Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 22 - Pangeran ini Kabur


__ADS_3

Pada hal yang sebelumnya itu terjadi, pada saat Xiao Guang Yu masih terdiam di ruangannya karena tidak diperbolehkan oleh kaisar Wu untuk tidak keluar, terpaksa harus mematuhinya. 


Suasananya agak sedikit sunyi dan sudah membuat kesal sampai salah seorang pelayan itu memasuki ruangannya untuk membawakannya semangkuk bubur gandum yang sudah dipesan oleh Kaisar Wu untuk diberikan padanya. 


"Ah,.. bukankah ini adalah kesempatan yang cukup bagus untuk keluar disaat pintu itu masih terbuka seperti ini? Tapi, mungkin saja diluar akan banyak penjaga yang sedang berjaga dan sama sekali tidak membiarkan ku untuk keluar. Ah,.. penurut sekali mereka itu." Batin Xiao Guang Yu yang melipat tangannya dan memikirkan sesuatu sebelum pelayan itu berkata, "Paduka, silahkan. Buburnya hampir dingin, Paduka Kaisar tidak ingin anda kembali sakit nantinya." 


Xiao Guang Yu tampak mengabaikan perkataan pelayan itu dan kembali berkata, "Apa diluar penjagaan sedang diperketat?" 


Pelayan tersebut menjawab, "Iya, paduka. Semua penjaga itu begitu menjaga anda dengan baik. Paduka Kaisar hanya ingin anda tetap aman berada di ruangan anda." 


Xiao Guang Yu mengangkat kepalanya sebelum berkata, "Dia benar-benar ingin membuatku tua di dalam ruangan! Bisakah aku pergi sekarang?" 


Pelayan tersebut menjawab dengan sopan, "Sebaiknya tidak paduka, diluar masih berbahaya untuk anda. Paduka Kaisar hanya mengatakan padaku untuk menjaga paduka dengan baik." 


"Sebenarnya apa yang mereka rahasiakan dariku? Kelihatannya, mereka sedang menyembunyikan sesuatu hingga membuat ku tidak berjalan-jalan kemana-mana." Batin Xiao Guang Yu yang melirik ke arah pintu ruangan yang masih terbuka. 


"Kemungkinan diluar ada dua penjaga yang sedang menjaga di pintu keluar lalu, ada tiga orang penjaga yang berjaga disekitar taman istana yang ada di depan ruangan ini. Hmm,.. bagaimana caranya agar aku bisa kabur dari sini?" Setelah jeda sejenak, Xiao Guang Yu kembali memikirkan, "Ah,.. kenapa tidak lompat saja?" 

__ADS_1


Begitu dia melihat pelayan itu berjalan keluar dari ruangannya, tidak lama setelah itu. Pelayan yang melakukan kesalahan karena tidak mengunci pintunya, membuat kesempatan bagi Xiao Guang Yu untuk segera kabur dari tempat ini. Dan sesuai dengan rencananya, kedua penjaga itu benar-benar berjaga di depan ruangannya membuatnya kembali berpikir untuk menjadi penyusup dirumahnya sendiri.


Sedikit aneh sekali jika di dengarnya bahkan akan membuat semua orang mengira jika orang ini telah gila dalam melakukan sesuatu tapi, bagaimana lagi caranya agar bisa keluar dari ruangan tanpa berpenghuni seperti ini?


Xiao Guang Yu memperhatikan sekeliling, memang tampak sepi dan hanya ada beberapa penjaga yang berjaga di ruangannya. Dua orang penjaga juga sedang berdiri tegak di sisi kanan dan kiri pintunya, tanpa lengah sedikitpun mata mereka terus saja terbuka. 


Xiao Guang Yu menyentuh dahinya dan sedikit menghela nafasnya, "Mengapa ada banyak penjaga dan perhatian yang mereka taruh padaku?" Setelah jeda sejenak, Xiao Guang Yu kembali melanjutkan, "Tidak ada yang bisa dilakukan lagi! Pergi atau tidak, bukankah ini adalah ruangan pribadiku?" 


Xiao Guang Yu segera bergerak melompati kedua penjaga tersebut dengan mudahnya, dia langsung berlari melewati ketiga penjaga yang berjaga di sekitar taman istana, meskipun sempat terlibat dalam kejar-kejaran, Xiao Guang Yu bersembunyi di dalam sebuah ruangan kecil yang biasa mereka gunakan sebagai penyimpan bahan makanan. 


Kedengarannya seperti ada suara dua orang gadis yang saling berbicara di depan pintu tersebut dan sepertinya mereka sedang membicarakan tentang tahanan yang ada di penjara saat ini, sedang disiksa sampai mati oleh Kaisar sendiri?! 


Lantas, Xiao Guang Yu yang mendengarnya dengan cepat bergerak menuju penjara bawah tanah, mengikuti apa yang dibicarakan oleh kedua gadis itu dan benar apa yang saat ini dipikirkan olehnya, kaisar Wu saat ini sedang mengangkat cambuknya untuk menggores luka yang ada di tubuh mereka berdua lebih parah lagi. 


Dan beruntungnya, saat itu juga Xiao Guang Yu segera berlari menuju Kaisar Wu dan menahan tangannya agar tidak kembali menyerang mereka berdua yang sudah terlalu parah sampai tidak melakukan apapun. 


Kaisar Wu tampak terkejut saat dia melihat Xiao Guang Yu yang lebih memilih kedua penjahat ini dibandingkan dengan keadilan yang dia lakukan untuknya, sehingga mengundang pertanyaan padanya, "Yu'er! Apa yang kau lakukan? Apakah kau sama sekali tidak ingin saya melakukan keadilan untukmu?" 

__ADS_1


Xiao Guang Yu yang tampak sedang mengernyitkan dahinya, dan kemudian kembali melirik ke arah Guzhu She dan juga Xiang Hu yang sedang diikat rantai dengan sangat kuat, membuatnya berkata, "Sebenarnya, keadilan itu tidak ada. Aku akan menjelaskannya tapi, tolong lepaskan mereka berdua."


Kaisar Wu menurunkan tangannya sebelum berkata, "Kenapa aku harus melepaskan mereka berdua yang telah melukaimu? Ayahmu ini hanya ingin bertindak adil di hadapan anaknya sendiri." 


Xiao Guang Yu merendahkan pandangannya sebelum berkata, "Mereka bukanlah orang jahat yang telah membuatku seperti ini. Ah She dan juga Hu'er adalah pelayan pribadiku!" 


Kaisar Wu kembali berkata, "Mengapa mereka berdua ini bisa menjadi pelayan pribadimu sedangkan mereka sendiri tidak bisa melindungi tuannya. Apakah itu yang disebut dengan pelayan yang setia?" 


"Eh?" Xiao Guang Yu terkejut dan kembali berkata, "Aku bisa saja menceritakan semuanya tapi, bebaskan mereka berdua lebih dulu dan jangan memperbanyak siksaannya." 


Kaisar Wu langsung menjawab, "Jika kedua iblis ini benar-benar adalah pelayan pribadi mu, aku lebih memiliki seratus pelayan wanita cantik yang ada di istana ini untuk menjadi pelayan pribadimu." 


Pada akhir kalimatnya itu, membuat pergerakan pada pasukan yang berada di sekitarnya untuk mengunci seluruh pergerakan Xiao Guang Yu disaat Kaisar Wu mengangkat cambuknya kembali.


Dan lagi-lagi, tindakannya ini terhenti dengan orang lain yang menahan tangannya kembali untuk tidak mengangkat cambuknya lagi. 


Yang terlihat pada saat itu, sebuah bayang-bayang rambut putih yang berterbangan teratur dan juga kulit yang seputih salju ini, memakai sebuah pakaian indah berbalut kain sutra halus berwarna zamrud hijau dengan mata yang sangat memancarkan sebuah keindahan yang luar biasa. Banyak orang yang mengatakan jika laki-laki ini benar-benar cantik dan memikat banyak wanita untuk bisa dekat dengannya. Tidak salah lagi orang ini adalah seorang penasehat negara, yang namanya adalah Yan Zi Yi.

__ADS_1


__ADS_2