Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 20 - Pangeran ini Sedang Terluka


__ADS_3

Sebelum dorongan untuk menyerang, tampak kedua belah pihak yang saling bertarung saat ini sudah terluka parah, sangat parah bahkan membuat Xiang Hu dan juga Guzhu She merubah wujudnya kembali menjadi seorang manusia.


Mereka semua berpencar melalui titik-titik tertentu, tergeletak begitu saja membiarkan darah mereka mengalir dengan deras yang kemudian terhisap ke dalam tanah. 


Begitu juga yang terjadi pada Xiao Guang Yu yang sudah lemah tidak berdaya di bawah sebuah pohon yang hampir tumbang ke kanan, dengan jurang dangkal yang ada di depannya akibat serangan San Gu yang langsung mengarah ke arahnya. 


Hanya tersisa San Gu itu sendiri yang masih berdiri dengan bantuan pedang besarnya yang sudah hampir patah karena pedang Xiao Guang Yu yang memaksa untuk menekannya.


Sebuah daging kecil melewati sayatan pedang pada tubuhnya, membuatnya terlihat tidak baik-baik saja dan kemungkinan akan mati jika dia banyak melakukan pergerakan. Tapi, bagaimanapun juga kedua pelayan ini haruslah segera mati dan benar-benar tidak diizinkan untuk naik ke atas surga! 


San Gu tetap mencoba untuk berjalan meskipun terdapat banyak lubang darah dalam tubuhnya, yang kemudian meninggalkan jejak di bawah kakinya. 


Pedang yang hampir saja patah, dan sudah terkorosi sebagian di angkat ke atas kepala Xiang Hu yang sedang bersandar pada dinding batang pohon besar yang masih berdiri. Dalam keadaan yang setengah sadar, dan juga sedang memulihkan keadaannya saat ini, melihat dengan jelas bagaimana San Gu bertindak brutal padanya. 


San Gu yang saat ini berada di depan Xiang Hu, dengan wajah dingin dan menyeramkan. Tatapan sangar yang sangat tidak bisa diluruskan kembali. Dia berkata, "Pelayan menyedihkan, yang tidak boleh sama sekali naik ke atas surga dan menjadi pelayan Dewa sebaiknya, mati saja!"


Tepat pada akhir kalimatnya, San Gu melangkahkan pedangnya yang mengarah langsung ke arah kepala Xiang Hu yang diam tidak bergerak dan terkejut melihat seseorang yang datang untuk menjadi perisai baginya untuk tetap membuatnya hidup.


Siapa yang tidak bisa mengira bahwa Xiao Guang Yu bisa bergerak secepat itu untuk melindungi Xiang Hu. Beberapa tetes darah yang keluar, menetes tepat di wajah Xiang Hu yang kemudian mengalir jatuh di atas tanah. 

__ADS_1


Tanpa melakukan kesalahan, Xiao Guang Yu mematahkan pedang pemenggal tersebut menggunakan satu tangannya dan kemudian menancapkan tangannya di jantung San Gu dan membuatnya bisa mengeluarkan seteguk darah dari dalam mulutnya.


San Gu terkejut begitu dia melihat Xiao Guang Yu yang mendadak muncul di hadapannya yang sekarang ini sedang menusuknya hanya menggunakan satu tangannya dan pedang pemenggal yang sudah patahkan olehnya. 


San Gu berkata dengan sedikit terbata-bata, "B,... Bagaimana kau bisa sampai kemari? A,..apa yang telah kau lakukan padaku?" 


Xiao Guang Yu melengkungkan senyuman sebelum berkata, "Bukankah sudah seimbang? Kau menikamku dan aku juga menikam mu. Sekarang, aku harap kau tidak mengganggu hidupku lagi. Karena itu, pergilah dengan sangat damai!" 


Xiao Guang Yu semakin menekan tangannya untuk menusuk lebih dalam. San Gu tampak terlihat sedikit merasakan sakit sebelum dia berkata, "Sayangnya, aku tidak akan mati semudah itu." Setelah dia berbicara dengan cukup singkat, tubuhnya tiba-tiba saja menghilang dari pandangannya, tanpa meninggalkan jejak, membuat Xiao Guang Yu terjatuh dengan logam besi pedang yang patah, masih menancap di perutnya. 


Dengan cepat, Guzhu She yang sudah melihatnya sejak tadi dan tidak bisa melakukan apapun, menangkap tubuh Xiao Guang Yu yang telah terjatuh ini dan mengeluarkan logam besi yang ada di perutnya ini secara perlahan. 


"Bagaimana ini? Apa yang terjadi?" Guzhu She kemudian melirik ke arah Xiang Hu dan tanpa pikir panjang, tangannya bergerak dan langsung memukul sebagian wajah Xiang Hu hingga membuatnya terjatuh, dengan wajah yang dibenamkan di atas tanah.


Guzhu She langsung berteriak padanya, "Apa yang telah kau lakukan?! Tidak bisakah kau berguna untuk melindungi dewamu sendiri?! Seharusnya aku memang tidak harus mempedulikan mu dan membiarkanmu terbunuh saat itu juga!" 


Xiang Hu kembali mengangkat kepalanya sebelum berkata, "Ini bukan salahku. Aku membiarkan diriku terbunuh ditangan orang itu dan tiba-tiba saja dia muncul untuk melindungiku." 


Guzhu She menggertakan giginya dan kembali melirik ke arah Xiao Guang Yu yang sedang dalam pelukannya ini, dan tidak juga membuka matanya setelah mendapatkan serangan parah yang membuatnya mengalami pendarahan. 

__ADS_1


Guzhu She berkata dengan pelan, "Aku sama sekali tidak bisa menyangkanya, akan kembali gagal untuk melindungi dewaku. Mengapa mereka melakukan hal itu padanya dan memperdayainya agar dia menolak jabatannya sebagai Dewa di alam surga yang menjaga keseimbangan antara alam surga dengan alam iblis?" 


Hentakan kaki yang semakin berjalan mendekat, teriakan seorang pemuda yang menyuruh beberapa pasukannya untuk bergerak jauh lebih cepat. Dan di saat Jin Yu sampai ke tempat yang dimaksud pasukan itu, dia begitu terkejut ketika melihat tempat itu sudah hancur berantakan, dan terdapat pohon tumbang dimana-mana juga, retakan tanah yang menjulang membuat sebuah jurang dangkal.


Jin Yu berkata dengan pelan, "Sebenarnya, apa yang telah terjadi disini?" 


Salah satu pasukan itu kembali menghampirinya, menunjuk ke arah timur sebelum berkata, "Paduka! Terdapat suara seseorang berasal dari sana." 


Jin Yu langsung menjawab, "Kalau begitu, kita akan segera pergi." 


Lantas dengan cepat, kuda perang Jin Yu segera menuju tempat yang terdengar suara seseorang tersebut dan segera menemukannya. Tampak dua orang sedang memangku seseorang yang terluka dan bercak darah dimana-mana yang mengarah pada orang yang sedang berada di pangkuan mereka berdua. Dan tidak salah lagi itu adalah Putra Mahkota mereka yang telah lama hilang! 


"Putra Mahkota telah terbunuh!"


Lantas, Guzhu She dan juga Xiang Hu yang mendengar teriakan tersebut, melihat ke arah gerombolan berkuda yang langsung menendang mereka menggunakan tapak kaki kuda perang mereka hingga membuat keduanya terhempas jauh melewati garis garis simetris tersebut. 


Salah satu penjaga turun dari atas kudanya, namun di dahului oleh seorang laki-laki yang berada di barisan belakang, menerobos barisan berkuda tersebut dan langsung membawa Xiao Guang Yu dalam pelukannya.


Tidak salah lagi, hanya ada satu orang yang bisa mempedulikan rekan bertarungnya ini dan laki-laki itu adalah Li-Yuan yang sebelumnya telah menunggangi kuda jantannya untuk menyusul para pasukan perang Kaisar Jin Yu untuk mencari Putra Mahkota sekarang ini. 

__ADS_1


"Siapa yang telah melakukan hal ini padanya?" Li Yuan kemudian melihat ke arah Xiang Hu dan juga Guzhu She yang berada jauh di dekatnya dan langsung merintahkan para pasukan, "Seret mereka ke hadapan Kaisar sekarang juga!" 


__ADS_2