Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 39 - Penyelesaian (2)


__ADS_3

"Mengaku saja, kalau kau ini sudah kalah. Aku sudah mengembalikan seluruh arwah yang kau ambil ini pada kematiannya dan sudah menggapai akhirat. Dan juga, aku sudah mengetahui semua kelemahanmu." Sekali lagi Xiao Guang Yu berkata dari balik tiang-tiang besar yang ada di istana iblis Yin tanpa diketahui olehnya Xiao Guang Yu terus berkata, "Kau berencana untuk menjadikanku sebagai pelayan untukmu tapi kau juga tidak mengetahui apa kemampuan istimewa yang dimiliki oleh musuhmu saat ini. Percayakah jika apa yang ada di belakangmu ini adalah seorang Dewa?"


Iblis Yin terlihat sangat marah, menggertakan giginya dan mengeluarkan seluruh kekuatan spiritualnya untuk menghancurkan apapun yang berada di dalam istananya sendiri. Iblis Yin berteriak, "Keluarlah! Aku akan mengirimkanmu ke neraka!" 


”Dia bahkan tidak mengetahui dimana letak musuhnya saat ini meskipun sebenarnya dia berada ditempat yang sama dengannya. Percuma saja memiliki sorot mata yang tajam jika sebenarnya dia tidak mengetahui dimana musuhnya sekarang ini.” batin Xiao Guang Yu yang melirik ke arah iblis Yin dengan perlahan. 


Xiao Guang Yu kembali berkata, "Tidak perlu merusak semua benda berharga yang sudah kau dapatkan dengan susah payah. Bukankah aku sudah mengatakannya kalau aku sudah mengetahui seluruh kelemahanmu? Lagipula, aku mendengar dari Ah She bahwa iblis Yin dan Yang adalah tipe sensor yang luar biasa? Lalu, mengapa iblis Yin ini bisa tidak mengetahui letak diriku saat ini?"


Iblis Yin melengkungkan senyuman, "Aku sudah menduganya, kau benar-benar harus lenyap disini!" 


Seluruh seluruh aliran spiritualnya mendadak terbuka dan menghancurkan seluruhnya termasuk tiang besar yang menjadi tempat persembunyiannya. Xiao Guang Yu melompat menghindar dari semua serpihan batu yang mengarah ke arahnya, melirik ke arah iblis Yin yang benar-benar sudah menghitam seluruhnya. 


Xiao Guang Yu berdiri di atas kayu yang masih menopang di sebuah tiang yang kokoh, memperhatikan pergerakan yang dilakukan oleh iblis Yin. 


”Dia benar-benar sudah keluar dari jalurnya! Jika dibiarkan saja, tubuhnya akan hancur!” batin Xiao Guang Yu yang mengetahui bahwa pipi kanannya telah tergores dan mengeluarkan sebuah asap putih yang seperti telah mengurangi usia hidupnya saat ini. 


Jika berada di perbatasan alam akhirat, mereka tidak akan membuang darah ketika mendapatkan sebuah luka melainkan, usia mereka akan berkurang satu hari bahkan satu tahun tergantung bagaimana parahnya luka yang telah di dapatkan olehnya!


”Hanya satu goresan di wajah, sudah mengurangi satu hari dari usiaku yang sebenarnya? Yang benar saja, apakah aku memang harus bertarung dengannya tanpa terluka sedikitpun?” Batin Xiao Guang Yu.


Sorot mata iblis Yin yang membuat sebuah pedang kristal dan langsung membelah tanah hingga hancur berantakan termasuk Xiao Guang Yu yang hampir saja terbelah menjadi dua bagian karena pedang kristal iblis Yin yang di arahkan secara tidak beraturan. 


Xiao Guang Yu menapak di atas sebuah gundukan batu yang berada jauh di depan iblis Yin yang hampir termakan oleh kekuatannya sendiri. 

__ADS_1


Pedang kristal milik iblis Yin, kembali diarahkan padanya dengan sangat cepat melahap seluruh apa yang ada di depannya, hancur seketika istana tersebut bersamaan dengan keluarnya para arwah yang dalam kendali iblis Yin saat ini. 


Pergerakan Xiao Guang Yu yang menghindar keluar istana, dihentikan oleh puluhan arwah yang menahan tubuhnya agar tidak bisa bergerak kemanapun selagi iblis Yin mempersiapkan dirinya untuk melenyapkan arwah Xiao Guang Yu dengan begitu mudahnya. 


Iblis Yin melayang dengan pedangnya, sedang menghunuskan pedangnya ke langit atas sebelum berkata, "Bagaimana cara agar aku melenyapkan arwah yang rapuh ini agar masih dianggap sebagai bangsawan? Cara apa yang kau inginkan untuk kematian yang sebenarnya?" 


”Aku sangat yakin, aku pernah mengalami hal yang lebih buruk daripada ini. Tapi, apa yang terjadi jika arwahku benar-benar hilang sedangkan tubuhku masih ada di alam fana?” batin Xiao Guang Yu. 


Iblis Yin berkata, "Sayang sekali, waktunya sudah habis untuk menentukan kematianmu. Jadi,... Aku yang akan menentukannya."


”Dia sama sekali tidak berhitung tentang kematianku?!” batin Xiao Guang Yu.


Pedang kristal sudah diayunkan dengan sangat rapi, membuat cahaya merah muda yang berada di sekelilingnya, memecah langit menjadi beberapa bagian dan kemudian pedang itu, diarahkan ke arah Xiao Guang Yu dengan cepat tanpa perhitungan darinya. 


Dengan cepat ketika pedang tersebut hampir memenggal kepalanya, Xiao Guang Yu bergerak ke atas tubuh iblis Yin dan langsung mengerahkan serangannya sebelum iblis Yin melakukan serangan balik padanya. 


Sebilah pedang biasa, mengalahkan sebilah pedang kristal yang kekuatannya tidak tertandingi! 


Tanah yang menjadi dorongan pertama untuk kematiannya, seluruhnya terangkat ke atas membentuk sebuah sinar tajam yang semakin menembus langit, kehancuran total seperti telah terjadi di perbatasan alam akhirat!


Lalu setelah ketenangan itu mulai tiba, Xiao Guang Yu menyandarkan iblis Yin pada sebuah batu reruntuhan istananya. Xiao Guang Yu merasa bersalah karena dirinya tidak membunuh iblis Yin melainkan dia malah membiarkannya tetap hidup seperti ini. 


”Aku sama sekali tidak bisa menghentikan tindakanku untuk tidak membunuhnya. Siapa yang tidak bisa menduganya nanti, jika saja buah dewa Muiqing benar-benar ada padanya, mungkin aku bisa memanfaatkan kebaikan ini.” batin Xiao Guang Yu yang mulai berpikir bahwa dia benar-benar membunuh iblis Yin dan sudah menodai tangannya dengan darahnya sendiri!

__ADS_1


Dengan perlahan, kelopak mata yang dihiasi dengan bulu mata yang terangkat, itu terbuka. Iblis Yin mulai merasakan rasa sakit akibat pertarungan tadi yang menghasilkan kehancuran dimana-mana. Xiao Guang Yu tampak masih terdiam ketika iblis Yin sudah membuka matanya sebelum dia sendiri berkata, "Kenapa begitu berantakan? Mana istana ku? Kenapa menjadi serpihan seperti ini?" 


Xiao Guang Yu menjawab, "Akhirnya kau sadar juga. Aku sama sekali tidak menyangka iblis sepertimu bisa sesat dalam kemampuannya sendiri meskipun bangsa kalian memang ditakdirkan untuk sesat dan menyesatkan." 


Iblis Yin menjawab, "Apa maksudmu sesat dan menyesatkan?!" 


Xiao Guang Yu berpikir sebelum menjawab, "Bagaimana aku bisa menjawabnya tanpa melukainya? Bangsawan iblis tidak seharusnya termakan oleh kekuatannya sendiri karena, mereka bisa saja mengembangkannya sesuai dengan apa yang diinginkannya, dan sejak awal para iblis juga selalu menyesatkan manusia." 


Iblis Yin menjawab dengan dingin, "Benarkah? Apakah kau sendiri yang menyelamatkanku dari kehancuran itu?" 


Xiao Guang Yu berkata, "Aku menyesal karena membiarkanmu hidup karena, setelah aku membebaskan para Arwah yang berada disini, kau juga pasti akan kembali mengambil para arwah manusia itu, bukan?"


Iblis Yin langsung menjawab, "Kali ini tidak. Jurang abyss telah hancur karena dua siluman itu dan juga, aku akan memberikanmu buah dewa Muiqing yang kau inginkan." 


Iblis Yin melepas bola matanya dan memunculkan sebuah binar cahaya biru yang menyala ketika bola matanya berada pada tangan kanannya, membuat Xiao Guang Yu bingung sekaligus terkejut dengan apa yang dilakukannya.


Iblis Yin berkata, "Selama ini, buah dewa Muiqing aku sembunyikan di dalam kelopak mataku. Karena itu, kebanyakan orang disini tidak bisa menemukan pohonnya karena pohon itu sudah lama hancur dan hanya menyisakan buah terakhir yang aku pegang ini. Tidak akan ada orang yang mengetahuinya dan aku akan membiarkan mereka tetap mencarinya meskipun buah ini sudah tidak ada. Buah ini akan aku berikan padamu sebagai tanda terimakasih atas pertolongan mu tadi." 


Iblis Yin menyentuh tangan Xiao Guang Yu dan memberikan buah itu padanya bersamaan saat dia berkata, "Tidak semuanya iblis memiliki niat jahat kepada manusia. Buktinya saja, itu terjadi pada dua pelayan setiamu. Aku akan mengembalikanmu pada mereka. Kebetulan sekali, iblis Yang juga sudah kelelahan melawan mereka."


Xiao Guang Yu menjawab, "Senang bisa menerimanya." Dia memejamkan matanya sesaat untuk melepas penat, kemudian suasana berubah drastis dari yang awalnya buruk menjadi berhiaskan pohon-pohon dan burung-burung indah yang sedang menghiasi sebuah taman istana ketika Xiao Guang Yu membuka matanya. 


Xiao Guang Yu terlihat bingung dan terkejut mengapa dia bisa berada ditempat ini. Tempat yang sangat berbeda dari sebelumnya, sebuah istana megah terpampang jelas di hadapannya. Dan pada sebuah tirai bambu, bayangan seorang laki-laki yang memakai mahkota indah di kepalanya berkata, "Akhirnya, kita bisa bertemu ya, Dewa perang, Yang Mulia Xiao Guang Yu." 

__ADS_1


__ADS_2