Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 29 - Penyerangan Terhadap Dewa (2)


__ADS_3

"Yang Mulia, awas!" 


Dengan cepat, kedua pelayan ini bergerak melesat untuk menyelamatkan Dewa mereka yang mendapatkan serangan mendadak dari seekor ular naga berukuran cukup besar! 


Guzhu She menarik Xiao Guang Yu menuju belakang sebuah pohon besar yang ada di depan ular tersebut dan berkata padanya, "Yang Mulia! Apakah anda baik-baik saja?" 


Dari semua orang yang mempedulikannya, sepertinya hanya kedua pelayannya saja yang benar-benar akan menyelamatkannya. Bayangkan saja jika keduanya tidak bergerak cepat, mungkin saja dia sudah kehilangan kepalanya saat ini. 


Xiao Guang Yu menjawab, "Tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Aku baik-baik saja."


Xiang Hu memperhatikan ular naga dari atas pohon tersebut dan berkata, "Mengapa ada hewan yang bertubuh kombinasi seperti itu? Sebelumnya, aku benar-benar tidak pernah melihatnya." 


Guzhu She menjawab, "Berhati-hatilah. Hewan itu termasuk dari magical beast yang seharusnya diwaspadai." 


Wajah Xiao Guang Yu tampak bingung saat Guzhu She yang menjelaskan, membuatnya melontarkan pertanyaan, "Magical beast? Benda apa itu?" 


Guzhu She melirik ke arahnya, "Hewan yang tidak memerlukan pelatihan dalam meningkatkan kekuatan spiritualnya. Sejak lahir, hewan-hewan itu sudah memiliki kekuatan yang tertanam dalam tubuhnya dan tidak perlu melatih kekuatan spiritual mereka karena sejak dulu, titik dantian mereka benar-benar sudah sempurna." 


Xiao Guang Yu menunjuk ke arah ular naga dan kembali bertanya, "Lalu, apakah tubuh yang berkombinasi seperti itu, apakah karena persilangan antara tiga jenis hewan yang berbeda-beda (Kalajengking, naga dan ular)?" 


Guzhu She mengalihkan pandangannya, "Kalau hal itu, mana aku tahu." 


Mendadak Xiang Hu berteriak, "Menyingkir!" Karena ekor ular naga yang tiba-tiba bergerak memotong belah pohon yang menjadi tempat persembunyian mereka dan membuatnya akhirnya bisa melihat seorang dewa dengan kedua pelayan lainnya. 


"Kedua pelayan ini, benar-benar setia kepada tuannya." 


Ular naga itu kembali mengayunkan ekornya berulang kali hingga terjadi sebuah angin kencang yang berhembus, merusak bangunan yang ada disekitar mereka. 

__ADS_1


Dengan cepat dan waspada, Guzhu She menarik Xiao Guang Yu, menaiki dinding atas yang menjadi atap dari bangunan beton, tentunya tetap dengan Guzhu She yang terus melindunginya. 


Jenis ular yang sangat berbahaya, bukankah kalian ini satu jenis? 


"Hah?" Guzhu She terkejut begitu Xiao Guang Yu mengatakan jika dia sejenis dengan ular naga itu yang membuatnya berkata, "Tentu saja tidak. Aku seorang siluman dan ular itu sepenuhnya adalah hewan magical beast. Tidak bisa disamakan!" 


Ular naga melihat ke atas, menatap Xiao Guang Yu dengan ekspresi yang sangat tidak bisa terbaca olehnya. Tapi yang lebih jelasnya lagi, ular naga itu sudah pasti sedang mengincarnya! 


Xiang Hu menyusul dengan berdiri di samping Xiao Guang Yu. Sejak tadi, Xiang Hu sudah mewaspadai hal ini dengan memasang beberapa bentuk api yang melayang di sekitar wajah ular naga dan jika dia tetap mencoba untuk bergerak, mungkin saja api biru itu akan membakarnya.


Ular naga yang juga sudah mengetahui bagaimana penyebabnya jika terkena api biru yang tidak bisa padam ini, memutuskan untuk bicara saja dengan mereka, "Bagaimana bisa kedua anjing dan kucing ini bahkan salah satu dari kalian berdua yang tergolong bangsawan, bisa menjadi seorang pelayan?" 


Xiang Hu melipat tangannya sebelum berkata, "Siapa yang kau sebut dengan kucing dan anjing? Bukankah sudah jelas kami ini adalah rubah dan ular?" 


Ular naga kembali berkata, "Apakah kalian tidak tahu, Xu Zhu saat ini sedang dalam kondisi tidak baik? Siapapun yang beralih darinya, maka akan segera terbunuh." 


Guzhu She lanjut bicara, "Apa yang bisa kau lakukan untuk membunuh kami?" 


"B*COT KAU!" Teriakan Xiao Guang Yu yang sampai mengejutkan mereka berdua, membuatnya semakin terheran karena mendadak Xiao Guang Yu menghilang di belakang punggung mereka dan muncul di belakang ular naga dengan kepalanya yang sudah terpenggal olehnya! 


Xiang Hu terdiam, mengedipkan matanya berkali-kali, "Y,.. Yang Mulia yang telah melakukan semua ini?" 


Xiao Guang Yu mengebas pedang yang sebelumnya dilumuri oleh darah, melirik ke arah kepala ular naga yang sudah berada diatas tanah dengan mata yang masih terbuka, "Aku sama sekali tidak menyangka masih bisa menggunakan teleportasi untuk membunuhnya." 


Guzhu She tampak takjub begitu melihat kemampuannya yang sebenarnya. Bagaimana bisa dia mengalahkan ular naga itu hanya dalam hitungan detik saja? Jika bukan karena sifat bawaannya yang sangat tidak sabaran, mungkin saja dia akan melewatkan begitu banyak kosakata yang ada didengar olehnya. 


Xiao Guang Yu melihat ke arah Xiang Hu sebelum berkata, "Hu'er! Bisakah kau membakar mayat ini?" 

__ADS_1


Istana kaisar yang awalnya terlihat baik-baik saja, kemudian terdengar suara seorang pelayan yang berlari dengan cepat ke arah singgasana Kaisar yang sedang membaca seluruh kertas yang terpampang jelas di depan mejanya. 


Wajahnya terlihat pucat, begitu juga dengan berita yang akan dia sampaikan untuk Kaisarnya saat ini. Tanpa pikir panjang, pelayan tersebut langsung berkata, "Paduka! Istana Wangfu sebelumnya telah diserang oleh monster ular!" 


Kaisar Wu yang mendengarnya, begitu terkejut dan menjatuhkan beberapa lembar dokumen di atas mejanya sebelum permaisuri Yin yang mendampinginya itu, berdiri menggantikannya untuk bicara, "Bagaimana keadaan disana?" 


Pelayan yang masih membungkuk itu menjawab dengan keragu-raguan, "Saya tidak begitu yakin tapi, pengawal terakhir yang datang kemari mengatakan jika Putra Mahkota Yu telah mengalahkan monster itu bersama dengan kedua pelayannya." 


Kaisar Wu mengangkat kepalanya dan mengelus dagunya sebelum berkata, "Jangan bilang Yu'er masih bersama dengan kedua iblis itu. Segera siapkan kereta untukku dan permaisuri untuk pergi ke istana Wangfu!" 


Sementara ini, keadaan di istana Wangfu mendadak ramai dan dipenuhi dengan rakyat dan putra mahkota petinggi Kekaisaran yang mengerumuni mayat ular naga yang telah dibakar menggunakan api biru milik Xiang Hu dan sudah membakar hampir setengah dari tubuhnya. 


Seluruh putra mahkota dan perwakilan rakyat dan ada disana, bingung sekaligus takjub dengan kemampuan Xiao Guang Yu yang bisa mengalahkan monster sebesar ini hanya sampai satu detiknya saja. Benar-benar tidak bisa dibayangkan, kami memiliki putra mahkota yang sangat bijak dan kuat dalam hal potensi! 


Pangeran ke enam, Qu Yao berjalan terburu-buru menghampiri Xiao Guang Yu dan bertanya dengan sangat terburu-buru, "Apakah Yang Mulia baik-baik saja?!" 


Xiao Guang Yu hanya tersenyum dan tertawa ketika dia menjawab, "Tidak perlu mengkhawatirkanku sebaliknya, aku yang harus mengkhawatirkan rakyat ku sendiri dan juga putra mahkota lainnya."


Qu Yao membungkukkan tubuhnya dan kembali berdiri disaat dia melirik ke arah ular naga yang hampir hangus sebelum berkata, "Terimakasih sudah mengkhawatirkan kami tapi, apakah tidak masalah jika membakar monster ini di sini?" 


Xiao Guang Yu menjawab, "Tidak masalah selama Hu'er mengatur banyaknya api miliknya yang membakar tubuhnya."


Qu Yao melirik ke arah Xiang Hu dengan heran. 


Tepat di akhir kalimatnya, tidak beberapa lama selang waktu. Seekor ular bertubuh lebih kecil dan normal muncul dari dalam tubuh api yang sedang membakar ular naga, dengan cepat ular itu terbang dari bawah, menargetkan Xiang Hu yang menjadi incarannya saat ini. 


Hal itu sudah diketahui lebih dulu oleh Xiao Guang Yu yang langsung menahan ekor ular yang hampir saja mengenai wajah Xiang Hu, namun sayangnya Xiao Guang Yu yang hanya bisa menangkap pada bagian ekornya, membuat ular itu malah menggigit tangannya tangannya sendiri. 

__ADS_1


Dengan cepat sebelum ular itu semakin mengganggu orang-orang disekitarnya, Xiao Guang Yu telah melemparkan ular kecil tersebut masuk ke dalam lubang api, tempat berakhirnya ular naga yang berukuran besar. 


Xiao Guang Yu yang juga menyadarinya, segera menutupi bekas lukanya menggunakan beberapa panjang helai kain yang berada dari atas pundak sampai pangkal tangan dan mencoba untuk menyembunyikannya sebelum Xiang Hu mengetahuinya saat dia mengambil tangan Xiao Guang Yu yang sengaja disembunyikan. 


__ADS_2