
Dalam legenda terdahulu, terdapat dua siluman yang berbeda yang digolongkan sebagai kucing dan anjing dalam kehidupan sehari-hari Sang Pangeran.
Si rubah yang mereka sebut sebagai kucing serta si ular yang mereka sebut sebagai anjing.
Dikatakan seperti itu karena keduanya yang memang tidak bisa akur satu sama lain dan selalu memperebutkan posisi tertinggi dan yang paling menjadi diperhatikan oleh Sang Pangeran. Hingga, sampai pada saatnya Sang Pangeran mengadakan sayembara untuk menemukan calon yang menjadi selirnya saat ia sudah menduduki posisi sebagai raja di negaranya.
Kedua pelayan kucing dan anjing tersebut, langsung berlomba-lomba untuk menemukan seseorang yang akan menjadi selir Sang Pangeran saat ia menjadi raja demi menjadi orang nomor satu di hati Sang Pangeran.
Semua cara sudah dilakukan untuk mencari seorang selir untuk Pangeran termasuk bersuap terhadap orang-orang yang terlibat dengan membayar lebih. Namun sayangnya, tidak ada yang menerima hasil suap tersebut dan memilih untuk mementingkan dirinya sendiri. Mereka takut jika tawaran pelayan kucing dan anjing ini hanyalah angan-angan semata dan menjadi tipu daya untuk warganya.
Keduanya akhirnya bekerja sama, mungkin saja keduanya bisa mendapatkan tempat di hati Sang Pangeran dengan berpura-pura untuk menjadi seorang wanita penggoda yang akan menjadi selir bagi Sang Pangeran. "Bukankah itu adalah ide yang bagus?"
__ADS_1
Si rubah menjelma menjadi seorang wanita cantik dengan helai pakaian berwarna merah terang seperti baju seorang pengantin dengan riasan kepala yang indah menutupi rambutnya, sedangkan si ular, menjelma menjadi seorang wanita dengan rambut panjang berwarna merah merona serta pakaian yang lebih terbuka dibandingkan dengan si rubah, memasuki ruangan Sang Pangeran untuk menggodanya dengan berbagai cara.
Tapi sayangnya, seperti yang orang-orang terdahulu pernah mereka katakan, "Kebohongan, tidak akan bertahan selamanya." Tanpa sengaja, sehelai daun hijau yang tipis dan hampir kering, jatuh dari atas kepala si rubah dan memunculkan wujud yang sebenarnya jika wanita penggoda itu bukanlah wanita sungguhan melainkan kedua pelayan kucing dan anjing miliknya saat ini.
Lantas, Sang Pangeran sangatlah marah apalagi dengan semua yang terjadi mereka sudah melakukan hal yang melanggar norma hukum. Sang pangeran menyuruh beberapa dari pasukannya untuk memenggal kepala kedua pelayan payahnya ini dengan sangat sadis!
Dan saat hari itu tiba di depan para rakyatnya dan di atas sebuah platform istana yang terbuka, megah di atas baluartinya, disaat kepala Sang rubah berada di bawah pisau tajam yang akan memenggal kepalanya sebelum si ular, langit di atasnya seolah-olah runtuh dan menjatuhkan sebuah cahaya terang dari atas langit menuju surga.
Semua orang disana, tunduk terhadap Dewa perang tersebut termasuk Sang Pangeran yang juga merasa merinding ketika Xiao Yan berada di depannya dengan pandangan mata yang sangat tidak bersahabat dengannya.
Karena melihat pemenggalan yang akan dilakukan oleh Sang Pangeran, membuat Xiao Yan menjadi marah dan mengutuk seluruh orang di negara ini akan mati kelaparan dan beberapa dari mereka akan berubah menjadi kanibal yang ganas!
__ADS_1
Lantas, pangeran menjelaskan apa yang terjadi namun sayangnya hal itu tidak diterima olehnya dan tetap mengutuk negara ini dengan sangat tidak berperasaan.
Si rubah juga si ular yang bingung dengan orang aneh yang belum pernah mereka temui bertahun-tahun ini, selama hidup mereka tidak merasa berterimakasih padanya dan malah berencana untuk kabur.
Namun karena kebaikan Xiao Yan yang ingin mengasuh mereka berdua, akhirnya terjadi mulai sekarang.
Xiao Yan mengangkat keduanya menjadi pelayan pribadinya naik ke surga dan mengasuh mereka dengan penuh perhatian agar tidak saling bersaing dan malah berubah menjadi iblis yang sesungguhnya seperti apa yang berada jauh di dalam perut bumi seperti manusia yang disiksa di neraka.
Mereka berhasil hidup dengan Sang Dewa selama bertahun-tahun hingga ratusan tahun sampai, alam iblis menyerang mereka dan melukai banyak dari Dewa-dewa di sana termasuk Xiao Yan yang menjadi Dewa bagi si rubah juga si ular. Ratusan kuil yang terbangun di sana, sudah berhasil diruntuhkan dengan pedang pedang iblis yang memiliki kemampuan luar biasa untuk menghancurkan.
Akibatnya memunculkan kematian Xiao Yan dan membuat si rubah juga si ular menjadi sebatang kara karena kehilangan tuan mereka dan harus kembali dilemparkan ke dalam alam fana dan harus menemukan reinkarnasi dari Xiao Yan yang sudah jelas tidak akan mengingat apapun ketika dirinya terlahir kembali.
__ADS_1
Salah satu dari Dewa tersebut mengatakan jika, "Nama dari reinkarnasi Dewa perang Xiao Yan adalah Xiao Guang Yu, Cahaya kecil bersinar."