
“Gege? Apakah yang aku lakukan ini, salah?”
Dari dalam sebuah makam tua yang berumur puluhan tahun. Tanah merah yang awalnya hanya diam tidak bergerak, mendadak bergetar tidak berhenti dan memunculkan seorang laki-laki yang keluar dari tanah makam semenjak kebangkitannya kembali.
Seorang mantan Dewa yang mati karena hukumannya sendiri dan dimakamkan di tempat yang tidak sewajarnya. Bagaimana tidak itu tidak terjadi? Xiao Guang Yu mendapati dirinya berada di depan sebuah keruntuhan kuilnya sendiri yang telah menjadi segunung rongsokan yang benar-benar sudah tidak bisa terpakai dan dijual kembali.
”Sudah berapa tahun semenjak kematianku tiba? Apa yang telah terjadi belakangan ini?” batin Xiao Guang Yu yang mencoba untuk berpikir dan memulihkan kekuatannya kembali.
Xiao Guang Yu begitu terkejut ketika dia mengingat beberapa hal yang pernah tertinggal dan beberapa hal yang sangat penting telah dilupakan olehnya.
Sebelum kematiannya, kemana perginya Guzhu She dan juga Xiang Hu yang tidak juga menyelamatkan dirinya ketika dikejar-kejar oleh para hakim Dewa?
Xiao Guang Yu berkata pada dirinya sendiri, “Kemana perginya Hu’er dan juga Ah-She? Mereka sama sekali tidak terlihat di sekitar makam Dewanya sendiri?”
Bukan! Saat ini, dia bukanlah Dewa perang! Pastinya sudah ada yang menggantikan posisi tersebut setelah kematiannya mengingat Leluhur Pangeran Zhen Bei yang kembali muncul dan membuat alam surga menjadi gemetar ketika mendengar kebangkitannya.
Xiao Guang Yu berpikir sebelum berkata, “Tidak adakah seseorang yang melintas di jalan ini? Sudah tahun berapa ini semenjak kematianku?”
Xiao Guang Yu kemudian berjalan keluar dari reruntuhan kuil tersebut untuk mencari angin segar dan mencari rombongan orang-orang yang bisa memberitahukan dirinya tahun berapa sekarang ini.
__ADS_1
Tidak lama setelah perjalanan singkatnya, Xiao Guang Yu melirik ke arah dua orang laki-laki yang sedang duduk di depan sebuah rumah minum yang berada di sebuah desa terpencil di dekat reruntuhan kuil yang baru saja menjadi tempat terakhirnya.
Lantas, Xiao Guang Yu menghampiri dua orang tersebut dan bertanya pada keduanya, “Maaf aku lancang bicara tapi, adakah salah satu dari kalian berdua yang mengetahui tahun apa ini?”
”Mengapa orang ini sangat familiar?” bisik seorang laki-laki pada orang lainnya yang ada di sampingnya.
Laki-laki tersebut akhirnya menjawab, “Apakah tuan mengalami hilang ingatan? Sekarang sudah tahun ke 25 di tahun naga.”
Xiao Guang Yu tidak berekspresi dan sedikit terkejut ketika dia mendengar apa yang dijawab oleh laki-laki tersebut, “Tahun naga ke 25? Benarkah aku sudah se-tua itu?”
Laki-laki tersebut kembali berkata, “Tuan? Apakah Tuan hanya ingin mengganggu pembicaraan kami berdua?”
Xiao Guang Yu langsung menjawab dengan canggung, “I,.. iya baiklah aku akan meninggalkan kalian berdua.”
Yang benar saja?! Apakah aku sudah se-tua itu? Dan juga, mungkin alam surga sudah menolak keberadaanku untuk menjadi Dewa pelindung mereka. Lagipula, jika aku sudah terbuang dari alam surga, mungkin saja aku akan mati sebentar lagi mengingat usiaku yang benar-benar sudah tua.
Xiao Guang Yu terus saja berjalan ke arah yang tidak beraturan sebelum dia melirik ke arah wanita tua pembawa kayu bakar di atas punggungnya yang bungkuk. Xiao Guang Yu yang melihat pemandangan tersebut lantas berpikir untuk tidak membiarkannya membawa potongan kayu bakar itu sendiri dan memilih untuk membantu wanita tua tersebut menuju rumahnya.
Selepas perjalanan yang cukup singkat, wanita tua tersebut berterimakasih padanya dan memberikannya sepotong roti untuknya karena, melihat tubuh Xiao Guang Yu yang terlihat kurus karena tidak makan selama dua puluh tahun lamanya dan sudah terkubur di dalam tanah dalam waktu yang lama.
__ADS_1
Xiao Guang Yu berkata pada wanita tua tersebut, “Baiklah, aku akan terima pemberianmu. Terimakasih.” Ucapnya yang kemudian pergi dari rumah wanita tua tersebut dan kembali berjalan tanpa arah.
Dan ketika dia menemukan hilir sungai yang memiliki batu besar yang tertanam di dalam tanah, Xiao Guang Yu memutuskan untuk beristirahat di atas batu tersebut sambil memandangi sungai yang sedang mengalir dibawah kakinya.
Xiao Guang Yu lagi-lagi berkata pada dirinya sendiri, “Mengapa Ah-She dan Hu’er tidak juga menemukanku?! Aku kelaparan disini dan tidak ada yang memberikanku makanan selain wanita tua tadi!” Xiao Guang Yu kemudian berhenti sesaat dan kembali berkata, “Lalu,.. setelah kejadian itu, kemana perginya Li Ruo? Aku sama sekali tidak melihatnya. Mungkinkah semenjak kematianku, mereka bertiga menjadi terpecah?”
Memangnya, apa yang bisa di harapkan saat ini? Jika Guzhu She dan Xiang Hu saja tidak bisa menemukannya, apalagi Li Ruo yang mungkin saja tidak akan mencarinya atau mungkin sebaliknya.
Meskipun dia sangat ingin tahu apa yang terjadi selama kematiannya termasuk kebangkitan kembali leluhur pangeran Zhen Bei yang pernah ditakuti oleh alam surga, mungkinkah ada masalah yang lebih besar lagi setelah ini?
Xiao Guang Yu menapakkan kakinya di atas tanah yang lembab dan mulai merasakan adanya benda aneh yang terinjak olehnya dan terkubur di dalam tanah tersebut. Terasa seperti sebuah bola yang terkubur dan membuat Xiao Guang Yu harus menggali tanah tersebut untuk mengetahui apa benda yang terkubur di dalam tanah tersebut.
Dan setelah cukup lama dia menggalinya, bola tersebut memiliki warna biru yang sangat terang dan terpancarkan melewati hilir sungai yang ada di belakangnya.
Sesuatu yang aneh telah terjadi disini dan yang pastinya, bukanlah hal yang biasa terjadi! Lalu, bola kristal ini seperti tampak familiar. Iblis yang sering memberikan benda berharganya untuk seseorang yang dicintainya. “Mungkinkah ini adalah kristal rubah?!”
Begitu Xiao Guang Yu mengetahui benda yang terkubur di dalam tanah ini, membuatnya langsung mengira bahwa telah terjadi sebuah pertarungan besar antara Xiang Hu dan seseorang yang menjadi lawannya. Dan membuatnya berpikir keras, sebenarnya apa yang telah terjadi semenjak kematianku?!
Karena hal tersebut, membuat Xiao Guang Yu harus bertanya pada seseorang di sekitarnya namun, dia sama sekali tidak menemukan seseorang disana dan akhirnya membuatnya memilih jalan untuk segera menemui Dewa Yao Lin yang benar-benar mengetahui apa yang telah terjadi di alam fana selama ini.
__ADS_1
Lalu, cerita kali ini berbeda dengan apa yang diperkirakan olehnya. Ketika Xiao Guang Yu baru saja sampai menuju kuil Lang Wu milik Dewa bumi Yao Lin, kuil tersebut hancur berantakan dan telah menjadi porak-poranda seperti telah diserang oleh beberapa rombongan yang membawa pedang andalan mereka!
“Bencana apa lagi ini?! Sebenarnya, apa yang telah terjadi selama ini?!”