
"Yang Mulia telah bertemu dengan Kaisar langit?!"
Kedua pelayan ini begitu tidak percaya, selama Xiao Guang Yu mengkhawatirkan mereka berdua, tentunya dibalik semua itu sebuah keberuntungan telah datang padanya. Lantas kedua pelayan ini langsung berlutut di hadapannya sambil berkata, "Selamat atas kenaikan Yang Mulia menjadi seorang Dewa yang dibanggakan surga."
Xiao Guang Yu duduk manis terdiam di dalam gua bersama kedua pelayannya ini, tampak sungkan ketika Guzhu She dan juga Xiang Hu berlutut di hadapannya saat ini. Selama kedudukannya sebagai seorang Putra Mahkota, dia tidak pernah menyuruh rakyatnya untuk berlutut apalagi bersujud di hadapannya.
Xiao Guang Yu membangkitkan mereka berdua agar tidak melakukannya lagi dan berkata, "Tidak perlu merendah seperti ini. Bagiku, seluruh manusia yang berada disini setara dan bagiku Ah She juga dengan Hu'er juga setara tingkatannya."
Guzhu She berkata, "Tapi Yang Mulia! Sudah seharusnya seorang pelayan seperti kami melakukan hal ini."
Xiao Guang Yu menjawab, "Ah She dan juga Hu'er sudah aku anggap seperti saudara yang saling melindungi."
Xiang Hu langsung menjawab, "Terimakasih atas kebaikanmu Yang Mulia."
Xiao Guang Yu diam tidak berkata dan mengeluarkan buah dewa Muiqing yang sudah berada di tangannya dari hasil pertarungannya dengan iblis Yin dari lipatan pakaiannya. Yang bisa diingat oleh Xiao Guang Yu ketika dia kembali ke tubuhnya saat melakukan pertarungan dengan iblis Yin adalah, ”Tidak semua iblis memiliki niat buruk dari kehidupannya.” Xiao Guang Yu tidak habis pikir mengapa iblis Yin memberikan buah dewa Muiqing padanya dan mengangkat kutukan yang ada di desa tersebut.
Xiang Hu berkata, "Yang Mulia! Apakah itu buah dewa Muiqing? Bagaimana Anda bisa mendapatkannya?"
Guzhu She lanjut bertanya, "Apakah buah ini sudah tidak memiliki pohonnya?"
Xiao Guang Yu menjawab, "Buah ini tersembunyi di balik kelopak mata iblis Yin yang menjadi pengganti matanya yang hilang. Saat aku melakukan pertarungan dengannya, aku menyelamatkannya dari kehancuran dan tiba-tiba saja dia memberikan buah dewa Muiqing padaku dan mengangkat kutukan yang ada di desa sebelumnya."
Xiang Hu langsung berkata, "Jika kutukan itu sudah terangkat, apakah itu berarti anak yang ingin Yang Mulia tolong tadi juga akan sembuh dengan sendirinya?"
Xiao Guang Yu menjawab, "Tidak. Anak itu masih dengan kutukannya yang semakin menggerogoti tubuhnya. Hanya kutukannya yang diangkat tapi tidak pada korbannya. Jika seseorang sudah terkena kutukan iblis Yin, dia tidak akan terlepas dari kutukan ini karena, bagaimanapun juga semuanya akan berakhir sakit dan kemudian mati."
Guzhu She sedikit membentak, "Apakah Yang Mulia akan tetap memberikannya meskipun Yang Mulia sudah mengorbankan nyawa hanya demi mengambil buah ini untuk anak tidak berguna itu?"
Xiao Guang Yu menjawab, "Aku tidak menganggapnya sebagai pengorbanan nyawa. Anggap saja ini adalah sebuah prestasi yang bisa aku raih di alam surga nanti."
__ADS_1
Xiang Hu meraih pundak Guzhu She yang semakin mengeluarkan amarah sebelum berkata, "Tenanglah sebentar Guzhu She. Yang Mulia sangat tahu apa yang saat ini dia putuskan."
Setelah diam sebentar, Xiao Guang Yu kembali berkata, "Kalau begitu, kita akan kembali ke desa tadi, untuk memeriksa apakah orang-orang yang terinfeksi telah mati atau tidak."
Tidak lama setelah langkah pertamanya berlangsung, mendadak Xiao Guang Yu jatuh di atas tangan Xiang Hu karena merasakan racun naga yang kembali menyala dan membuatnya mendadak tidak bisa mengeluarkan kekuatan spiritualnya untuk sementara waktu.
Xiang Hu berkata, "Yang Mulia, racun naga yang ada di tubuh Anda."
Guzhu She meraih nadi Xiao Guang Yu, "Sangat pelan dan tidak pada waktu yang bersamaan, semuanya berantakan. Apakah Yang Mulia saat ini tidak bisa mengeluarkan kekuatan spiritual kembali?"
Xiao Guang Yu berdiri dan mengambil tangannya kembali, "Tidak perlu khawatir! Aku hanya tidak bisa mengeluarkan kekuatan spiritual ku untuk sementara waktu saja dan tidak membuatku mati dengan cepat!"
Xiang Hu kembali berkata, "Yang Mulia, apakah sebaiknya Anda menggunakan buah dewa Muiqing itu untuk diri Anda sendiri?"
Guzhu She lanjut bicara, "Iya, Yang Mulia. Sebaiknya Anda menggunakan buah itu untuk menyelamatkan diri Anda lebih dulu."
Keduanya tampak bingung sebelum mereka kembali membungkuk dan berkata, "Kami mengerti Yang Mulia."
Desa yang sebelumnya telah dilewati oleh mereka, seluruh orang yang sudah terinfeksi kutukan secara sepenuhnya telah mati dan hanya menyisakan seorang anak kecil yang sebelumnya telah terkena sebagian dari kutukan tersebut.
Hanya anak ini yang tersisa dari kutukan ini dan sisanya tidak akan ada lagi kutukan yang menimpa desa ini.
Dengan segera, ketika Xiao Guang Yu datang membawa buah dewa Muiqing lalu datang seorang tabib yang menawarkan akan mengolah buah tersebut agar bisa dimakan oleh anak ini namun mendapatkan penolakan dari Guzhu She yang langsung mengambil balik buah tersebut.
Guzhu She berkata, "Disaat seperti ini, jangan percaya pada siapapun selain pelayanmu sendiri. Aku yang akan mengolahnya untuk anak ini."
Xiao Guang Yu berkata, "Apakah Ah-She dulunya juga pernah berguru pada seorang tabib hebat?"
Guzhu She menjawab, "Tidak, aku hanya mengingat saja apa yang diajarkan Xiao Yan padaku tentang menarik racun ular dari tubuh seseorang."
__ADS_1
Tidak lama setelah bubuk buah dewa Muiqing yang telah dihancurkan dan dicairkan menggunakan air suci, Guzhu She meminumkan ramuan itu pada mulut anak kecil yang masih terbaring di atas kasurnya.
Perlahan, kutukan yang telah membusuk di tubuh anak kecil itu, menghilang dan terus menghilang sampai anak tersebut kembali terbangun dari tidurnya.
Anak ini benar-benar tidak percaya dirinya bisa terselamatkan dari kutukan yang membusuk dalam tubuhnya dan diantara penduduk yang senang dengan kehadirannya kembali, anak ini hanya menatap Xiao Guang Yu yang berdiri di depannya.
Dengan tidak berekspresi, anak itu memanggil Xiao Guang Yu dengan sebutan, "Gege[1]." Dan membuat kedua pelayannya sangat terkejut ketika dia memanggil Dewanya sebagai kakak laki-lakinya!
[1]哥哥 \=Gēgē \= Kakak laki-laki
Di saat Xiang Hu ingin meluapkan amarahnya dan membuat Xiao Guang Yu memberi isyarat padanya untuk tidak bermacam-macam dengan anak kecil.
Xiao Guang Yu mengusap kepala anak kecil tersebut dan berkata, "Anak muda, bagaimana keadaanmu saat ini?"
Anak itu tidak menjawab dan hanya menunjuk pada bagian pipi kanannya dengan tanpa berekspresi.
Xiao Guang Yu kembali berkata, "Aku yakin sebentar lagi, rasa sakit itu akan kembali menghilang. Lalu, siapa namamu?"
Anak itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan menatap bawah seperti ada yang sedang dirahasiakan olehnya dan membuat Xiao Guang Yu kembali berkata, "Apakah kau juga tidak memiliki nama?"
Salah satu penduduk desa menjelaskan, "Maaf Yang Mulia atas kelancangan saya. Anak ini adalah anak terlantar yang sebelumnya telah di selamatkan oleh seorang nenek tua namun nenek tua itu juga tidak berumur panjang dan mendapatkan kutukan yang sama. Dia jarang berbicara kepada kami jadi, kami juga tidak mengetahui siapa namanya."
Xiao Guang Yu berkata, "Bisakah aku memberikan nama untuk anak ini? Bagaimana jika Li Ruo?"
Xiang Hu langsung berkata, "Tapi, Yang Mulia tidak pernah membuat nama untuk kami?"
Guzhu She langsung bertindak, "Diamlah sebelum ucapannya kembali keluar."
Mendengar nama "Li Ruo" yang keluar dari mulut Xiao Guang Yu, membuat anak itu terlihat sedang dan akhirnya berkata dengan sangat pelan, "Senang mendengarnya Gege."
__ADS_1