Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 35 - Kutukan Penduduk Desa


__ADS_3

Pegunungan Xi Qong.


"Bukankah kau ini bisa menggunakan teleportasi? Mengapa tidak langsung saja melangkah ke sana?" 


Xiao Guang Yu yang baru saja menyadari perkataan Xiang Hu yang merujuk pada Guzhu She yang berjalan di sampingnya, membuat pandangannya mengarah ke arahnya sebelum bertanya, "Hu'er benar. Mengapa kau tidak menggunakan mantra teleportasi milikmu?" 


Guzhu She melipat tangannya, "Tidak semuanya bisa terjangkau dengan mudah. Jurang abyss memiliki dua penjaga yang tidak akan membiarkan seorangpun mengambil buah miliknya. Mereka memiliki kemampuan tipe sensor yang luar biasa sehingga dapat menganalisis bagaimana kekuatan musuhnya dengan benar. Tidak hanya itu, satu dari keduanya termasuk iblis mimpi dan akan membawa arwah tubuh seseorang tanpa mengembalikannya." 


Xiao Guang Yu bertanya, "Apakah iblis Yin dan Yang itu adalah laki-laki atau perempuan?"


Guzhu She menjawab, "Apakah aku pernah mengatakannya jika mereka adalah iblis perempuan Yin dan Yang sebagai iblis laki-laki?" 


Xiang Hu berpikir sebelum berkata, "Tapi, aku dengar mereka—" belum selesai berbicara, suara seorang laki-laki paruh baya yang berteriak dari jauh kedalaman hutan tersebut, membuat perhatian mereka teralihkan dengan arah suara yang membuat mereka penasaran. 


Xiao Guang Yu berkata, "Ada seseorang disana! Kenapa kalian berdua tidak menyelamatkannya?" 


Xiang Hu berbisik pada Guzhu She, "Kau saja yang ke sana. Aku akan tetap disini untuk melindungi Yang Mulia!" 


Guzhu She menjawab, "Kau saja yang tidak penting berada disini!" 


Xiang Hu berkata, "Setidaknya aku memiliki banyak ekor untuk melindungi Yang Mulia!" 


Guzhu She menjawab, "Aku memiliki mantra teleportasi untuk segera memindahkan Yang Mulia jika seseorang menyerangnya!" 


Memang tidak ada yang bisa menyelesaikan perbincangan kedua pelayan ini selain Xiao Guang Yu sendiri yang akhirnya pergi menuju suara tersebut berasal tanpa diketahui oleh kedua pelayannya yang kemudian bingung karena dia tidak berada disamping mereka. 


Xiang Hu yang merasa sedikit terkejut akhirnya berkata, "Kemana Yang Mulia ini pergi?" 


Guzhu She menjawab, "Bukankah sudah jelas dia pergi menuju suara tersebut berasal?" 


Ekspresi Xiang Hu semakin terkejut ketika dia mencium aroma yang begitu sangat menusuk Indera penciumannya sampai membuatnya harus menutup hidungnya sendiri agar tidak membuatnya pingsan ketika menghirupnya. 

__ADS_1


Hal tersebut membuat Guzhu She melontarkan pertanyaan, "Apa yang kau rasakan? Mengapa sampai menutup hidungmu sendiri?" 


Xiang Hu menjawab, "Aku menutupnya bukan tanpa sebab! Bau anyir darah sepertinya tercium dimana-mana dan aromanya, setara dengan sebuah sumur yang dipenuhi dengan darah manusia." 


Guzhu She terlihat panik sebelum berkata, "Dimana itu? Kemana arah bau itu berasal?" 


Xiang Hu langsung menjawab, "Bau ini berasal dari teriakan laki-laki paruh baya. Dia berada di arah barat!" 


Dengan segera, keduanya segera melangkah ke depan mengikuti kemana arah bau anyir darah tersebut berada dan tepat sebelum mereka menemukan sebuah desa yang terbangun jauh dua ratus meter lagi dari jarak mereka, sebuah kepala sedang menancap di atas ranting pohon dan tubuhnya berada dibawahnya bersama dengan sarung pedang milik Xiao Guang Yu yang tertancap di sana. 


Yang terlihat dari depan, hanyalah satu kepala yang sedang tergantung di atas sana namun, yang ada jauh di depan mereka adalah yang menjadi masalah besar untuk mereka. 


Segerombol mayat yang menumpuk pada sebuah pohon besar, darah mereka masih terasa hangat dan mungkin saja hal ini baru saja terjadi sebelum mereka datang kemari. 


Guzhu She berkata, "Tidak salah lagi. Dua ratus meter lagi, akan ada sebuah desa yang dilanda penyakit mengerikan dan menjadi sebab mengapa Yang Mulia membunuh mereka semua yang telah terjangkit penyakit ini."


Xiang Hu bertanya, "Lalu, dimana Yang Mulia saat ini?"


Xiang Hu menjawab, "Mudah sekali menjawabnya. Disini yang bisa aku kenali aromanya hanyalah darah dan darah sampai aku sama sekali tidak mencium aroma yang lain." 


Guzhu She membalikkan wajahnya, "Tidak berguna." 


Guzhu She kemudian melihat ke depan dan kembali berkata, "Yang Mulia ada di antara penduduk desa yang terjangkit penyakit ini."


Sementara ini, Xiao Guang Yu yang kehilangan sarung pedangnya, berhadapan dengan para penduduk desa yang terjangkit penyakit mengerikan dan tergolong aneh. 


Penyakit apa yang membuat mereka sampai menggila seperti ini dan rela melukai keluarganya sendiri menggunakan pedang?


Xiao Guang Yu berulang kali dia mengayun pedang tanpa melukai penduduk desa yang terjangkit penyakit ini atas keinginan penduduk desa lainnya yang belum terjangkit. 


Wajah orang-orang ini benar-benar hancur dan daging-daging kulit mereka seolah-olah menjadi terbalik. Tidak hanya itu, mata mereka berubah menjadi putih layaknya orang yang buta dan bergerak tidak berarah. 

__ADS_1


Namun ini bukanlah penyakit melainkan sebuah kutukan yang dijatuhkan pada desa ini. 


Pernah ada seorang pemburu yang datang ke jurang abyss untuk mengambil buah dewa Muiqing namun tanpa sadar, iblis Yin datang dan akan membunuhnya sampai mereka membuat sebuah kesepakatan. Pemburu itu menyerahkan desa ini sebagai tumbal untuknya asalkan iblis Yin akan membebaskannya dan tidak membunuhnya. 


Hal itu disepakati oleh iblis Yin namun pendapat ini tidak disetujui oleh iblis Yang. 


Pada akhirnya, muncullah sebuah kutukan besar di desa ini berupa sebuah wabah penyakit yang akan membuat mereka menggila layaknya manusia tanpa akal dan bergerak seperti mayat hidup sedangkan pemburu itu menjadi makhluk yang disiksa di dalam abyss dan hidup abadi di dalamnya. 


Sama seperti yang terjadi saat ini, orang-orang desa disini menganggap mereka masih hidup padahal arwah mereka sudah diambil oleh iblis Yin untuk menjadi pelayan di istananya. Dengan kata lain, orang-orang ini memanglah sudah mati dan harus dibunuh! 


Xiao Guang Yu berkata pada orang-orang desa, "Apakah kalian benar-benar tidak ingin membunuh orang-orang ini?" 


Salah satu penduduk desa menjawab, "Tidak! Mereka masih hidup! Aku yakin, mereka hanya akan menggila untuk sementara saja!" 


”Apakah mereka yakin untuk mempertahankan orang-orang yang telah terkena kutukan ini?” batin Xiao Guang Yu yang kemudian melihat seseorang melangkah dengan cepat ke arahnya dengan mengayunkan pedangnya. 


Gerakan orang ini begitu cepat sampai dia tidak bisa menahannya kembali, bersamaan dengan datangnya bayangan putih dan hitam yang datang dengan cepat ke arahnya dan menepis serangan tersebut. 


Dua pelayan Guzhu She dan juga Xiang Hu ini telah bergerak dengan cepat untuk melindungi tuannya. Sorot mata keduanya tampak terkejut ketika melihat ada banyak orang yang sedang menggila diluar sana dan seluruhnya sudah memegang pedang mereka masing-masing. 


Guzhu She berkata dengan heran, "Apa yang sebenarnya terjadi disini? Mengapa semua orang menggila?"


Xiao Guang Yu menjelaskan, "Mereka terkena kutukan iblis Yin dan Yang! Penyakit ini diawali dengan rasa amarah yang memuncak dan depresi selama berhari-hari lalu, yang terjadi sebelum mereka menjadi seperti ini adalah, darah yang menetes pada mata mereka yang kemudian mengubah orang-orang ini menjadi seperti ini." 


Xiang Hu berkata, "Itu berarti mereka sudah mati dan arwah mereka juga telah dipindahkan. Untuk apa menahan mereka lebih lanjut?" 


Satu penduduk desa langsung menjawab, "Tidak! Jangan membunuh mereka! Semuanya masih hidup! Tidak ada yang ingin mati disini!" 


Xiang Hu berkata dengan pelan, "Mereka begitu menghargai sisa hidupnya"


Seorang wanita paruh baya mendadak berteriak saat dia memeluk seorang anak kecil, "Ini gawat! Anak ini sudah terkena kutukan!" 

__ADS_1


__ADS_2