu dengan Kevin,,, Tiana pulang ke rumah daddy Brian . Dia harus memberi tahu daddy jika Anita sudah bergerak, bahkan ia melibatkan keponakannya si Alika Lee.


Tiana sangat kesal karena ternyata Anita bukan hanya mengincar daddy , Kevin dan dirinya. Tapi juga menjadikan Alika sebagai senjata untuk menghancurkan pernikahan nya dengan Alend.


Ini tidak bisa dibiarkan. Tiana tidak mau diam lagi mengalah seperti tahun sebelumnya.


Tiana akan membuat gebrakan besar .


***


Hai gaes readers ku tercinta... jangan lupa like dan vote klik favorit biar kalian tidak ketinggalan update terbaru nya.


Penasaran gimana kelanjutan ceritanya ??

__ADS_1


yuk komen


__ADS_2