Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 64 - Merayu Arwah Hitam


__ADS_3

Laki-laki ini, benar-benar memiliki wajah yang sama seperti wajah Xiang Hu dan juga, kemampuan kultivasinya benar-benar hampir setingkat dengan Dewa! 


Xiao Guang Yu menoleh ke arah Xiang Hu sesaat dan kemudian kembali menatap laki-laki yang berada di depannya.


”Bagaimana cara agar aku bisa membuat Hu'er kembali ke dalam tubuhnya? Jika mereka ada dua seperti ini, manakah yang harus aku perbaiki?!” batin Xiao Guang Yu. 


Laki-laki tersebut melengkungkan senyuman dan berkata, "Apakah Yang Mulia kebingungan untuk menghadapi siapa lebih dulu? Bukankah aku yang seperti ini, adalah yang diharapkan oleh Yang Mulia?" 


Xiao Guang Yu berkata, "Aku sama sekali tidak menyuruh Hu'er untuk menjadi penjahat. Setelah aku melihatnya, apakah kau ini adalah perwujudan dari Hu'er yang asli?" 


Laki-laki tersebut mendengus dan berkata, "Jika kultivasiku sama sekali tidak disegel oleh Shang Ren, aku mungkin tidak akan melayani Yang Mulia melainkan, aku akan menjadi lawan terbesar untuk Yang Mulia." 


Xiang Hu langsung menjawab, "Tidak Yang Mulia! Dia bukanlah aku yang asli! Aku yang seperti ini, adalah pelayanmu yang setia!" 


Laki-laki tersebut membentak sambil menunjuk ke arah Xiang Hu, "Seorang Bangsawan seperti ku, tidak akan menjadi pelayan untuk dewa! Jika bukan karena Shang Ren yang menahan seluruh kultivasi mu, apakah kau masih tidak yakin bahwa kau akan sepertiku?!" 


Xiang Hu langsung menjawab, "Tidak Yang Mulia! Jangan percaya padanya! Aku tidak akan menjadi penjahat bagi Yang Mulia!" 


Xiao Guang Yu mengangkat tangannya dan berkata, "Jangan berkata lagi. Bagaimanapun, orang-orang saat ini mengharapkan adanya hal baik yang datang padanya. Aku percaya pada Xiang Hu yang saat ini berada di belakangku." 


Xiang Hu terkejut dan tampak senang begitu dia mendengarnya namun, berbeda dengan apa yang diperlihatkan oleh laki-laki yang berada di depannya ini. 


Wajahnya terlihat benar-benar marah dan bersiap untuk melancarkan serangannya. Dia berkata, "Yang Mulia! Apakah kau sama sekali tidak percaya padaku? Akulah kekuatan yang dia miliki sebenarnya!" 


Xiao Guang Yu menjawab, "Aku tahu. Tapi, kau hanyalah sebatas sisi gelap yang hidup di dalam pikiran Hu'er dan juga, kau ini tidak nyata. Untuk apa aku percaya padamu?" 


Laki-laki tersebut menggertakan giginya dan berkata, "Jika Yang Mulia percaya bahwa aku tidaklah nyata, melainkan hanya sisi gelap yang dimiliki olehnya. Kalau begitu, Yang Mulia tinggallah disini!" 


Setelah dia mengakhiri kalimatnya dengan teriakan, laki-laki tersebut bergerak cepat dengan kuku tajamnya yang diarahkan pada wajah Xiao Guang Yu yang tampak belum siap untuk melakukan perlawanan. 


Xiao Guang Yu melompat untuk menghindari serangannya. Dari jari jemarinya yang digerakkan di udara, membentuk sebuah mantra yang kemudian dilemparkan ke arah laki-laki tersebut dan membuatnya tidak bisa bergerak dan tersungkur karena mantra yang dilemparkan oleh Xiao Guang Yu terhadapnya.


Xiao Guang Yu turun kembali dan menghampiri laki-laki yang sudah jatuh olehnya. Dia berkata, "Aku tahu, sendirian di dalam ruangan ini pastinya membuatmu merasa kesepian. Dan mungkin, Hu'er juga akan membutuhkanmu dalam keadaan tertentu."


Laki-laki tersebut kembali berkata, "Jika Yang Mulia sudah mengetahui bahwa aku kesepian disini, mengapa Yang Mulia juga tidak tinggal dan melepaskan ku?!" 


Xiao Guang Yu berkata, "Semua memiliki tugasnya masing-masing. Dan, kau juga berperan sebagai kekuatan terbesar disini. Seharusnya kau tidak membuang tenagamu itu untuk hal yang percuma." 

__ADS_1


Laki-laki tersebut berkata, "Tapi Yang Mulia! Aku tidak ingin tinggal disini lebih lama lagi!" 


Xiao Guang Yu menjawab, "Aku akan mengeluarkanmu jika dalam keadaan mendesak." 


Suara Qing Luo kembali menggema di telinganya, "Yang Mulia! Waktunya sudah habis!"


Mendadak setelah dia mengakhiri kalimatnya, Xiao Guang Yu kembali membuka matanya dan melihat dirinya sudah berada di tempat yang sebelumnya dan sedang tidak berada di dalam pikiran Xiang Hu. Tidak hanya pemandangan kuil Lang Wu yang saat ini dilihat olehnya, dia juga merasakan Li Ruo yang memeluk pinggangnya karena khawatir dia tidak akan kembali. 


Xiao Guang Yu melepaskan tangannya dari telapak tangan Qing Luo dan setelah itu, menyentuh kepala Li Ruo dengan lembut dan berkata, "Li Ruo? Apa yang kau lakukan?" 


Li Ruo mengangkat kepalanya dan berkata, "Gege baik-baik saja?" 


Xiao Guang Yu menjawab, "Aku sehat dan tidak cacat." 


Mendengarnya, membuat Li Ruo tampak senang dan semakin mengeraskan pelukannya terhadap Xiao Guang Yu. 


Ekspresi yang sama juga telah ditunjukkan oleh Xiao Guang Yu yang tampak senang dengan Li Ruo yang berumur 8 tahun dan bukannya yang berumur ratusan tahun. 


Xiao Guang Yu kemudian berhenti menatap Li Ruo dan beralih menatap Qing Luo kemudian berkata, "Qing Luo, apakah yang aku lakukan tadi berhasil untuk membuatnya kembali sadar?"


Qing Luo melipat tangannya dan berkata, "Itu tergantung padanya. Apakah dia masih ingin kembali atau tidak." 


Lantas, Xiao Guang Yu menghampiri mereka dan melihat keadaan Xiang Hu yang perlahan mulai tersadar.


Kelopak mata dengan bulu mata yang terangkat, kembali terbuka secara perlahan, membuat cahaya besar masuk melalui indera penglihatannya. 


Dalam mimpinya, Xiang Hu seperti telah bertemu dengan Xiao Guang Yu namun, ingatan itu seakan-akan memudar dan membuatnya berkata, "Yang Mulia,.." pada saat dia dengan perlahan mulai membuka matanya. 


Xiao Guang Yu yang duduk di sampingnya, menyambutnya dengan hangat dan berkata, "Hu'er, kau sudah sadar?" 


Xiang Hu membuka lebar matanya dan langsung terduduk memeluk pinggang Xiao Guang Yu dan berkata, "Yang Mulia! Terimakasih atas pertolongan Anda!" 


Xiao Guang Yu menyentuh lembut kepala Xiang Hu namun, hal itu dihentikan oleh Li Ruo yang tiba-tiba datang dengan ekspresi cemburu, mengusir Xiang Hu dari pelukannya. 


Li Ruo yang saat ini kembali memeluk pinggang Xiao Guang Yu berkata, "Gege! Jangan dekat-dekat dengannya! Dia aneh!" 


Semuanya terdiam. 

__ADS_1


Xiang Hu yang merasa aneh dengan pemandangan ini, lantas berkata, "Yang Mulia! Siapa anak ini dan datangnya dari mana? Wajahnya seperti aku pernah melihatnya." 


Xiao Guang Yu sedikit tertawa dan menjawab, "Tentu saja Hu'er pasti akan mengenalnya. Dia adalah Li Ruo ketika berusia 8 tahun." 


Xiang Hu tampak terkejut dan berkata, "Yang Mulia, bagaimana itu bisa terjadi?!" 


Xiao Guang Yu menjawab, "Ceritanya sangat panjang." 


Qing Luo yang muncul dari balik pintu berkata, "Jadi, rubah tua ini sudah sadar ya?! Kau harus berterimakasih padaku karena aku menerima permintaan dewamu itu." 


Xiang Hu berkata, "Kenapa ada Dewa spiritual disini? Bukankah yang menyelamatkan ku adalah Yang Mulia?" 


Qing Luo lanjut bicara, "Kau mungkin bisa berterimakasih pada dewamu itu tapi, apakah kau yakin masih bisa hidup tanpa diriku yang kembali mengeluarkan mantra Jinyang untuk membuatmu hidup?"


Li Ruo langsung berkata, "Seharusnya seorang Dewa sepertimu tidak mengharapkan rasa terimakasih! Jika kau tetap melakukannya, bukankah berarti itu akan percuma bagimu?" 


Qing Luo mencibir, "Anak kecil yang tidak tahu apapun! Untuk apa dia berbicara seperti itu?!" Qing Luo berhenti sesaat dan mulai merasakan adanya yang aneh dari dalam Li Ruo saat ini. "Yang Mulia! Mengapa anak ini terlihat aneh?" 


Xiao Guang Yu terlihat bingung untuk menjelaskan lalu akhirnya digantikan oleh Yao Lin yang berkata, "Anak ini sebenarnya sudah berumur ratusan tahun tapi, karena mantra pengecil, dia menjadi seorang anak berusia 8 tahun." 


Xiang Hu dan juga Qing Luo tampak terkejut mendengarnya. Tidak mungkin ada mantra yang bisa membuat seseorang mengulang usianya sendiri! 


Tapi, itu bisa saja mungkin. Hal ini memang benar-benar terjadi pada Li Ruo yang kembali pada ingatannya yang berumur 8 tahun. 


Xiao Guang Yu kembali berkata, "Qing Luo! Apakah kau juga bisa membuat Li Ruo kembali seperti semula?" 


Qing Luo berkata dengan malas, "Aku bahkan tidak mengetahui mantra tersebut. Untuk apa aku harus mempelajarinya?" 


Guzhu She lanjut bicara, "Yang Mulia! Sebaiknya Li Ruo yang sekarang ini tidak masalah. Setidaknya,.. dia masih terlihat polos dan mudah untuk dimanfaatkan." Guzhu She berkata dengan menatap jahat ke arah Li Ruo yang saat ini masih memeluk pinggang Xiao Guang Yu. 


Xiao Guang Yu sedikit tertawa dan berkata, "Kalau begitu, aku merasa kasihan pada Li Ruo yang asli. Tapi, apakah tidak masalah?" 


Yao Lin berkata, "Seharusnya hal ini tidak masalah untuknya, Yang Mulia. Dia akan baik-baik saja dan menikmati waktu pertumbuhannya." 


Xiang Hu mencibir, "Kalau begini, aku merasa sedang memiliki seorang anak. Bagaimana jika Yang Mulia akan kembali naik ke surga dan kami juga harus mencari kemana perginya Yang Mulia. Pasti, anak ini juga akan menyusahkan." 


Li Ruo menatap malas ke arah Xiang Hu dan berkata, "Setidaknya aku bisa membaca dan menulis." 

__ADS_1


Xiang Hu mencibir, "Berani menghinaku?!" 


Xiao Guang Yu berkata, "Mungkin tidak apa-apa. Akan lebih baik kalau Li Ruo kembali mempelajari Kultivasinya sejak awal." 


__ADS_2