Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 69 - Bertaruh


__ADS_3

"Li Ruo? Bagaimana kau bisa sampai kemari?" Ucap Xiao Guang Yu ekspresi terkejut ketika melihat kuilnya yang mendadak bersih dan melihat Li Ruo yang sedang menaruh sebatang dupa di atas pot bunga. 


Li Ruo melirik ke arah Xiao Guang Yu yang berdiri di belakangnya sebelum dia berkata, "Gege, aku punya pertanyaan. Siapa yang menjadi Dewanya?" 


”Selama ini aku belum mengatakan padanya bahwa Dewa miskin yang sering dibicarakan oleh alam surga adalah aku sendiri.” batin Xiao Guang Yu yang menahan untuk berkata. 


Li Ruo menunjuk ke arah figur lukisan yang ada di belakangnya sebelum dia kembali berkata, "Gege, aku ingat siapa laki-laki yang menjadi Dewa untuk kuil ini." 


Xiao Guang Yu tertegun dan berkata, "A-apa Li Ruo ingat selama ini?" 


Li Ruo berkata, "Gege pernah bilang kalau aku pernah terkena mantra iblis yang membuat usiaku berubah menjadi anak-anak. Itu berarti aku mengalami dua kali masa kanak-kanak. Kejadian sepuluh tahun lalu, aku masih bisa mengingatnya tapi, lebih dari dua ratus tahun lalu. Aku ingat ada seorang Putra Mahkota yang telah memberiku kesempatan untuk hidup dan sejak kejadian itu, dia menjadi Dewa yang berprestasi dan sangat dibanggakan oleh surga." 


Xiao Guang Yu menatap bingung karena dia sama sekali tidak mengingat bahwa dia pernah menyelamatkan Li Ruo dari kematian sehingga membuatnya hanya berkata, "Ah,.. mungkin putra mahkota yang kau katakan itu masih mengurus beberapa tugasnya. Mungkin suatu saat Li Ruo bisa bertemu dengannya lagi."


Li Ruo melengkungkan senyuman sebelum dia berjalan mendekati Xiao Guang Yu yang berada di hadapannya saat ini. 


Merasa bahwa Li Ruo terlalu sedikit mendekat padanya, membuat Xiao Guang Yu berjalan menjauh darinya dan berkata, "Jadi, apa yang membuat Li Ruo bisa masuk ke alam surga? Bukankah beberapa bagian telah dijaga oleh murid-murid para Dewa?" 


Li Ruo menatap sekeliling dan berkata, "Apakah Gege melihat anak perempuan berkeliaran di sekitar sini?" 


Xiao Guang Yu berpikir sebelum menjawab, "Seharusnya tidak ada anak-anak disini. Apa mungkin Li Ruo bisa kemari karena anak perempuan itu?" 


Li Ruo menjelaskan, "Anak itu adalah anak keturunan bangsawan iblis, dan karena kemampuannya dalam mengendalikan mantra iblis maupun surga, mereka biasa menyebutnya Yi Fei."


Xiao Guang Yu berpikir sebelum berkata, "Apakah dia juga anak dari seorang manusia? Bukankah biasanya, anak dari keturunan manusia dan iblis memiliki bentuk yang sempurna sehingga dia bisa melakukan apapun?" 


Li Ruo melipat tangannya, "Apa yang Gege katakan sebelumnya memang benar. Dia adalah anak dari seorang manusia dan iblis. Karena itulah dia bisa menggunakan mantra iblis dan mantra surga."


Xiao Guang Yu berpikir sebelum menjawab, "Mungkin dia sudah tidak berada disini. Cobalah untuk mencari diluar kuil tapi, jangan sampai membuat keributan yang membuat para dewa marah." 

__ADS_1


Sementara ini, di alam fana yang memiliki suasana berbeda dengan alam surga. Xiang Hu dan juga Guzhu She yang tampaknya terus berjalan melewati berbagai dahan pohon yang telah mengusik ketenangan mereka. Mereka sudah tahu bahwa Li Ruo pasti akan kesasar dan muncul di alam surga karena anak perempuan yang dikejarnya tadi. Lagipula, itu adalah kesalahannya sendiri karena telah memilih mengejar anak perempuan dibandingkan dengan mematuhi perintah Dewanya. 


"Seharusnya aku mengikuti kemana arah Li Ruo pergi dan tidak terus terjebak di alam fana dalam keadaan kelaparan." Ucap Xiang Hu sambil menggeser beberapa ranting pohon yang menutupi pandangannya. 


Guzhu She berkata, "Menurutmu, bagaimana Yang Mulia bisa mendapatkan makanan dan uang? Apakah dia melakukan pegadaian atau sejenisnya?" 


Xiang Hu menjawab, "Mungkin dari hasil bekerjanya sebagai pemungut sampah." 


Guzhu She langsung merasa terkejut ketika dia mengetahui sesuatu yang sama sekali tidak di sadari olehnya sebelum dia berkata, "Bukankah ular dan rubah tidak memakan makanan manusia?"


"Eh?" Xiang Hu membatu sebelum berkata, "Kenapa tidak kau katakan dari tadi?!" 


Setelah berjalan cukup lama, melewati tanah yang lembab dan basah. Suara orang-orang banyak yang pada saat itu sedang ramai berada di tengah-tengah pasar rakyat, membuat keduanya terkejut melihat ada peluang besar untuk mendapatkan uang disana. 


Guzhu She berkata, "Itu dia! Kita bisa mendapatkan uang dengan berjudi!" 


"Hah?" Xiang Hu tampak terkejut dan kembali berkata dengan nada yang keras, "Apa maksudmu untuk melakukan perjudian?! Memangnya apa yang kau pertaruhkan untuk mereka?!" 


Xiang Hu langsung menjawab dengan nada yang keras, "Kenapa harus aku yang menjadi wanitanya?! Kau saja yang aku pertaruhkan!" 


Guzhu She lanjut bicara, "Siapa yang lebih dulu menganggap dirinya sebagai bunga terindah? Lagipula, apakah kau pikir aku pantas untuk memakai gaun? Dan juga, ketika di hadapan Pangeran, kau yang paling disukai olehnya." 


Xiang Hu langsung berteriak, "Berhenti mengungkit masa lalu yang sudah jelas tidak akan terjadi!" 


Guzhu She kembali berkata, "Kalau begitu, mari adakan pertaruhan. Siapa yang kalah, akan menjadi wanitanya." 


***


"Aku bertaruh seorang wanita!" Teriak Guzhu She di hadapan orang-orang yang sedang melakukan perjudian, dengan Xiang Hu yang sudah merubah wujudnya menjadi seorang wanita berparas cantik dan telah membuat pandangan orang-orang di sekitarnya, langsung menatap ke arahnya. 

__ADS_1


”Jika saja aku tidak kalah dalam bertaruh, hal ini tidak mungkin akan terjadi!" Batin Xiang Hu sambil menutupi wajahnya dengan sehelai kain merah. 


Seorang pemuda berkata, "Apakah kau yakin ingin bertaruh dengan wanita cantik ini? Lagipula, siapa wanita itu?" 


Guzhu She langsung menjawab, "Tentu saja, dia itu adalah adikku!" 


” Adik??!! ”


Pemuda itu kembali berkata, "Sungguh kau ingin bertaruh dengan adikmu sendiri?" 


Guzhu She langsung menjawab, "Tentu saja! Keputusan ku tidak pernah ragu!" 


Beberapa pemuda tertawa dan berkata, "Setidaknya, wanita lebih berharga dibandingkan dengan dua ribu keping emas."


"Tidak perlu bertaruh. Kami akan memberikan seluruh harta taruhan kami untuk wanita yang berada di belakangmu itu."


Guzhu She sedikit tertawa dan berkata, "Benarkah tidak perlu? Kalau begitu, aku merasa telah merepotkan kalian semua." 


” Apakah dia ingin membuatku mati dalam keadaan hina?!” batin Xiang Hu sambil memperhatikan percakapan mereka berdua. 


Guzhu She memukul mejanya dan berkata dengan keras, "Baiklah kalau begitu, wanita ini akan menjadi milik kalian!" 


Belum selesai Guzhu She mengakhiri kalimatnya, sebuah hantaman benda yang terjatuh dari atas ketinggian telah menghancurkan tempat perjudian tersebut. 


Lantas, keduanya yang sudah menyadari sejak tadi, adanya sebuah hantaman yang akan menghancurkan tempat perjudian. Membuat mereka waspada dan langsung bergerak menjauh dari tempat tersebut. 


Kepulan asap dan debu yang membuat penglihatan keduanya terbatas, perlahan memudar dan menghilang bersama angin yang berhembus kencang melewati indera peraba mereka. 


Tampak terlihat tumpukan rongsokan besar yang ada di hadapan mereka, puing-puing bangunan yang hancur berantakan dan di atas dari semua itu, terlihat seorang gadis kecil yang berdiri di atasnya. 

__ADS_1


Matanya terlihat sinis ketika melihat ke arah keduanya. Kain merah yang berterbangan di sekitar bagian tubuh anak perempuan tersebut, tampak memunculkan sedikit keanggunan yang membunuh. 


Di hadapan mereka berdua, Yi Fei yang telah turun kembali dari lapisan surga, tertawa dan berkata, "Apakah pelayan Dewa, sanggup untuk melakukan perjudian?!"


__ADS_2