Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 49 - Ling Jun


__ADS_3

Satu langkah lagi, Yang Mulia ini pastinya akan selesai untuk mengurusi alam iblis dan neraka yang terlepas dari tempatnya. 


Kaisar alam iblis tentunya tidak akan diam setelah dia kedatangan seorang Dewa yang akan mengurungnya kembali, Kaisar ini tidak akan hentinya mengeluarkan banyak pasukan hebat yang juga akan melawannya nanti. 


Begitu pesan burung datang padanya, mengenai datangnya dewa perang yang akan kembali mengurungnya setelah dia mendapatkan kebebasan sesaat. Amarahnya menjadi sangat besar dan sempat untuk melemparkan sebuah gelas keramik di hadapan para bangsawan. Atas kemarahannya ini, Xu Zhu sampai tidak menyadari bahwa dia telah melukai tangannya sendiri akibat kepalan tangan yang terlalu kuat dan menusuk kuku tajam yang berada pada jari-jemarinya. 


Xu Zhu berkata dengan dingin, "Mengapa Pangeran Mahkota itu tidak dibunuh sejak awal sebelum dia dinobatkan sebagai Dewa?!"


Liu Shuji lantas menjawab, "Apakah Yang Mulia tidak mengetahui bahwa Dewa perang yang sekarang ini, dijaga oleh kedua iblis yang tidak lain adalah para bangsawan Anda dan juga pelayan Anda sendiri?" 


Seorang bangsawan iblis, Xunqiu lanjut bicara, "Tidakkah Anda menyadarinya sejak awal, bahwa yang menjadi penghianat untuk Yang Mulia ini tidak lain adalah anak Anda sendiri?" 


Liu Shuji berkata dengan dingin, "Berusaha untuk dipandang oleh Yang Mulia, apakah kau sama sekali tidak menyadari bahwa dia sedang mengabaikanmu?" 


Xunqiu melengkungkan senyuman, "Benarkah? Lihat saja apa yang akan terjadi pada laki-laki itu." 


Xu Zhu membanting kembali sebuah gelas keramik yang sebelumnya telah diberikan oleh seorang pelayan yang menghampirinya. Dengan wajah masam dan penuh amarah, Xu Zhu berkata, "Kemana perginya penatua Ling Jun?" 


Diantara barisan barisan para bangsawan iblis yang duduk di sisi sayap kiri dan kanan Xu Zhu, seseorang datang dengan kekuatan spiritual yang sangat melebihi batas kewajaran seorang bangsawan. Asap hitam yang perlahan menipis, menunjukkan bayangan seorang laki-laki bertubuh besar dengan dua anjing mengerikan yang berada di bawah kaki kanan dan kirinya. Begitu juga dengan pakaian yang terbuat dari kulit harimau, matanya benar-benar telah memancarkan sebuah sinar terang atas semua kekuatannya. 


Dialah penatua hewan abadi, magical beast, Ling Jun. 


Ling Jun berkata dengan sangat ringan sampai membuat para bangsawan iblis yang mendengarnya merasa bahwa Ling Jun telah bersikap angkuh kepada mereka, "Aku mendengar bahwa Yang Mulia mencariku. Ada apa Yang Mulia? Apakah akan ada korban untuk para hewan besar ini?" 


Xu Zhu berkata dengan bangga, "Sangat kebetulan sekali! Apa kau sudah merasakan keberadaan korbanmu di atas kepalamu sendiri?" 

__ADS_1


Ling Jun langsung menjawab, "Tentu saja, Yang Mulia. Bukankah orang itu adalah Pangeran mahkota yang telah Anda hancurkan lalu tidak lama, dia menjadi Dewa yang sesungguhnya?" 


Xu Zhu berkata, "Aku tidak peduli dengan kedua pelayan yang selalu melindunginya. Bawa Dewa itu ke hadapanku! Buat dia berlutut padaku dan bunuh rubah dan ular yang selalu melindunginya!" 


Ling Jun melengkungkan senyuman, "Baiklah, Yang Mulia. Saya akan melakukan apa yang Anda perintahkan untukku." 


...***...


"Yang Mulia! Di depan sana, adalah pintu terbuka menuju alam iblis dan neraka yang harus segera Anda selesaikan." 


Xiao Guang Yu menatap reruntuhan batu yang masih kokoh berdiri akibat pertarungan antara Xiang Hu dan juga Guzhu She saat melawan iblis Yang ketika mereka pergi untuk mencari buah dewa Muiqing. Garis merah yang didalamnya mengandung api yang panas, begitupula dengan udara yang berada disekitar mereka yang membuat sulit untuk mengambil nafas. 


Xiao Guang Yu menutup hidung dan mulutnya sebelum berkata, "Kita harus cepat, sebelum iblis itu keluar semakin banyak." 


Guzhu She menahan langkah Xiao Guang Yu dengan tangannya dan berkata, "Yang Mulia! Racun naga dalam tubuh Anda, masih berlaku!" 


Xiao Guang Yu melepas tangannya dan berkata, "Jika bukan aku yang melakukannya, lalu siapa?!" 


Guzhu She langsung berkata, "Masih banyak Dewa petarung yang ada di alam surga. Biarkan mereka saja yang melakukannya!" 


Xiao Guang Yu melipat tangannya, "Kita sudah jauh-jauh berjalan sampai sini dan apakah hanya akan menyia-nyiakan usahanya saja? Percayalah padaku, aku akan baik-baik saja." 


Ketika Xiao Guang Yu mengakhiri kalimatnya, langkah pertama sudah dimulai olehnya. Hentakan debu yang membuat udara panas semakin menusuk matanya. Xiao Guang Yu mengusap-usap matanya dan mendapatkan sebuah ekor kalajengking yang sedang mengarah ke arahnya. Lantas dengan cepat, Guzhu She menarik Xiao Guang Yu dari arah datangnya kalajengking yang menghampirinya. Xiang Hu melakukan serangan balik dengan melemparkan beberapa bilah pedang yang dialiri api pada permukaannya dan langsung membuat kalajengking tersebut terbakar habis sampai merubahnya menjadi butiran debu. 


Xiao Guang Yu berulang kali mengusap-usap wajahnya, matanya terasa perih ketika menyentuh asap yang berterbangan disekitarnya dan membuat Guzhu She bertanya, "Yang Mulia! Apa yang terjadi?" 

__ADS_1


Xiao Guang Yu menjawab, "Perih! Apakah para iblis ini juga menyerang melewati kabut yang ada disini?" 


Guzhu She lanjut bicara, "Iblis kabut? Seharusnya, Yang Mulia bisa menahan kabut besar yang ada disini!" 


Xiao Guang Yu sempat batuk pelan dan mengeluarkan selembar kain putih yang kemudian dia gunakan untuk menutup matanya. "Aku akan menyerangnya tanpa melihat dan bergerak menuju reruntuhan jurang abyss. Ah-She dan Hu'er, aku meminta kalian lindungi aku dari belakang!"  


Tanpa membuang waktu yang panjang, Xiao Guang Yu segera bergerak ke depan, menuju reruntuhan jurang abyss tanpa adanya senjata di atas kedua tangannya, dengan mata yang tidak melihat. Dia sama sekali tidak mendapatkan serangan langsung yang bertubi-tubi dari musuh yang bergerak di depannya. 


Sedangkan tidak jauh di depannya, sebuah kekuatan besar datang secara mendadak membawakan pasukan lainnya untuk menyerang.


Ling Jun dengan pasukan magical beast miliknya, hewan raksasa yang memiliki wujud yang berbeda-beda, seketika menggetarkan langit dan tanah yang saat ini dipijaknya. 


Xiao Guang Yu tidak berhenti maju dan hanya bersenjatakan sebuah mantra penghalang iblis, beberapa iblis telah ditepis olehnya dengan baik, sampai gerakannya terhenti begitu dia merasakan keberadaan Ling Jun di depannya ketika dia hampir mendekati tempat tujuannya. 


Ling Jun berkata, "Apakah ini yang selama ini mengganggu alam iblis dalam kebebasannya?" 


Xiao Guang Yu tidak berekspresi dan berkata, "Apakah dengan keberadaanku disini, sudah benar-benar mengganggu?" 


Ling Jun melengkungkan senyuman, "Ternyata, Dewa yang satu ini cukup pintar. Membuat iblis kabut tidak membakar penglihatan Dewa ini. Tapi sayang sekali. Yang Mulia pastinya sangat lelah dalam menghadapi iblis-iblis sebelumnya yang telah menyerang Anda. Lalu, apakah Yang Mulia masih bisa untuk menghindari serangan yang kedua ini?" 


Tepat di akhir kalimatnya ini, beberapa batang kaki tajam yang menyerupai laba-laba, bergerak cepat untuk menyerangnya. Dan dengan menggunakan indera pendengarannya, Xiao Guang Yu mampu menghindar beberapa serangan mendadak yang diarahkan padanya. Namun ketika serangan mendadak telah dilakukan, dua ayunan serangan yang mengarah ke arahnya, membuat Xiao Guang Yu goyah dan akhirnya jatuh ke dalam lubang besar jurang abyss yang berada di sampingnya. 


Hal itu sempat diketahui oleh Xiang Hu dan juga Guzhu She yang saat ini sedang melawan beberapa iblis yang pada saat sempat menyerang Xiao Guang Yu. 


Namun hal yang lebih mengejutkan, terjadi pada Xiao Guang Yu ketika dia mengetahui seseorang telah mendekapnya agar tidak terjatuh di dalam sana, dengan tangan orang itu yang masih berpegang pada pinggiran jurang yang rapuh. 

__ADS_1


Bersamaan ketika kain yang menutupi penglihatan Xiao Guang Yu lepas, membuatnya menatap laki-laki yang sedang menahannya agar tidak terjatuh ke dalam jurang abyss. Laki-laki yang memakai jubah hitam dan rambut terurai rapi, dia adalah Li Ruo!


__ADS_2